Diri Sendiri
mu hanya mempunyai ~oneksi, afiliasi, dan bukan anggota penuh "Urusan Kami".
Sebagaimana mungkin sudah kamu ketahui, Urusan Kami (terjemahan harfiah dari Cosa N astra adalah Urusan Kami) adalah
sebuah konfederasi keluargakeluarga kejahatan di seluruh dunia, dengan
hierarki keanggotaan yang didefinisikan dengan jelas dan dengan satu
tujuan tunggal: keuntungan, dan tidak sungkan-sungkan menggunakan segala
macam cara untuk memastikan dan meningkatkan keuntungan itu. Mafia
lahir di Sisilia sekitar lima abad yang lalu, dimulai sebagai sebuah
organisasi nasionalis dan patriotik, tetapi kemudian dengan cepat
berpaling ke dunia kejahatan. Di Amerika Serikat, bentuknya yang seperti
sekarang ini mulai terwujud sekitar tahun 1930, digarap oleh bapak
administrator dunia bawah tanah, Johnny "The Fox" Torrio. (Torrio adalah
orang yang membawa Al Capone ke Chicago.)
Apa arti Mafia? Mafia berarti kehormatan, pembalasan, dan solidaritas. Dan sebagai singkatan dia bisa berarti Mothers And Fathers Italian Association. Cukup bagus, 'kan? Mungkin juga tidak.
Kami berspesialisasi dalam
proteksi, pemutusan pertikaian, dan pengaturan pasar-pasar, khususnya
dalam transasksi-transaksi di mana negara mungkin ingin campur tangan.
Sekarang ini, secara internasional, kami tetap kuat di Sisilia, dan
sedang mengem
;\;fe/SIlkke dalam Lingkungan
hangkan missi kami untuk menciptakan kesempatan (Ialam hubungan komersial dengan Rusia. Itulah lJrusan
Kami. Sayangnya, hukum kadang-kadang II1cnganggap kegiatan-kegiatan
kami tidak memihak lI1ereka, artinya kami dianggap melanggar hukum.
Sedangkan Keluarga Kamu itu~·-dunia usaha yang syah itu-sama sekali tidak berbeda dari Urusan KaIlli (kecuali
bahwa orang pensiun dari Urusan Kami kalau dia pensiun dari kehidupan).
Aturan-aturan dasarnya sarna persis. Jelas, pertama-tama kamu hams
mendapatkan sebuah posisi di dunia dari mana kamu mulai merangkak ke
atas-artinya mendapatkan jabatan yang tepat. Untuk mengamankan pekerpan
seperti itu, analisislah titik-titik kekuatanmu: pcndidikan, pengalaman,
keterampilan, kepribadian,
koneksi-koneksi. Kemudian daftarlah semua ini dalam
scbuah resume naratif,
dengan menekankan baik kualitas maupun kuantitas dari prestasimu di masa
lalu maupun watak (sebagaimana dibuktikan dengan
pcnghargaan-penghargaan, pujian-pujian kehormatan, pcngangkatan ke dalam
keanggotaan persaudaraan, dan kegiatan-kegiatan ekstra-kurikuler serta
jabatanpbatan dan lain sebagainya, jika kamu baru saja luIus dari
universitas). Sedikit membusungkan dada tidak jadi masalah.
Daftarlah untuk kamu sendiri titik-titik yang kamu pandang lemah. Ingat: itu hanya untuk kamu
Mengelola Diri Sendiri
sendiri. Siapkan dirimu
l:lntuk mengubah kelemahankelemahan ini menjadi keutamaan-keutamaaan
jika kebetulan hal-hal itu disinggung dalam wawancara. Secara mandiri
berusahalah melenyapkan kelemahankelemahan itu. (Dalam U rusan Kami,
kami sering membantu orang-orang melenyapkan cacat-cacat besar mereka
langsung dengan melenyapkan sumbernya
sendiri. Dor!)
Pelajarilah segala sesuatu
tentang calon majikan yang kamu incar, dan gunakan pengetahuan ini
setiap kali kamu menyurati mereka, menghubungi
mereka lewat telepon, atau jika kamu diwawancarai secara tatap muka.
~
Rapikan surat-surat
pengantar yang kamu kirim bersama-sama dengan resumemu; dandani
surat-surat susulan yang kamu kirim setelah wawancara-artinya: gunakan
jenis kertas yang bagus, dengan ketikan yang tajam dan bersih. Pada
surat-surat susulan, tambahkan satu dua kalimat yang bersifat pribadi di
bawah tanda-tanganmu.
Jika kamu kebetulan mengetahui sesuatu tentang
orang yang berpotensi menjadi pesaing dalam mem
perebutkan posisi yang kamu incar, usahakan untuk
menyingkirkan orang-orang ini dari pertimbangan
sang bos dengan pujian yang lamat-lamat, entah pu
jian itu berdasar atau tidak. Jika pesaingmu adalah
orang-orang yang kompeten, cukup berharga untuk
Masuk ke dalam Lingkungan
dijadikan bawahan kelak,
kamu selalu bisa mempekerjakan mereka belakangan, setelah kamu mendaki
satu dua tataran di atas mereka dalam piramida perusahaan.
Jika kamu berhasil
mengamankan pekerjaan yang kamu incar, kirimlah surat-surat ucapan
terima kasih kepada semua calon majikan lain yang pernah mewawancarai
kamu. Bersikap manis tidak membutuhkan ongkos besar, lagi pula siapa
tahu kelak ...
Aturan-aturan untuk pemula
memang sederhana, baik di organisasimu maupun di organisasi kami: Tutup
mulutmu rapat-rapat, buka matamu lebar-lebar, kencangkan kancing bajumu,
dan kerjakan setiap perintah. Wajar, sebagaimana dalam setiap
perusahaan, pemula dituntut untuk mencium pantat. Sebagaimana dikatakan
oleh seseorang dalam kelompok lain, kamu harus memiliki moral seorang
pelacur dan sopan santun seorang guru tari. Tetapi, sementara waktu
berlalu, dan kamu menapak maju, kewajibankewajiban ini akan semakin
sedikit, sampai akhirnya kamu menjadi orang yang menyodorkan pipimu
untuk disun, yang (mungkin) memang tujuanmu, sebagaimana (sungguh) itu
adalah tujuan kami semua, apa pun gaya yang kami pakai.
Mumpung kamu masih muda,
didiklah dirimu sendiri dengan jalan mengamati dunia nyata, mempelajari
bagaimana dunia nyata itu dan bagaimana
orang-orang nyata di situ
bertindak dan bereaksi. Ingat: Buka matamu lebar-lebar, tutup mulutmu
rapat-rapat. Bentuklah dirimu sendiri, lengkapi alatalatmu; lenyapkan
sebanyak mungkin sifat-sifatmu yang akan menghalangi kemajuan. Ini
memang menuntut perjuangan keras pada awal mula, tapi makin lama akan
makin enteng.
Para Capo
Ietiap orang yang masih hijau dalam kariernya membutuhkan sponsor seorang capo-patron, pendeta,
rabbi, mentor. Artinya, sebelum kamu memegang komando, kamu hams
belajar patuh. (Jangan sekalikali menggunakan bawahan yang belum pernah
belajar patuh, betapa pun kompetennya dia. Jangan sekali-kali! Apalagi
kalau bawahan itu kompeten.)
J ika sang capo membentak,
kamu membungkuk mengikuti kesiur anginnya, atau patah. Jika sang capo
murka, kamu berdiri tegak dan mengucurkan keringat. Jika sang capo
tertawa, kamu senyum (setidaktidaknya).
Dengan kata lain, jika kamu
dalam posisi bawahan, kamu hams berperilaku seperti bawahan. Tetapi
jaIlgan menggugah kecurigaan capo dengan bersikap kelewat penumt.
Mencium pantat secara berlebihan
Mengelola Diri Sendiri
bisa menjadi ciuman malaikat maut. Artinya, sopan secara berlebihan adalah bentuk kekasaran yang paling menjengkelkan.
J ika bertemu dengan sang
capo, bicaralah hanya jika kamu diajak bicara, dan itu pun sesuai dengan
sudut pandangnya; kalau tidak, berdiri tegak dan tutup mulut. J ika
diminta informasi tambahan mengenai sesuatu masalah, sodorkanlah jika
kamu memang memilikinya-tapi hanya jika diminta atau informasi itu sang
at vital. Dengan kat a lain, pada dasarnya, kamu adalah abdi bagi
seorang junjungan, atau semacam itu, selama kamu masih menjadi ba
wahan.
Ada pepatah Italia yang mengatakan "Tratta con quelli che sono miglio di te efagli," yang
artinya, kurang lebih, "Bergaullah dengan orang-orang di atasmu, dan
lunasilah semua ongkosnya," 1ni mendefinisikan hubunganmu dengan mentor.
Tidak satu pun tugas yang ia berikan padamu kelewat bengis ata,u
berlumur darah (secara metaforis) sehingga kamu perlu merasa ragu untuk
melaksanakannya. 1a penting bagi masa depanmu, dan kamu hams menunjukkan
kepadanya bahwa kamu memahami dan menghargai hal itu. Kamu hams
menunjukkan sikap hormat padanya.
Belakangan dalam kariermu,
jika kebetulan saja mentor dari masa hijaumu di lingkaran itu
menghalangi kemajuanmu, apa yang hams kamu lakukan?
Iha Capo
Singkirkan dia, tentu saja. Toh dia sudah mendapatkan kariernya, 'kan?
Para mentor memiliki
otoritas dan kekuasaan (yang juga kamu incar). Tidak penting bagaimana
mereka lI1endapatkan semua itu, atau apakah mereka pantas
mendapatkannya. Yang penting adalah bahwa mereka sudah mendapatkannya.
Mereka adalah orang-orang yang memiliki tamparan menyengat, dan mereka
akan menggunakan tamparan itu demi kamu jika kamu mengerjakan tugas
kotor mereka. Mentor Al Capone di Chicago adalah Johnny Torrio. (Mereka
lI1asing-masing bisa mengatakan tentang kota yang mereka tempat-tinggali
dengan ungkapan orang senegeri mereka yang paling terkenal: "Veni,
vidi, vici,")
J ika capo di atasmu adalah seorang bu./fone, jangan
lI1enonjol-nonjolkan dia. Itu akan ia lakukan sendiri. Scjauh
menyangkut kepentinganmu, dia tidak selalu hcnar, tetapi yang penting
sekarang ini dia adalah capomu.
Tunjukkan padanya bahwa kamu
adalah seorang pcncuri yang cerdik dan bajingan yang berkembang dalam
perpolitikan pemsahaan, tetapi jangan bermain {inta dengannya, dengan
orang-orangnya, kenalankcnalannya, atau perusahaan-perusahaan dan
Icmbaga-Iembaga yang ada di bawah perlindungannya. Cari tahu siapa
adalah siapa dan apa adalah
12
Mengelola Diri Sendiri
apa, dan simpan informasi
ini untuk kamu gunakan sendiri di masa depan. Dan yang terpenting,
jangan sekali-kali mengambil daging dari tempat kamu
mengambil ratio
Jika atasanmu perkasa, ikuti
petunjuknya, dukunglah dia, biarkan dia melindungimu, mendukungmu,
membiayai kamu, menggendongmu sambil menapak ke jenjang atas, dan-sekali
lagi-jangan mengusik wanita-wanitanya: isteri, gundik, anak perempuan,
keponakan, babu, pelacur, sekretaris, atau apa pun juga yang menjadi
miliknya. Tapi jika kamu cukup beruntung bisa mengawini anak perempuan
seorang capo atau kerabat dekatnya-tentu saja setelah mendapatkan, jauh
sebelum itu, ijin darinya, setelah sekian lusin kali anda menguji
keadaan dan hanya memberikan lirikan sekilas pada si wanita dan sesekali
meneleponnya-kamu boleh merrganggap diri beruntung. (Andaikata kamu
bisa kawin dengan apa
yang disebut Puteri Mafia, itu adalah karunia Tuhan
bagi manusia pilihan; orang lain tidak akan pernah bisa.)
Pastikan agar kamu paham benar apa yang telah diperintahkan bos sebelum kamu bertindak melak
sanakannya. Bagaimana jika
kamu keliru menyikat orang, at au keliru mendepak pegawai keroco di
kantor cabang Kansas City? Pelajarilah seni mengajukan pertanyaan. lni
mudah bagi sementara orang,
Para Capo 13
tetapi sulit bagi yang lain-tetapi ini selalu pen
tmg.
Juga, jangan sekali-kali
menulis apa pun juga yang bisa menjebloskan kamu ke penjara: namanama,
alamat-alamat, jumlah uang yang terhutang, persetujuan-persetujuan
rahasia. Dokumen-dokumen seperti itu sering kali disuguhkan sebagai
bukti utama di pengadilan orang-orang sial, dan kamu tidak akan senang
menjadi orang semacam itu. Dan ingat, semua capo--persis seperti
kamu-dulu hams mulai dari bawah, dan semuanya sekarang berdiri di atas
bahu para raksasa. Juga di atas tulang belulang para raksasa. Jika kamu
mendaki piramida itu, kamu mendaki bukit tulang. Tetapi dia yang ingin
memetik buahnya memang harus mendaki. Ya 'kan?
Perpolitikan Kantor
8j dunia bisnis kita, perpolitikan dilakukan sambil
minum kopi dan berbulan-bulan, kadang-kadang bertahun-tahun
nyanyi-nyanyi dan berburu bersama, selama resepsi-resepsi perkawinan,
pelayatan, main golf, mancing di laut dalam, atau berjudi, atau apa pun,
di mana pun, yang kebanyakan cuma acara ramah-tamah-ya, kebanyakan
begitu. Kemudian, ketika waktunya telah matang, atau ada orang yang
rambutnya mulai awut-awutan, banyak hal lalu terjadi. Sebelum kamu
sadar, sopir si anu, misalnya, telah pindah ke kursi penumpang dan
memasuki posisi si anu dalam organisasi, dan si anu sendiri mundur ke
suatu tempat, entah ke tanah milik pribadi seluas dua meter persegi
atau, kalau beruntung, ke estat luar kota miliknya, di mana rumput dan
halaman terbuka luas, untuk bermain-main dengan cucu-cucunya. Atau
mungkin si anu lenyap begitu
f'(//I(I/itikan Kantor
',;lja seakan ditelan laut atau kepulan asap, bersama'..II11a dengan mobil dan beberapa compares' -nya.
Intinya, sebelum kamu
memenuhi syarat untuk IIIl'njadi sopir si anu (dan dengan demikian
memungkInkan kamu mengusahakan promosi lebih jauh), kalllu sudah harus
menjadi anggota resmi Urusan ";lmi-dan untuk bisa mendapatkan hak untuk
itu, k;lIIlU sudah harus mengerasJ<:an tulang belulangmu. 1\ rtinya,
mengerjakan tugas berat, diikuti dengan knja lapangan dalam pembuangan
sampah (kerja ..c1okan, kerja bangunan bawah laut, dan sebagainya
kerja pelenyapan, begitu sering kami sebut).
Itu kamu paharni, 'kan? Dan
sebelurn karnu bisa IIll'ngatakan "Bukan untukku," percayalah, karnu
k(·liru. Sebelurn karnu berhak akan prornosi-prornosi I)('sar dalam
bisnisrnu, kamu sudah harus menguatkan I'llku-buku
tulangmu, entah dengan cara apa, sarna Il{'rsis seperti yang lain-lain.
Dan itu kernbali mengIllgatkan kita pada perpolitikan kantor, arena di
Illana karnu akan menguatkan tulangmu, dan yang Illcrupakan satu-satunya
kegiatan kantor paling penling jika karnu bertekad mendaki lebih
tinggi.
Mungkin karnu percaya pada koran-koran Minggu .11 au majalah-majalah tabloid yang menyatakan dirinya
'( :l'cunguk.
mampu menguji apak~h kamu
memiliki bakat untuk menjadi manajer; yang mengajukan
pernyataan-pernyataan yang hams kamu tanggapi dengan "benar" atau
"salah", seperti "Saya merasa santai dalam membuat keputusan," atau
"Saya selalu menyambut gembira setiap ide bam," atau "Saya selalu
belajar dari kesalahan-kesalahan saya," atau "Saya suka bertemu dengan
orang-orang bam."
Lalu apa reaksimu? Lupakan
saja. Dengan kuiskuis semacam itu, nenekmu yang cemerlang bisa saja
mengalahkan Julius Caesar, dan rasanya tak mungkin nenekmu mengayunkan
sebilah pedang dan bertempur, padahal sering kali mengelola memang hams
seperti itu. Dia yang tidak tahan berurusan dengan si jahat juga tidak
akan bisa menyaksikan si baik.
Untuk menjadi seorang
manajer-di organisasimu maupun organisasi kami-hanya ada satu sikap yang
penting: Dalam setiap hal, carilah kesempatan utama untuk dirimu
sendiri, dan jika itu berarti hams menggorok leher orang lain, persis
itulah yang hams
kamu lakukan.
All right, sekarang kita bicara perpolitikan kantor. Politik kantor itu rahasia dan kotor, dan itu tak
pernah berakhir. Dalam
bisnismu, perpolitikan mungkin berawal di seputar kamar kecil atau
kantin sebelah kantor-kebanyakan tempat orang banyak
l'i'lJ}()litikan Kantor
IllTkumpul-tetapi bentangan waktunya jauh lebih Ilcndek daripada di temp at kami. Tetapi hasilnya hisa sarna-sarna runyam.
Mengenai taktik, ada satu
petunjuk umum, dan ltu hams kamu camkan dan siagakan setiap kali kamu
sudah berhasil menapak dari perpolitikan tingkat paling bawah dan
kemudian menilainya dari tempat yang lebih tinggi (dan mengusahakan agar
itu pun bisa kamu manfaatkan): Untuk bertahan hidup, bersabarlah-pasang
mata, pasang telinga, dan jangan banyak omong. Untuk menang,
bersabarlah-bertahan hidup, mengatur rencana, dan menyerang dengan
cepat. Kamu hams bisa mengoreksi atau meredam setiap gosip atau sindiran
yang diarahkan padamu.
Mungkin pertama-tama kamu merasa berpartisipasi dalam perpolitikan kantor dari sudut pandang survival (dari
sudut pandang pertahanan hidup) adalah hal yang sudah kelewatan. J
angan naif. Setidaktidaknya selalu ada satu orang ternan kantor yang
mengincar dan hendak menjegal kamu-selalu bcgitu, apa pun juga
anggapanmu, dan kamu haws tahu tentang dia agar bisa mempertahankan
dirilllll sendiri. Amatilah dia dari balik semak-semak, .1"11
bersiagalah; bersiaplah mengerjai dia sebagailll "11.1 dia mengerjai kamu, dan lakukan itu sebelulll dr.1 bergerak.
18 Mengelola Diri Sendiri
Tetapi sementara ini,.
jadilah ternan bagi setiap pria, wanita, dan pengantar surat di setiap
klik kantor yang ada, tapi jangan bergabung dengan siapa pun. J angan
menjalin persahabatan jangka panjang dan erat dengan sembarang kolega,
tapi ramahlah pada semua orang. Jangan berpakaian
kelewat beda dari
rekan-rekan pekerja; jangan bertingkah aneh-aneh, sekalipun hanya
kadang-kadang, dan jangan membual tentang kehidupan pribadimu yang liar
dan gila-gilaan selepas jam kerja. Dengan
kata lain, jangan menonjolkan diri; ikutilah arus.
Dan jangan sampai terlibat
dalam pertempuran politik kantor tanpa terlebih dulu menanyai dirimu
sendiri, "Apa untungku dengan ini?" dan "Apa untung mereka di sini?"
serta mendapatkan jawabanjawaban yang memuaskan. Kedua pertanyaan ini
harus kamu jadikan provo dell'acido-yaitu batu ujian penentu-sehubungan dengan setiap keterlibatan. Dalam hal apa pun.
Sebagian besar pertempuran perlu kamu singkiri.
Bagaimana pun juga, apa yang bisa kamu lakukan
jika mereka berniat memotong jam makan siang
para sekretaris, lalu sekretaris-sekretaris itu meng
angkat senjata untuk melawan campur tangan yang
sewenang-wenang dalam kehidupan pribadi mereka
itu? Apa artinya bagimu? Kamu bisa menganggapnya
sebagai salah satu dari sekian banyak ketidak-adilan
Petpolitikan Kantor
hidup, tetapi dalam karier
bisnismu pada tingkat ini camkanlah bahwa perusahaan tidak peduli
padamu. Sebagaimana setiap sekretaris, kamu pun adalah onderdil yang
mudah dibongkar-pasang. Tandalanganilah petisi atas nama para sekretaris
itu, dan mungkin sekali kariermu yang menjanjikan masa depan cerah akan
terpenggal sekarang juga-ka
riermu sendiri. Ingat, kunang-kunang itu tidak ber
apt.
Barangkali di tingkatmu yang sekarang ini kamu
helum cukup memergoki betapa sewenang-wenang
nya, betapa piciknya, betapa congkaknya, dan betapa
gobloknya kebanyakan manajer puncak sebagian be
sa!" perusahaan. Percayalah. Setiap hari kami berurusan
(Iengan mereka. Manajemen puncak. Yah! Semakin
tinggi si monyet naik, semakin blak-blakan dia me
l11amerkanbokong teposnya.
Biasanya, semakin besar dan tua perusahaannya,
';('makin tidak adil pula dia-dari sudut pandangmu.
I}ari sudut pandang kami, dan sudut pandang me
I(ka (perusahaan besar itu), apa hubungan keadilan
(kngan bisnis? Sungguh, kebanyakan para raksasa
Illl membuat Urusan Kami tampak seperti kongregasi
I'('flgikut Ibu Teresa. Satu contoh: Kami selalu mem
IJ( 'fitahu orang-orang kami mengenai risiko di per
,I:dhaan kami: membela gang, atau mati. Perp5ahaan
Iwrusahaan raksasa itu tidak mengatakan apa-apa
Mengelola Diri Sendiri
kecuali dusta. Jika mereka mengatakan kebenaran
pada orang-orang di bawah, itu terjadi s~cara tidak
sengaja. Yang bisa kamu lakukan jika kamu dipeker
jakan di salah sam perusahaan raksasa ini adalah
mentolerir apa yang kami sebut lingkungan palsu
yang sedang sekarat, dan waspada mengamati peluang
utama.
Mentolerir, bertahan hidup,
tiarap. Kejatuhan para kaisar tua bangka selalu tinggal menghitung jari,
dan selama dan setelah kejatuhan itu seribu kesem
patan menunggu untuk diraih. Ingat, senjata paling ampuh seorang pemburu adalah kesabaran.
Pasang telingamu, putar
otakmu, dan tetaplah melangkah tegap dalam barisan. Terima saja kenaikan
gaji yang cuma secui! itu (dibandingkan dengan bundelan yang digaruk
oleh manajemen puncak) . Terimalah itu dengan senyum manis, atau-jika
kamu ingin agak ndableg-buadah buku harian kerja (sebanyak yang
direkomendasikan buku-buku penganjur sukses) dan gunakan itu untuk
meminta
kenaikan lebih besar. Kamu tahu maksudnya: jurnal kerja, di
mana kamu mencatat proyek-proyek yang kamu rampungkan, seberapa banyak
bagian yang kamu kerjakan, dan seberapa banyak kamu menghemat uang
perusahaan atau menghasi!kan uang bagi perusahaan melalui proyek-proyek
itu.
Mungkin kamu akan mendapatkan kenaikan sedikit
f't'I/lIIlitikan Kantor 21
I('bih besar dengan jurnal kerja itu (tapi kamu tidak akan mendapatkan promosi besar-besaran dengan Illl); atau
mungkin sepotong kaleng kosong malah diikatkan ke ekormu karena itu.
Bagaimanapun Juga, apa sih arti jurnalmu selain cerminan atasanmu? Co Lu
pikir gua nggak ngerti apa kerjaanmu selama sctengah tahun ini?")
Setidak-tidaknya, kirimkan sehuah memo pad a atasanmu setiap kali kamu
berhasil ll1erampungkan sebuah proyek, hanya untuk meIllasukkannya ke
dalam arsip dan memberinya pujian (lengan menganggap bahwa dia tidak
buta huruf ([entu saja, di Urusan Kami, tidak sam hal pun di(aruh di at
as kertas kecuali kotoran pappagallo.)*
Sementara itu, lagi-lagi
kita bicara perpolitikan kantor, kerjakan tugasmu seperti serdadu yang
baik, .Ian tutup mulutmu rapat-rapat, sambi! memperkuat aliansi di mana
saja hal itu dimungkinkan, menganlongi semua podot, menguasai lapangan
rumput deIlgan jalan menguasai pekerjaan-kamu dan
orangorangmu-pekerjaanmu sendiri dan pekerjaan orangorang lain ketika
mereka terhambat atau ambruk schingga tugas mereka secara misterius
dibelokkan
ke arahmu.
Makin banyak sekutu yang kamu miliki, makin
'Hurung kakaktua
besar sumber inform~si yang
terbuka bagimu, dan informasi itu vital bagimu. Dan ingat, kamu selalu
mendapatkan imbalan (atau kamu yang membayar, dengan uang reeeh) untuk
mendapatkan informasi dari musuh, dari orang-orang netral, atau dari
para bos. Dan yang tidak dapat kamu beli bisa kamu euri (asal jangan
tertangkap), dan yang tidak dapat kamu beli atau kamu euri bisa kamu
peras dari mulut orang lain, temu saja seeara metaforis.
Alasan kamu tidak menonjolkan diri dan orangorang lain adalah umuk memastikan arus informasi
yang mamap dari segala arah.
Sulur-sulur jendela kamor adalah sumber informasi yang paling handal
bagimu (temu saja setelah kamu merawat tanaman itu dengan penuh kasih
sayang), sepuluh kali lebih bisa dipereaya daripada memo-memo amarkamor
atau obrolan mesra dari manajemen atas. Manajemen puneak sering kali
(tanpa alasan yang boleh dikuak) menutup-nutupi apa yang dia ketahui
(bahkan sekalipun dia harus berdusta), tetapi lebih sering tidak
mengetahui apa yang tengah dipikirkan oleh manajemen menengah (meskipun
para sekretaris selalu tahu). Manajemen paling tinggi di kebanyakan
perusahaan tersekat. dari para karyawan dan tidak mau mendengarkan
bahkan sekalipun diberitahu apa yang akan terjadi. (Tidak memasang
kuping, tidak mendengar, adalah watak tempaan manajemen puneak.
Perpolitikan Kantor
Mereka bahkan tidak mendengarkan suara mereka sendiri.)
Dalam perjalananmu menuju
puneak, kamu akan disodori proyek bumu, proyek mati, yang tidak ada
apa-apanya. Itu terjadi pada kami semua. Jika kebetulan kamu bisa
menggeser proyek ini kepada orang lain ("Jim sudah lama tertarik pada
hal ini. Dia malah bilang pad a saya bulan depan akan mengambil kursus
malam dan mendalami masalah ini,") lakukanlah. Jika kamu tidak bisa
melihat ujung jalannya, suruhlah orang lain melangkah ke sana. Tetapi
jika hal itu ternyata tidak mungkin digoyang, kerjakan sebaik mungkin.
Kamu akan mendapatkan keumungan, meskipun keeil: perasaan berhutang (ini
perlu dieatat) dari orang atas yang mengonggokkan sampah itu ke
pangkuanmu. (Kadang-kadang lebih baik menanggung kerugian daripada
mendapatkan keumungan-khususnya jika kamu tidak mempunyai pilihan lain.)
Sememara itu, kamu harus
memastikan agar pro,\uktivitas unitmu diperhatikan dalarn perusahaan.
Usahakan agar eapomu berbieara tentang kamu dan kemampuanmu pada
atasan-atasannya. Kamu menembus manajemen bawah dan menengah dengan
memo-memo yang sepimas lalu sejalan dengan jalur tugasmu tetapi
sebenarnya hanyalah press release yang menonjolkan sisi-sisibaikmu. Kamu berteman dengan
Mengelola Diri Sendiri
sebagian besar orang di
kantor, dari atas sampai bawah, bersekutu dengan beberapa orang, bukan
anggota klik mana pun tetapi simpatik pada semua orang-sekarang, setelah
semua hal memuaskan, tiba saatnya kamu mencari tahu siapa musuh-musuh
mu.
Misalnya kamu sudah tiga
bulan ditugaskan secara sementara di cabang Kansas City (KC), di mana
kamu harus membereskan sebuah unit pemasaran yang dijejali orang-orang
tak berguna yang sudah lama bekerja di situ dan karenanya digaji kelewat
besar. Kalau bisa menghasilkan berondong jagung saja sudah lumayan,
tetapi KC hanya dipenuhi para pensiunan yang makan gaji, dan memecat
mereka begitu saja bisa mengakibatkan komplikasi hukum, di situ tugasmu
adalah mengusahakan kepergian
mereka secara sukarela.
lni kamu lakukan dengan
mengonggokkan pekerjaan pada mereka dan tidak memberikan lampu hijau
pada permintaan bantuan tenaga tambahan, menyambut dengan muka cemberut
komentar-komentar mereka yang ceria (tapi palsu) atas beban kerja itu,
dan memping-pong instruksi dan deadline pada mereka. Mereka pasti akan tunggang langgang.
Beberapa yang masih bertahan
skors (salah satunya sudah berdinas selama 30 tahun), dan bahkan jika
ada yang masih nongkrong di perahu tetapi melepas
f'frpolitikan Kantor
kcdua dayungnya, kalau mendengar gemuruh jeram (Ii depannya dia pasti akan melompat ke pinggir kali (Ian mencari majikan lain.
Ketika kamu meninggalkan KC
kamu kehilangan scmua ternan, tetapi kamu puas, sebab kamu sudah
merampungkan tugasmu dengan gemilang. (Tug'as(ugas seperti itu
mendekatkan kita pada Bos: memang mengesalkan, tapi imbalannya nanti
besar. Di Urusan Kami, Bos membantu membentuk kamu-tentu saja dengan
kerjasama aktif darimu-dan mengurusi kcsejahteraan keluargamu sementara
kamu mengerjakan tugasnya dengan tegar; maksudnya, tidak mengelak, tidak
mogok, tidak surut, atau tidak menginjak (Iia. Menjadi pembela yang
tegar adalah keutamaan yang dijunjung tinggi oleh laki-Iaki terhormat.)
Ketika kembali ke pusat kamu
mendapatkan dari llcrbagai informan bahwa karena kamu adalah bintang
yang sedang menanjak, kamu membangkitkan sikap 11crmusuhan (biasanya
bukan karena masalah pribadi) (Iari pesaing yang paling logis dalam
departemenmu. (lnformasi ini tidak selalu disampaikan secara langsung,
tetapi bahkan ketika si informan memutarhalik fakta, kamu bisa
mendeteksi informasi yang hcrharga dari sifat dusta itu dan gaya
penyajiannya.) Kamu sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi
kcmungkinan ini dan sudah mengatur rencana untuk Inenghadapinya.
Hati-hati di sini: Rivalmu mungkin seorang kerdil
dan egomaniak yang pendek gempal, berkumis te
bal, bersuara keras, dan berkulit badak, tapi jangan
sekali-kali menunjukkan perasaanmu padanya.
Sebaliknya, suapilah egonya, bertindaklah seakan
akan kamu ingin menjadi sobatnya.
J alankan langkah tandinganmu sebelum rivalmu
mempunyai waktu umuk melangkah. Dekatilah su
lur-sulur di samping jendela kamor bos secara orang
per orang dan pelan-pelan serta hati-hati:
"Rasanya Jay akhir-akhir ini kok nampak loyo ya? J angan-jangan porsi yang harus dia makan kelewat besar."
''Tak tahulah, ini benar
atau tidak, tapi kudengar Jay disodori tawaran empuk oleh XYZ. Wah,
sulit mencari penggami orang seperti dia."
Dan pada supervisormu yang
sehaluan: "Jelas sudah bahwa anak buah Jay menyabot dia dalam proyek
yang terakhir itu. Tapi kagum juga saya melihat loyalitasnya pada anak
buah."
Dan, akhirnya, umpan maut langsung ke moncong
kepercayaan Jay (si musang yang dulu berdusta padamu): "U7eIl, lihat nih, sudah di tangan. Jangan bilang pada siapa-siapa ya, bulan depan aku loncat
keXYZ."
Kemudian, Jay membawa kabar rahasia ini kepada kepala departemenmu, sebagai satu fakta yang telah
I'opolitikan Kantor 27
(crbukti. Sehari kemudian
terjadi konfromasi di kamor pusat departemenmu, di mana kamu
mengeluarkan sebuah salinan surat darimu untuk XYZ
yang isinya dengan tegas
menolak tawaran mereka. (Uuatlah mereka menganggap XYZ memang mengajukan
tawaran itu; bagaimana pun juga, kamu memiliki "salinan" surat
penolakanmu.)
Beberapa hari kemudian kamu
ketahui dari sekreraris kepala departemen bahwa Jay dipanggil ke kantor
kepala departemen dan did amp rat karena tidak mampu membina "semangat
kerjasama tim" dan bahwa si kerdil egomaniak yang suka menipu radi
diberitahu bahwa tipe individu seperti dia tidak dikehendaki di
perusahaan itu. "Bayangin ... karyawan kok tega-teganya mau
menjerumuskan kawan sendiri, dan dengan fitnah seperti itu!" (Di Urusan
Kami, biasanya kami tidak peduli pad.a dampratan kecuali si karyawan
layak diselamatkan; kalau tidak, kami memotong langsung ke
akar-akarnya.)
Kamu sudah memasang telinga,
sudah tiarap, sudah berproduksi, sudah mengamongi catatan-catatan
prestasi (yang akan selalu bagus), tetap berusaha menguasai medan, dan
mengeraskan buku-buku tulangmu. Dengar: Segala macam hal bisa terjadi. II buon tiempo verra-saat baik pasti akan datang.
Tetapi sememara ini, jangan mempercayai apa pun dan tetaplah waspada menghadapi segala sesuatu.
Bisnis
• isnis Mafia adalah bisnis.
Kami tidak suka melukai
orang, mencongkel mata, mematahkan jempol, meremuk tempurung lutut,
menendang pantat. Justru dalam banyak hal untuk mendapatkan ternan, kami
memberikan banyak uang
pada orang-orang. Apa yang bisa lebih Amerika da
ripada itu? Kami cuma
mendapatkan sesuatu dengan cara kami. Jika orangnya paham dan bekerja
sarna, tidak akan ada masalah. Tetapi jika kamu main-main
dengan kami, tidak akan ada
obatnya di pengadilan, lewat polisi, lewat Konggres, Senat, atau bagian
lain mana pun dari cecunguk-cecunguk pemerintah itu. Kamu pernah
mendengar Toys "R" Us? Well, the Government "R" Us. Kami memilikinya,
dan mengen
dalikannya. Yang tidak kami miliki atau kendalikan
tak ada gunanya dipedulikan. Bertahun-tahun yang lalu salah saW orang bijak kami mengatakan: "Kita
Iiirnis 29
Icbih besar daripada U.S. Steel." Boleh kujamin, hung, sekarang kami jauh lebih besar lagi daripada
Ilu.
Bagaimana ini bisa terwujud? Dengan cara kuno. (hang-orang bekerja dengan dan untuk orang-orang lIlelalui nilai-nilai mapan-itu 'kan
intinya? Syukur kLpada Allah, manusia tetap manusia. Sifat manusiawi
lI1ereka bisa diduga. Mereka tanggap pada iminglining dan insentif.
Mereka masih percaya pada nilai
|
Ililai mapan. Tentu saja yang paling |
utama |
di antara |
|
Ililai-nilai |
mapan |
ini |
adalah |
keserakahan |
dan |
ke |
|
'akutan. |
|
|
|
|
|
|
|
Hcberapa Prinsip Dasar Bisnis:
Ialankan bisnis dengan orang-orang asing seakan.Ikan mereka adalah sanak saudara; dan jalankan bisIlis dengan sanak saudara seakan-akan mereka adalah orang asmg.
Hal terpenting dalam
hubungan bisnismu adalah I('putasi akan kejujuran. ]ika kamu bisa dengan
tuIlls dan murni memalsu kejujuran, kamu akan sukS<'s.Itu jangan kau
ragukan.
Milik kit a adalah apa pun
yang bisa kita ambil,Ian simpan. Meminta lebih mahal daripada membeli,
.1.111membeli lebih mahal daripada mengambil. Satu k('pal kekuasaan
adalah sepuluh kali lebih berharga
Mengelola Diri Sendiri
daripada satu truk hak. Dalam bisnis, dalil utamanya adalah: Yang memiliki kekuasaan terbesar adalah
yang menetapkan peraturan
dan menguasai emasnya. Jika ketelnya mendidih dan menggelegak, gunakan
sendok panjang. Jika rumahnya kebakaran, hangatkan
dirimu sendiri.
Urusi kepentinganmu sendiri,
tetapi bukalah mata lebar-lebar untuk mengawasi perusahaan-perusahaan
lain yang sukses. Jika tetanggamu bangun pagi-pagi,
kamu harus bangun lebih awal.
Jangan sekali-kali memberikan nasihat bisnis pada orang lain yang tidak menguntungkan kamu dan kepen tingan -kepentin ganmu.
Dan jangan sekali-kali
menindak-lanjuti nasihat bisnis yang diberikan padamu tanpa
mempertimbangkan pendapat kedua dan ketiga. Rekanan
rekanan dan kenalan-kenalan kepercayaanmu mung
kin ingin melihatmu ambruk; jadi waspadalah.
Memang cukup menyedihkan, jika kamu terlalu
sukses, pemerintah akan memicingkan mata. Dan
jika kamu tidak sukses, akhirnya kamu masuk liang.
(Banyak orang sial dalam
bisnis kami mulai menelusuri jalan menuju keberhasilan, dan akhirnya
secara harfiah meringkuk di bawahnya.)
Trend dalam bisnis kami-persis sebagaimana dalam usaha kontemporer lain yang berwawasan ke
depan-adalah akuisisi atau merger dengan
Bisnis 31
perusahaan-perusahaan lain
yang sukses. Dan sering kali hal ini bisa dicapai melalui pergulatan
matimatian. Pernahkah kamu mendengar tentang pengalihan secara paksa?
Itu kami yang merintis. Dalam sistem free enterprise, pencuri besar menggantung pencuri kelas teri. Selalu begitu.
Sayang, beberapa dari pengambil-alihan kami,
haik yang secara paksa
maupun mangat persaudaraan, akhirnya Ilangkrutan perusahaan sasaran.
kutif dari perusahaan-perusahaan scbagai korban.
I'
,II
Dan beberapa ekseitu juga tumbang
Tetapi tah prinsip-prinsip kami tetap yang terluhur: kchormatan, pembalasan dendam, solidaritas. Kami I:11m tidak ada keadilan bagi kami kecuali seIii I':lgaimana kaini memberlakukannya. Respek kami .1<
Ialah hasil perjuangan.
Camkan semua hal ini sementara kamu menapaki ,lllak tangga keberhasilan. Selagi kamu mendaki, I..,IllS di punggungmu selalu ditandai sebagai sasaran. (lan ingat: Dia yang mencari akan menemukan ... 1('( api kadang-kadang malah bukan yang ia cari. Ya
'kan?
I~i
I
II
111
III
I:
Masalah
Ioi
muogkin membutubkao wak,u paojang, ,e,api dengan kesabaran bahkan
masalah yang benar-benar serius dan tak kunjung terpecahkan akhirnya
lenyap dengan sendirinya.
Intinya, semua masalah
terurai sendiri, jika diberi waktu. Tetapi sering kali-khususnya
masalah-masalah besar-swa-penguraian ini begitu tidak menentu dan jauh
di masa depan sehingga kamu perlu menghindarinya dan berusaha
mengendalikan apa yang
terjadi.
Untuk masalah-masalah besar,
tetapkan hasil-hasil terburuk yang mungkin terjadi. Jika itu bisa kamu
tanggung, jalan terus; dan pada saat yang sarna usahakan untuk menekan
hasil-hasil terburuk yang
mungkin tadi.
J angan sekali-kali
mendasarkan rencana-rencanamu pada pencapaian hasil-hasil terbaik yang
mungkin, tetapi jika hasil itu memang terwujud, sambutlah
Masalah
dengan baik-setelah kamu meneliti setiap slsmya. Bagaimanapun juga, jika langit menjatuhkan buah anggur, bukalah mulutmu.
Tentu saja, masalah-masalah ekstrem biasanya menuntut pemecahan yang ekstrem.
Masalah-masalahmu yang
paling besar akan selalu muncul, sebagaimana selalu terjadi sejak zaman
bapak-bapak pendiri, juga sejak Adam dan Hawa. Sungguh, pada dasarnya,
sebenarnya hanya ada dua
macam manUSla: orang-orang
yang menenma sogokan, dan orang-orang yang memberi sogokan. Jadilah
pemberi-dalam berbagai jenis sogokan. Kamu
bisa membeli ternan dan sekutu dan serdadu dan let
nan; kamu tahu itu. Setidak-tidaknya, sampai sejauh
tertentu. (Musuh kamu dapatkan secara gratis.)
Banyak hal dalam hidup berada di luar kendali
kita, tetapi dengan orang biasanya tidak mustahil
untuk memainkan wayang, memanipulasi mereka.
Tetapi ini tidak selalu berhasil, dan jika tidak ber
hasil kadang-kadang justru mengarah pada kegagalan
kolosal. Kadang-kadang kegagalan seperti itu bisa
meruntuhkan seluruh keluarga atau lembaga. Ingatlah
apa yang terjadi pada Kenisah Allah ketika Samson
menumbangkan pilar-pilarnya.
Jadi, manajer yang cermat akan selalu mengkonsen
t rasikan usaha-usahanya untuk menjaga agar orang
orangnya mendapatkan sogokan yang membuat mereka
bahagia, menjaga rilereka tetap dalam barisan, menjaga mereka tetap
loyal, menjaga mereka tetap tuli, bisu, dan buta-tentu saja secara
metaforis.
Masalah-masalah manusia
kadang-kadang hams ditangani dengan keras. Pelajarannya ditujukan bukan
hanya pada si karyawan yang nakaI, tetapi juga pada orang lain. ]ika
kamu menjadikan satu orang sebagai bahan pelajaran, pastikan agar setiap
orang lain tahu
|
persis apa isi pelajarannya. |
Menghukum |
satu, |
men |
|
didik seratus. |
|
|
|
|
Adalah hal yang benar untuk.membuai |
orang lain, |
tetapi jangan dirimu
sendiri. Maksudnya, selagi kamu menggarap manipulasi-manipulasimu,
jangan sekali-kali terlamt di dalamnya sehingga kamu menipu dirimu
sendiri. ] ika kamu sarapan dusta, jangan mengira kamu bisa memakannya
lagi waktu makan siang. Memang dihiasi dengan mawar merah, tapi itu
tetap tahi.
]ika terpojok sewaktu
mencari pemecahan atas sesuatu masalah yang sangat sulit, berpalinglah
ke masa lalu. Torrio, Capone, Costello, Genovese, Accardo, dan
orang-orang kami yang lain-dan beberapa orang independen yang kami
tolerir-adalah tukang sulap manajerial dan organisasional. Pelajarilah
me
tode-metode mereka. Sesuaikan metode-metode itu
dengan tuntutan-tuntutan situasi dan kondisimu. (Cuma jangan mengulang kesalahan mereka.)
Masalah
Apa kunci kejeniusan
manajerial dan organisasional mereka? Hanya satu hal, satu saja:
Musuh-musuh maupun orang-orang mereka sendiri sarna takutnya pada
mereka. Hampir setiap teks manajemen yang
kamu temui menandaskan
dengan nada penuh wihawa bahwa "respek" adalah kunci mengelola orang.
(Dan dengan demikian kunci pemecahan masalah.)Ihri satu sudut pandang, ini memang benar: Ke
Iakutan adalah bentuk tertinggi dari respek.
Tak lama sebelum ia masuk bui karena menghindari
Ilajak penghasilan, Al Capone menjelaskan pada se
llrang pewawancara bagaimana dia menjalankan Chi
(ago Outfit dengan begitu efisien: "Orang-orang
yang tidak menghormati apa pun takut pada keta
klilan. ]adi atas dasar ketakutan aku membangun
III ganisasiku. Tapi jangan salah paham. Orang-orang
y.lng bekerja untukku tidak takut pada apa pun
IIl!~a.Orang-orang yang bekerja untukku dijaga agar
f('l!j setia, bukan dengan bayaran mereka, tetapi
,kllgan pengetahuan mereka teritang apa yang mung
I.. III akan terj adi pada diri mereka jika mereka
Illl'langgar kepercayaan."
Kl'mbangkanlah suatu spektrum penanganan atas
lll.lsalah-masalah orang, yang berkisar dari pengarahan
I,d lapakan secara tatap muka hingga meludahi
1IIIIkasekuat-kuatnya, memangkas penghasilan, me
11I1I1J1l1hkan,dan yang final: membongkar masalah
dengan melenyapkan
akar-akarnya sekalian. Tetapi hukuman sebagai solusi harus dilakukan
dengan menahan diri. Kamu harus menahan diri agar tidak mempersulit
masalah dengan menyorongkannya ke tangan pesaing atau polisi atau dewan
komisaris.
Kesalahan yang dibuat oleh
bapak-bapak pendiri itu adalah kekeliruan pertimbangan yang digerakkan
oleh satu penyebab tunggal yang sepele, klasik, dan manusiawi: harga
diri. Orang-orang tersandung batu, bukan gunung.
Manajemen Waktu
Itekerjalah lebih cerdik, bukan lebih keras. U sahakan orang-orang lain mengerjakan sebanyak mung kin Il1Itukmu.
'lbngkrongan dan obrolan iseng itu juga kerja, ,IIall sebagian
dari itu bisa merupakan kerja. (Tapi, 1l\llIg, mari kita blak-blakan
saja-kamu pernah IIll'l1dengarkanpita rekaman pemerintah yang mereka 1'111 ar dalam pengadilan kami? Coba, bagaimana ka11111 bisa mengartikan obrolan kami pada satu sarna 1.1111)sebuah kode sehingga Tuan Jaksa
I" bk akan memahami apa yang kita katakan, kemu
01,.111 bicaralah sesukamu. Tapi pastikan bahwa kamu
\,.dlam.)
Mcmang, kami masih main pukul juga dalam bis
III', bmi, tapi kami tidak memukul jam tembok. Pe
l, l'll.lan kami sering menuntut kami menunggu ber
Ic'''' Ide di antara tug as yang satu dan tug as berikutnya.
Mungkin pekerjaanmu juga begitu. Usahakan waktu tunggu itu ada
imoalannya. Bacalah atau pelajari sesuatu, jangan cuma memelototi Teka
Teki Silang. Dengarkan audio-tape tentang
masalah-masalah bina swadaya. lntinya, kerjakan sesuatu, apa pun juga,
selain duduk-duduk menggerombol sambil main kartu atau catur, membual
tentang cewekcewek, ten tang hasil kompasan. Semua itu memang ada
tempatnya, dan sopan santun memang menuntut agar kamu begini begitu
dengan rekan-rekanmu, tetapi bukannya selama berbulan-bulan tanpa henti
tanpa variasi. Tak usah kamu punya waktu luang kalau tidak bisa
memanfaatkannya.
Mengingat lini kerja kami
menarik banyak orang ambisius tapi malas, anak muda yang ingin menapak
lebih tinggi akan menemukan pekerjaan yang produkrif untuk mengisi waktu
senggangnya, menarik perhatian bos, menggemukkan kantungnya, memperkuat
otot-ototnya, dan menyemarakkan kemuliaan para atasan. Carilah jalur
samping seperti itu untukmu
sendiri.
Cari tahu jam berapa saja,
baik siang maupun malam, ketika energimu paling tinggi, dan jalankan
bisnismu pada waktu itu. Kami menerima rekananrekanan bisnis, pengadu
petisi, dan tamu-tamu hanya pada waktu terbaik kami. Kesalahan dalam
lini kerja kami bisa membawa maut atau mengarahkan
~liiiii·~ _
Manajemen Waktu
kami ke bui, jadi kami
sangat hati-hati-kami berusaha mengerjakan berbagai hal pada saat yang
tepat. Kami mengontrol berkeliling, mengambil tagihan, menyampaikan
ancaman, menendang pantat, menjitak kepala, dan menyuguhkan senyum manis
pada ternan atau musuh pada saat yang tepat. Tiru
lah itu. Bukan semenit lebih awal atau semenit lebih
lambat. Jika kamu terpaksa
melakukan sesuatu pada saat yang kurang tepat bagimu, persingkat apa
yang sudah singkat, jangan banyak omong, tampilkan dirimu-tidak
lebih-dan aturlah jadwal ulang.
Tapi ingat, manajemen waktu
yang efektif bukanlah penetapan hal-hal rutin secara kaku. Penjadwalan
bukanlah tindak sekali jadi yang dimapankan, ataupun perencanaan jangka
panjang. Bagaimanapun juga, siapa tahu apa atau siapa yang akan muncul,
menggilas, atau ambruk? Plus segala macam gangguan sehari-hari yang
tidak henti-hentinya membuat kita penasaran.
Hal terbaik untuk diinvestasikan dalam bisnismu
adalah waktumu. Untuk
menjadwal, merencanakan, dan menggunakan waktumu dengan efektif,
kenalilah medanmu dan ketahuilah sasaran-sasaranmu. Eva
luasilah kendala-kendala dan kesempatan-kesempatannya, dan aturlah strategimu.
Beberapa strategi dasar penghematan waktu:
Kami selalu parkir dobel.
Kami tidak membual1g-buang
waktu dua jam untuk menggebuki orang hanya demi uang dua ratus dolar.
Kami mempunyai pengacara yang menghasilkan jauh lebih besar daripada itu
tanpa mengeluarkan
keringat. Kami tidak
mengerjakan apa pun jika kami bisa membayar, memaksa, atau memerintah
orang lain untuk melakukannya. Beberapa di antara kami memundurkan
arloji sepuluh menit. Mengapa kami hams menampakkan diri secara dini
pada suatu pertemuan dan terpaksa
menunggu orang lain? Kami
biarkan mereka menunggu kami. Kecuali jika mereka atasan kami. Dalam hal
ini, kami selalu tepat waktu, tentu saja.
Kami selalu berganti pakaian
di mana pun kami menggerombol secara reguler-klub, pusat kebugaran,
disko-disko favorit, mmah pacar, <;Iimana saja. Karena itu, kami
selalu rnembawa pakaian bam dan tidak perlu membuang-buang waktu untuk
membeli, mencuri, atau pulang ke mmah untuk mengambil
pakaian bersih untuk ganti.
Dalam bis.nis kami,
khususnya jika kami masih bawahan, kami siap dipanggil 24 jam sehari.
Telepon mungkin berdering kapan saja, siang atau malam, dan kami hams
bergerak. Bahkan sekalipun waktu itu hari libur kami atau kami sedang
pesiar; bisnis adalah nomor satu, di atas segala-galanya. Jika kami
Mclnajemen Waktu
IllLOjalankan bisnis
sampingan secara mandiri, ltu lIIenjadi nomor dua. Tidak satu hal pun
boleh menghalangi jalur antara kedua lini ini, sekalipun isteri atau
pacar.
Ada banyak jenis waktu, termasuk waktu dinas di
Illarkas. Waktu markas kamu
penuhi satu hari sekali datang. Kamu hams membangun waktu. Jika kamu
Illengerjakan tug as seorang atasan, kerjakan itu deligan cepat. Jika
kamu mengerjakan sesuatu untuk lIIembantu bawahan, kerjakan juga itu,
tapi tidak !,crlu tergesa-gesa. Jika kamu terpaksa mengerjakan Sl'suatu
untuk polisi atau pemerintah, kerjakan itu Lctika kamu tidak dapat
mengerjakan apa pun juga yang lain untuk menghindarinya. Jika kamu
terpaksa Illengerjakan sesuatu, tetapi bukan untuk atasan, bawahan,
keluarga, ternan, rekanan bisnis, polisi, atau I'l'merintah, maka
lakukan itu ketika kamu benar
Iwnar siap.
Setelah dalil-dalil dasar manajemen waktu yang
dcktif ini dikernukab.n, berikut ini ditunjukkan be
I'napa baut pengaman yang hams kamu gunakan di
Il'Inpat kerjamu. Tapi jangan lupa dasar-dasarnya.
Manajemen waktu yang efektif berarti mendapat
Lan hasil sebesar-besarnya dari setiap menit yang
kamu gunakan untuk bekerja-dan memastikan
,Ii',arkamu tidak perlu bekerja pada jam-jam tertentu
,,(,(iap hari, hari-hari tertentu setiap minggu, dan minggu-minggu
serta bulan-bulan tertentu setiap tahun. Yang terakhir itu' adalah
tujuan dari setiap manajemen waktu yang efektif bagi setiap orang
kecuali mereka yang mabuk kerja. Bekerjalah dengan
lebih cerdik, bukan lebih keras. Itu sudah kami ka
takan.
Ketiga aturan dasar manajemen waktu yang efektif
adalah:
-
]adwalkan tugas-tugasmu.
-
Delegasikan tugas-tugasmu.
-
Delegasikan lebih ban yak lagi.
Para penceramah di seminar-seminar mengenai manajemen selalu menekankan penciptaan "ruang
kerja ideal" sebagai suatu alat bantu bagi manajemen
waktu, menciptakan masa "tenang," menekan in
terupsi dan pengalihan perhatian hingga sekecil
mungkin, meningkatkan ketegasan dalam membuat
keputusan, merampingkan
waktu, dan sebagainya. Strategi mereka menjadi semakin rumit sebab
seakanakan mereka menawarkan teknik-teknik untuk menambah jam yang ke-25
pada hari yang kamu miliki. Intinya, bisa jadi kamu akan membuang waktu
satu tahun penuh hanya umuk bersiap-siap memulai
strategi itu.
Tetapi sebagaimana dengan kebanyakan masalah
Mrtnajemen Waktu
manajemen, manajemen waktu
bisa disederhanakan <lengan nalar lumrah. ]ika kamu tahu cara
mengelola waktu, paling banyak kamu akan membutuhkan waktu hanya enam
jam dalam sehari, dan itu pun Iidak setiap hari.
Ruang kerja ideal adalah di
mana pun kamu merasa pekerjaanmu paling baik. Ini mung kin di salah satu
meja sebuah warung kopi pojok, sebuah meja di <lapur rumahmu, atau
kamor yang biasanya kosong di lingkung an perusahaanmu-di mana gangguan
dan imerupsi paling sedikit dan kamu merasa nya
man.
Dengan melihat jam berapa,
baik siang maupun malam, ketika energi kamu mencapai puncaknya,
sebagaimana kami katakan tadi, kamu duduk di sana menghadapi secangkir
kopi atau teh dan membiarkan benakmu mengembara. Itu dial Benakmu
|
akan |
mulai |
mengatur |
rencana |
dan |
memunculkan |
|
solusi-solusi |
atas |
berbagai |
masalah. |
Kamu |
telah |
|
mendapatkan-"menciptakan"-ruang |
|
kerja |
ideal |
|
clan "masa tenangmu". |
|
|
|
Ambillah sebuah buku notes
dan buatlah garis di tengah-tengahnya, turun ke bawah. (Tanggali
lembarannya di bagian kanan atas.) Dalam kolom sebelah kiri tulislah
dengan huruf balok apa yang harus dilakukan (dengan tulisan steno yang
hanya bisa dipahami oleh kamu sendiri). Tentukan peringkat
tugas-tugas sesua.i dengan besarnya bayaran dan urgensi; pertimbangkan
kedua hal itu setiap kali kamu menetapkan dan mengulas prioritas tugas
tugas.
Kamu sudah membuat jadwal.
Berikutnya, dalam kolom sebelah kanan, tunjuklah orang-orang yang akan melaksanakan tugas-tugas itu bilamana mungkin.
Kamu sudah mendelegasikan.
Kemudian evaluasi kedua kolom itu berulang
ulang, dengan menggeser-geser prioritas apabila di
anggap bijak atau perlu, dan. mengatur pendelegasian lebih lanjut.
Pikirkan masak-masak sampai benakmu tidak menyodorkan tambahan atau revisi lebih jauh.
Kamu sudah menetapkan
tugas-tugas bagi dirimu sendiri, lebih banyak tugas bagi orang-orang
lain, sesuai dengan urutan arti pentingnya. Besok kamu akan mencek apa
yang sudah berhasil dirampungkan, dan kembali membuat lembaran kolom
ganda untuk hari itu (sambil melumatkan lembaran yang lama), merevisi,
menugaskan, menggeser penugasan. lnilah manajemen waktu yang efekti£ lni
juga seni pen
delegasian.
Tetapkan lembaran serupa untuk minggu yang sedang berjalan, dan satu lagi untuk sasaran-sasaran
Manajemen Waktu
pngka-panjang. Mungkin ada
baiknya mulai hari ini Juga; sekali dagingnya sudah dimakan akan
terlambat untuk mengambil tambahan garam.
Tetapi ingat, sebagaimana
tadi kami katakan: PenJ'ldwalan itu bukan tindak sekali jadi yang dibuat
tctap, juga bukan perencanaan jangka-panjang. Keduanya adalah proses
penyesuaian konstan, sesuai dcngan kodrat kehidupan yang memang tidak
meIlcntu. Usahakan bersikap fleksibel. lni adalah hal yang dipahami
betul oleh Petes si Kumis-mafioso Ilaling
awal di Amerika Serikat, asli putera Sisilia. '(ctapi dia memahaminya
hanya sampai titik tertentu, .Ian kemudian, selepas dari titik itu,
kelewat puas (kngan jalannya segala sesuatu sehingga lupa diri ... Pctes
si Kumis sudah lama mati dan dilupakan. I[ulah pelajarannya.
Untuk menjadwal dan
merencanakan, kamu harus Illcngetahui sasaran-sasaranmu, baik secara
kualitatif 111,lUpunkuantitatif. Misalkan kamu menetapkan sasaran
jangka-panjang yang semuluk ini: Pensiun pada /Ilia 40 tahun dengan tunjangan 1juta dollar. Kemudian
kamu harus mengevaluasi kendala-kendala dan kes(Ompatan-kesempatan yang
ada, dan merancang strategi-strategi serta taktik-taktik, selalu dengan
Illcmpertimbangkan berbagai sumber daya dan risiko yang terlibat di
dalamnya. Dan kemudian kamu ren(anakan cara melaksanakannya: siapa
mengerjakan
apa, dalam urut-urutan
.bagaimana, di mana, dengan apa, dan bagaimana. lnilah rencana kerjamu,
perangkat tugas-tugas yang harus dirampungkan dalam kerangka waktu
tertentu.
Dan kemudian, seperti sebelum itu, kamu mendelegasikan tugas.
Nah, misalkan kamu bekerja di suatu organisasi
yang menuntut agar kamu nongol di kantor dari jam
sembilan sampai jam lima. Seni manajemen waktu di
sini adalah menjaga agar pintu kantormu selalu ter
tutup, mengijinkan masuk hanya orang-orang yang
ingin kamu temui, dan pada waktu kamu ingin menemui mereka.
Sekretarismu adalah si
penjaga gerbang. Jika ada orang yang menyikut dia dan melongokkan
kepalanya ke pintumu tanpa diundang, lalu bertanya, "Sibuk?" kamu harus
menegaskan. "Ya!" dengan nada meng
ancam .
Jika kamu bertemu dengan
seorang anggota staf di kantormu dan dia membawa banyak hal dalam
benaknya, atau suka ngomang bertele-tele, atau ke
dua-duanya, tetapi kamu
sudah tahu apa yang perlu kamu ketahui, maka tariklah beberapa lembar
kertas ke arahmu, bungkukkan kepalamu kepadanya, dan katakan, "We!!, terima kasih. Aku harus merampung
b.n sesuatu sekarang juga." Pertemuan selesai.
Kecuali kamu tipe orang yang lebih suka menjawab
Manajemen Waktu
panggilan teleponmu sendiri
(beberapa manajer memang melakukannya: informasi paling mutakhir
langsung dari pesawat telepon), berikan pada sekretarismu nama-nama
orang yang akan langsung kamu tanggapi jika mereka menelepon (usahakan
daftarnya pendek) dan instruksikan padanya agar menerima pesan saja dari
yang lain. Setiap hari, pada waktu yang kurang lebih sarna, duduklah
dan balaslah panggilan-panggilan telepon yang penting dan yang kamu
inginkan. Penelepon yang tidak mendengar slIaramu sendiri pasti akan
mengontak lagi.
Jika
kamu membalas panggilan telepon dan katakata dari ujung sana tidak
kunjung berhenti, letakkan I'l'sawatnya dan putarlah namor berikutnya.
Sedikit ·,(·kaliorang yang akan percaya bahwa kamu sengaja Illcletakkan
pesawat; demi harga diri mereka sendiri, Illneka lebih suka
mengkambing-hitamkan perusaha
• 111
telkom. Jika belum lama ini
kamu sudah meng1',Il11akantaktik ini dan si penelepon ngotot
meng1IIllmngi lagi, usahakan berdiam diri. Jangan meIl.IlIggapi.Diam
saja. Tak lama kemudian si penelepon !"Isri akan dengan sukarela dan gemetaran mengakhiri 1111 lllolognya. J ika si penelepon orang sangat penting I('I Olpi kamu ingin mengakhiri percakapan, katakan 1',1<Ianya kamu mempunyai janji yang sudah dijadw,t1kan,persis pada saat itu.
Pll1tumu yang tertutup tidak baleh menjadi peng
Mengelola Diri Sendiri
halang sehingga kamu .tidak
bisa mengembara ke semua mang kantor sekehendakmu, sesuai dengan
keadaan, untuk menebarkan senyum ceria dan ketakutan di antara para
anggota staf dan untuk mencari tahu siapa sedang mengerjakan apa kepada
siapa dan mengapa dan apa saja yang sudah berhasil dirampung
kan.
Membuat Keputusan
Iebelum
membuat sesuatu keputusan manajemen 1'l'llting, dapatkan informasi
terbaik sebanyak mungkl11-bahkan sekalipun kamu hams memerasnya deligan
menggencet mulut seseorang-dan ulaslah inlormasi itu dengan cermat.
Bahaslah itu dengan I)rang-orang
bijak yang lain, analisislah, gambarlah '.kcnario-skenario terburuk,
masukkan faktor-faktor 1,llIsdan minusnya, bahaslah itu dengan
penasihatmu, \..nnudian laksanakan sesuai dengan dorongan
kebe1.lllianmu. Orang yang memiliki keberanian besar',('lara gampangnya,
suatu instink untuk gerakan V,lllgtepat pada saat yang tepat-pasti akan
melejit \..('puncak pemsahaan mana pun. Tetapi jika kamu I,Ikut
mengambillangkah besar, itu bisa berarti mati ,IIau bui. (Catatlah bahwa
ini adalah tema yang akan '.dalu muncul dalam bisnis kita, dan semua
keputusan 1I,lrusdikalkulasikan dengan mempertimbangkan ke.\l1a faktor
ini. Barangkali tepat juga menganggap
I
'\
I
Mengelola Diri Sendiri
bahwa hukuman bagi kegagalan dalam bisnis kita tidak sedrastis itu.)
Dengan keputusan-keputusan
yang tidak begitu penting, identifikasikan masalahnya, kumpulkan
faktafaktanya, sodorkan solusi-solusinya, dan usahakan meramalkan
konsekuensi-konsekuensinya, dengan se
lalu mempertimbangkan bahwa
setiap kemungkinan positif mempunyai kemungkinan negatif.
Berkonsultasilah dengan orang-orang lain, termasuk kolsultan
mu.
Kemudian keluarkan masalah itu dari benakmu
selama sesaat. Alam bawah
sadarmu akan menggarapnya, dan sering kali keputusan yang tepat akan
keluar dengan sendirinya, tanpa kamu menggarapnya secara sadar. Ya,
memang kedengarannya sarna jeleknya dengan mengatakan bahwa itu sarna
dengan nasihat ramalan bintang di koran minggu. Tapi percayalah, itu
akan berhasil, sebab memang sudah
sering terbukti berhasil. Kenyataannya, memang itu
lah yang diandalkan oleh orang-orang yang memi
liki keberanian besar untuk mendapatkan keputus
an.
Dntuk mengulas suatu keputusan, carilah informasi
terbaik dan masukkan ke benakmu. Cocokkan itu
dengan informasi-informasi lain. Pikirkan itu dengan
cermat. Kemudian buatlah keputusan berdasarkan
dorongan keberanianmu.
Membuat Keputusan
Maksudnya, untuk membuat sebuah keputusan, besar atau kecil, kuaklah, cermatilah, dan pertimbangkan hal-hal berikut ini:
-
Sifat spesifik masalahnya
-
Fakta-fakta yang ada (atau yang nampak seperti fakta)
-
Alternatif-alternatif berikut konsekuensi atau hasil positifnya.
Kemudian mintalah pandangan orang lain, tetapi
Iliarkan alam bawah sadarmu melakukan tugasnya
(Ian buatlah keputusanmu.
Berpalinglah ke belakang hanya untuk mengeva
luasi hasil-hasil dan untuk mengumpulkan penge
Ialman tentang hal itu untuk digunakan di masa
l'lcndatang.
Dan jangan lupa menyimpan tiket lotremu.
Terakhir, jika setelah segala sesuatu yang dilakukan
Innyata tetap membuahkan hasil brengsek, lakukan
.Ipa yang kita semua lakukan, baik di organisasimu
.11 au organisasi kami: Kambing-hitamkan orang lain
•11 as kegagalan itu dan cepatlah bergerak untuk 1IH'l1jatuhkankoreksi atau hukuman yang pas.
Sahabat
ieman tidak petnah sama pentingnya dengan ke
luarga. J angan mengacaukan
loyalitas persahabatan dengan ikatan darah. Ternan bisa kamu beli dengan
bermacam-macam uang logam. Keluarga itu abadi, kental atau encer, dalam
pesta pora atau kelaparan, fino alIa Jescia, sampai
ke akhir hayat-kecuali bagi orang-orang yang harus dikecualikan. Tetapi
itu adalah masalah genetik; setiap keluarga dikaruniai idiot, anak-anak
dungu, penipu, pembual, pemabuk, pecandu, dan pengkhianat. ltu tak
terhindarkan. Tetapi mereka sudah bisa dikenali sejak awal, jadi
ambillah langkah-langkah pengaman seperlunya. Maklukmakluk sial ini
lebih baik dikasihani dan diurusi
sampai tuntas daripada
dikhotbahi dan didamprat, karena biasanya langkah itu sia-sia. Masalah
dengan ternan adalah ketulusan mereka.
Jika kamu biarkan, akhirnya mereka akan mengkhianatimu, dan kemudian mereka akan mengatakan
s"habat 53
padamu secara blak-blakan:
"!ni bukan masalah pribadi lho, pokoknya cuma bisnis." Mereka akan
selalu menandaskan loyalitas tertinggi mereka pada LIang dan kekuasaan
dengan ungkapan yang sama: "Bukan masalah pribadi; sungguh, cuma bisnis
Illurni."
Teman sejati akan kamu
ketahui, setelah mereka diuji. Sebelum itu jangan kelewat yakin. Selama
segala sesuatu berjalan mulus bagimu, ujian itu mungkin tidak perIu.
Prinsip mengenai ujian ini tidak bokh ditawar, tetapi harus diakui dan
ditindak-Ianjuti. .Iangan sekali-kali percaya seratus persen pada siapa
pun. Mafioso sejati tidak punya teman, melainkan hanya kepentingan.
Dapatkah kamu membeli persahabatan dan loyaliIas orang lain? Lima ratus tahun yang lalu, Machiavelli Icrpaksa
mengatakan begini tentang ternan-ternan ,Ian nilai mereka bagi seorang
pemimpin: "Boleh dikatakan bahwa manusia pada umumnya tidak tahu Icrima
kasih, serakah, suka menyimpang, cenderung lIlenghindari bahaya, dan
iri pada perolehan orang lain; selama kamu menguntungkan mereka, mereka
scpenuhnya milikmu ... J angan mengandalkan persahabatan yang didapatkan
lewat pembelian tetapi Iidak dimantapkan dengan cubitan."
Beberapa orang akan menasihati: J angan berbisnis ,kngan ternan atau anak-anak mereka. Beberapa
r
54
yang lain akan menasehati:
Jangan memberi atau menerima pinjaman uang dari ternan. Meskipun begitu,
kami mendorong sebaliknya, tetapi dengan sikap sangat hati-hati. Buat
apa persahabatan kecil menghalangi bisnis? Dan jika kamu terpaksa
bertindak kasar pada seorang ternan, dan kamu tahu kebiasaannya serta
temp at-temp at tongkrongannya, itu akan mempermulus setiap tindakan
yang perlu kamu ambil terhadapnya. Bukan masalah pribadi,
benar-benar bisnis murni.
J angan sekali-kali
memberitahu temanmu betapa suksesnya kamu; mereka tidak akan percaya
padamu, atau akan mencap kamu sebagai pembual. Juga jangan mengatakan
pada temanmu betapa lesu usahamu sekarang; mereka akan bersorak-sorai
dan membocorkan rahasia itu pada musuh-musuhmu, yang mungkin akan
menganggap kesialanmu sebagai isyarat untuk bergerak menyikat kamu. Dan
jangan terlalu cepat mempercayai kata-kata temanmu tentang
musuh-musuhmu.
Ketika kamu menduduki posisi
manajemen yang lebih tinggi, kamu hams memiliki segala jenis ternan
yang kamu butuhkan. Ternan yang diperoleh setelah kamu menjadi manajer
puncak hams dicurigai dua kali. Yang lebih kamu butuhkan adalah sekutu.
Kamu tidak hams menyukai sekutu-sekutumu; sejarah penuh dengan contoh
yang mengena.
Musuh
8ekatilah teman-temanmu, tapi rangkullah musuh-musuhmu.
Musuh yang paling berbahaya adalah orang gila, seorang pazzo. Dia tidak dapat diajak berembug; dia tidak takut mati; dan dia tidak peduli betapa de
katnya orang-orang dengannya. Dia hams dihancurkan, dengan cepat dan tuntas.
Hal yang sarna juga berlaku
pada setiap pertarungan besar dengan setiap musuh: Kamu hams
menghancurkan dia; kalau tidak dia akan mulai merencanakan pembalasan.
Apa yang terjadi pad a musuh-musuh yang tidak dilumatkan? Lihatlah
Jepang dan Jerman.
Musuh hams kamu takuti;
tidak takut pada musuh akan mengundang bencana. Kenalilah musuh di
tempat-tempat yang tidak terduga: di bawah temp at tidur dan di balik
selimutmu sendiri, dan dalam dirimu sendiri.
56 Mengelola Diri Sendiri
Musuh bebuyutan mempunyai satu kebaikan: Kamu tahu betul siapa dia.
Manusia tanpa musuh adalah manusia tanpa kualitas. Kamu kira tidak? Bahkan Yesus Kristus mem
punyai banyak musuh.
Harapkan hal-hal terburuk
dari musuh-musuhmu; kamu tidak akan sering keliru. Tetapi ingat:
pembalasan adalah hidangan yang paling enak disantap setelah dingin.
Dalil-dalil
[)unia ini milik si penyabar.
Banyak berpikir, sedikit bicara, lebih sedikit lagi mellulis.
.1ika kamu tidak bisa menang dengan bertarung secara fair, main kotor itu wajib. Atau usahakan pihak ketiga menjalankan pertarunganmu.
Ajari lidahmu untuk mengatakan "Aku tidak tahu."
.1ika kamu harus memukul orang selagi kamu marah, llsahakan jangan sampai mengenai diri sendiri.
Api bisa ditutup-tutupi, tetapi asap tidak.
.1auh lebih baik musuh-musuhmu mengira kamu gila daripada berpikiran waras dan jernih.
Sebutir gandum tidak memenuhi sebuah karung, telapi tetap berguna.
Orang yang meniup api mengkilat matanya.
Kelaparan mengubah roti tawar menjadi kue, mengubah jagung menjadi bistik.
Kesempatan menciptakan maling; maling yang tidak mempunyai kesempatan mencuri menganggap dirinya sendiri orang jujur.
Tak ada yang lebih enteng daripada sebuah janji.
Orang yang mengabdi dua
majikan hams berdusta pada salah satunya. Guga bukan rahasia lagi bahwa
seekor babi yang bermajikan dua cepat kelaparan.)
Jika kamu hams melukai orang, lakukan itu dengan sebmtal mungkin sehingga kamu tak perIu takut pada pembalasannya.
Bahkan tikus saja menyediakan tiga buah lubang.
Jika kamu membiarkan
musuh-musuhmu-atau teman-temanmu-mengira mereka sederajat denganmu, tak
lama kemudian mereka akan menganggap dirinya atasanmu.
Jangan mencoba mengubah
musuh-musuhmu, usahakan saja mengendalikan mereka. Ketahuilah di mana
mereka, apa yang mereka pikirkan, dan siapa yang mereka percayai.
I )alil-dalil
Bcrikan janjimu' dengan sepatah kata; penuhi janjiIl1U dengan sekuat tenaga.
.Iika kamu marah, tutup mulutmu tapi buka mata
Il1U lebar-lebar. Tetapi yang penting bukan marah,
lIlelainkan impas.
Katakan pada dirimu sendiri siapa dirimu kelak, kcmudian lakukan apa yang perIu.
Jangan sekali-kali meremehkan tiga hal ini: (1) keIllampuan-kemampuan
musuhmu; (2) kelicikan musuhmu; (3) keserakahan musuhmu. Tetapi juga
jangan Illcmandangnya kelewat tinggi.
I}ia yang mewakili orang lain hams membayar rekeIllngnya.
Saru-satunya cara menyimpan rahasia adalah membisu \nibu bahasa.
I,lpat-duakan
perkiraan-perkiraan negatif dari prospek1'lOspekmu dalam usaha apa pun.
Potong hingga "l'paroh perkiraan-perkiraan yang positif.
Irhih baik memotong sepatunya daripada menggencet kakinya.
Sl'lllua yang mendengkur tidak tidur.
III,akamu terpaksa berdusta, jangan bertele-tele.
Hal kebetulan itu tidak pernah ada .
Bukalah mulut dan dompetmu dengan hati-hati.
Pelajarilah kebijaksanaan konvensional, kemudian
hindarilah .
Si gagak mati tenggelam karena menganggap dirinya
seekor camar.
Yang tidak diketahui bisa dilupakan. Senjata yang tidak digunakan tidak akan meneteskan darah. Kehampaan melahirkan kehampaan.
Pertahanan terbaik melawan pengkhianat adalah pengkhianatan.
Beberapa jenis kekalahan adalah lebih baik daripada kem~nangan; beberapa jenis kemenangan lebih buruk daripada kekalahan.
Terimalah perin gat an dari
orang lain mengenai apa yang mungkin akan menguntungkan kamu, tetapi
jangan memberikan peringatan apa pun pada orang
lain.
Kepercayaan orang tidak setara dengan uang tunainya.
Ketika kamu berhasil menangkap ikannya, umpannya kamu lepaskan. lni kerugian yang perlu direlakan.
Ilalif-dalil 61
.Iangan menyogrok apel hijau; jika sudah masak ia akan jatuh sendiri.
Usahakan selalu menarik si ular dari lubangnya dellgan tangan orang lain.
.Iangan menggunakan kedua kakimu untuk mengukur dalamnya sungai.
Mereka yang tidak dapat
bertindak sesuai keinginan harus bertindak sesuai kemampuan. Yang tidak
dapat diobati harus ditanggung. Pastikan kamu mampu bertindak sesuai
keinginan; kalau tidak, jangan tetapkan itu sebagai sasaranmu.
Tuhan akan memberikan karunia, tetapi sebelum itu kamu harus nombok.
Tergesa-gesa adalah ibu kesialan.
Orang yang ingin menggantung diri sendiri selalu bisa dituntun menuju tiang gantungan.
Semua hukum tidak berlaku di depan keperluan
yang mendesak.
Pentolan preman jalanan yang cerdik mengerjakan scbagian tugas kotor sendirian, dan memastikan agar anak buah tahu tentang itu.
J ika kamu dipaksa membungkuk, membungkuklah screndah mungkin. Dan tanamkan itu dalam ingat
anmu sampat kamu melampiaskan dendam kesumatmu.
Dibutuhkan seribu pukulan untuk menanam sebatang paku di kegelapan.
Jangan sekali-kali mempersulit kesulitan sampai kesulitan mempersulit kamu.
Pegang teguh apa yang paling kamu ketahui. Pohon yang dipindah-pindah tak pernah subur.
Jangan sekali-kali mengusik rampokan orang lain. (Suatu ketika itu bisa menjadi bumerang bagimu sendiri.)
Keberanian dalam bisnis adalah syarat nom or satu, nomor dua, dan nomor tiga.
Tetapkan pnontas: Jika kamu
berada di tengahtengah gerombolan buaya, hal pertama yang hams kamu
lakukan adalah mengeringkan rawanya.
Segala sesuatu di dunia ini menuntut imbalan.
Seribu teman tak pernah cukup; satu musuh sudah cukup. Musuh yang "jinak" tak pernah ada.
Biarkan musuh membantumu.
(Salah satu cara musuh bisa membantumu adalah dengan membiarkan
instinknya yang "lebih baik" mengkhianati dia sendiri. Silakan saja.)
f)alil-dalil 63
Buatlah rencana serumit mungkin, tapi berikan perintah sesederhana mungkin.
Jika kamu tidak bisa menang, buatlah agar harga kemenangan musuhmu setinggi langit.
Bersikaplah santun pada
semua orang, ramah pada banyak orang, akrab dengan segelintir orang, dan
bersahabat dengan satu dua saja.
Orang tolol tidak dapat menyembunyikan kebijaksanaannya.
(:ewek rumahan akan selalu menertawakan lelucon
lIlu.
Tameng yang terbaik adalah menjaga jarak pukulan.
Ketika tamhan dibuat, pastikan agar kamu sendiri yang memegang dadunya.
Musuhmu tak pernah sekuat yang kamu duga. Begitu pula kamu.
Sahabat kental seekor burung
nazar yang kelaparan .Idalah bangkai seekor kuda. Dengan kata lain,
bah\.;an anak haram jadah pun ada gunanya.
~
Bagian 2 Mengelola Orang Lain
o
•
Mengerahkan Tenaga Kerja
Ickali kamu mulai mengelol. orang, ccp.r arau lambat
kamu hams mempekerjakan orang. lni bisa menjadi pembuka mata, sebab
begitu mereka yang kamu pekerjakan mulai bekerja untukmu, kamu akan
mendapatkan bahwa kebanyakan orang lebih Iidak
kompeten daripada yang barangkali pernah kamu harapkan atau daripada
yang pernah kamu yakini sendiri berdasarkan surat lamaran atau
jawabanJ<lwabanmereka dalam wawancara. (Tentu saja, puJlan pada diri
sendiri bukanlah rekomendasi; monyet yang berdasi masih tetap seekor
monyet.) Meskipun I)('gitu,
dengan orang-oranglah-dan dengan segala kckurangan mereka-kamu hams
bekerja, dan pada IIll'reka kamu akan menggantungkan sebagian besar
kchcrhasilanmu sebagai seorang manajer.
Tidak perlu memelihara keluarga besar dengan ba
lIyak preman jalanan. Kenyataannya, semakin sedikit
k.lryawan yang kau miliki, semakin sedikit pula kekecewaan atau pengkhianatan yang akan kamu hadapi. Banyak karyawan, banyak pengkhianatan dan kekecewaan-juga overhead yang lebih tinggi.
Tetapi stafmu harus memiliki
kualitas setinggi mung kin dalam posisi-posisi kritis. Tentu saja satu
orang yang baik jauh lebih baik daripada seratus orang dungu.
Untuk pekerjaan yang
benar-benar menuntut tanggung jawab besar dan melibatkan orang-orang
lain dalam unjuk kerjanya (dan kebanyakan pekerjaan memang seperti ini,
bahkan yang menuntut keterampilan teknis tinggi), jangan mempekerjakan
orang yang baru lulus sekolah, betapapun mengesankannya rapot nilai
mereka. Pekerjakan orang yang sudah pernah mendemonstrasikan kemampuan
untuk bekerja dengan orang-orang lain. Tetapi untuk pekerjaanpekerjaan
yang tidak begitu menentukan keberhasilan organisasimu, kamu harus lebih
mementingkan sikap yang baik daripada pengalaman. (Sikap bisa
menampakkan diri dengan berbagai cara. Misalnya, jika seorang pelamar
menanyakan gaji pada awal wawancara pertama, sikapnya jelek; selain itu,
dia goblok.)
Untuk pekerjaan yang
benar-benar vital, jangan mempekerjakan pakar yang bersemangat tinggi,
betapapun mengesankannya tanda-tanda jasa yang dia sodorkan. Pakar-pakar
hanya peduli pada tanda penghargaan dan bayaran mereka, tidak lebih.
Ml'IIgerahkan Tenaga Kerja
Jangan mempekerjakan lebih
dari dua orang dari Illlgkungan keluarga yang sarna (kecuali mungkin
kcluargamu sendiri), dan jangan sekali-kali mempekl'fjakan kekasih,
suami, atau isteri, betapapun penllllgnya keterampilan mereka bagi
organisasimu.
Sebelum mempekerjakan orang,
kamu harus mewawancarai mereka. Jika pelamar tahu
keterampilanketerampilan apa dan kinerja yang bagaimana yang yang kamu
inginkan dari orang yang hendak kamu
pekerjakan, mereka mempunyai waktu untuk memikirkan pertanyaan-pertanyaanmu mengenai hal-hal Itu. Buatlah
pertanyaanmu sespesifik mungkin. Generalisasi menghasilkan jawaban umum
(yang karena Ilu tak berguna). Tegaskan agar pelamar menjawab secara
spesifik. Susuli jawaban mereka dengan pertanyaan-pertanyaan "Mengapa?"
dan "Bagaimana?"
Sedangkan mengenai strategi
wawancaranya sendiri, dudukkan si pelamar di sampingmu, jika mungkin,
dan bukan di seberang meja kerjamu, agar kamu hisa dengan lebih baik
mengamati reaksi-reaksinya (menggeser-geser tubuh, mengelakkan tatapan
mata, menelan ludah, dan lain-lain). Ambillah lampiran surat lamarannya,
telitilah sambil sesekali mengernyitkan dahi seakan-akan sedang
memergoki suatu penipuan yang blak-blakan. Seusai bermain drama ini, dan
si pelamar sudah dibuat gelisah karenanya, mulailah menanyai dia
mengapa ia menginginkan
ili
pekerjaan yang lowong itu
dan mengapa ia merasa memenuhi syarat untuk itu. Biarkan dia menjual
diri sebanyak yang ia inginkan, tetapi sesekali selalah dengan
pertanyaan-pertanyaan spesifik ("Bagaimana?", "Mengapa?"). Akhirnya,
jika si pelamar sekarang ini sudah bekerja, tanyai dia mengapa ia ingin
ganti
pekerjaan.
Ulangilah kalimat terakhir
dari jawaban atas pertanyaan terakhir tadi, seakan-akan kamu dipenuhi
teka-teki akibat adanya sesuatu yang meneurigakan, dan kemudian beberkan
syarat~syarat untuk menda
patkan pekerjaan itu, dengan
menekankan bag ianbagian yang sulit. Ketika kamu menggelar semua
kesulitan itu, dan si pelamar mengernyitkan dahi, atau bahunya
meringkus, atau mengusap-usap dagu
nya dengan perasaan gelisah,
kamu sudah hams bersiap-siap meneoretnya. Dalam bahasa yang santun
beberkan perasaanmu pada si pelamar. Kecuali jika dia bersikeras
mengajukan dirinya kembali untuk
menghadapi tantangan itu
(misalnya dengan mengatakan "Saya selalu sukses mengsarap tugas-tugas
berat; memang itu yang saya earn, langsung eoret saja dia. Katakan
padanya banyak orang lain menunggu untuk diwawanearai, dan kamu akan
memberitahukan
hasilnya padanya dalam tempo
satu dua hari, entah dengan eara apa. Jika kamu yakin benar tidak ingin
melihat mukanya lagi, ketika mengueapkan selamat
Mengerahkan Tenaga Kerja
tinggal, mengomellah
keras-keras seakan-akan dia kelewat memenuhi syarat untuk pekerjaan
itu-dan jangan lupa mengatakan semoga dia sukses.
Coret juga setiap pelamar
yang mengajukan banyak pertanyaan mengenai masa depan kariernya
bersamamu. Jelas sudah bahwa masa depannya penuh dengan pertanyaan, dan
kamu tidak membutuhkan orang
maeam itu.
Dalam kasus apa pun,
tutuplah wawaneara ketika kamu sudah mengetahui apa yang perlu kau
ketahui, cntah itu membutuhkan waktu lima atau lima puluh
menlt.
Jika si pelamar nampaknya
perlu dilihat kembali, ccklah referensi-referensi dan sejarah masa
kerjanya. Lupakan referensi-referensi pribadi. Dia tidak akan
Illeneantumkan siapa pun yang akan meneoreng diIIlJya. Tetapi jika kamu
kebetulan mengenal salah satu referensi pribadinya, teleponlah orang itu
untuk Ilicudapatkan informasi orang dalam yang mungkin hlTharga.
Undanglah
kandidat yang kuat untuk menghadapi wawaneara kedua, lebih baik waktu
makan siang, .Ian dalam pertemuan ini eeearlah dia dengan hal ''I >apun
yang mungkin akan terbukti palsu dalam rdncnsi pekerjaan maupun sejarah
masa kerjanya. Ilka keraguan-keraguan itu, baik nyata maupun kIlayalan,
bisa diatasi seeara memuaskan, juallah
pekerjaan itu pada si
pelamar. Sekali lagi, jual pekerjaan itu; jangan memberi janji-janji
tentang kenaikan gaji di masa depan, kenaikan pangkat, atau
perluasan tanggung jawab.
Apa yang dia dapatkan adalah apa yang dia dapatkan; tidak seorang
puntermasuk kamu sendiri-mempunyai bola kristal
yang bisa memastikan masa depan. Biarkan dia me
ngerjakan pekerjaan yang dia lamar, kemudian li
hatlah perkembangannya.
Setelah menjual pekerjaan
itu, sodorkan beberapa masalah kerja hipotetis yang mungkin akan ditemui
pelamar itu dan tanyai dia bagaimana dia akan mengatasi masalah-masalah
itu. Jika pelamar itu
berhasil lolos dari ujian
ini, ajukan tawaran dan pekerjakan dia. Jika tidak, kembalilah ke kantor
dan jadwallah wawancara kedua dengan kandidat berikutnya. Kebanyakan
pelamar a:kan lebih santai pada wawancara kedua dan lebih banyak menguak
sifat-sifat mereka yang sebenarnya, khususnya karena kalian makan siang
bersama. Sopan santun dan percakapan di meja makan mengungkapkan banyak
hal tentang diri orang. (Anggur mengungkapkan segala-galanya.) Tentu
saja kamu mencari kualitas, tetapi kadang
kadang secara tidak sengaja
kamu mempekerjakan badut-badut. Sungguh, selalu ada pelamar yang bisa
langsung dikenali sebagai badut. Meskipun begitu, 73
Mengerahkan Tenaga Kerja
tergantung pada sifat
lowongan yang hendak kamu isi, mungkin kamu perlu menggarap orang-orang
macam ini dengan wawasan panjang ke depanpersis sebagaimana kamu mungkin
perlu mempromosikan beberapa badut kawakan menjadi ketua sektor. Dalam
setiap organisasi selalu ada selot yang bisa diisi oleh orang-orang
macam ini dengan sangat baik tanpa sangat merugikan organisasi jika
mereka secara periodik melempem, dan itu pasti terjadi. (Lihat saja
Dinas Pos Amerika Serikat. Separuh dari jajaran karyawan Pos AS adalah
badut-persentase normal dalam setiap organisasi yang besar-<:lan 99
persen pelayanan kepada masyarakat diberikan sambil bersungut-sungut ...
tetapi toh kiriman pos sampai juga ke alamat tujuan. Meskipun begitu,
surat-surat sampai ke alamat tujuan bukan berkat para badut dalam
organisasi "pelayanan" raksasa ini. Kuncinya terletak pada manajemen
puncak Dinas Pos AS, yang seratus persen terdiri dari orang-orang gesit
yang bergaji sangat tinggi.)
Jika badutmu sendiri
benar-benar melempem, panggil dia ke dalam kantormu tanpa ada orang lain
dan tumpahkan seluruh isi neraka ke kepalanya. Sesudah itu ia akan
berjuang mati-matian untuk meIlingkatkan diri (sering kali dengan jalan
mencari ;ltau merekrut seorang kroco tangguh umuk mengerJo,kantugasnya
sendiri). Tetapi dalam keadaan biasa
J
74 Mengelo/a Orang Lain
seorang badut tidak akan lebih merugikan daripada seekor kuda buta di kandang kosong.
Tetapi mengapa kamu harus mempekerjakanbahkan mempromosikan dan menggaji tinggi-seorang buffone? Ada
beberapa alasan: Orang seperti itu akan menjadi salah satu pengikut
paling loyal. Loyal karena berterima kasih kepadamu karena telah
memberinya pekerjaan (dan penghasilan), dan kemudian masih tetap
mempekerjakan dia meskipun sudah nyata bahwa dia tidak becus bekerja.
Orang seperti itu juga loyal karena takut jangan-jangan kamu suatu
ketika akan menggorok dia karena ketidakbecusannya. U ntuk berdiri saja
ia membutuhkan dukunganmu. Dia hidup hanya karena kamu mem
biarkannya.
Berkat loyalitasnya, si
badut juga akan membuktikan diri sebagai wartawan paling handal mengenai
perpolitikan kamor dan gosip-gosip lain yang bermanfaat, dan dalam
bidang inilah mempekerjakan dia barangkali akan memberikan imbalan
paling
besar.
Orang seperti itu juga
gampang diajak melaksanakan operasi kilat ke mana-mana dan, tentu saja,
bisa dikorbankan tanpa kerugian besar bagi organisasimu, andaikata
pengorbanan seperti itu dalam suatu operasi kecil-kecilan terpaksa
dilakukan. (Ingat: Bisnis murni, bukan masalah pribadi.)
Mengerahkan Tenaga Kerja
75
Tak usah diulang-ulang lagi: Jangan sekali-kali
mempekerjakan orang lain
jenis dengan harapan akan mendapatkan imbalan erotis di masa depan,
kecuali jika kamu hanya ingin cuci mata. Tetapi
siapa sih yang sudah puas hanya dengan cuci illata
I,/
Prajurit dan perwira
~ engkhianatan ada dalam hidup kebanyakan manusia; karena itu, jika semua hallain sederajat, 10
yalitas adalah kualitas paling luhur yang perlu dicari
dalam diri para kroco dan
komandan sektor. Satusatunya orang yang bisa sepenuhnya kamu
percayaidalam situasi dan kondisi apa pun-adalah dirimu 'sendit:i.aadi kamu bisa mempercayai dirimu sendiri
untuk mempercayai orang-orang lain secara bersyarat,
jika memang itu pilihanmu.) Setelah loyalitas, urutan berikutnya adalah kemam
puan, keterampilan, dan kompetensi. Promosikan
hanya orang-orang handal (dan kadang-kadang ba
dut). Kamu menemukan orang handal dengan jalan
menguji merek:;t. Mereka hams memperkuat tulang
belulang mereka dan kemudian menangani tugas
tug as lebih berat yang kamu berikan. Setelah menetapkan kompetensi segelintir orang
pilihan, beri mereka tugas-tugas yang semakin lama semakin sulit-tetapi tug as yang kamu yakini bisa
Prajurit dan Perwira
mereka tangani dengan
sukses-dan kemudian pujilah keberhasilan mereka, persis sebagaimana kamu
membangun kepercayaan dalam diri seorang anak kecil. Promosikan mereka
pada tugas-tugas yang lebih berat lagi dan beri mereka imbalan lebih
besar, dan kemudian tugas-tugas lebih berat lagi.
Jangan mengritik secara berlebihan dan jangan
mengritik di depan orang banyak. Dan jangan lupa mendahului kritikmu dengan sepatah dua patah san)ungan.
Kebanyakan kroco jalanan
yang bekerja untukmu tidak memahami nilai positif (atau, sebaliknya,
inferioritas) mereka sendiri. Kamu-khususnya melalui para perwira-hams
memberi mereka ide bahwa mereka mempunyai nilai tersendiri. Kamu hams
mengusahakan agar tugas yang kamu berikan pada mereka memang bermakna
bagi mereka. Mereka hams bersemangat melaksanakan tugas yang kamu
berikan pada mereka, dan mereka harus bisa merasa
bangga pada diri sendiri setelah mereka merampung
kan tugas-tugas itu. Mereka hams menyadari adanya
suatu makna dalam hidup mereka berkat tugas yang
mereka kerjakan bagimu.
Dengan demikian, kamu hams menyanjung ketika
sanjungan memang pantas diberikan (kadang-kadang
juga ketika tidak layak diberikan), dan niscaya me
reka akan berjuang kera~ demi keberhasilanmu.
r
78
Tunjuklah para perwiramu
sebagai contoh kasus keberhasilan ketika orang-orang lain hadir. lni
akan membuat para komandan sektor itu menganggap dirinya anak buah yang
paling disayang. Biarkan para perwira menganggap mereka mengerjakan
semuanya sendirian, tetapi jangan membiarkan mereka lupa bahwa kamulah
yang memerintahkan mereka mengerjakannya.
Berikan
pengarahan-pengarahan yang tegas dan spesifik pada para ketua sektor dan
jelaskan apa imbalan mereka atas keberhasilan yang akan diperoleh.
Tetapi jangan mengungkapkan pada mereka seluruh skenario operasimu. ]ika
tak satu pun komandan sektor maupun kroco tahu segala-galanya, mereka
akan sangat tergantung padamu.
j adikan para benggolan dan kroco itu anak-anak kandungmu.
Consigliere
Iiasilia' yang ,e,bail< membua,mu be'piki, un,uk dirimu sendiri. Dengan demikian, ketika memilih seorang consigliere-penasihat seniormu-pilihlah
individu yang mempunyai pengalaman luas dan pandangan-pandangan
praktis. Dan, tentu saja, orang yang kamu percayai.
Secara tradisional, consigliere adalah seorang pengamat keadaan, seorang penasihat, orang yang memberikan petunjuk, orang yang bisa diandalkan. venire a piu miti consigli berarti "menjadi lebih nalar." Seorang consiglieremembantumu mencapainya. la berdiri sambil mengambil jarak dari masalah-masalah yang
melekat di badanmu, dan dari
keterlibatan emosio~ nalmu dengan masalah-masalah itu, sebab tanggung
jawab finalnya tidak berada di pundaknya (sebagaimana kekuasaan dan
otoritas tertinggi tidak di tangannya; itu semua ada di tanganmu.)
Karena ia berjarak darimu, consiglieremu bisa membantumu
mengenali sifat
masalah-masalah besar dan membantumu menganalisis dan meneari solusinya.
(Sebagai salah satu dari tugasnya yang lebih rendah, ia bisa
menjadi perantara dalam pertikaian-pertikaian keeil dalam organisasi.)
ConsigW:re juga bisa
menguraikan kamu dari jeratan asumsi-asumsi palsu sebab, dari sudut
pandang tertentu, ia tidak berkepentingan langsung. Memang
berkepentingan, tetapi tidak seeara langsung-lagilagi karena tanggung
jawab final tidak berada di pundaknya.
Kamu bisa mendapatkan nasihat jelek dari teman
ternan baik, nasihat sangat jelek dari ternan-ternan
sangat baik. Sebaliknya, nasihat yang kamu peroleh
d;ui eonsiglieremu biasanya adalah nasihat yang sa
ngat baik, dan karena itu nasihat ini hams dipertim
bangkan masak-masak. Consigliere yang terbaik me
maksamu memeras otak dan mengajukan pertanyaan,
dan biasanya ia memberikan nasihat yang bertenta
ngan dengan kebijaksanaan konvensional karena
mengingat pengalamannya yang luas dan pandangan
pandangannya yang praktis-ia tahu persis bahwa
apa pun yang dianggap benar dan tepat oleh semua
orang tidak mungkin benar dan tepat.
Sekretaris
Ietid.k-tidaknya, sekretarismu seyogyanya adalab seorang bodyguard, seorang
pengawal gerbang, seorang diplomat, seorang jenderal, yang
kesejahteraan finansial serta psikologisnya sepenuhnya tergantung pada
kemurahan hati dan kehendak baikmu.
Sekretarismu hams lebih bisa
dipereaya daripada suami atau isterimu. Ia hams mengetahui segala
sesuatu yang kamu ketahui ten tang bisnismu-kecuali rencana-reneana
jangka-panjang (seeara keselumhan) yang kau putuskan untuk tidak kau
pereayakan padanya-dan banyak aspek bisnis hams lebih ia ketahui (seeara
lebih rinci) daripada kamu sendiri. Selain itu, ia hams dekat dengan
sumber-sumber gosip kantor yang bisa diandalkan dan benar-benar memahami
mekanisme perpolitikan kantor, serta hams terbukti sebagai sumber
informasi yang bagus dan akurat bagimu.
Jangan sekali-kali
menyuruhnya membuatkan kopi. Suruhlah orang lain menyiapkan kopi
sehingga kamu bisa minum-minum berdua dengan sekretarismu di kantor.
Sekretarismu sangat menentukan keberhasilan ren
cana-rencana bisnismu dan, kalau saja dia mau, bisa
saja dia menghancurkan kamu dengan lebih cepat
daripada para pesaing atau peraturan-peraturan ne
gara. Jagalah agar dia selalu bahagia. Jangan coba
coba membangkitkan sikap permusuhan dalam diri
nya. Jika situasinya pas, berilah dia sebuah gelar
yang manis dan tanggung-jawab serta otoritas yang
setara dengan gelarnya, selain gaji yang baik.
Tentu saja ikatan romantis dengannya benar-benar
tabu.
Direktur Personalia
~ .ft. tidak mempuny.i ditektut personali., j.di buat apa kamu memelihara orang seperti itu?
Ketika organisasimu menjadi
begitu besar sehingga beberapa orang di dalamnya berpikir bahwa
organisasi itu membutuhkan seorang direktur personalia, para kepala
departemenmu akan kehilangan kontak dengan staf mereka. lni jelas
merupakan situasi yang berbahaya. Para manajer harus merekrut dan
mempekerjakan orang-orang mereka sendiri.
Jika kamu mempekerjakan
orang untuk mengurusi mekanisme personel, pastikan dia hanya mengurusi
mekanisme personel. Jangan sekali-kali membiarkannya menulis iklan-iklan
perekrutan atau melakukan penyaringan perdana. Jangan sekali-kali
membiarkannya mewawancarai para pelamar pekerjaan. Para manajer harus
merekrut dan mempekerjakan orangorang mereka sendiri.
Mengelola Orang Lain
Jika kamu sendiri
mempekerjakan seseorang untuk bekerja langsung untukmu-anak likuran
tahun yang berangkat dari bawah-mungkin kamu perlu menegaskan padanya
bahwa tugas-tugas pertamanya adalah bersih-bersih meja dan bahwa
sebagian besar dari yang ia peroleh dari ruang kuliah tidak berlaku di
situ. Nasihati dia agar melaksanakan tugas-tugas perdana ini dengan baik
dan penuh semangat, meskipun dia merasa terlalu tinggi untuk itu.
Setiap kali dia menyodorkan gagasan-gagasan cemerlang untuk perbaikan
prosedur dan operasi, saat itu juga katakan padanya untuk menggunakannya
sebagai alas pantat; katakan itu semua sudah pernah dicoba dan ternyata
cacat. Tunjukkan padanya bahwa para sekretaris dan anggota staf lain
dalam organisasimu termasuk di antara sekutu-sekutu paling penting yang
bisa ia incar. Dan nasihati dia agar berusaha menyesuaikan diri,
meskipun mungkin dia merasa bahwa sebagian besar rekan kerjanya
menjalani kehidupan kerja yang pasti lebih membosankan dan menyakitkan
daripada pekerjaannya sendiri. Dengan kata lain, perintahkan dia agar
merendahkan nada bicaranya.
Andaikata kamu tidak
berbicara pada seorang lulusan universitas yang masih hijau, tetapi pada
orang yang sungguh-sungguh bertekad untuk memasuki Urusan Kita, kamu
tidak akan terpaksa memberikan nasihat seperti itu. Semua pelajaran kit a
peroleh di
Direktur Personalia
jalanan. Tetapi orang-orang
yang berpendidikan universitas selalu memiliki cacat: mereka pernah
cliberi tahu bahwa mereka mengetahui sesuatu, clan itu
Akuntan
nanya
satu orang dalam organisasimu yang harus sepenuhnya jujur, sepenuhnya
terbuka, sepenuhnya blak-blakan, dan sepenuhnya mustahil korupsi: orang
yang mengurusi pembukuan perusahaanmu
(d3;npembukuan pribadimu
juga). Gajilah dia dengan baik dan sering-seringlah memberinya
hadiah---cukup dengan pujian saja kalau yang lain-lain tak ada.
J ika beban kerja
membutuhkan dua orang untuk menyelesaikannya, pekerjakan para asisten
yang akan menyukai pekerjaannya. Jika tidak ada cukup pekerjaan untuk
digarap oleh satu orang, suruhlah agar
pembukuan perusahaan sering-sering diaudit.
Gelar Pekerjaan
Gdar pekerjaan sangat penting. Itulah sebabnya bank-bank dan agen-agen periklanan mempunyai begitu banyak vice presidents. Pelanggan-pelanggan
penting ingin diladeni oleh "orang yang memegang otoritas." Begitu pula
halnya para "orang dalam" penting dalam perusahaanmu. Kadang-kadang
seorang karyawan yang ambisius rela menerima kenaik
an gaji kecil jika promosi
itu di?arengi dengan pemberian embel-embel gelar pekerjaan. Kamu bisa
memanfaatkan hal ini sebagai salah satu kekuatan dalam tawar menawar.
Dunia ini hidup dari pretensi. Ikuti saja arusnya. Gelar pekerjaan juga
bisa dipakai sebagai ungkapan penghalus bagi pekerjaan kasar atau
pekerjaan yang tidak disukai tetapi hams dilakukan. (Seorang pemhersih
selokan menjadi "pengurus sanitasi.") lni ll1engentengkan arus keringat
dan pedihnya kehinaan yang melekat pada pekerjaan-pekerjaan seperti itu.
Beberapa orang pengamat
Mafia menyatakan bahwa gelar "bos segala bos" dicoret karena hal itu
menciptakan perasaan dengki dan permusuhan di antara para kepala
keluarga. Semua bos itu ingin sederajat; tidak seorang pun ingin menjadi
bawahan; karena
itulah diciptakan kebijaksanaan sam orang sam
suara. Dunia ini hidup dari pretensi. J angan lupa itu.
Kenaikan Gaji
Ietapkan
suatu kebijaksanaan evaluasi tahunan di mana unjuk kerja dievaluasi
berdasarkan batas persentase yang sudah ditetapkan untuk peningkatan
maksimum. Jika anak buah pantas menerimanya, beri dia kenaikan gaji pada
evaluasi tahunan itu.
Tentu saja kamu hams
menghadiahi anak buah yang rajin, suka kerja keras, dan loyal. J adi
dalam kasus-kasus khusus seorang pekerja yang menonjol mungkin diberi
kenaikan di atas maksimum, atas kebijaksanaan pribadimu sendiri. Tetapi
jangan lupa membuat si pekerja tahu persis betapa murah hatinya kamu
karena telah melanggar pembatasan gaji yang telah ditetapkan oleh
pengendali, penyandang dana, pemegang saham, dewan komisaris, atau apa
pun kekuatan-kekuatan misterius yang sebenarnya mengendalikan bisnismu.
Beberapa jenis pekerja tidak akan pernah puas, betapapun besarnya uang yang mereka peroleh. Jika mereka
mengeluh padamu mengenai gaji yang terlalu kecil, katakan pada
orang-orang ini bahwa suatu kerja paruh-waktu-sebagai tambahan dari
kerja penuh-waktu mereka untukmu-bisa membantu me
|
reka mencukupi |
semua |
kebutuhan |
mereka. Suruhlah |
|
mereka |
mendorong |
kesempatan |
kerja |
seperti |
itu, |
|
jika hal itu |
tidak |
mempengaruhi |
kinerja pekerjaan |
|
penuh-waktu |
mereka. |
|
Kenyataannnya, Urusan Kita
biasanya tidak berkeberatan menjalankan bisnis sampingan kecil-kecilan
untuk menunjang penghasilan mereka, asalkan bisnis seperti itu terlebih
dulu mendapatkan restu dari manajemen puncak.
Loyalitas
Iemua
orang berusaha bekerja di dalam kepentingan mereka dan kebanyakan orang
percaya bahwa mereka tahu persis apa kepentingan itu (Sering kali
secara keliru, tetapi tidak pernah ragu).
Tugasmu adalah membuat mereka mengidentifi
kasikan kepentingan mereka dengan kepentinganmu.
Ini kamu laksanakan dengan menghukum mereka
jika mereka gagal, menghadiahi mereka jika mereka
sukses. Kamu harus menanamkan loyalitas terhadap
orang-orang lain dengan jalan menunjukkan kepada
mereka bahwa keuntungan mereka berada dalam
keuntunganmu.
Identifikasi itu bersifat imbal balik, sebab mereka
bekerja menggarap tugas-tugas yang kamu sodorkan pada mereka.
Tetapi dalam memuji prestasi mereka, kamu hams
jujur. ]ika mereka "gagal" menjalankan tugas yang sudah kamu tetapkan, barangkali situasi dan kondisi
memang tidak terkendalikan; atau barangkali kamu keliru dalam mengevaluasi situasimu.
Sampai kamu memutuskan untuk
memenggal dinas seorang bawahan karena alasan ketidak-sesuaian,
tekanlah pertimbangan' ke arah yang menguntungkan si pekerja itu dan
lakukan itu dengan pelan-pelan.
Satu hal penting terakhir:
Siapa pun dalam organisasimu selalu benar jika dipertentangkan dengan
orang luar. Bahkan sekalipun krocomu bersalah, dia tetap benar;
belakangan itu bisa diluruskan berdua antara kamu dan dia. Dan kamu,
sebagai bos, selalu benar bagi siapa pun yang ada dalam organisasimu,
entah dipertentangkan denganorang luar atau tidak, atau ketika keputusan
yang telah kamu buat ternyata dipertanyakan oleh seorang anak ingusan
dalam organisasimu sendiri.
Tipe-tipe Manusia
Jika
sifat manusia tidak membuatmu kadang~ kadang bingung, kamu tidak
memahaminya. Manusia itu macam-macam. Tetapi ini tidak berarti manusia
tidak dapat diklasifikasikan ke dalam tipe-tipe dasar tertentu jika kamu
tidak terlalu risau dengan penyederhanaan, bias pandangan, atau
kerancuan wawasan. Ada satu kategori manusia yang harus kamu hindari
jauh-jauh, sekalipun orang itu juga termasuk ke dalam kategori lain:
orang yang pintar bicara. Kamu tidak berkepentingan dengan omongan
muluk-muluk dari para benggolan atau krocomu. Kamu berkepen
tingan hanya dengan hasil. Basil berbicara sendiri
tanpa perwakilan.
Ada ban yak variasi tipe atau kategori-kategori kepribadian yang tidak perlu kamu dekati kecuali
jika mereka mempunyai keterampilan-keterampilan khusus untuk pekerjaan khusus, tetapi, setelah pekerjaan itu rampung orang-orang itu bisa disingkirkan: tukang rengek, si darah tinggi, si ring an tangan, si pengedar
gosip, si egomaniak, dan sebagainya. Intinya, kamu tidak perlu
mempekerjakan siapa pun yang sulit diatur atau menyisir rambutnya dengan
arah yang tidak kamu sukai. Ikatkan sebuah kaleng pada buntut mereka.
Ini adalah salah satu tugas
utama seorang manaler.
Ingat: (1) Tidak seorang pun mempekerjakan
siapa pun untuk apa pun juga kecuali mendapatkan
uang untuk diri mereka sendiri dari apa yang bisa
dilakukan si pekerja. Tak seorang pun. Dan (2)
setidak-tidaknya selalu ada selusin orang di luar sana
yang bisa mengerjakan hal
yang sama dengan sama baiknya. Kamu punya banyak pilihan. Tidak perlu
mempertahankan si mahatahu yang memijit badanmu dari arah yang kelim.
(Dalil pasar ini berlaku pula dalam masalah perkawinan dan jalinan
hati.) Kamu
...
mempunyal orang-orang yang urmg-urmgan, yang selalu bersungut-sungut, yang selalu menunda
pekerjaan, yang emosinya meledak-Iedak tetapi tidak
pernah merampungkan tugas? Tendang saja mereka.
Barangkali itu bagus bagi mereka kelak, dan paling
bagus bagimu sekarang ini.
Pendek kata, carilah empat tipe kroco dalam se
tiap organisasi:
-
Goblok dan pemalas (artinya, tidak ambisius)
-
Cerdas dan pemalas
Tipe-tipe Manusia 95
-
Goblok dan ambisius
-
Cerdas dan ambisius
Tipe yang pertama-tolol dan
pemalas-biasanya tidak tahu apakah mereka hams mengelus pantat dulu lalu
menggamk dagu atau sebaliknya. Ini adalah para tukang pukul, para
badut, para pembual ceria, dan suatu ketika akan jelas bagimu bahwa tiga
per empat dari krocomu mengelus-elus pantat mereka, tetapi itu jarang
melebihi 50 persen dalam setiap organisasi, dan biasanya hanya mencapai
25 hingga 30 persen.
Jika diberi pengarahan
sederhana dengan katakata yang jelas, badut-badut akan melaksanakan
tugas sehari-hari dengan cukup baik. Mereka biasanya cukup puas dengan
kenaikan gaji simbolis (paling banyak setengah dari kenaikan biaya
hidup), dan mereka akan berada di antara para pengikutmu yang paling
setia. Mereka mempunyai kegunaan tersendiri, sebab setiap organisasi
harus mempekerjakan banyak orang seperti mereka karena langkanya
manusiamanusia yang lebih baik.
Tipe yang kedua-cerdas dan
pemalas-harus kamu onggoki dengan pekerjaan. Orang-orang ini tidak akan
sudi meluangkan waktu untuk menonton seekor semut menumpuk satu ton
jerami, tetapi mereka bisa menemukan sebatang' jarum dalam tum
pukan itu jika terpaksa. lntinya, mereka harus selalu ditunjuk jidatnya dan barulah mereka berproduksi. Kamu harus selalu
mengusahakan agar para benggolanmu terus menerus
menunjuk jidat. Mereka-orang-orang cerdas tapi
malas tadi-harus mengerjakan sebagian besar kerja
bersih-bersih tingkat atas dalam organisasimu.
Banyak manajer menganggap
orang-orang cerdas tapi malas itu sulit diatur dan karenanya mereka
enggan mempekerjakan atau mempertahankan orangorang macam itu. lni
salah. Mereka hanya perlu di
motivasi dengan sebatang
tongkat yang menyengat. Anehnya-barangkali tidak begitu aneh
sebenarnya'consigliere sering kali berasal dari tipe ini. la tidak
memiliki greget batin untuk
mengubah otaknya menjadi kekuasaan pribadi, tetapi dia memiliki otak
bagus yang bisa menjadikannya seorang penasihat yang baik.
Tipe yang ketiga-tolOl dan ambisius-bisa dikenali dari fakta bahwa dia tidak henti-hentinya me
nyanjungmu. Orang tolol dan ambisius yakin benar bahwa strawberry paling enak dicampur dengan te
lepong sapi, sementara
sebagian besar dari kita meramu strawberry dengan krim dan gula. Sampai
titik tertentu, tipe ini bisa bermanfaat, sebab mereka be
kerja keras untuk mengambil hatimu. (Dengan de-
If
III
Tipe-tipe Manusia 97
mikian mereka bisa
dimanfaatkan sebagai pencari berita yang efisien.) Titik di mana mereka
tidak lagi bermanfaat tercapai ketika egoisme mereka membuat mereka
mengaku sebagai pakar dan menerima tugastugas di luar kapasitas kerja
keras dan ketololan mereka yang sudah mendarah daging.
Mereka juga begitu gelisah
sehingga tidak bekerja dengan baik di bawah para benggolan yang kuat dan
tangguh. Sebaliknya, kecongkakan mereka (yang biasanya tidak diselimuti
dengan rapi) tidak memungkinkan mereka disenangi anak buah. Mereka
ingin memegang kendali, memerintah, tetapi tidak memiliki alat-alatnya.
Terakhir, terlepas dari
segala sanjungan yang mereka sajikan padamu, mereka juga tidak mempunyai
loyalitas kekal. Tetapi hal ini tidak perlu diherankan, sebab setiap
orang yang ambisius pada dasarnya tidak setia-ia ingin menggeser orang
di atasnya. lni kamu pahami benar, sebab ini juga tentang dirimu
sendiri. Sayangnya, orang tolol tapi ambisius tidak cukup cerdik untuk
mengekang ambisi mereka sampai tiba saat yang tepat untuk mengambil
langkah tanpa secara tidak perlu mengacaukan pekerjaan organisasi.
Karenanya, sekali muncul masalah seperti ini, saat itu juga depaklah
orang seperti itu.
Tapi awas: Kroco yang tolol dan ambisius (begitu Jllga kroco tolol dan pemalas, dan ini hams dicamkan) mungkin-terlepas dari ketololan bawaan mereka sejak lahir-sebenarnya memiliki kelicikan. Orang ] erman menyebut tipe ini dummsch/au, tolol
tapi cerdik. Kroco seperti ini sang at berbahaya dalam organisasi, dan
jika diketemukan harus dikepras, sebab kalau tidak akhirnya ia akan
mengkhianatimu. Dummsch/au biasanya
terkuak dalam masalah-masalah kecil, jika kamu beruntung dan dia sedang
lengah. ]ika im terjadi, terapkan prinsip "Palsu sam, palsu
semua" dan ambillah tindakan yang tepat.
Keempat dan terakhir, tipe
cerdik dan ambisius. Tipe ini adalah individu yang selalu kamu beri
tugas yang semakin sulit dan yang selalu kamu hadiahi dan promosikan
jika dia sukses. Sebagai pribadi, mereka bisa anteng atau cemberutan,
mudah tersinggung atau santai, serius atau entengan, apa pun juga
-tetapi mereka selalu berhasil merampungkan tugas yang dibebankan dan
menciptakan keberhasilan bagi orgamsasl.
Tentu saja, kebanyakan pria
dan wanita adalah campuran dari keempat tipe tadi. Kamu akan jarang
menemui orang yang merupakan wakil murni dari salah sam tipe saja.
Idealnya, individu-individu
yang bekerja untukmu seharusnya sangat loyal padamu: orang-orang yang
terhormat, blak-blakan, pemberani, kreatif, berbakat, enerjik, tenang;
yang menyandang rekor mampu
Tipe-tipe Manusia
memenuhi atau bahkan melebihi sasaran-sasaran
yang telah ditetapkan untuk
mereka; yang menjaga agar diri serta tindakan-tindakan mereka tetap
berada di latar belakang; yang seakan tidak memiliki kecemburuan; yang
seakan tidak memikirkan kepentingan diri sendiri melainkan tujuan-tujuan
organisasi (sebagaimana ditandaskan oleh kamu sendiri); yang seakan
tidak siap meraih kekuasaan tetapi sanggup
menggunakan kewenangan ketika itu diberikan
kepada mereka.
Orang-orang tipe pramuka
ideal seperti itu tidak akan kamu temukan, tetapi kamu harus membuka
mata lebar-lebar untuk mencari orang yang mendekati tipe itu.
Orang-orang yang nyaris memenuhi idealideal yang kamu tetapkan harus
kamu promosikan.
Promosi itu sendiri akan menguak lebih banyak
tentang diri orang itu, sebab kekuasaan bertindak
seperti kanker clalam diri manusia. Kekuasaan meng
gembungkan nilai diri mereka sendiri dan menge
sampingkan kualitas-kualitas lain yang lebih baik
clan yang mungkin mereka
miliki, sampai akhirnyapada cliri beberapa orang-mereka tinggal menjadi
anggapan-cliri, menjadi ego murni tanpa isi. Mereka yang tidak mengalami
hal ini adalah orang yang benar-benar merupakan kekecualian. Tepat:
Hanya kamu.
Kepemimpinan
~ enurut sebuah pepatah tua Sisilia, kenikmatan memerintah adalah lebih manis daripada kenikmatan sanggama. lni mungkin benar.
Bagaimanapun juga,
orang-orang telah mencoba berbagai gaya memerintah-mengurusi para
bawahan: dengan jalan menunjukkan, dengan jalan membiarkan bawahan
berpartisipasi, dengan bertindak
sebagai sahabat para
bawahan, dengan memandu, atau hanya dengan memberikan perintah. Yang
terakhir itu adalah yang paling efektif dan handa!. Dalam
memerintah-yaitu dalam perkara menangani orang-orang-ujian bagi
keberhasilanmu adalah tidak membangun kepercayaan dan kredibilitas,
ataupun membuat orang lain menyukaimu. Ujianmu adalah mencapai
sasaran-sasaranmu. Ujian keberhasilan mereka terletak
pada apakah mereka berhasil merampungkan tugas. Jangan bersikap lembek
pada para anggota stafmu, apalagi pada dirimu sendiri.
Kepemimpinan
Sebelum memberikan tugas,
pahamilah fakta-fakta situasinya dan fakta-fakta para anggota staf yang
akan melaksanakan tugas. Buatlah rekomendasi-rekomendasi dan berikan
pengarahan secara spesifik dan dengan sasaran-sasaran yang jelas.
Berikan perintah seminim mungkin.
Pahamilah mengapa kamu
berbicara-apa yang kamu ingin capai. Tanggapi pertanyaan-pertanyaan
sampai jelas betul apa yang ingin kamu capai, dan jangan sekali-kali
minta maaf.
J angan kelewat akrab dengan
para bawahan. Mula-mula hal itu mungkin mengilhami rasa sayang, tetapi
akhirnya, sebagaimana semua keakraban, itu hanya akan melahirkan sikap
merendahkan.
Jangan sekali-kali menerima
bisikan rahasia mengenai seorang atasan dari orang bawahannya. Mungkin
kelak akan tiba masanya ketika si bawahan menjadi kepercayaan si atasan,
dan kemudian-karena tahu apa yang telah ia katakan padamu-ia mungkin
memutuskan untuk melindungi dirinya sendiri.
Bahkan kroco paling rendah
dalam keluargamu mempunyai pengaruh atas seseorang. Untuk mendapatkan
usaha maksimum dari mereka, tunjukkan respek pada mereka. Tetapi ingat,
mereka bukan
tuan.
Terlepas dari kualitas stafmu, kamu harus selalu mengatakan pada para anggota staf betapa baiknya
mereka, atau sejauh mana mereka bisa menjadi baik. Kamu harus menekankan nilai· pribadi mereka dan
arti pekerjaan mereka
bagimu; tetapi jangan terlalu sering memuji keberhasilan mereka. Dan
jika kamu ingin mengritik kegagalan seeara terbuka, kritiklah mereka
sebagai satu kelompok; jangan menyisihkan orang per orang. lni adalah
orang-orang yang harus bertempur untukmu. Kamu tidak ingin mereka
melempem. J adi kipasilah api mereka. Setiap hari, kipasilah api mereka.
Tetapi ingat, jika kamu memperlakukan para
kroeo dengan terlalu baik, akhirnya mereka akan
memberontak. Perlakukan kroco dengan kasar, dan
niseaya mereka akan mematuhi perintah-perintahmu
dengan penuh semangat.
.Sering kali wanita-sebagai bawahan-senang di
perlakukan lebih kasar daripada kroeo laki-laki. Ke
banyakan orang memandang kebaikan hati sebagai
suatu kelemahan, dan karena ini mereka lebih suka
diperintah dengan kata-kata
yang langsung dan tegas. Mereka menghormati kekuatan. lni berlaku dua
kali lipat pad a wanita, karena ayah mereka adalah sosok-sosok otoritas
yang kasar bagi mereka, dan ke
banyakan gadis keeil menyayangi dan menghormati
ayah mereka bahkan sampai jauh sesudah mereka
tumbuh menjadi wan ita dewasa. Karena itu ...
Bersiaplah menghadapi pengkhianatan dari siapa
KepemimPinan 103
pun dalam jajaran stafmu,
khususnya dari orang yang paling kamu pereayai. Setiap pengkhianatan
harus dibalas dengan eepat dan sebaiknya seeara terbuka. Sekali saja
kamu membiarkan pengkhianatan terjadi tanpa dihukum, pupus pula statusmu
sebagai pemlmpm.
Terakhir, jika kamu tahu
bahwa salah seorang kroeo atau benggolanmu sedang mengalami kesulitan
rumah tangga-suami/isteri tidak setia, dipsomania, kleptomania,
keeanduan apa pun, atau anak-anak mengalami beneana remaja maeam apa
pun-lakukan pengawasan khusus pada orang itu maupun unjuk kerjanya.
Pohon sering ambruk di dekat buahnya.
Adalah fakta bahwa
kebanyakan manajer yang memiliki tugas berat dan yang sukses dalam
jangka panjang seakan bieara dengan tenang, pelan, dan penuh
pertimbangan. Berbieara pelan memaksa orang lain memasang telinga.
Kemampuan ini bisa dipelajari, dan harus dipelajari. Tetapi ingat juga:
Semakin banyak kamu bieara, semakin sedikit orang lain memasang telinga.
Akan ada saat-saat di mana kamu harus main
kepras, bahkan brutal,
terhadap anggota-anggota stafmu. CHei kamu! Jika kamu sedang gua ajak
omong, tutup mulutmu.") Jangan khawatir orangorangmu akan mengatakan
hal-hal jelek mengenai
kamu karena hal ini. Itu' sudah mereka lakukan.
104 Mengelola Orang Lain
Tetapi, pada umumnya,
usahakan bersikap menyenangkan dan menampung keluhan. Usahakan
menyenangkan bagian terbesar orang yang bekerja untukmu; musuhilah
jumlah yang terkeci!. Tiuplah api semangat mereka.
Usahakan sejujur mungkin
dengan stafmu. Katakan pada mereka apa yang benar tentang
rencana-rencanamu-atau sebanyak yang mereka perlukan untu1, melaksanakan
tugas mereka. Kalau tidak, diamlah.
Biarlah mereka tahu bahwa kata-katamu selalu ter
wujud. (Harry Cohn, raja film yang dibenci di mana
mana itu, toh dikagumi sebagai salah seorang yang
kata-katanya selalu terwujud. Jika dia mengatakan
akan menghancurkan kamu, ia pasti melakukannya.)
Usah~kan konsisten, kecuah kadang-kadang. Dengan
demikian inkonsistensimu bermanfaat sebagai taktik
u~tuk mengguncang sikap puas diri di antara staf
mu. ]ika kamu orang puncak,
segala sesuatu yang kamu lakukan akan dipandang oleh stafmu sebagai
pertanda kejeniusan. Atau begitulah yang akan me
reka katakan, biasanya. Dan kebanyakan di antara
mereka tidak akan membuat namamu mengkilat.
Bagi mereka, suatu kepicikan akan menjadi kebijak
sanaan sebab kamulah yang mengemukakannya
sebab kamulah bosnya. Dengan demikian, jangan
mempercayai pujian apa pun dari bawahan. (Di sini
IOS
KepemimPinan
consiglieremu bisa bertindak sebagai kekuatan pengoreksi yang bagus.)
Dalam rapat-rapat, suruhlah
orang lain memaparkan ide-idemu yang terbaru. Perhatikan reaksi stafmu
yang lain. Catatlah siapa yang menentang, siapa mendukung, siapa
bersekutu dengan siapa. lihatlah siapa yang menanggapi dengan pikiran
terbuka, siapa yang pikirannya sudah bulat, apa pun yang ada di
benaknya. Jika kamu perlu berjalan di atas air, kamu harus tahu batu
karangnya ada di mana saja.
Khk-klik akan terbentuk
dalam stafmu. Ada persaingan yang kontinyu untuk berebut kekuasaansiapa
mendapatkan apa (anggaran lebih besar, kenaikan gaji atau promosi,
ide-ide yang dipakai). Tugasmu adalah menjaga agar tidak satu pun
pergulatan ini menghalangi pencapaian tujuan-tujuan organisasi.
Informasi adalah vital bagi
kamu, dan gosip kantor yang mencerminkan perpolitikan kantor menyediakan
informasi yang lebih baik daripada laporanlaporan resmi. Tetapi akan
ada ban yak informasi yang tidak perlu kamu ketahui, setidak-tidaknya
secara formal, jadi usahakan seminim mungkin menyimpan laporan yang
disodorkan ke mejamu. Kecuali jika kamu ingin memihak dalam sesuatu
masalah di antara berbagai klik, kamu tidak perlu menyatakan sikapmu
jika kamu secara formal tidak mengetahui hal itu. Jika dibiarkan,
masalah itu barangkali akan
terurai dengan sendirinya. Dari sudut pandang tertentu, yang perlu kamu lakukan adalah membiarkan arus mengalir terus.
]adi langkah terbaik adalah
menghadapi segelintir masalah staf intern secara tatap muka.
Bagaimanapun juga, kamu tidak selalu memerlukan "permainan tim" dari
stafmu. Kamu ingin agar para krocomu bersaing melawan satu sarna lain
untuk memperebutkan perhatian dan dukungan darimu. (Ini tidak berarti
bahwa kamu harus mengadu mereka sampai semuanya babak belur.) ]ika
mereka tahu bahwa mereka mendapatkan perhatian dan dukunganmu jika
mereka berproduksi, itulah yang paling sering akan kau dapatkan dari
persaingan antar staf: produksi yang lebih besar.
,]ika dalam stafmu ada satu
kelompok yang secara konsisten berproduksi pada tingkat yang sang at
tinggi, secara konsisten sukses melaksanakan tugastugasnya, demi Tuhan,
jangan sampai kelompok ini retak. Keampuhan kombinasi-kombinasi seperti
ini bisa lenyap seketika karena momentumnya sendiri. ]ika kamu
mengendarai kuda yang cepat dan segar, jangan turun lalu menuntunnya.
Pacu dia selama dia masih bisa ngebut.
Kalau kelompok seperti itu
tidak ada, usahakan selalu menggeser bawahan dari tugas yang satu ke
tugas lain, dari kelompok satu ke kelompok lainnya.
Kepemimpinan 107
]ika itu tidak kamu lakukan, orang-orang akan
berhenti berpikir dan bekerja dengan baik dan akan
menguras anggaranmu dengan imbalan kecil.
Berilah para pembuat onar tugas-tugas yang pa
ling berisiko dan biarkan mereka memamerkan atau
menelanjangi nilai diri mereka yang sebenarnya. Dan
jika kamu sedang menekan salah satu kelompok
stafmu, elus-ehls dan bantulah kelompok-kelompok lainnya sampai, tentu saja, tiba giliran yang lain untuk digencet.
]ika situasi memungkinkan,
jangan memerintah orang untuk mengerjakan sesuatu tugas. Berikan tugas
itu pada orang yang secara sukarela mengajukan diri untuk
mengerjakannya. Dengan cara ini pekerjaan biasanya akan dilaksanakan
dengan lebih baik, dan mungkin kamu menemukan seorang kroco bermasa
depan yang tanpa proses itu mungkin akan terlewatkan dari perhatianmu.
]ika kamu memberikan tugas
pada seseorang, berikan hanya pada dia seorang. ]angan mengikuti anjuran
beberapa firmakonsultasi manajemen dengan mengadu dua orang melawan
satu sarna lain untuk mencapai hal yang sarna. (Teori konsultan itu
adalah bahwa mengadu dua orang melawan satu sarna lain akan merampungkan
tugas dengan lebih baik dan mengungkapkan siapa yang lebih baik. Tetapi
sebagaimana diamati oleh Napoleon, satu jenderal
yang jelek adalah jauh lebih baik claripacla dua jencleral yang mumpuni.)
Jadi, delegasikan tugas pada
satu orang saja. Beberkan paclanya sasaran-sasaran tugas itu, kemudian
berikan padanya kewenangan untuk mencapai sa
saran-sasaran ItU.
Usahakan acla kebijaksanaan
clan pilihan sarana yang seluas mungkin, tetapi jangan sampai terjadi
penyimpangan dari jaclwalmu-tanpa alasan yang kuat-ataupun penyimpangan
dari tujuan-tujuan.
Hakimilah berdasarkan hasil.
Menangani Konflik
Staf
IIfIIisalkan
kamu mcmpekerjakan orang yang memiliki keterampilan khusus yang kamu
butuhkan. Dalam satu atau dua bulan kemudian, seorang anggota staf yang
sudah lebih lama berdinas clan yang harus bekerja bersama orang tadi
mendatangi kamu untuk mengajukan keluhan mengenai orang
baru itu.
Evaluasilah dalam benakmu
nilai keclua orang itu bagi bisnismu. Jika nilai mereka tidak seimbang,
suruhlah si pelapor untuk mengatasi masalahnya sendiri.
]ika waktu membuktikan bahwa keduanya tidak dapat hidup berdampingan, depaklah orang yang nilainya lebih rendah.
]ika nilai mereka seimbang,
ceritakan pada si rukang keluh tentang seorang laki-laki yang membawa
pulang seekor monyet yang akan disuruhnya membantu pekerjaannya memintal
benang. Isteri orang itu menyarnbutnya dengan mengatakan bahwa suarni
nya edan. "Kita tidak bisa memelihara seekor monyet di dalam rumah. Di mana dia akan tidur?"
"Dengan kita."
"Dengan kita!? Bagaimana dengan baunya?"
"Dia tah akan terbiasa."
Pembahasan lebih lanjut
seharusnya tidak diperlukan lagi-tetapi jika si tukang keluh itu tidak
tersenyum, sekalipun dengan muka kecut, depaklah dia. Kalau tidak,
masalahnya akan berlarut-larut.
Memecat Orang
•i jaman
dulu, sato kalimat saja sudah culmp: "Kami tidak lagi membutuhkan
jasa-jasamu." Kamu tidak perlu memberikan alasan apa pun untuk
mengeluarkan secarik kertas merah mawar.
Sekarang hal itu sedikit
lebih rumit. Karyawankaryawan yang dipecat memperkarakan mantan majikan
mereka dengan tuduhan pemutusan hubungan kerja yang tidak adil dan
sewenang-wenang. Pengadilan telah menegaskan konsep pekerjaan sebagai
hak milik, yang berarti bahwa selama unjuk kerjanya bagus, seorang
karyawan tidak bisa dipecat secara
sah.
Jika kamu ingin memecat
orang, mulailah mendokumentasikan kinerja buruk orang itu secara
tertulis. Jika dan ketika pemecatan itu diperkarakan, kamu akan bisa
membenarkan pemecatan itu di pengadilan. Jika kamu bersiap untuk
mendepak orang, kirimlah memo-memo yang perlu mengenai ketidak-becusan si
subyek dalam menangani tugas, dan pastikan agar semua orang yang
tepat-termasuk karyawan yang ditargetkan, jika perlu-mendapatkan
salinannya. Beberapa pengadilan telah memperingatkan bahwa orang-orang
tidak dapat dipeeat karena kinerja buruk kecuali jika mereka telah
diperingatkan sebelumnya. Jadi
sebelum kamu melakukan "soft hit" itu, adalah bijaksana untuk menyekors
si korban. Dengan eara itu ia tidak akan bisa mengatakan bahwa ia tidak
diperingatkan. Pada akhir masa sekors tadi-dua minggu, sebulan, 90
hari-biasanya kamu bisa membuka pintu lebar-lebar dan mengueapkan
selamat jalan.
Cara yang jauh lebih mudah
tetapi sama efektifnya untuk melenyapkan orang tanpa harus memeeatnya
adalah dengan teknik "inear-dan-permalukan". Kritik terbuka yang keras
dan didengar banyak orang (sehingga para kolega orang itu bisa
mendengarnya) digabungkan dengan perintah-perintah dan tugastugas yang
mempermalukannya dengan eepat membuat orang yang merasa punya harga diri
mundur
seeara sukarela.
Jika tak satu pun dari
pendekatan-pendekatan tadi ternyata efektif, entah karena alasan apa,
kamu selalu bisa mengundang pihak yang diinear ke kantormu untuk diajak
ngobrol seeara pribadi. Tentu saja apa yang kalian obrolkan hanya kamu
yang
Memecat Orang
tahu. Tetapi jika orang yang
kamu inginkan agar pergi itu kembali ke meja kerjanya, duduk,
mengeluselus dengkulnya dengan was-was-tapi masih penuh rasa
syukur-serta mengetik surat pengunduran dirinya, barangkali maksudmu
sudah dia pahami. Dengan itu dia bisa 1010stanpa susah-susah. Andaikata
dia sudah dilaporkan ke Urusan Kita dan masih
ogah-ogahan pergi, dengkulnya pasti sudah eopot.
Tentu saja.
r
Permalingan
&eberapa di antara para karyawanmu pasti akan mencuri darimu. Itu kodrat manusia. Percayalah.
Tetapi ada orang-orang yang
beranggapan bahwa mengantongi jepetan kertas, pena dan pensil, perangko,
dan sebagainya dari kantor justru meningkatkfln kepuasan kerja,
mendongkrak produktivitas, dan bahkan membantu penghematan. Jadi jangan
penasaran jika ada segelintir maling kelas teri mini
dalam organisasimu. Tetapi selidiki siapa mereka dan
awasi mereka dengan ketat. Kadang-kadang maling
kecil, jika dibesarkan nyalinya oleh keberhasilan,
akan berusaha menjadi maling besar.
J ika dan ketika kamu menangkap basah seorang
maling besar dalam organisasimu, jadikan dia teladan
publik. Tidak ada penangkal kejahatan yang lebih
baik daripada pengetahuan yang pasti bahwa hu
kuman yang cepat dan menyengat akan dijatuhkan
pada si pelanggar.
Mengetatkan Ikat Pinggang
Jika
organisasimn perin mengetatkan ikat pinggang, kamu dan para bawahanmu
pasti sudah lama teledor. Tetapi jika kamu terpaksa memo tong
ongkosongkos, mulailah dengan dirimu sendiri. Lebih mudah bagi para
karyawan untuk memberikan beberapa pengorbanan jika mereka tahu bos
melakukan hal yang sama. Penggallah gaji dan tunjangan-tunjanganmu, dan
usahakan agar bagian keuangan "membocorkan" berita itu, sampai akhirnya
seluruh organisasi mendengar tentang hal itu.
Mulailah mengurangi
ongkos-ongkos operasi dengan secara pribadi meneliti dan menganalisis
seluruh organisasi. Kemudian mulailah dengan tanpa ampun menyerang
pemborosan dan pengulangan. KonsoliI dasikan
beberapa pekerjaan, coret pekerjaan-pekerjaan lain. Tetapkan
inventarisasi dan pengendalian ongkosongkos secara tegas, bahkan sampai
ke perbekalan
kantor.
Mengelola Orang Lain
Gambarlah sebuah program
tahap demi tahap untuk menjadi organisasi yang lebih ramping dan lebih
pelit, kemudian jalankan program itu secara religius.
Tempelkan program yang sama
(dengan coretan di sana sini seperlunya) di tempat yang mudah terlihat
orang banyak di kantor, sehingga semua karyawanmu bisa melihatnya dan
akan diilhami oleh semangat pe
ngetatan ikat pinggang itu.
Terakhir, pastikan agar setiap orang tahu persis prinsip dasar tujuan
program pemotongan ongkos: Jika kamu tidak bisa mewujudkannya, berarti
mereka gaga!.
Produktivitas
~ roduktivitas yang
meningkat tidak hams beratti bekerja lebih cepat dan memasukkan lebih
banyak jam kerja. Menurut perkiraan, inefisiensi pekerja bisa mencapai
50 persen. Dengan kat a lain, karyawankaryawanmu berangan-angan dan
bermalas-malasan selama tiga puluh menit dari setiap jam kerja.
Kamu bisa meningkatkan
produktivitas organisasimu dengan memastikan agar hari-hari kerja para
karyawan benar-benar terorganisir, tugas mereka terencana, dan sasaran
kerja mereka dipahami dengan gamblang-dan dengan program menendang
pantat di seluruh perusahaan.
Tetapi ingat, mesin saja tidak bisa 100 persen efisien. J angan berharap manusia yang bekerja untukmu efisien 100 persen.
Jika karyawanmu terlalu
banyak bekerja lembur, alasannya mungkin untuk mencari perhatian darimu,
atau mereka tidak mampu merampungkan tugas mereka
selama jam kerja reguler. Cari tahu yang mana yang sesungguhnya
terjadi. Mungkin kamu bisa menemukan bahwa para eksekutif manajemen
menengah tengah berusaha memajukan peruntungan mereka sendiri dengan
jalan memberikan beban berlebihan pada personel mereka. Ini bisa menjadi
bumerang, dan semua pihak dirugikan, termasuk kamu.
Jangan
mendorong kerja lembur. Katakan pada orang-orangmu bahwa cara terbaik
untuk mencari perhatian darimu adalah bekerja sebaik-baiknya dengan
jangka waktu yang sudah ditetapkan untuk itu dan kemudian pulang ke
rumah untuk bersantai.
Aturan
• rganisasimu
memburuhkan seperangkar aruran tertulis untuk kebijaksanaan perhitungan
biaya. Setelah itu, semakin sedikit aturannya, semakin baik. Setiap
aturan hanyalah batas yang semena-mena, yang menunggu untuk dilanggar
oleh orang-orang yang suka bertualang. Orang-orang yang berani melanggar
aturan mungkin terbukti sebagai orang
orangmu yang terbaik.
Dalil-dalil
Lebih baik seekor keledai yang mengangkut beban
daripada seekor kuda yang melemparkan tuannya.
Di negeri terjanji yang subur ban yak orang mati
kelaparan.
Si ikan tewas karena mulutnya yang menganga.
Setiap kacung menyimpan jas sutera seorang capo
dalam almari pakaiannya.
Genderang besar hanya terdengar bagus dari kejauh
an.
Baja jelek tidak mungkin kamu buat tajam.
Sesekali dengarkanlah badut-badut; mungkin kamu
bisa menarik pelajaran berharga. Tetapi jangan sekali
kali mendebat mereka.
Wanita melawan agar dikalahkan; begitu pula laki
laki tertentu.
Datil-datil 121
] angan menghakimi orang lain berdasarkan apa
yang kamu dengar tentang mereka.
Sabaran untuk sementara; nyaman untuk sepuluh
tahun.
Minuman keras menghancurkan peramunya.
Rajawali tidak berburu lalat.
]ika main skating di atas es tipis, meluncurlah cepat
cepat.
]ika anak panah lepas dari busurnya, dia tak pernah
kembali.
]ika kamu tidak meminta bantuan mereka, semua
orang akan santun.
Yang membayar banyak dilayani dengan baik.
Seluruh kehidupan adalah peruntungan yang buta,
bahkan ketika kamu mengira tengah mengubahnya.
U ang curian dua kali lebih nikmat daripada uang
yang bersimbah keringat.
Persiapan adalah ibu nasib baik.
Kekurangan uang atau kasih sayang ada di dasar se
mua pelanggaran kita.
Tidak ada lelaki yang senang keutamaan sebagaimana dia senang wanita.
Dang disambut hangat bahkan sekalipun ia datang dengan bungkus kotor.
Jika kamu tidak bisa melihat bercak dalam setengah jam pertama menghadapi meja makan, berarti semua
beres.
Sepuluh negeri dikenal dengan lebih cepat daripada beberapa orang.
Lelaki yang jatuh cinta-pada
apa pun-akan kehilangan harga dirinya dan, bersamaan dengan itu, nalar
sehatnya. Pengetahuan mengenai hal ini membantu menangani bawahan dan
musuh.
Biarawati yang minggat selalu menjelek-jelekkan
biaranya.
Badut yang membisu akan dianggap orang bijak; maling yang kaya akan dianggap priyayi.
Satu kepalan nasib baik adalah lebih berharga daripada satu truk kebijaksanaan.
Apa yang berputar akan sampai ke Si£;Uga, tetapi tidak pernah tepat waktu.
Da/i/-da/i/
Dalam badai, berdoalah pada Tuhan tetapi kayuhlah
dayung menuju pantai.
Serigala kehilangan taring mereka tetapi bukan sifat mereka.
Dari lima belas orang yang menyanjung, setidaktidaknya empat belas berdusta.
Jika suatu masalah terasa tidak terpecahkan, carilah wanitanya, atau pejantannya.
Tanganilah fakta-fakta dari suatu situasi buruk seakan
akan fakta-fakta itu lebih parah daripada yang kamu
ketahui. Fakta-fakta situasi yang baik jangan sekalikali kamu usik.
Yang tersedia selalu cukup:
cukup untuk disimpan, cukup untuk dihadiahkan, cukup untuk dicuri,
asalkan kamu terlebih dulu mendapatkan semuanya.
Setiap obat untuk situasi yang butuk mempunyai efek samping. Pilihlah obat dengan efek samping paling kecil.
Percayailah orangnya, bukan sumpahnya.
Lebih daripada cinta, rasa ingin tahu mengakibatkan banyak orang kehilangan keperawanan mereka.
Banyak yang akan memancing tetapi sedikit yang akan membawa umpan.
Serdadu yang baik hanya bisa karpu kenali ketika dia menjadi seorang perwira.
Tidak ada solusi yang memuaskan setiap orang.
] ika kamu terpaksa mengiris, yakinkan korbanmu bahwa kamu seorang ahli bedah.
Banyak omong, banyak dusta.
Sang capo mengungkapkan sebagian rencananya pada satu orang, sebagian lagi pada orang lain, tetapi takpernah utuh.
Ijinkan pemerintahan mayoritas hanya dalam kelompok-kelompok yang terdiri dari satu orang, yaitu kamu sendiri.
Memanipulasi orang-at au peristiwa-tidak cukup. Yang paling penting adalah pilihan waktu.
Gbat yang mujarab selalu pahit.
]angan sekali-kali merisaukan hari esok. Beso~ kamli mungkin mewarisi sejuta dolar atau digilas sebuah truk. Atau mewarisi sejuta dolar dan digilas sebuah
truk.
Sentimen adalah untuk bayi yang masih menyusu.
]ika diberi waktu cukup, tidak satu tugas pun akan rampung.
Da/il-datil 125
Ada 2.598.960 kemungkinan
untuk pasangan kartu poker di tangan, tetapi kamu hanya akan diberi
satu. Dntung kamu tidak perlu mempunyai tang an terbaik untuk menang.
Sasaran
Jika
kamu tidak tahu ke mana kamu betjalan, kamu tidak akan sampai ke sana,
atau ke tempat mana pun. Tetapi ungkapan ini dicamkan benar hanya oleh
segelintir orang. ] ika kamu membiarkan masa depanmu di tangan nasib,
kemungkinan sang at besar hal itu akan mengarah pada kekacauan dan mala
pet aka. Tanpa pengarahan, organisasi akan terjerembab ke dalam
kekacauan dan anarki-dan kegagalan.
Kediktatoran adalah
satu-satunya pemerintahan organisasi yang efektif secara total. Tidak
ada patungpatung komite di taman-taman umum.
lni berarti bahwa
kediktatoran yang terdiri dari satu orang penguasa-yaitu kamu-dibutuhkan
untuk menjadikan organisasi efektif Semangat sukarela, klik-klik,
beraneka kepribadian, interaksi sosial yang bahagia di antara para
bawahan, semua itu tidak mampu. Komite-komite' juga tidak mampu.
130 Lain-lain
Sejak awal mula, sasaran
objektif pribacli kamu aclalah menguasai, menapak ke puncak, menuju
kenclali total. Artinya, sasaranmu aclalah kekuasaan. lni juga sasaran
organisasi yang kamu kelola: kenclali total, clominasi total.
Untuk mencapai sasaran ini,
tergantung pacla kamu untuk mengevaluasi berbagai masalah clan risiko
serta kesempatan yang acla clan kemuclian merancang strategi untuk
memecahkan masalah itu, menekan risiko seminim mungkin, clan meraih
kesempatan. Kamu harus menggelar rencana cli haclapan para bawahanmu
clan menetapkan tugas-tugas: siapa mengerjakan apa, kapan, clan cli mana
clan clengan urut-urutan bagaimana clan clengan apa; lengkap clengan
batas waktu akhir.
Meskipun begitu, jaclwal
yang kamu gariskan jangan kaku. J aclwal akan sering climoclifikasikan
sesuai clengan perubahan-perubahan sumber claya organisasimu clan
clengan keberhasilan-keberhasilan serta kegagalan-kegagalanmu. Jaclwal
juga akan berubah sesuai clengan geliat kekuatan lawanmu clan
surut-naiknya gelombang pasang perjuangan. Kamu ticlak akan pernah
kecewa jika kamu ticlak mengharapkan bantuan clari musuh-musuhmu. Kamu
beracla cli meclan perang. Kamu harus merencanakan menjatuhkan pihak
sana terlebih clulu, clan men un
taskan rencana itu.
Sasaran 131
Menang bukan sasaran yang
terbaik; menang adalah satu-satunya sasaran. Kalau ticlak, ticlak
seorang pun akan menjaga skor. Untuk memenangkan perang, kamu harus
memegang kenclali. Kamu harus menetapkan sasaran-sasaran organisasi,
menetapkan rantai komanclo, menetapkan kebijaksanaankebijaksanaan,
menetapkan kisi-kisi kenclali, menclelegasikan tugas-tugas, mengevaluasi
unjuk kerja, membuat penyesuaian, clan beraksi lagi. Penclek kata, kamu
harus mengelola.
1
Uakikat Bisnis
Itisnis Organisasi Kami adalah meraup uang. Meraup
uang dengan cara apa pun yang mungkin, tidak peduli yang mana, tidak
peduli apa pun. Begitu pula bisnismu, meskipun bisnismu sah.
Sebagaimana Al Capone
katakan pada tahun 1926: "Aku sarna persis dengan setiap orang lain.
Yang kulakukan hanya memenuhi permintaan." Dalam dunia bisnis sah,
menipu pelanggan tidak
akan ditanggapi dengan kernyitan dahi selama kamu tidak ketahuan. Begitu pula membelejeti klien, ;,,'berdusta, menguras bank-bank dan koperasi simpan..•. pinjam, menipu janda-janda dan anak-anak mereka, menggelapkan real estat, mengerek saham, meno
dongkan pinjaman lintah darat, pokoknya apa saja. Cuma: jangan sampai tertangkap.
Itu pula yang kami rasakan
di Urusan Kami. Kami identik dengan dunia bisnis sah dalam setiap bidang
penting. Artinya, blak-blakan saja, kami
Hakikat Bisnis 133
adalah organisasi maling.
Seperti dunia bisnis yang sah, tujuan utama kami adalah melenyapkan
pesaing, menghancurkan pesaing. Jika itu ternyata mustahil, kami akan
bersepakat dengan para pesaing untuk membagi pasar ke dalam
monopoli-monopoli teritorial yang terpisah, persis seperti para
eksekutif di dunia bisnis legal. Sistem harga kapitalistis bekerja
melalui permintaan dan penawaran dalam pasar-pasar yang kompetitif.
Dengan demikian, jika kamu ingin mendongkrak harga produkmu, kamu harus
berusaha melenyapkan pesaing. Ciri-ciri utama dari kekaisaran finansial
dan industrial yang dibangun oleh ].P Morgan lebih dari seabad yang lalu
adalah organisasi yang ketat dan efisien dan yang terkendali dari
pusat, digabungkan dengan pengembangan pembagian kepentingan di antara
para pesaing, yang mengarah pada suatu sindikat yang memainkan
hargaharga dan hasil. lni pula ciri-ciri utama kekaisaran Mafia yang
dibangun oleh Johnny Torrio di Amerika Serikat pada dasawarsa 1930-an
dan yang tumbuh berkembang hingga sekarang. Kejahatan sindikat dan
kapitalisme kartel (termasuk versi praktek megakonglomerat) adalah satu
benda dengan nama ganda.
Semua hal mengenaikarni dan
hakikat bisnis yang sejati ini hams ka~u ingat dan camkan, sebab
memahami hal-hal itu akan membantumu menying
~ r
134 Lain-lain
kirkan pertimbangan tentang
masalah-masalah teri yang akan merintangi aksimu dalam mencapai
keberhasilan. Dalam setiap organisasi, di masa damai maupun perang,
kebebasan dari gelitikan hati nurani memberikan keuntungan-keuntungan
besar.
Kapitalisme
Iebagaimana d;ka,akan oleh Big AI pada ,ahun 1929, "Sistem Amerika kita-entah itu Amerikan
isme, entah itu Kapitalisme,
atau apa pun juga sebutan yang kau berikan-memberikan pada setiap orang
kesempatan yang besar hanya jika kita meraihnya dengan kedua tangan dan
memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya."
Jika penegasan dari Al
Capone itu tidak kamu sukai, berikut ini adalah pandangan dari seorang
juru bicara yang sarna-sarna terkemuka dari dunia sah, yaitu Abraham
Lincoln, pada 1837: "Para kapitalis ini pada umumnya bertindak secara
harmonis, dan padu, untuk membelejeti publik."
Membelejeti publik, tentu
saja, adalah hakikat sejati bisnis, meskipun isi pikiran itu barangkali
bisa diutarakan dengan tidak sedemikian telanjang. Tetapi siapa berani
mendebat Lincoln? Membelejeti publik? Tentu saja. Bukankah sasaran
kapitalisme adalah
Lain-lain
untuk semakin memperkaya orang yang mempunyal
uang untuk diinvestasikan (dengan kata lain, orang
f
yang memang sudah kaya). ,.
l, Si Kaya
Itulah sebabnya anak-anak kaya biasanya merasa enak mempunyai ayah yang mewariskan jackpot pada mereka. 1tu juga alasan mengapa lebih baik menjadi kaya daripada miskin di bawah sistem kapitalisme.
Di Urusan Kami, kami mencintai kapitalisme.
Kami juga anak-anak yang manis dari sudut pan dang nukum-ya hukum yang agung dan tidak me
lain, sungguh. Asal kamu tidak utang uang pada mihak itu, kata mereka-melarang baik si kaya
kami. maupun si miskin untuk
tidur di bangku-bangku taman. Dalam semua hal lain, meskipun tidak ada
warta berita mengenai hal ini (tetapi kita bisa menyaksikannya setiap
hari), hukum memihak harta. Artinya, uang tidak pernah masuk bui. Kamu
bisa kaya tanpa tahu bagaimana menjadi berkuasa (tetapi kamu tidak bisa
menjadi berkuasa tanpa uang). Hampir semua orang kaya adalah kaya karena
warisan, dan mereka percaya mereka mendapatkan kekayaan itu sebagai
karunia Dahi. Mereka dibesarkan dengan kepercayaan yang mendalarn pada
(dan dengan "menghayati") superioritas kodrati mereka (karena Tuhan
mengatakannya demikian), dan, dengan demikian, mereka nyaris tidak
memiliki simpati sarna sekali (dan empati sarna sekali) bagi mereka yang
harta duniawinya jauh di bawah mereka.
138 Lain-lain
11
Mereka pereaya bahwa
kemiskinan, misalnya, adalah juga karunia Tuhan, persis sepertiharta
mereka, dan dengan demikian adalah nalar bahwa orang-orang yang hartanya
jauh di bawah mereka adalah makluk
makluk rendahan.
Gagasan menipu, mengakali,
atau mencuri dari mereka biasanya tidak melintas di benak orangorang
kaya. (Uang dan harta mereka adalah milik mereka berdasarkan hak Ilahi.)
Dengan demikian mereka merupakan rekanan-rekanan yang menarik, bahkan
musuh-musuh yang menarik.
Kamu bisa meneukur gundul
seekor domba berkalikali; tetapi kamu hanya bisa satu kali mengulitinya
tetapi orang kaya adalah makluk yang aneh: Kamu bisa menggunduli
sekaligus menguliti dia berkali
kali ..
Ini dikatakan untuk
membuatmu waspada pada fakta bahwa kamu akan selalu senewen pada firma
yang dipimpin oleh orang yang dilahirkan kaya, bahwa kamu akan
berhubungan dengan jenis binatang yang ganjil, yang berbeda jauh dari
musuh bebuyutanmu, dan kamu harus bertindak dengan taktik yang sesuai.
Dia-si kaya tadi-sering kali tidak lebih dari sebatang permen Kojak jika
sudah terpojok. Sepanjang hidup dia bermain sepakbola seakan-akan itu
adalah olahraga yang tak perlu berbenturan dengan lawan. Paham?
Si Kaya 139
Apa pun juga yang terjadi,
ingatlah selalu bahwa peluang utamanya ada dalam bisnis-bisnis yang
menguliti kaum miskin, atau setidak-tidaknya bukan kaum ultrakaya.
Seeara total ada ratusan juta orang tak begitu kaya dan jauh lebih
banyak lagi bisa diraih dari jutaan orang ini. Ingat saja keberhasilan
jangka panjang dari perusahaan-perusahaan seperti Firestone, Ford,
General Motor's, Du Pont, Union
Carbide.
Pergulatan dalam Persaingan
Ieluruh
kariermu akan berkutat dengan dua pergulatan persaingan, satu dalam
organisasimu sendiri-yaitu menentang saingan-saingan dan musuh
I musuh di sana. Yang lain di luar organisasi-yaitu menentang rival-rival dan musuh-musuh. Kamu ada di tengah-tengah kehidupan, compare, dan sekali kamu berada di sana, kamu tidak bisa mengelak pergi.
Dalam kedua pergulatan
hadiah yang diperebutkan adalah kekuasaan. Bukan uang, tetapi kekuasaan.
Dalam setiap pergulatan kamu mencari kemenangan dalam apa yang pada
dasarnya merupakan peperangan. Di sini kata-kata teoris militer Prusia
von Clausewitz sang at pas:
"Orang-orang yang baik hati
mungkin berpikir ada sesuatu cara yang sangat cerdik untuk melucuti atau
mengalahkan musuh tanpa terlalu banyak mengucurkan darah, dan mungkin
membayangkan
Pergulatan dalam Persaingan
bahwa inilah tujuan sejati
seni perang. Meskipun ini kedengaran menyenangkan, ini adalah kesalahan
berpikir yang harus dikuak: Perang adalah urusan yang sangat berbahaya
sehingga kekeliruan yang berasal dari kebaikan hati adalah sangat
buruk."
Orang Prusia ini juga
mengatakan: "Pertarungan adalah satu-satunya kekuatan efektif dalam
perang; tujuannya adalah menghancurkan kekuatan-kekuatan musuh sebagai
salah satu sarana menuju tujuan yang lebihjauh ... Dengan demikian
penghancuran kekuatan-kekuatan musuh mendasari semua aksi militer; semua
rencana didasarkan pada hal ini."
Terakhir, terimalah nasihat
Machiavelli mengenai masalah yang sarna: "Kamu harus tahu bahwa ada dua
cara untuk melangsungkan suatu pertarungan: yang satu dengan hukum, dan
yang lain dengan kekuatan. Yang pertama dipraktekkan oleh manusia, dan
yang lain oleh manusia biadab; dan mengingat yang pertama itu sering
kali tidak memadai, mengambil yang kedua menjadi perlu."
Perilaku biadab dan berdarah
yang demi penghancuran total oposisi-mungkinkah itu bukan harga yang
mau kamu bayar untuk meraih keberhasilan? Well, menjadi
anak baik dan manis tidak pernah memungkinkanmu memasang karpet merah
di lantai kantormu. Dan jika kamu ingin dicintai, belilah seekor anjing.
142 Lain-lain
Hai, ini satu rahasia lagi
yang harus kamu ketahui: Adalah mustahil untuk menemukan moralitas dalam
pergulatan mere but kekuasaan. Musuhmusuhmu di dalam dan di luar
organisasi memandangmu sebagaimana kamu memandang mereka, dan
kemungkinan besar menganggap diri mereka orang saleh dalam usaha mereka
untuk menghancurkanmu. Dalam pergulatan merebut kekuasaan,
pertimbangan-pertimbanganmu harus sepenuhnya didasarkan atas kepentingan
pribadi dan usaha menemukan rute yang paling langsung dan ekonomis
menuju tujuanmu. ]ika rute itu barbar dan penuh lumuran darah, lebih
buruk pula bagi orang-orang yang menentangmu. Bagi mereka yang berada di
luar konDik, apa yang benar di matamu mung kin mereka anggap keliru,
tetapi kamu hanya bisa melangkah searah dengan pandanganmu. lnilah yang
dimaksudkan dengan
ungkapan "Kerjakan apa yang harus kamu kerjakan," dengan tekanan pada apa yang wajib menurut pandanganmu sendiri.
Sebelum setiap pertempuran
dalam setiap peperangan, anggarkan kerugian-kerugian yang bisa kamu
tanggung. ]ika kerugianmu mendekati plafon dalam pertempuran itu
sendiri, coretlah sekalian. Orang militer mengatakan, "] angan
memperkuat kegagalan." Pepatah pemain poker mengatakan "]a-
Pergulatan dalam Persaingan
ngan menggandeng tangan
pecundang." Apa pun yang terjadi, pemenang bukanlah pemain yang paling
sering menggaruk taruhan. Pemenang adalah pemain yang akhirnya
mengantungi uang paling banyak.
Dalam merancang
strategi-strategimu dan mengambil tindakan-entah kekerasan atau
penipuankamu harus berusaha agar musuh kehilangan keseimbangan.
Keuntungan yang bisa kamu peroleh dari hal ini terutama adalah membuat
musuh takut padamu. la tidak tahu seberapa berbahaya atau efektifnya
kamu, dan dia akan meraba-raba. Gertaklah dia untuk memberinya bahan
pemikiran.
Biarkan musuhmu mengerjakan
sebagian dari pekerjaanmu sesukanya. ]ika kamu melakukannya sehingga
seakan-akan dia akan mendapatkan keuntung an dari tindakan-tindakan
tertentu-yaitu aksiaksi yang kamu inginkan agar menjebak dan
menghancurkan dirinya sendiri-ia akan bekerja untukmu dalam
menghancurkan dirinya sendiri. ] ika kamu terpaksa menggunakan tipu
daya, berdusta untuk melakukan itu, tipulah dan dustalah. Sebagaimana
telah kami katakan, tidak ada moralitas dalam pergulatan berebut
kekuasaan.
Meskipun tujuanmu dalam
setiap peperangan adalah menghancurkan musuhmu secara total, ini
kadangkadang mustahil; kadang-kadang ini ternyata tidak
,
I
,
144 Lain-lain
Pergulatan dalam Persaingan
dikehendaki. Tetapi jika
musuh· kalah, kamu hams membuat perdamaian yang tegas dengan dia atau
sisasisa laskarnya. lni adalah tugas paling berat bagi seorang pemenang.
Dalam menciptakan perdamaian
yang harmonis dan menguntungkan, akan penting untuk menemukan di antara
para pecundang itu orang yang kelak akan menuntut balas. Telanjangilah
dia dari segala. kekuasaan atau lemahkan dia sehingga kelak tidak akan
bisa berdiri tegak sebagai ancaman bagimu.
Beberapa di antara para
pecundang itu dengan cara yang konyol akan merasa bersyukur padamu,
bahkan mungkin berterima kasih padamu karena telah membuat pertamngan
berakhir. Mereka akan tunduk tanpa syarat dan bahkan secara sukarela
mengajukan diri untuk menyumbangkan tenaga
atau memberikan konsesi-konsesi lebih besar melebihi
apa yang dulu kamu tuntut. Manfaatkan sepenuhnya kelemahan ini sebelum reaksinya mengendap.
Dua hal hams kamu waspadai
jika kamu telah memenangkan perang: (1) mabuk kemenangan; jangan membuat
rencana atau klaim muluk-muluk ketika penalaranmu diubah oleh
perasaan-perasaan yang diilhami oleh kemenangan; dan (2) kecenderung an
komp dari tambahan kekuasaan yang telah kamu menangkan. Cobalah untuk
tidak merasa tidak begitu bertanggung jawab karena kamu telah mendapatkan
kekuasaan jauh lebih besar. Kamu masih hams bertanggung jawab terhadap
dirimu sendiri dan kamu masih hams memimpin melebihi yang
sudah-sudah-artinya, mengelola.
Berunding
Ituatlah perundingan
berlarut-larut selama kamu yakin mempunyai kesempatan untuk mendapatkan
apa yang kamu inginkan. Musuhmu mungkin akan
kecapaian setelah sekian
lama dan bersedia memberikan konsesi-konsesi. Bersabarlah. J angan
menatap mata musuhmu dalam pertemuan tatap muka. Sesekali lihatlah ke
dalam matanya ketika kamu hendak menandaskan maksudmu, tetapi
jangan melotot. Memelototkan mata, bagi kebanyakan manusia (dan semua anjing) dianggap sebagai
perilaku yang tidak ramah, bahkan penuh ancaman.
Jika kamu didesak pada salah satu titik lemah, ge
serlah pokok pembicaraan. Gunakan setiap argumen
yang bisa kamu kerahkan dalam benakmu ketika
kamu menandaskan maksudmu dan sodokkan itu
berulang-ulang. Dengan begitu kamu akan melelahkan musuhmu. Selain itu, kamu tidak pernah tahu
Berunding
argumen mana atau konsesi mana akan bisa menemukan titik lemah dalam tameng musuhmu.
Mainkan orangnya, bukan
kartu di tangannya. Artinya, apa pun juga kekuatan posisi musuhmu (kartu
di tangannya), mainkanlah kelemahan-kelemahan musuhmu sebagai seorang
individu (orangnya). Jangan sekali-kali membeberkan kartu-kartu yang
akan kamu mainkan, sebab sebagaimana dinyatakan oleh Machiavelli:
"Jangan sekali-kali menunjukkan maksud-maksudmu, tetapi berusahalah
mencapai keinginanmu dengan cara apa pun. Sebab adalah cukup untuk
meminta orang mengangkat tangannya tinggi-tinggi, tanpa mengatakan
padanya bahwa kamu bermaksud membunuhnya dengan kedua tangannya sendiri.
Setelah kamu menguasai tangantang an itu, kamu bisa berbuat semaumu
dengan
mereka."
Pasanglah taruhan tinggi dan
bertahan di sana. lni akan menghasilkan tawaran final lebih tinggi oleh
lawanmu, termasuk tawaran membagi selisih.
Lepaskan pasangan teri, garuk pasangan lain. J angan berkeringat hanya untuk melepas taruhan kecil.
Berikan banyak jalan ke luar
bagi musuhmu. Aturan paling mendasar dalam berunding adalah: Kamu harus
seakan-akan mengijinkan setidak-tidaknya satu jalan ke luar bagi
musuhmu-yaitu jalan
,I
148 Lain-lain
untuk menyelamatkan
mukanya-sementara menyumhnya melakukan apa yang kamu inginkan agar dia
lakukan. Jika kamu tidak memberinya jalan ke luar -at au jalan yang
nampaknya ke luar-akan sangat sulit untuk membuatnya bertindak, bahkan
secara tidak sadar, dengan cara yang menguntungkan ka
mu.
Jangan sekali-kali
mengkhianati konsesi, dan jangan banyak-banyak membuat konsesi. J angan
sekali-kali mengancam. Sebagaimana Machiavelli katakan: "Adalah sang at
bijaksana bagi orang-orang untuk tidak melontarkan ancaman atau
kata-kata penghinaan pada siapa pun, sebab ancaman maupun penghinaan
tidak mengurangi kekuatan musuh. Ancaman hanya membuatnya lebih waspada,
dan penghinaan memperbesar kebenciannya padamu, serta memperkuat tekad
dan usahanya untuk menghancurkanmu."
Bersyukurlah pada Tuhan atas
watak manusia; jika kamu memahaminya, semua perundingan-ya, semua
hubungan bisnis-menjadi jauh lebih mudah. Orangorang memberikan
tanggapan dari keserakahan; orang-orang memberikan tanggapan dari
ketakutan.
ltulah watak manusia.
Kapat
Kecuali rapat pada tingkat
paling tinggi, semua rapat hams diselenggarakan dengan para pesertanya
berdiri, dan pada akhir jam kerja.
Jika kamu mengetuai rapat,
dengarkan hanya selama si pembicara mengatakan sesuatu. Ini tidak akan
lama. Ketika pembicara kehabisan bahan pembicaraan, potonglah dia dengan
tandfls.
Rapat selesai ketika para peserta mulai mengulangulang omongan. Suruhlah sekretarismu membuat catatan pada ra
pat-rapat yang kamu hadiri,
dan bagikan pada semua orang yang telah membuat komitmen atau harus
mengambil tindakan. Dia akan tahu kapan me
mintamu memeriksa catatan-catatan itu untuk mencek hasil-hasil.
'I
rl
Memorandum
Iembilan
puluh sembilan dari setiap setatus memorandum yang tertulis tidak
mengandung informasi yang layak diketahui. Setengah dari sisanya ditulis
secara bertele-tele.
Sebagai salah satu aturan umum, jangan menuliskan apa pun yang tidak umum. Dan jangan sekalikali menuliskan memo rahasia.
,
Pemasok
~ erintahkan
bawahan-bawahanmu untuk sering mengubah pemasok perusahaan. Berhubungan
dengan orang-orang yang sarna untuk mendapatkan barang dan jasa membuat
mereka gampang puas diri dan membuat dirimu sendiri tergantung.
Keuntungan lain dari
mengubah pemasok secara teratur adalah bahwa perusahaanmu mendapatkan
keuntungan dari tawaran rendah pemasok baru yang mengincar bisnis itu.
lni juga menjaga agar agen pembelianmu tidak mengatur
kesepakatan-kesepakatan gelap yang hanya menguntungkan dirinya sendiri.
1
...
Pembohong
~ embohong yang baik akan menatap matamu
tajam-tajam dan berbicara dengan suara yang keras
dan jelas. ]angan mengharapkan manifestasi "sin
droma Pinokio" dalam diri pembohong yang baik:
mata berkedip-kedip, wajah memerah, suara gagap,
kerongkongan tercekat, dan sebagainya.
Pembohong-pembohong terbaik adalah sosiopat, orang-orang tanpa hati nurani. Tes-tes poligraf dan voice-stress analyzer (alat-alat pelacak kebohongan) ti
dak berguna jika dihadapkan
pacla mereka. Sebaliknya, orang-orang yang emosional dan tidak bisa
merekayasa masih bisa "gagal" dalam menjalani tes poligraf padahal
mereka mengatakan yang benar. Kecemasan dan kemarahan bisa mengakibatkan
coretan yang keliru pada grafiknya clan ditafsirkan sebagai
dusta.
Menyaring calon karyawan dengan jalan menyuruh mereka menjalani tes detektor kebohongan bukanlah
Pembohong 153
ide yang baik. Tes itu juga tidak efektif untuk penyelidikan-penyelidikan intern.
Beberapa orang memang
dilahirkan sebagai pendusta, dengan dorongan patologis untuk
menjungkirbalikkan kebenaran. Jika diberi cukup waktu, orangorang ini
akan menguak diri mereka sendiri. Waspadailah orang-orang yang banyak
omong. Sering kali ini adalah gejala pendusta bakat alamo Pendusta yang
jelek akan mengulang-ulang frasa-frasa tertentu seakan-akan itu
dipelajari lewat hapalan; dan kenyataannya memang begitu.
Pendusta yang baik bisa
dilahirkan dengan bakat berdusta, atau bisa mengembangkan seni dusta
setelah bertahun-tahun belajar, praktek, dan melakukan kerja lapangan
tanpa henti dalam berbagai situas dan kondisi. Pada spektrum dusta, di
satu sisinya ada dusta yang disiapkan dengan baik, sedangkan di sisi
lainnya ada dusta spontan. Pendusta yang baik lihai dalam kedua jenis
dusta itu. Ada juga berbagai derajat kebenaran dan kepalsuan. Seniman
dusta tahu persis berapa banyak fakta yang harus diramu dengan fiksi.
Pelajarilah para pakar dusta: para negarawan dan politisi, baik asing
maupun dalam negeri, pengacara tertentu, salesman tertentu,
anak-anak tertentu-mereka mengandung petunjuk mengenai gaya dan isi
dusta. Periklanan juga perlu dipelajari, bukan hanya dalam
penegasan-penegasannya yang
mempedayai, tetapi juga
penghapusan-penghapusan_ nya yang dilakukan dengan cerdik. Anggaplah
musuhmu selalu berdusta. Ujian apakah ia berdusta atau tidak adalah:
siapa yang untung?
Menyimpan Kahasia
Iegala sesuatu bocot. Tidak seorang pun, tidak satu pun perusahaan atau pemerintah bisa menjaga rahasia.
Orang-orang membuka
mulut--di kereta, di dalam elevator, di warung pojok, di ruang tunggu
doher, di tempat tidur, dan dalam tidur mereka. Apa konsekuensi dari
semua omongan yang ceroboh ini? Kemungkinan terungkapnya rahasia-rahasia
perusahaanmu yang paling dalam-yang bisa mengorbankan banyak uang.
Rahasia ditumpahkan juga
dengan cara-cara lain. Kadang-kadang rahasia perusahaan digelar secara
blak-blakan bagi setiap pengunjung: di papan-papan buletin, di mesin
kopi, di atas potongan-potongan kertas dalam keranjang sampah atau di
atas lantai.
Kamu tidak bisa melenyapkan kebocoran secara total, tetapi ada beberapa cara untuk menekannya hingga serendah mungkin:
Lain-lain
J angan mengatakan apa pun pada isteri, at au
suami, atau kekasihmu. Satu dari setiap tiga pasangan
yang menikah jaman sekarang ini akhirnya cerai.
Dan tidak ada keberingasan yang mampu menandingi
keberingasan seorang mantan isteri (atau suami, atau
kekasih) yang bertekad untuk menuntut balas.
J angan mengatakan apa pun pada anak-anak.
J angan mengatakan apa pun pada siapa pun lebih dari apa yang perlu mereka ketahui.
Jangan membuat kunci
duplikat menuju arsip-arsip dan almari-almari besi yang sangat penting.
Simpanlah sendiri semua kunci ekstra, dalam kantong
mu sendiri, dan di rumahmu sendiri.
Jangan menjalankan bisnis di temp at-temp at ter
buka.
Bell dan gunakan mesin penghancur kertas yang baik; keranjang sampah tidak aman.
Jika kamu mempunyai
rahasia-rahasia perusahaan yang harus kamu lindungi-rencana-rencana
pemasaran, formula-formula, teknik-teknik manufaktur, daftar nama dan
alamat, dan sebagainya-perintahkan kar
yawan-karyawanmu menandatangani kontrak kesepakatan untuk tidak mengungkapkan rahasia-rahasia
itu kepada pesaingmu. Kesepakatan menjaga rahasia memang tidak bisa diperkarakan sarna sekali di be
berapa negara, tetapi tetap berguna sebagai penangkal. Dalam beberapa tahun terakhir ini, makin ba
1~7
Menyimpan Rahasia
nyak jumlah majikan yang
memperkarakan mantan karyawan ke pengadilan dengan tuduhan melanggar
kepercayaan implisit dengan jalan menyalahgunakan informasi rahasia.
Yang penting dalam kasus-kasus ini adalah bahwa majikan harus menyeret
si mantan karyawan ke meja hijau, dan dengan publisitas seluas mungkin,
sehingga pencurian potensial lain atas rahasia-rahasia perusahaan bisa
ditangkal.
Carilah sebuah almari besi
dengan nomor kombinasi yang bisa diubah-ubah. Jangan menggunakan tanggal
ulang tahunmu, atau tanggal ulang tahun orang lain yang dekat denganmu,
sebagai nomor kombinasi. Juga jangan menggunakan angka ukuran-ukuran
vital Dolly Parton. Sering-seringlah mengubah kombinasi, tetapi secara
tidak terduga dan
acak-acakan.
Jangan memberikan informasi
terlalu banyak pada orang luar dengan siapa kamu menjalin bisnis. Setiap
orang suka bergosip, clan sekalipun orang-orang yang kamu ajak menjalin
bisnis mungkin tidak memiliki informasi yang kritis, para pesaing yang
cerdik-persis seperti ahli paleontologi-bisa menyatukan kembali sebuah
rahasia besar dari serpih-serpih yang cerai-berai.
Awasi orang-orang yang
memasuki temp at bisnismu untuk memenuhi panggilan jasa atau perawatan,
atau untuk menghantarkan barang. Ini adalah metode
Lain-lain
penetrasi klasik, dan musuh-musuhmu akan berusaha
menggunakannya.
Jika rahasia-rahasia perusahaanmu dibocorkan se
cara reguler dan sistematis, dan kamu belum berhasil
mengungkap sumbernya, mungkin kamu membutuh
kan detektif swasta untuk
menyelidiki hal itu. J angan mengatakan apa-apa mengenai kecurigaanmu;
kamu akan memberi waktu pada si mata-mata un
tuk mengambil langkah-langkah tandingan. Tutup
mulutmu, dan pergilah
langsung ke detektif terbaik yang bisa kau temukan. Mereka akan menyadap
kantor-kantormu, membantumu membangun sebuah ling kung an kedap
intrusi, melacak para pengkhianat dalam perusahaanmu (jika ada), dan
menguak musuhmusuh luarmu. Mungkin itu membutuhkan waktu dan'liang,
tetapi kamu berada dalam suasana perang.
Tentu saja kamu bisa memilih
membiarkan para mata-mata musuh melanjutkan spionase mereka dan
menyuapkan informasi palsu pada mereka. Dan satu
hallagi: Jika salah seorang tangan kananmu mengen
dalikan jaringan mata-matamu
sendiri, pastikan agar intelijen~ia yang ia sampaikan padamu tidak dia
manfaatkan untuk menggerakkan proyek-proyek sampingannya sendiri, apa
pun caranya.
Tokoh Teladan
Iebagaimana sudah kukatakan, pam petajutit Mafia
percaya pada kehormatan, pembalasan, dan solidaritas. Pengejawantahan
dari ketiga keutamaan ini dalam Urusan Kami tetap Johnny Torrio. Herbert
Asbury, pengamat dunia kejahatan Chicago yang paling mahatahu itu,
membeberkan pribadi tokoh ini sebagai berikut: "Sebagai organisator dan
administrator dunia kejahatan, Johnny Torrio tidak tertandingi dalam
sejarah kejahacan Amerika; barangkali dia adalah satu-sacunya orang yang
paling mendekaci perwujudan master mind sejati yang pernah dihasilkan oleh negeri ini."
Pertama-cama Johnny Torrio adalah seorang uomo di panza (secara harafiah berarti "manusia perut"), orang yang menyimpan segala sesuatu untuk dirinya sendiri (dalam ususnya); kemudian uomo segreto (seorang yang miscerius dan penuh rahasia); tetapi terutama dia adalah uomo di pazienza (orang sabar).
Lain-lain
Manusia sabaran adalah manusia yang memegang
kendali. Dia tegas; dia tak bergeming dalam segala
halo Dia tetap menjaga jarak dari masyarakat luar
dan biasanya tidak selaras dengan masyarakat luar.
Dia tidak memiliki pretensi. Yang dia miliki adalah
suatu kekuatan batin yang membuatnya selalu di
perhitungkan orang dan dirasakan kehadirannya, ka
rena dia menunggu, dia merencanakan, dan dia me
nyerang hanya pada saat ada peluang terbaik untuk
sukses.
Dia selalu ingat pada apa
pun juga yang bisa dimanfaatkan dengan mempelajari apa yang harus
dibayar oleh orang-orang lain. Dia mempelajari perilaku mereka,
mengevaluasi apa yang bisa berhasil diterap
kan pada mereka dan apa yang mungkin tidak. Se
menrara lawan-Iawannya menghentak-hentakkan kaki
dan meradang dalam ketidak-sabaran, dia menunggu sambil mengukur kelemahan-kelemahan mereka. Ia
tahu persis bahwa kehormatan
dicapai dengan jalan bersikap membumi, licik, cerdik, dan mengutamakan
kepentingan diri sendiri, bukan dengan jalan menjadi orang baik atau
menaruh kepercayaan atau berbudi
luhur.
Sepanjang hidup dia dipenuhi
kerja dan pengingkaran diri, pengandalan diri, dan kendali-diri. Dia
tidak mengundang konfrontasi; dia menghindari konfron
tasi, kecuali jika sesuatu yang sangat penting diper-
Tokoh Teladan 161
taruhkan. Kalau tidak, ia
mengambil manuver kc arah sasarannya. Dia licin dan cerdik. Dan yang
paling penring, dia tahu persis apa yang penring, dan hal ini memberinya
harkat diri dan respek.
Semua kualitas ini, ditambah
dengan kejanranan dankecerdasan, dimiliki oleh Johnny Torrio sampai
tingkat yang sangat tinggi. Ia belajar dari kegagalan dan kesalahan yang
begitu sedikit ia buat di Chicago, dan ketika ia meninggalkan-kota itu
ia telah mendapatkan cukup banyak respek di anrara orang-orang yang
sederajat, sehingga ketika ia, tahap demi tahap, mengusulkan
langkah-Iangkah yang dalam waktu sangat pendek mewujudkan "Mafia"
Nasional Amerika, maka secara de fakro dia menjadi consigliere
organisasi itu. Pada usia tujuh tahun Johnny Torrio bertugas memandikan
seekor babi buta milik ayah tirinya di Brooklyn; setengah abad
kemudian--dengan diam-diam-ia menjadi salah satu or~ng paling kaya dan
paling penting dalam suatu jaringan kejahatan skala nasional, yaitu
suatu jaringan yang diciptakan dengan ide-ide dan energinya: Mafia
Amerika.
Kamu tidak akan keliru jika
kamu mengambil teladan Johnny Torrio untuk gaya kepemimpinanmu. Dia
memang tidak terkenal seperti Al Capone yang flam boyan itu, tetapi
sebagai seorang pemimpin dia jauh lebih efektif dan jauh lebih sukses.
Menata Kumah
Tangga
Aa hubungan antara perkawinan dan bisnismu?
Segala-galanya berhubungan, atau tidak ada yang
berhubungan, tergantung pada wawasan dan ke
terarnpilanmu. Tetapi sebaiknya perkawinan tidak
dihubungkan sarna sekali
dengan bisnismu. Tergantung padarnu dan pengacaramu untuk mengatur agar
kedua hal itu terpisah sarna sekali.
Sebelum mengucapkan sumpah perkawinan, carilah
seorang pengacara yang ahli
dalam hukum perkawinan dan perceraian. Suruh dia menyusun kontrak
pranikah yang membeberkan secara rinci siapa akan mendapatkan apa jika
karnu berpisah dari pasanganmu (dan kemungkinan karnu akan cerai memang
lebih besar). Suatu pembagian dalam jumlah kecil, yang disetujui
terlebih dahulu, akan menjaga agar suami atau isterimu dan pengacaranya
yang serakah tidak merusuhi bisnismu, pembukuanmu, dan re
kening bankrou.
Menata Rumah Tangga 163
Jika kekasihmu mengatakan
padarnu: "Karnu ini kok materialistis banget, sarnpai tega-teganya
menyuruhku menandatangani persetujuan seperti ini? Apa kamu nggak cinta
sarna aku?" jawab saja: "Lho, tentu saja aku cinta padarnu, sayang. Tapi
para kreditor dan pengacaraku bersikeras menghendaki pengaturan ini.
Jangan lupa menandatangani keempat salinannya."
Tentu saja perkawinan Mafia
tidak pernah menawarkan pembagian 50-50. Si isteri tidak tahu sarna
sekali mengenai bisnis suaminya. Dia hanya sarnarsamar saja tentang
penghasilan tahunan si suarni, hampir tidak tahu sarna sekali
rekanan-rekanan bisnisnya, tidak pernah mengharapkan si suami membiarkan
masalah rumah tangga lebih diutarnakan daripada kepentingan-kepentingan
bisnis. Tentu saja perkawinanmu akan berbeda. Kamu sah. Karena itu akan
cukup nalar jika karnu dan suarni atau isterimu mempunyai pengaturan
yang lebih beradab. Tet~pi
toh ....
Meksipun begitu, demi
kariermu sendiri, aku anjurkan agar, sebagaimana dalam perkawinan Mafia,
pasangan hidupmu seyogyanya orang yang mau percaya bahwa apa pun yang
karnu lakukan adalah demi yang terbaik, yang dengan demikian tidak akan
ingin terlibat dalarn keputusan-keputusan, tetapi akan menerima apa pun
yang kamu putuskan, me
164 u;n-lain
I
j
ngerjakan apa pun yang kamu nyatakan harus di
kerjakan-tanpa bertanya. Adalah rumah tangga yang ganjil jika si betina berkokok sedangkan si
jantan membisu dengan patuh.
Pasanganmu satu kali pun
tidak boleh bertanya dari mana saja kamu, apa saja yang kamu kerjakan,
apa saja yang kamu pikirkan. Isteri hanya boleh tahu apa yang kamu
inginkan agar dia ketahui dan seSetiap masalah mempunyai dua macam penanganan.
kaligus menyukainya. Isteri tidak boleh bersikap asertif, tidak boleh marah padamu. Dunia isteri Agar selesai lebih cepat, bersabarlah.
adalah rumah dan anak-anak, tidak lebih. Selesai!
Jika satu-samnya alat yang kamu miliki adalah sebuah palu, semua masalah akan nampak seperti paku.
Perjanjian dibuat untuk dilanggar.
Selalu ada saat untuk menimbang utang-piutang.
Jika kamu berkompromi, kamu kalah. Jika kamu nampak seakan telah berkompromi, kamu telah mengambillangkah menuju kemenangan.
Kesulitan menunjukkan watak orang yang sebenarnya.
Persiapan adalah ibu peruntungan, keberanian adalah bapaknya.
Isteri lelaki yang ceroboh adalah calon janda.
166 Lain-lain
Lama sesudah dosa-dosa lain menua, keserakahan tetap awet muda.
Jika kamu menjadi alas tempa, bersabarlah; jika kamu menjadi palunya, seranglah.
Jika rencana-rencanamu
terwujud, setiap orang akan menjadi sahabatmu; jika gagal baru sesudah
itu kamu menemukan sahabatmu yang sejati.
Kesialan selalu datang berpasangan; sesudah itu beranak-pinak.
Jangan sekali-kali mengharapkan logika dan nalar untuk mengatur masalah manusia.
Peruntungan selalu senyum, dan sesudah itu berkhianat.
Pilihan yang salah biasanya terasa lebih nalar.
Ketika situasi sedang buruk-buruknya, satu-satunya perkembangan adalah menjadi lebih baik.
Demi perdamaian, bersiaplah untuk bertempur.
Jangan sekali-kali menciptakan musuh secara tidak perIu.
Jangan mengajarkan semua jurus tipu dayamu pada para perajuritmu; kalau tidak, senjata bisa makan tuan.
I
Dali/-datil
Lebih baik musuh-musuhmu terlalu besar menilai
kebodohanmu daripada kecerdikanmu.
U ntuk mempedayai musuh, berpura-puralah takut
padanya.
Seekor kecoak yang dibungkus kobis adalah lebih
baik daripada tidak ada daging sama sekali.
Masa depan dibeli dengan masa kini.
Setelah perang, banyak pahlawan menampilkan diri.
Kesialan selalu datang melalui pintu yang dibiarkan
terbuka untuk mereka.
Setelah kemenangan, asahlah pisaumu.
Jika kamu belum pernah di jalanan, kamu tidak dapat mengenalinya.
Jika musuh mundur setiap kali kamu memainkan kartu yang bagus, bermainlah dengan menatap mata mereka.
Seranglah lebih dulu, dan niscaya itu akan menjadi
serangan terakhir.
Krisis khayalan selalu lebih buruk daripada krisis
nyata.
Biarkan anjing-anjing yang sedang tidur menggeletak,
kecuali jika kamu menggiring seekor singa.
Lain-lain
Tidak seorang pun mati dua kali.
Kemenangan selalu bersifat sememara; begitu pula
kekalahan.
Teori-teori yang terbaik
biasanya menghasilkan praktek paling buruk. Kebisuan tidak pernah
membuat kesalahan. Biarkan musuhmu berbicara. Jika dia sudah selesai
bicara, biarkan dia bicara lagi. Orang bisa dibeli dengan berbagai uang
logam. Perlakukan orang tak dikenal sebagai sahabat; percayai dia
sebagaimana kamu l11empercayai orang tak
dikenal.
Air tenang mungkin menyembunyikan hiu.
Tidak ada yang disebut politikus murahan.
Hidup sesuai kemauan orang
lain adalah penderitaan bagi segelintir orang, perlu bagi banyak orang,
dan membahagiakan bagi kebanyakan orang. Terapkan
prlOslp 101.
Kemarahan adalah angin yang bertiup dan mematikan lilin penalaran.
Cukup bukanlah pesta; cukup hanyalah cukup.
Dahl-dalil 169
Di tengah lautan semua orang bersaudara, tetapi mereka yang memegang pelampung mungkin tidak mau berbagi.
Hanya orang bodoh memalingkan punggung ke arah tujuan.
Banyak perbedaan bisa diatasi dengan menyelipkan
nya pada serbet.
Jangan sekali-kali mengikat seekor anjing dengan usus seekor babi.
Ketakutan sering kali ditptup-tutupi dengan keberaman.
Musuh paling berbahaya adalah ketika dia nampak kalah.
Tipulah si kaya, tetapi jangan menghina mereka.
Jika kamu berburu, biarkan si buruan mendatangimu.
Masa tua seekor rajawali sarna seperti masa remaJanya:
penuh mara bahaya.
... Dan palungan seorang laki-laki teronggok di ku
burnya.
Ke mana kamu melangkah, di situ kamu berada.
Cukup! Selesai!