RATU KALINYAMAT : RATU JEPARA YANG PEMBERANI

|


Oleh : Chusnul Hayati Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, Semarang

Abstract

Ratu Kalinyamat or Queen of Jepara was women Indonesian figure who had important role in politic and economic activities in Nusantara in the 16th century. She had original name was Retno Kencono. She was daughter of Sultan Trenggana, king of Demak Kingdom who ruled in the medium of 16th century. In 1544 Sultan Trenggana sent Ratu Kalinyamat to asked support from King Banten for territorial expansion of Demak Kingdom in East Java. Ratu Kalinyamat ruled in Jepara since 1549, changed her husband, Pangeran Hadiri, as king of Jepara. In 1551 she sent military expedition to helped King of Johor attacked Portugis in Malaka. In 1574 she sent military expedition again to drived away Portugis in Malaka fort helped King of Aceh. As long as ruled in Jepara she developed Jepara as international harbor successfully. She also pioneered carving as the specific art of Jepara, after that it’s become important economic activity in Jepara.
Ratu Kalinyamat died in 1579.

I. PENGANTAR

Ratu Kalinyamat adalah seorang tokoh wanita yang sangat terkenal. Dia tidak hanya berparas cantik, tetapi juga berkepribadian "gagah berani" seperti yang dilukiskan sumber Portugis sebagai De Kranige Dame yang seorang wanita yang pemberani. Kebesaran Ratu Kalinyamat pernah dilukiskan oleh penulis Portugis Diego de Couto, sebagai Rainha de Japara, senhora paderosa e rica yang berarti Ratu Jepara, seorang wanita kaya dan sangat berkuasa. Di samping itu, selama 30 tahun kekuasaannya ia telah berhasil membawa Jepara ke puncak kejayaannya (Diego de Couto, 1778-1788).
Ratu Kalinyamat adalah tokoh wanita Indonesia yang penting peranannya pada abad ke
16. Peranannya mulai menonjol ketika terjadi perebutan tahta dalam keluarga Kesultanan Demak. Ia menjadi tokoh sentral yang menentukan dalam pengambilan keputusan. Di samping memiliki karakter yang kuat untuk memegang kepemimpinan, ia memang menduduki posisi strategis selaku putri Sultan Trenggana, Raja Demak ke tiga. Sultan Trenggana adalah putra Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak.
Selama 30 tahun berkuasa, Ratu Kalinyamat telah berhasil membawa Jepara kepada puncak kejayaannya. Dengan armada lautnya yang sangat tangguh, Ratu Kalinyamat pernah dua sampai tiga kali menyerang Portugis di Malaka. Walaupun telah melakukan taktik pengepungan selama tiga bulan terhadap Portugis, ternyata ekspedisi tersebut mengalami kegagalan, dan pada akhirnya kembali ke Jawa. Seorang pemimpin ekspedisi militer Ratu Kalinyamat ke Malaka tersebut adalah Kyai Demang Laksamana (sumber Portugis menyebut dengan nama Quilidamao).
Uraian singkat di bawah ini akan menjelaskan tentang :
  1. Siapakah tokoh Ratu Kalinyamat?
  2. Bagaimana riwayat hidup Ratu Kalinyamat?
  3. Bagaimana peranan Ratu Kalinyamat dalam sejarah Indonesia sehingga ia dipandang sebagai tokoh yang besar jasanya bagi bangsa Indonesia?
B. SIAPA TOKOH RATU KALINYAMAT?
Sejak terjadinya perebutan tahta di Demak, nama Ratu Kalinyamat muncul dalam panggung sejarah Indonesia, khususnya sejarah Jawa. Dalam sejarah dinasti Demak, tokoh Ratu Kalinyamat mempunyai nama yang begitu menonjol ketika kerajaan itu mengalami kemerosotan akibat konflik perebutan tahta. Popularitasnya jauh lebih menonjol dibanding dengan Pangeran Hadiri, bahkan Sultan Prawata, raja Demak ke empat.
Ratu Kalinyamat adalah putri Pangeran Trenggana dan cucu Raden Patah, sultan Demak yang pertama.Ratu Kalinyamat mempunyai nama asli Retna Kencana yang kemudian dikenal sebagai Ratu Kalinyamat. Retna Kencana kemudian tampil sebagai tokoh sentral dalam penyelesaian konflik di lingkungan keluarga Kesultanan Demak. Setelah kematian Arya Penangsang, Retna Kencana dilantik menjadi penguasa Jepara dengan gelar Ratu Kalinyamat. Penobatan ini ditandai dengan sengkalan tahun (candra sengkala) Trus Karya Tataning Bumi yang diperhitungkan sama dengan 10 April 1549. Selama masa pemerintahan Ratu Kalinyamat, Jepara semakin pesat perkembangannya. Menurut sumber Portugis yang ditulis Meilink-Roelofsz menyebutkan bahwa Jepara menjadi kota pelabuhan terbesar di pantai utara Jawa dan memiliki armada laut yang besar dan kuat pada abad ke-16.
Adanya gelar ratu menunjukkan bahwa di lingkungan istana kedudukannya cukup tinggi dan menentukan. Lazimnya gelar itu hanya dipakai oleh orang-orang tertentu, misalnya seorang raja wanita, permaisuri, atau puteri sulung raja. Babad Demak Jilid 2 menempatkan Ratu Kalinyamat sebagai puteri sulung Sultan Trenggana. Kalau ini benar, berarti gelar ratu sudah sepantasnya melekat padanya. Sebagai puteri sulung raja, ia disebut Ratu Pembayun. Pernyataan ini memiliki kesesuaian dengan sumber Portugis. Seorang musafir Portugis yang bernama Fernao Mendez Pinto (1510-1583) menerangkan, ketika ia datang di Banten pada tahun 1544, datang lah utusan Raja Demak, seorang wanita bangsawan tinggi bernama Nyai Pombaya. Besar kemungkinan yang dimaksudkan adalah Ratu Pembayun. Dengan demikian gelar ratu itu diperoleh dari ayahnya, dan bukan berasal dari suaminya yang hanya seorang penguasa daerah setingkat adipati.
Menurut Babad Tanah Jawi, Sultan Trenggana mempunyai enam orang putra. Putra sulung adalah seorang putri yang dinikahi oleh Pangeran Langgar, putra Ki Ageng Sampang dari Madura. Putra ke dua seorang laki-laki yang bernama Pangeran Prawata yang kelak menggantikan ayahnya menjadi Sultan Demak ke tiga. Putra ke tiga seorang putri yang menikah dengan Pangeran Kalinyamat. Putra ke empat juga seorang putri yang menikah dengan seorang pangeran dari Kasultanan Cirebon. Putra ke lima juga putri menikah dengan Raden Jaka Tingkir yang kelak menjadi Sultan Pajang bergelar Sultan Hadiwijaya. Ada pun putra bungsu adalah Pangeran Timur, yang masih sangat muda ketika ayahnya wafat (Sudibyo, Z.H., 1980 : 62).
Dalam sumber-sumber sejarah Jawa Barat, dijumpai nama Ratu Arya Japara, atau Ratu Japara untuk menyebut nama Ratu Kalinyamat (Hoesein Djajadiningrat, 1983: 128). Sementara itu Serat Kandhaning Ringgit Purwa menyebutkan bahwa Sultan Trenggana berputra lima orang. Putra pertama hingga ke empat adalah putri sedang putra bungsunya laki-laki. Putri sulung bernama Retna Kenya yang menikah dengan Pangeran Sampang dari Madura, putri ke dua adalah Retna Kencana yang menikah dengan Kyai Wintang, putri ke tiga adalah Retna Mirah menikah dengan Pangeran Riyo, putri ke empat seorang putri, dan putra bungsunya bernama Pangeran Prawata (Serat Kandhaning Ringgit Purwa. KGB No 7: 257). Dari sumber ini terungkap bahwa Ratu Kalinyamat memiliki nama asli Retna Kencana. Suaminya, Kyai Wintang mempunyai sebutan lain Pangeran Hadiri/Pangeran Hadirin atau Pangeran Kalinyamat (P.J. Veth, 1912).
Ratu Kalinyamat dapat digambarkan sebagai tokoh wanita yang cerdas, berwibawa, bijaksana, dan pemberani. Kewibawaan dan kebijaksanaannya tercermin dalam peranannya sebagai pusat keluarga Kesultanan Demak. Walau pun Ratu Kalinyamat sendiri tidak berputera, namun ia dipercaya oleh saudara-saudaranya untuk mengasuh beberapa keponakannya. Menurut sumber-sumber sejarah tradisional dan cerita-cerita tutur di Jawa, ternyata ia menjadi pusat keluarga Kerajaan Demak yang telah tercerai berai sesudah meninggalnya Sultan Trenggana dan Sultan Prawata.
Ratu Kalinyamat adalah seorang raja perempuan yang bertempat tinggal di Kalinyamat, suatu daerah di Jepara yang sampai sekarang masih ada. Kalinyamat kira-kira 18 kilo meter dari Jepara masuk ke pedalaman, di tepi jalan ke Jepara-Kudus. Pada abad ke-16 Kalinyamat menjadi tempat kedudukan raja-raja di Jepara. Kalinyamat adalah nama suatu daerah yang juga dipakai sebagai nama penguasanya. Th. C. Leeuwendal, Asisten Residen Jepara dalam Oudheidkundig Verslag 1930 menjelaskan mengenai lokasi kraton Kalinyamat dengan menggunakan berita dari Diego de Couto. Peta Karesidenan Kalinyamat terletak kira-kira 2 pal sebelah selatan Krasak dan di sebelah barat jalan besar Kudus-Jepara.
Sementara itu P.J. Veth (1912) mencatat bahwa Kalinyamat pernah menjadi tempat kedudukan Ratu Jepara, suatu tempat yang ditemukan jejak-jejak atau bekas kebesaran masa lalu. Meski pun penduduk setempat dan para pegawai sama sekali tidak tahu tempat yang tepat dari bekas istana, tetapi setiap orang berbicara mengenai Ratu Kalinyamat. Di berbagai desa seperti Purwogondo, Robayan, Kriyan, dan tempat-tempat lain terdapat legenda mengenai Ratu Kalinyamat. Ada dugaan Krian mungkin merupakan tempat para "rakriya" (para bangsawan). Beberapa tempat di daerah ini masih bernama Pecinan, pada hal tidak ada lagi orang Cina yang bertempat tinggal di situ. Kemudian diketahui bahwa desa Robayan dan beberapa desa lainnya masih memakai nama Kauman. Di tempat-tempat tertentu orang masih menyebutnya dengan nama Sitinggil (Siti-inggil), yang terletak di tengah-tengah tanah tegalan. Di situ ditemukan dinding tembok dari kraton lama yang diperkirakan panjang kelilingnya antara 5-6 km persegi. Di sana sini terdapat benteng yang menonjol ke luar. Batas-batas dari kraton kira-kira meliputi sepanjang jalan besar Kudus, Jepara, Kali Bakalan, yang pada tahun 1900-an merupakan garis batas antara onderdistrik Pacangaan, Welahan, dan Kali Kecek. Di kebanyakan tempat, tembok-tembok kraton itu masih dalam kondisi yang bagus. Di suatu tempat yang disebut Sitinggil, memang ditemukan bangunan batu bata yang ditinggikan, sementara di tempat lain menunjukkan adanya tempat mandi. Dengan melalui penggalian percobaan di beberapa tempat dapat ditemukan adanya dinding-dinding benteng yang sangat berat yang memanjang sampai beberapa ratus meter. Di tempat itu juga ditemukan fondasi-fondasi yang terbuat dari batu bata yang lebih kecil ukurannya dari pada emplasemen Majapahit. Batu-batu bata ini telah diambili dan dimanfaatkan oleh penduduk.
Di samping itu P.J. Veth memperoleh temuan penting dari berita Portugis mengenai "Cerinhama" atau "Cherinhama" yang disebut sebagai ibukota sebuah kerajaan laut atau kota pelabuhan Jepara yang terletak 3 mil atau kira-kira 12,5 pal ke pedalaman. Di tempat itu lah letak reruntuhan kraton Kalinyamat yang menjadi tempat kedudukan atau peristirahatan Ratu Jepara. (Veth III, 1882 : 762).
Diperkirakan bahwa selama menjadi penguasa Jepara, Ratu Kalinyamat tidak tinggal di Kalinyamat, akan tetapi di sebuah tempat semacam istana di kota pelabuhan Jepara. Sumbersumber Belanda awal abad ke-17 menyebutkan bahwa di kota pelabuhan terdapat semacam istana raja (koninghof). Hal ini berarti bahwa Ratu Kalinyamat sebagai tokoh masyarakat bahari memang tinggal di kota pelabuhan, sementara itu daerah Kalinyamat hanya dijadikan sebagai tempat peristirahatan.
C. BIOGRAFI RATU KALINYAMAT
Sejak masih gadis, Ratu Kalinyamat memperoleh kepercayaan untuk memangku jabatan Adipati Jepara. Kala itu wilayah kekuasaannya meliputi Jepara, Pati, Kudus, Rembang dan Blora. Kerajaan kecilnya mula-mula didirikan di Kriyan.
Ratu Kalinyamat menikah dengan Pangeran Hadiri. Salah satu versi menyebutkan bahwa ia adalah putera Sultan Ibrahim dari Aceh, yang bergelar Sultan Muhayat Syah. Waktu kecilnya bernama Pangeran Toyib. Setelah menikah dengan Ratu Kalinyamat, ia diberi gelar Pangeran Hadiri, yang berarti yang hadir (dari Aceh ke Jepara)
Pertemuan dengan Ratu Kalinyamat terjadi karena pada waktu itu Pangeran Toyib diutus oleh Sultan Aceh untuk menimba ilmu pemerintahan dan agama Islam di Kesultanan Demak. Lelaki berdarah Persia ini sangat tampan, arif bijaksana, berwawasan Islam luas, dan ketaatan iman, serta berani menentang penjajah Portugis. Setelah mengetahui asal-usul Raden Toyib, hati Ratu Kalinyamat menjadi berdebar-debar. Ia teringat akan ramalan ayahnya bahwa pria yang akan menjadi pendampingnya kelak bukan berasal dari kalangan orang Jawa, melainkan berasal dari negeri seberang. Kemudian Ratu Kalinyamat bersedia diperistri oleh Raden Toyib.
Pada masa mudanya Pangeran Toyib mengembara ke negri Cina. Di sana ia bertemu dengan Tjie Hwie Gwan, seorang Cina muslim yang kemudian menjadi ayah angkatnya. Konon, ayah angkatnya tersebut menyertainya ke Jepara. Setelah menikah dengan Ratu kalinyamat dan menjadi adipati di Jepara, Tjie Hrie Gwan diangkat menjadi patih dan namanya berganti menjadi Pangeran Sungging Badar Duwung (sungging ‘memahat’, badar ‘batu atau akik’, duwung ‘tajam’). Nama sungging diberikan karena Badar Duwung adalah seorang ahli pahat dan seni ukuir. Diceritakan bahwa dialah yang membuat hiasan ukiran di dinding masjid Mantingan. Ialah yang mengajarkan keahlian seni ukir kepada penduduk di Jepara. Di tengah kesibukannya sebagi mangkubumi Kadipaten Jepara, Badar Duwung masih sering mengukir di atas batu yang khusus didatangkan dari negeri Cina. Karena batu-batu dari Cina kurang mencukupi kebutuhan, maka penduduk Jepara memahat ukiran pada batu putih.
Pernikahan Ratu Kalinyamat dengan Pangeran Hadiri tidak berlangsung lama. Hati Ratu Kalinyamat sangat terpukul dan berduka atas kematian Pangeran Hadiri pada tahun 1549 yang dibunuh oleh utusan Arya Penangsang. Pembunuhan terjadi seusai menghadiri upacara pemakaman kakak kandungnya, Sunan Prawoto yang juga tewas di tangan Arya Penangsang. Untuk menghadapi amukan Arya Penangsang, Ratu Kalinyamat bertapa di Gelang Mantingan, kemudian pindah ke Desa Danarasa, lalu berakhir di tempat Donorojo, Tulakan, Keling Jepara.
Setelah kematian Ario Penangsang, Retna Kencana dilantik menjadi penguasa Jepara dengan gelar Ratu Kalinyamat. Penobatan ini terjadi dengan ditandai adanya sengkalan Trus Karya Tataning Bumi, yang diperhitungkan sama dengan tanggal 12 Rabiul Awal atu 10 April 1549. Selama masa kekuasaannya, Jepara semakin berkembang menjadi Bandar terbesar di pantai utara Jawa, dan memiliki armada laut yang besar serta kuat.
Dalam perkawinanannya, Ratu Kalinyamat tidak dikaruniai putra. Ia merawat beberapa anak asuh. Salah satu anak asuhnya ialah adiknya sendiri, Pangeran Timur, yang berusia masih sangat muda ketika Sultan Trenggana meninggal. Setelah dewasa, Pangeran Timur menjadi adipati di Madiun yang dikenal dengan nama Panembahan Madiun (G. Moedjanto, 1987 : 155 dan Sartono Kartodirdjo, 1987: 129).
Dalam Sejarah Banten tercatat bahwa Ratu Kalinyamat mengasuh Pangeran Arya, putera Maulana Hasanuddin, Raja Banten (1552-1570) yang menikah dengan puteri Demak, Pangeran Ratu ( Hoesein Djajadiningrat, 1983 : 128). Menurut historiografi Banten, Maulana Hasanuddin dianggap sebagai pendiri Kesultanan Banten. Maulana Hasanuddin sendiri juga berdarah Demak. Ayahnya, Fatahillah sedang ibunya adalah saudara perempuan Sultan Trenggana. Maulana Hasanuddin kawin dengan putri Sultan Trenggana. Dari perkawinannya itu lahir dua orang putra, yang pertama Maulana Yusuf dan yang ke dua Pangeran Jepara. Yang terakhir ini disebut demikian karena kelak ia menggantikan Ratu Kalinyamat sebagai penguasa Jepara. Selama di Jepara, Pangeran Arya diperlakukan sebagai putra mahkota. Setelah bibinya meninggal, ia memegang kekuasaan di Jepara dan bergelar Pangeran Jepara (H.J. de Graaf, 1986: 129). Masa pemerintahannya dan peranannya dalam bidang politik dan ekonomi memang tidak begitu menonjol seperti bibinya.
Tidak disebutkan dengan jelas apa alasannya Pangeran Arya dikirim ke Jepara untuk dididik oleh bibinya. Meski pun demikian, dapat diduga bahwa Ratu Kalinyamat dipandang mampu membimbing dan mendidik, memiliki wibawa, dan berpengaruh. Adakalanya pendidikan putra raja diserahkan kepada keluarga raja yang bertempat tinggal tidak bersama-sama raja. Pemilihan Ratu Kalinyamat sebagai pendidik Pangeran Arya menunjukkan bahwa ia memiliki kepribadian yang kuat.
Di samping mengasuh kedua anak muda itu, Ratu Kalinyamat juga dipercaya untuk membesarkan putra-putra Sultan Prawata yang telah menjadi yatim piatu. Sultan Prawata mempunyai tiga orang putra, dua laki-laki dan satu perempuan. Salah satu putra Sultan Prawata adalah Pangeran Pangiri, yang kelak berkuasa di Demak. Selain sebagai keponakan, kelak ia juga menjadi menantu Sultan Pajang (H.J. de Graaf, 1986: 272). Tahun meninggalnya Ratu Kalinyamat tidak dicantumkan dalam kitab kesusasteraan Jawa. Ia dimakamkan di dekat suaminya di pemakaman Mantingan dekat Jepara, yang mungkin dibangun atas perintahnya sendiri, sesudah ia menjadi janda pada tahun 1549.Pengganti Ratu Kalinyamat adalah Pangeran Japara yang berkuasa dari tahun 1579 sampai tahun 1599. Menurut cerita Babad Tanah Jawi, ia adalah anak angkat Ratu Kalinyamat. Akan tetapi sumber Sejarah Banten menyebutkan bahwa putra mahkota itu, yang bernama Pangeran Aria atau Pangeran Jepara itu adalah anak angkat Ratu Kalinyamat, putra Raja Hasanudin, Raja Banten. Pada masa inilah peranan Jepara sebagai kota pelabuhan yang penting mengalami masa kemerosotannya.
D. PERANAN RATU KALINYAMAT DALAM SEJARAH INDONESIA
Ratu Kalinyamat sebagai kepala daerah Jepara telah memainkan peranan penting tidak hanya pada level lokal atau regional, tetapi pada level internasional. Peranannya meliputi berbagai aspek kehidupan, baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial budaya, mau pun hubungan internasional.
1. Peranan Ratu Kalinyamat dalam Bidang Politik
Peranan politik yang dilakukan Ratu Kalinyamat diawali ketika terjadi kemelut di istana Demak pada pertengahan abad ke-16 yang disebabkan oleh perebutan kekuasaan sepeninggal SultanTrenggana. Perebutan tahta menimbulkan peperangan berkepanjangan yang berakhir dengan kehancuran kerajaan. Perebutan kekuasaan terjadi antara keturunan Pangeran Sekar dengan Pangeran Trenggana. Kedua pangeran ini memang berhak menduduki tahta Kesultanan Demak. Dari segi usia, Pangeran Sekar lebih tua sehingga merasa lebih berhak atas tahta Kesultanan Demak dari pada Pangeran Trenggana. Namun Pangeran Sekar lahir dari istri ke tiga Raden Patah, yaitu putri Adipati Jipang, sedangkan Pangeran Trenggana lahir dari istri pertama, putri Sunan Ampel. Oleh karena itu Pangeran Trenggana merasa lebih berhak menduduki tahta Kesultanan Demak (Djuliati Suroyo dkk, 1995: 29 dan Slamet Mulyono, 1968: 120).
Pangeran Prawata, putra Pangeran Trenggana, membunuh Pangeran Sekar yang dianggap sebagai penghalang bagi Pangeran Trenggana untuk mewarisi tahta Kesultanan Demak. Pembunuhan terjadi di sebuah jembatan sungai saat Pangeran Sekar dalam perjalanan pulang dari salat Jum’at. Oleh karena itu, ia dikenal dengan nama Pangeran Sekar Seda Lepen. Menurut tradisi lisan di daerah Demak, pembunuhan itu terjadi di tepi Sungai Tuntang, sedang menurut tradisi Blora Pangeran Sekar dibunuh di dekat Sungai Gelis (Karyana Sindunegara, 1996/1997: 83-87).
Pembunuhan ini menjadi pangkal persengketaan di Kerajaan Demak. Raden Arya Penangsang, putra Pangeran Sekar berusaha menuntut balas atas kematian ayahnya, sehingga ia berusaha untuk menumpas keturunan Sultan Trenggana. Apalagi ia mendapat dukungan secara penuh dari gurunya. Sunan Kudus.
Pangeran Sekar mempunyai dua orang putra, yaitu Raden Penangsang dan Raden Mataram. Sepeninggal ayahnya, Raden Penangsang diangkat menjadi adipati di Jipang bergelar Raden Arya Penangsang. Menurut pandangan masyarakat Blora Arya Penangsang tampangnya seram, berkumis tebal, uwang malang, paha belalang, namun tidak begitu tinggi. Ia suka memakai celana komprang berwarna hitam, bebedan, dan memakai destar (Karyana Sindunegara dkk., 1996/1997: 84).
Bagi lawan-lawan politiknya, Arya Penangsang dituduh telah banyak melakukan kejahatan dan pembunuhan terhadap keturunan Sultan Trenggana. Ia menyuruh Rangkut dan Gopta untuk membunuh Sultan Prawata. Sultan Prawata terbunuh bersama permaisurinya pada tahun 1549 (Babad Demak II: 28). Ia kemudian membunuh Pangeran Hadiri, suami Ratu Kalinyamat. Pangeran Hadiri berhasil dibunuh oleh pengikut Arya Penangsang dalam perjalanan pulang dari Kudus, mengantarkan istrinya dalam rangka minta keadilan dari Sunan Kudus atas dibunuhnya Sultan Prawata oleh Arya Penangsang. Namun Sunan Kudus tidak dapat menerima tuntutan Ratu Kalinyamat karena ia memihak Arya Penangsang. Menurut Sunan Kudus, Sultan Prawata memang berhutang nyawa kepada Arya Penangsang yang harus dibayar dengan nyawanya. Arya Penangsang juga mencoba membunuh Adipati Pajang Hadiwijaya, menantu Sultan Trenggana. Namun menurut J.Brandes (1901: 488-491), ia bertindak demikian karena membela hak-haknya
Kematian Sultan Prawata dan Pangeran Hadiri tampaknya membuat selangkah lagi bagi Arya Penangsang untuk menduduki tahta Demak. Meskipun pembunuhan terhadap Sunan Prawata dan Pangeran Hadiri telah berjalan mulus, namun Sunan Kudus merasa belum puas apabila Arya Penangsang belum menjadi raja, karena masih ada penghalangnya yaitu Hadiwijaya. Atas nasehat Sunan Kudus, Arya Penangsang berencana membunuh Hadiwijaya namun mengalami kegagalan. Kegagalan itu mendorong pecahnya perang antara Jipang dengan Pajang.
Di luar dugaan pihak Sunan Kudus dan Arya Penangsang, ternyata Ratu Kalinyamat tampil memainkan peranan penting dalam menghadapi Arya Penangsang. Ratu Kalinyamat minta kepada Hadiwijaya untuk membunuh Arya Penangsang. Didorong oleh naluri kewanitaannya yang sakit hati karena kehilangan suami dan saudara, ia telah menggunakan wewenang politiknya selaku pewaris dari penguasa Kalinyamat dan penerus keturunan Sultan Trenggana. Ratu Kalinyamat memiliki sifat yang keras hati dan tidak mudah menyerah pada nasib. Menurut kisah yang dituturkan dalam Babad Tanah Jawi, ia mertapa awewuda wonten ing redi Danaraja, kang minangka tapih remanipun kaore (bertapa dengan telanjang di gunung Danaraja, yang dijadikan kain adalah rambutnya yang diurai). Tindakan ini dilakukan untuk mohon keadilan kepada Tuhan dengan cara menyepi di Gunung Danaraja. Ia memiliki sesanti, baru akan mengakhiri pertapaanya apabila Arya Penangsang telah terbunuh.
Pernyataan Babad Tanah Jawi itu merupakan suatu kiasan yang memerlukan interpretasi secara kritis. Historiografi tradisional memuat hal-hal yang digambarkna dengan simbol-simbol dan kiasan-kiasan. Dalam bahasa Jawa kata wuda (telanjang) tidak hanya berarti tanpa busana sama sekali, tetapi juga memiliki arti kiasan yaitu tidak memakai barang-barang perhiasan dan pakaian yang bagus (Suara Merdeka, 10 Desember 1973). Ratu Kalinyamat tidak menghiraukan lagi untuk mengenakan perhiasan dan pakaian indah seperti layaknya seorang ratu. Pikirannya ketika itu hanya dicurahkan untuk membinasakan Arya Penangsang. Di Gunung Danaraja itu lah Ratu Kalinyamat menyusun strategi untuk melakukan balas dendam kepada Arya Penangsang.
Peperangan antara Pajang dan Jipang tidak dapat terelakkan. Dalam peperangan itu, Arya Penangsang memimpin pasukan Jipang mengendarai kuda jantan bernama Gagak Rimang yang dikawal oleh prajurit Soreng. Adapun pasukan Pajang dipimpin oleh Ki Gede Pemahanan, Ki Penjawi, Ki Juru Mertani. Pasukan Pajang juga dibantu oleh sebagian prajurit Demak dan tamtama dari Butuh, pengging. Dalam peperangan itu Arya Penangsang terbunuh.
Terbunuhnya Arya Penangsang itu terjadi pada tahun 1480 Saka atau 1558 Masehi (Karyana Sindunegara, 1996/1997: 123-114). Menurut Amen Budiman peristiwa itu terjadi pada tahun 1556 (Amen Budiman, 1993: 78), sedang sumber lain mengatakan Arya Penangsang gugur pada tahun 1554 (Suripan Sadi Hutomo, 1996). Pertempuran dimenangkan oleh pihak Pajang dan Arya Penangsang gugur ((H.J. de Graaf, 1986: 91). Rangkaian peristiwa pembunuhan para kerabat raja Demak hingga perang antara Pajang melawan Jipang itu dalam sumber tradisi terjadi pada tahun 1549. Hal itu merupakan anti klimaks dari sejarah dinasti Demak (H.J. de Graaf, 1986: 91).
Setelah kematian Arya Penangsang, Retna Kencana dilantik menjadi penguasa Jepara dengan gelar Ratu Kalinyamat Peristiwa perebutan kekuasaan di Demak itu di satu pihak telah memunculkan tokoh wanita yang memegang peranan penting dalam kesatuan keluarga Kesultanan Demak, serta dalam bidang politik pemerintahan yang begitu menonjol. Sementara itu di pihak lain, memunculkan seorang tokoh baru atau homo novus yaitu Sultan Hadiwijaya.
Fernao Mendez Pinto dalam kesaksiannya menyatakan bahwa di wilayah Kerajaan Demak terdapat delapan penguasa yang memiliki hak untuk memilih raja baru sehingga berkedudukan sebagai dewan mahkota. P.J. Veth (1912) juga menyatakan terdapat daerah utama yang merdeka di Jawa dan Madura, salah satunya adalah Kalinyamat. Kedelapan daerah merdeka itu adalah Banten, Jayakarta, Cirebon, Prawata, Pajang, Kedu, Madura, dan Kalinyamat. Kedudukan Kalinyamat sebagai daerah merdeka ini menempatkan Ratu Kalinyamat pada posisi strategis sebagai pemegang kekuasaan di Jepara. Karena termasuk sebagai dewan mahkota, maka kedudukan dan pengaruh penguasa di delapan daerah merdeka di bidang politik dan pemerintahan cukup kuat (H.J. de Graaf, 1986 : 89).
Sultan Demak untuk menggabungkan daerah Prawata dan Kalinyamat menggambarkan betapa dekatnya hubungan antara sultan dengan penguasa Kalinyamat. Kekuasaan Ratu Kalinyamat atas wilayah Kalinyamat dan Prawata cukup kokoh karena tidak ada ancaman dari pihak mana pun. Agaknya ia dihormati sebagai kepala keluarga Kasultanan Demak yang sesungguhnya. Sepeninggal Sultan Prawata, ia menjadi pemimpin keluarga dan pengambil keputusan penting atas bekas wilayah Kasultanan Demak. Bagi Ratu Kalinyamat kekuasaan Pangeran Pangiri, putra Sultan Prawata, di Demak begitu kecil. Apalagi Pangeran Pangiri menjadi anak asuhnya dan dibesarkan oleh Ratu Kalinyamat. Sementara itu Sultan Pajang bukan merupakan hambatan bagi Ratu Kalinyamat. Ada pun kekuasaan raja-raja Banten dan Cirebon baru saja muncul. Dengan demikian, di antara pewaris dinasti Demak di wilayah pantai utara Jawa, Ratu Kalinyamat lah yang paling menonjol (H.J. de Graaf, 1986 : 131).
Ratu Kalinyamat diperkirakan memerintah hingga 1579. Penggantinya adalah Pangeran Jepara, putra angkat Ratu Kalinyamat. Sejarah Banten menyebutkan bahwa putra mahkota Jepara yang bernama Pangeran Aria atau Pangeran Jepara adalah putra angkat Ratu Kalinyamat, putra raja Banten Hasanuddin. Pada masa itu peranan Jepara mulai mengalami kemerosotan. Pada tahun 1599 Jepara dengan susah payah ditundukkan oleh Mataram. Jepara waktu itu memiliki daya tahan yang kuat karena kota pelabuhan itu dikelilingi dengan benteng yang menghadap ke pedalaman dan dijaga ketat oleh prajurit Jepara.
2. Peranan Ratu Kalinyamat dalam Bidang Ekonomi
Di bawah pemerintahan Ratu Kalinyamat, Jepara mengalami perkembangan tersendiri. Kekalahan dalam perang di laut melawan Malaka pada tahun 1512-1513 pada masa pemerintahan Pati Unus, menyebabkan Jepara nyaris hancur. Akan tetapi perdagangan lautnya tidaklah musnah sama sekali. (H.J. de Graaf, 1986: 125). Kegiatan ekonomi menjadi semakin terbengkalai pada saat wilayah Kesultanan Demak menjadi ajang pertempuran antara Arya Penangsang dengan keturunan Sultan Trenggana. Meski pun demikian, perdagangan lautnya masih dapat berlangsung, walau kurang berkembang.
Setelah berakhirnya peperangan melawan Arya Penangsang, Jepara mengalami perkembangan tersendiri. Apabila Sultan Pajang sibuk dalam rangka konsolidasi wilayah, maka Jepara pun sibuk membenahi pemerintahan dan ekonomi yang terbengkelai selama intrik politik berlangsung. Perdagangan laut Jepara dapat berlangsung meski pun kurang berkembang.
Namun beberapa tahun setelah berkuasa, Ratu Kalinyamat berhasil memulihkan kembali perdagangan Jepara. Konsolidasi ekonomi memang diutamakan oleh Ratu Kalinyamat. Di bawah pemerintahannya, pada pertengahan abad ke 16 perdagangan Jepara dengan daerah seberang laut semakin ramai. Pedagang-pedagang dari kota-kota pelabuhan di Jawa seperti Banten, Cirebon, Demak, Tuban, Gresik, dan juga Jepara menjalin hubungan dengan pasar internasional Malaka. Dari Jepara para pedagang mendatangi Bali, Maluku, Makasar, dan Banjarmasin dengan barang-barang hasil produksi daerahnya masingmasing (Meilink Roelofsz, 1962: 103-115). Dari pelabuhan-pelabuhan di Jawa diekspor beras ke daerah Maluku dan sebaliknya dari Maluku diekspor rempahrempah untuk kemudian diperdagangkan lagi. Bersama dengan Demak, Tegal, dan Semarang, Jepara merupakan daerah ekspor beras (Armando Cortesao, 1967: 188).
Pada pertengahan abad ke-16 perdagangan Jepara dengan daerah seberang laut menjadi semakin ramai. Menurut berita Portugis, Ratu Jepara itu merupakan tokoh penting di Pantai Utara Jawa Tengah dan Jawa Barat sejak pertengahan abad ke-16 (H.J. de Graaf, 1986 : 128). Di bawah Ratu Kalinyamat, strategi pengembangan Jepara lebih diarahkan pada penguatan sektor perdagangan dan angkatan laut. Kedua bidang ini dapat berkembang baik berkat adanya kerjasama dengan beberapa kerajaan maritim seperti Johor, Aceh, Banten, dan Maluku.
Meski pun daerahnya kurang subur, namun di wilayah kekusaan Ratu Kalinyamat terdapat empat kota pelabuhan sebagai pintu gerbang perdagangan di
pantai utara Jawa Tengah bagian timur yaitu Jepara, Juana, Rembang, dan Lasem. Oleh karena itu wajar apabila Ratu Kalinyamat dikenal sebagai orang yang kaya raya. Kekayaannya diperoleh melalui perdagangan internasional, terutama dengan Malaka dan Maluku. Jepara merupakan pensuplai beras yang dihasilkan di daerah hinterland. Selain berperan sebagai pelabuhan transito juga menjadi pengekspor gula, madu, kayu, kelapa, kapok, dan palawija. Apalagi dengan berlakunya sistem comenda dalam pelayaran dan perdagangan pada waktu itu (D.H. Burger, 1962 : 25-26), membuat Ratu Kalinyamat tidak hanya sebagai penguasa politik, tetapi juga sebagai pedagang.
Sesuai dengan letak geografis sebagai kota pelabuhan, Jepara menempati suatu titik yang menghubungkan dunia daratan dan dunia lautan. Dunia daratan adalah daerah Pati, Jepara, Juana, dan Rembang, sedang dunia lautan adalah jalur perdagangan dan pelayaran dengan daerah-daerah sekitarnya mau pun daerah seberang laut. Dengan demikian dilihat dari segi ekonomi, pelabuhan Jepara berfungsi sebagai tempat menampung surplus dari daerah hinterland untuk memenuhi warganya dan didistribusikan ke daerah-daerah lain di seberang lautan. Sebaliknya Jepara juga berfungsi menampung produk-produk dari daerah luar untuk selanjutnya didistribusikan atau diperdagangkan ke daerah-daerah hinterland yang membutuhkan.
Perdagangan laut di pantai utara Jawa pada abad ke-16 sebagian besar dikuasai oleh bangsawan. Sebagai penguasa, mereka mempunyai hak beli dahulu bagi barang dagangan yang datang dan memborong barang dagangan yang tidak terjual. Pedagang-pedagang asing memberi prioritas kepada penguasa untuk memilih barang dagangan yang baik dengan harga lebih rendah dari pembeli lain. Hubungan baik dengan penguasa setempat senantiasa dipelihara untuk kelancaran usaha mereka. Dengan jabatan politik yang tinggi dan dukungan finansial yang kuat memberi peluang bagi penguasa untuk menanamkan pengaruhnya dalam bidang politik dan pemerintahan.
3. Peranan Ratu Kalinyamat dalam Hubungan Internasional
Kebesaran kekuasaan Ratu Kalinyamat tampak dari luas wilayah pengaruhnya. Menurut naskah dari Banten dan Cirebon, kekuasaannya menjangkau sampai daerah Banten. Pengaruh kekuasaan Ratu Kalinyamat di daerah pantai utara Jawa sebelah barat, di samping karena posisi politiknya juga karena harta kekayaannya yang bersumber pada perdagangan dengan daerah seberang di pelabuhan Jepara sangat menguntungkan. Sebagai raja yang memiliki posisi politik yang kuat dan kondisi ekonomi yang kaya, Ratu Kalinyamat sangat berpengaruh di Pulau Jawa.
Hanya tiga tahun di bawah kekuasaan Ratu Kalinyamat, kekuatan armada Jepara telah pulih kembali. Berita Portugis melaporkan adanya hubungan antara Ambon dengan Jepara. Diberitakan bahwa para pemimpin Persekutuan Hitu di Ambon telah berulang kali minta bantuan kepada Jepara, baik untuk memerangi orang-orang Portugis maupun suku Hative di Maluku (H.J. de Graaf, 1986: 130).
Di depan sudah disebutkan, bahwa pemerintahan Ratu Kalinyamat lebih mengutamakan strategi pengembangan Jepara untuk memperkuat sektor perdagangan dan angkatan laut. Kedua bidang ini akan dapat berkembang dengan baik kalau dilaksanakan melalui kerja sama dengan beberapa kerajaan maritim seperti Johor, Aceh, Maluku, Banten, dan Cirebon. Ini berarti bahwa Ratu Kalinyamat harus menjalin hubungan diplomatik dan kerjasama dengan mancanegara agar kedudukan Jepara sebagai pusat kekuasaan politik dan pusat perdagangan bisa kokoh.
Bukti tersohornya Ratu Kalinyamat pada pertengahan abad ke-16 antara lain dapat ditunjukkan dengan adanya permintaan dari Raja Johor untuk ikut mengusir Portugis dari Malaka. Pada tahun 1550, Raja Johor mengirim surat kepada Ratu Kalinyamat dan mengajak untuk melakukan perang suci melawan Portugis yang saat itu kebetulan sedang lengah dan menderita berbagai macam kekurangan. Ratu Kalinyamat menyetujui anjuran itu. Pada tahun 1551 Ratu Kalinyamat mengirimkan ekspedisi ke Malaka. Dari 200 buah kapal armada persekutuan Muslim, 40 buah di antaranya berasal dari Jepara. Armada itu membawa empat sampai lima ribu prajurit, dipimpin oleh seorang yang bergelar Sang Adapati. Prajurit dari Jawa ini menyerang dari arah utara. Mereka bertempur dengan gagah berani dan berhasil merebut kawasan orang pribumi di Malaka.
Serangan Portugis ternyata begitu hebat, sehingga pasukan Melayu terpaksa mengundurkan diri. Sementara itu, pasukan Jawa tetap bertahan. Mereka baru mundur setelah seorang panglimanya gugur. Dalam pertempuran yang berlanjut di darat dan di laut, 2000 prajurit Jawa gugur. Hampir seluruh perbekalan dan persenjataan berupa arteleri dan mesiu jatuh ke tangan musuh. Walau pun telah melakukan taktik pengepungan selama tiga bulan, ekspedisi ini akhirnya mengalami kegagalan dan terpaksan kembali ke Jawa (H.J. de Graaf en G. Th. Pigeaud, 1974 : 105). Nasib malang tampaknya menimpa armada Jawa, karena tiba-tiba badai datang. 20 kapal penuh muatan terdampar di pantai dan menjadi jarahan orang Portugis. Dari seluruh armada Jepara, hanya kurang dari separo yang bernasib baik dan selamat kembali ke Jepara (Diego de Couto, 1778-1788, : IX, 5 dan H.J. de Graaf, 1987 : 33).
Walau pun pernah mengalami kegagalan, namun Ratu Kalinyamat tampaknya tidak berputus asa. Semangat menghancurkan Portugis di Malaka terus berkobar di hati tokoh wanita ini. Pada tahun 1573, ia kembali mendapat ajakan dari Sultan Aceh, Ali Riayat Syah untuk menyerang Malaka. Ketika armada Aceh telah mulai menyerang, ternyata armada Jepara tidak muncul pada waktunya. Keterlambatan ini dengan tidak sengaja amat menguntungkan Portugis. Seandainya orang Aceh dan Jawa pada waktu itu bersama-sama menyerang pada waktu yang bersamaan, maka kehancuran Malaka tidak dapat dielakkan (Diego de Couto, 17781788, XVII).
Armada Jepara baru muncul di Malaka pada bulan Oktober 1574. Dibanding dengan ekspedisi pertama, armada Jepara kali ini jauh lebih besar. Armada ini terdiri dari 300 buah kapal layar dan 80 buah di antaranya berukuran besar. Awak kapalnya terdiri dari 15.000 prajurit pilihan, yang dilengkapi dengan banyak sekali perbekalan, meriam, dan mesiu. Salah satu pemimpin ekspedisi militer ke Malaka pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat ini adalah Kyai Demang Laksamana yang oleh sumber Portugis disebut dengan nama Quilidamao (H.J. de Graaf en Th.
G. Th. Pigeaud, 1974, : 273). Nama itu pada jaman sekarang setingkat Laksamana Laut atau Jendral. Hal ini menunjukkan bahwa sebagai penguasa bahari Ratu Kalinyamat lebih mementingkan kekuatan laut dari pada kekuatan angkatan darat. Ini tidak berarti bahwa Jepara tidak mempunyai pasukan atau prajurit darat, akan tetapi kekuatan darat Jepara lebih bersifat defensif yaitu dengan dibangunnya benteng yang mengelilingi kota pelabuhannya yang menghadap ke darat (Agust. Supriyono, 2005).
Armada Jepara itu memulai serangan dengan salvo, tembakan yang seolah
olah hendak membelah bumi (H.J. de Graaf, 1986 : 32). Setelah memborbardir kota Malaka dengan tembakan artileri, keesokan harinya pasukan Jawa didaratkan dan mereka menggali paritparit pertahanan. Rupa-rupanya peruntungan nasib belum jatuh di pihak Jawa. Pada waktu armada mereka menyerang, 30 buah kapal besarnya malahan terbakar. Pasukan Jawa kemudian terpaksa membatasi gerakan dengan mengadakan blokade laut. Portugis baru berhasil menembus rintangan itu setelah melakukan serangan berkali-kali. Usaha Portugis untuk berunding mengalami kegagalan karena pihak Jawa menolak tuntutan Portugis yang dianggap terlalu berat.
Sementara itu dalam pertempuran laut pihak Portugis berhasil merebut enam buah kapal Jawa yang penuh bahan makanan kiriman dari Jepara. Akibat dari kejadian ini, pasukan Jawa yang selama tiga bulan dengan tegar melakukan blokade laut, kekuatannya berangsur-aangsur surut karena kekurangan bahan makanan. Mereka akhirnya terpaksa bergerak mundur dan menderita banyak korban. Konon hampir dua pertiga dari kekuatan angkatan perang yang berangkat dari Jepara musnah. Di sekitar Malaka saja terdapat sekitar 7.000 makam orang Jawa (Diego de Couto, 1778-1788: 5).
Dari pengiriman dua ekspedisi ke Malaka tersebut membuktikan bahwa Ratu Kalinyamat adalah seorang kepala pemerintahan yang sangat berkuasa. Walaupun ia gagal dalam misinya, namun orang-orang Portugis juga mengakui kebesarannya. Dalam bukunya, Diego de Couto menyebutnya sebagai Rainha da Japara, senhora poderosa e rica, yang berarti Ratu Jepara, seorang wanita yang kaya dan berkuasa. Ia juga disebut oleh sumber Portugis sebagai De kranige dame yaitu seorang wanita yang pemberani. Sifat berani Ratu Kalinyamat ini tampak dalam perjuangannya yang gigih dalam menentang kekuasaan bangsa Portugis. Kegagalan serangan Jepara itu terutama disebabkan oleh kekalahan dalam bidang teknologi militer dan pelayaran. Kapal-kapal Portugis jauh lebih unggul dalam teknik pembuatannya dan lebih besar dari pada kapal-kapal Jepara. Meskipun perlawanan terhadap Portugis mengalami kegagalan, tetapi pengiriman armada itu cukup menunjukkan bahwa perekonomian di Jepara pada saat itu sangat kuat.
Sumber Portugis menyebutkan pula bahwa pada masa kekuasaan Ratu Kalinyamat, Jepara juga menjalin hubungan dengan para pedagang di Ambon. Beberapa kali para pemimpin pelaut atau pedagang Ambon di Hitu minta bantuan Ratu Jepara untuk melawan orang-orang Portugis. Hal ini merupakan indikasi bahwa Jepara juga mempunyai jaringan perdagangan dengan Ambon (H.J. de Graaf en Th. G. Th. Pigeaut, 1974 : 273).
Pada tahun 1579, Pakuan Pajajaran, sebuah kota dalam Kerajaan Sunda di Jawa Barat yang belum masuk Islam, ditaklukkan oleh Raja Banten. Pangeran Jepara putra Hasanuddin dari Banten yang menjadi putra angkat Ratu Kalinyamat ternyata tidak ikut dalam ekspedisi melawan Pejajaran. Demikian pula Ratu Kalinyamat tidak disebutkan ikut dalam ekspedisi itu. Ada kemungkinan bahwa pada tahun 1579 Ratu Kalinyamat baru saja meninggal. Keponakannya dan sekaligus putra angkatnya, Pangeran Jepara, telah menggantikannya sebagai raja
(H.J. de Graaf, 1986: 131).
Sebagai kota pantai, Jepara merupakan kota bandar perdagangan yang karena fungsinya menarik pedagang dari berbagai suku dan kebangsaan untuk tinggal sementara mau pun menetap. Di bidang politik dan pertahanan, pelabuhan Jepara sebagai pusat pengiriman ekspedisi-ekspedisi militer untuk meluaskan kekuasaan ke Bangka dan ke Kalimantan Selatan yaitu Tanjung Pura dan Lawe. Di bawah Ratu Kalinyamat, perdagangan Jepara dengan daerah seberang laut menjadi semakin ramai. Dia begitu dihormati sebagai kepala keluarga Kasultanan Demak yang sebenarnya. Di bawah kekuasaannya, dia mampu mempunyai kekuatan armada yang tangguh. Dia juga menjalin kerja sama dengan Ambon, sehingga para pemimpin persekutuan Hitu di Ambon telah berulang kali minta bantuan kepada Jepara baik untuk memerangi orang Portugis mau pun suku Hative di Maluku. Di bawah pemerintahan Ratu Kalinyamat, strategi pengembangan Jepara lebih diarahkan pada penguasaan sektor perdagangan dan angkatan laut. Kedua bidang ini akan dapat berkembang dengan baik karena adanya kerja sama dengan beberapa kerajaan maritim seperti Johor, Aceh, Maluku, Banten, dan Cirebon.
Bukti kebesaran Jepara terlihat pada tahun 1550, ketika Raja Johor minta bantuan armada perang kepada Jepara untuk melakukan perang jihad melawan Portugis di Malaka. Jepara mengirimkan 40 buah kapal dengan kapasitas angkut 1.000 orang prajurit bersenjata. Meski pun prajurit Jepara mengalami kekalahan, Ratu Kalinyamat terus berusaha melakukan serangan lagi terhadap Portugis di Malaka. Pada tahun 1573 Ratu Kalinyamat sekali lagi diminta oleh Sultan Ali Mukhayat Syah dari Aceh untuk menggempur Portugios di Malaka. Armada yang dikirim sekitar 300 buah kapal, 80 buah kapal berukuran besar yang masing-masing berbobot 400 ton. Awak kapal terdiri atas 15.000 prajurit pilihan dengan banyak sekali perbekalan, meriam, dan mesiu.
Dengan armadanya yang kuat, Ratu Kalinyamat juga pernah melakukan dua kali penyerangan kepada Portugis di Malaka, yaitu pada tahun 1551 dan tahun 1574. Kedua penyerangan itu dilakukan Ratu Kalinyamat dalam rangka membantu Kesultanan Johor dan Aceh untuk mengusir Portugis dari Malaka. Penyerangan pertama gagal, sedangkan pada penyerangan kedua, meskipun telah berhasil mengepung Malaka selama tiga bulan, ternyata pasukan Jepara ini tidak dapat memenangkan penyerangan dan terpksa kembali ke Jawa.
Salah satu pemimpin ekspedisi militer ke Malaka pada masa kekuasaan Ratu Kalinyamat adalah Kyai Demang Laksamana. Nama itu pada zaman sekarang setingkat dengan Laksamana Laut atau Jendral. Hal itu menunjukkan bahwa sebagai pnguasa bahari, Ratu Kalinyamat lebih mementingkan kekuatan laut daripada kekuatan angkatan darat. Meskipun demikian, tidak berarti bahwa Jepara tidak mempunyai pasukan atau prajurit angkatan darat, akan tetapi, kekuatan darat Jepara lebih bersifat defensive, yaitu dengan jalan dibangunnya benteng yang mengelilingi kota pelabuhan yang menghadap ke darat atau daerah pedalaman Jepara.
Kekalahan armada laut Jawa baik pada ekspedisi Adipati Unus maupun yang dikirim oleh Ratu Kalinyamat memang merupakan kenyataan yang harus diterima. Hal ini karena diakibatkan lebih canggihnya teknologi yang dimiliki oleh Portugis yang memiliki senjata pelontar yang unggul, yaitu meriam. Meskipun demikian, harus diakui bahwa pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat masyarakat Jepara telah tampil dalam panggung sejarah Nusantara sebagai masyarakat bahari. Ciri utama masyarakat bahari adalah di dalam kehiupan mereka, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari diperoleh dari kegiatan atau pekerjaannya mngeksploitasi dan memanfaatkan sumber daya laut. Pada zaman itu, di samping berkehidupan sebagai nelayan, aktivitas pelayaran dan perdagangan adalah yang paling utama.
Bukti kejayaan Jepara pada zaman itu antara lain adalah armada laut yang besar dan kuat yang dimiliki Ratu Kalinyamat. Usaha melanjutkan cita-cita Adipati Unus untuk mengusir Portugis dari Malaka, menunjukkan bahwa Malaka merupakan salah satu titik dari jaringan perdagangan kota pelabuhan Jepara yang mulai mendunia. Sumber Portugis juga menjelaskan bahwa pada masa kekuasaan Ratu Kalinyamat, Jepara juga menjalin hubungan dengan para pedagang di Ambon. Beberapa kali para pemimpin pelaut dan pedagang Ambon di Hitu meminta bantuan pertolongan kepada Ratu Kalinyamat untuk melawan orang-orang Portugis maupun dengan suku lain yang masih seketurunan, yaitu orang-orang Hative. Hal ini merupakan indikasi
bahwa Jepara juga mempunyai jaringan perdagangan dengan Ambon.

V. KESIMPULAN

Ratu Kalinyamat dikenal sebagai tokoh historis legendaris yang dibicarakan masyarakat dengan berbagai versi. Sebagai akibat dari peperangan Arya Penangsang, di Jepara terdapat toponimtoponim nama desa yang berhubungan dengan dicederainya Pangeran Hadiri oleh prajurit Arya Penangsang hingga tewas.
Di bawah pemerintahan Ratu Kalinyamat, Jepara semakin berkembang sebagai bandar perdagangan dan pelayaran. Ratu Kalinyamat tidak saja memegang peranan penting dalam politik dan pemerintahan, tetapi juga menguasai sumber-sumber ekonomi terutama hasil perdagangan dan pelayaran seberang laut. Adanya sistem comenda menyebabkan Ratu Kalinyamat sebagai penguasa Jepara yang sangat kaya. Lagi pula ia memiliki angkatan laut yang cukup kuat untuk mendukung aktivitas pelayaran dan perdagangan seberang laut. Jepara berkembang menjadi bandar perdagangan dan bandar transito yang dikunjungi para pedagang dari berbagai bangsa dan suku bangsa. Oleh karena ia menguasai aktivitas ekonomi dan perdagangan itu, maka wajar jika ia dikenal sebagai penguasa yang sangat kaya.
Kekayaan Ratu Kalinyamat merupakan faktor pendukung utama bagi kekuatan politiknya. Berkat kekayaannya, ia memiliki armada angkatan laut yang kuat untuk melakukan serangan terhadap Malaka pada tahun 1551 dan 1574. Serangan itu dilakukan atas dukungannya terhadap Kerajaan Johor dan Aceh, yang memintanya untuk membantu mengusir Portugis dari Malaka. Permintaan kedua kerajaan itu memberikan gambaran bahwa secara politis Ratu Kalinyamat dikenal sebagai penguasa yang sangat kuat dan namanya cukup termasyhur.
Popularitasnya sebagai kepala pemerintahan tidak hanya dikenal di kawasan Nusantara bagian barat saja, tetapi juga di Nusantara bagian timur. Keberaniannya melawan kekuatan asing telah dikenal di sepanjang Nusantara dari Aceh, Johor, hingga Maluku. Di samping itu, Ratu Kalinyamat dapat menjalankan politik persahabatan dengan kerajaan pedalaman sehingga dapat memelihara stabilitas politik. Dalam masa pemerintahannya, ia tidak mempunyai musuh.
Sebagai pewaris kekuasaan Kasultanan Demak, Ratu Kalinyamat memegang peranan yang terpenting dibanding dengan penguasa-penguasa yang lain di pantai utara Jawa pada abad ke-16. Sebagai pemersatu keluarga Kasultanan Demak, Ratu Kalinyamat mempunyai pengaruh yang cukup kuat di wilayah Banten dan Cirebon. Ia juga mampu mempertahankan konsolidasi keluarga Kasultanan Demak. Tidak berlebihan kiranya apabila Ratu Kalinyamat disebut sebagai tokoh pemimpin keluarga Kasultanan Demak dan kepala pemerintahan yang terkuat dari dinasti Demak. Hanya Jeparalah yang mampu mempertahankan eksistensi dan peranan Demak sebagai kerajaan yang bercorak maritim di pantai utara Jawa pada abad ke-16, yang memiliki kebesaran seperti pendahulunya.
Dengan mempelajari kehidupan dan peranan Ratu Kalinyamat, diperoleh pandangan yang lebih lengkap mengenai perkembangan historis peranan dan kedudukan wanita Indonesia. Ratu Kalinyamat menggambarkan sosok wanita yang tidak dibatasi oleh tradisi. Aktivitas dan peranan Ratu Kalinyamat memberikan suatu bukti bahwa tidaklah benar jika wanita Jawa dari kalangan bangsawan tinggi sangat dibelenggu oleh kungkungan feodalisme. Kasus Ratu Kalinyamat jelas membuktikan bahwa wanita kalangan bangsawan justru mempunyai peluang yang lebih besar untuk tampil guna memainkan peranan penting yang sangat dibutuhkan, baik dalam bidang politik maupun ekonomi. Peluang untuk dapat melakukan peranan penting dalam bidang politik karena didukung oleh wewenang tradisionalnya, terutama karena keturunan. Ratu Kalinyamat
telah melakukan aktivitas-aktivitas nyata bagi negaranya.

DAFTAR PUSTAKA

Cortesao, Armando. 1967. The Suma Oriental of Tome Pires. Nendeln/Lichtenstein: Kraus Reprint-Limited, 1967.
Couto, Diego de. 1778-1788. Da Asia. Jilid V. Lisboa.
Djajadiningrat, Hoesein. 1983. Tinjauan Kritis Tentang Sejarah Banten. Terjemahan KITLV dan LIPI. Jakarta: Penerbit Djambatan.
Gina dan Babariyanto. Babad Demak II. 1981. Transliterasi Terjemahan Bebas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Graaf, H.J. 1986. Kerajaan-Kerajaan Islam di Jawa: Peralihan dari Majapahit ke Mataram. Terjemahan Grafitipers dan KITLV. Jakarta: Grafitipers.
Kartodirdjo, Sartono (ed.). 1977. Sejarah Nasional Indonesia Jilid III. Jakarta: Balai Pustaka.
_______. 1987. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900 Dari Emporium Sampai Imperium. Jilid I. Jakarta: Gramedia.
Meilink, Roeloffsz. 1962. Asia Trade: Asian Trade and European Influence in the Indonesia Archipelago between 1500 and about 1630. The Hague : Martinus Nijhoff.
Panitia Penyusunan Hari Jadi Jepara Pemda Kabupaten Tingkat II Jepara. 1988. Sejarah dan Hari Jadi Jepara. Slamet Mulyono, 1968. Runtuhnya Kerajaan Hindu Jawa dan Timbulnya Negara-Negara Islam di Nusantara. Jakarta: Bhatara. Suroyo, A.M. Djuliati, dkk. 1995. Penelitian Lokasi Bekas Kraton Demak. Kerjasama Bappeda Tingkat I Jawa Tengah dengan Fakultas Sastra UNDIP Semarang. Sulendraningrat, P.S. 1972. Nukilan Sedjarah Tjirebon Asli. Tjirebon: Pusaka. Serat Kandhaning Ringgit Purwa. Koleksi KGB. No 7. Sudibya, Z.H. 1980. Babad Tanah Jawi. Jakarta: Proyek Peneribitan Buku Sastra Indonesia
dan Daerah, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Veth, P.J. 1912. Java, Geographisch, Ethnologisch, Historisch. Cetakan ke dua. Haarlem.

MANAJER MAFIA Bimbingan Machiavellis untuk Dunia Usaha

|


MANAJER MAFIA

Bimbingan Machiavellis untuk Dunia Usaha

Kamu bisa mendapatkan hasillebih banyak dengan kata-kata manis dan sepucuk senjata dariPada hanya dengan kata-kata manis.
-AL CAPONE

Daftar Isi

Prinsip Al Capone Vll Pendahuluan X111
Bagian 1: Mengelola Diri Sendiri 1 Masuk ke dalam Lingkaran 3 Para Capo 9 Perpolitikan Kantor 14 Bisnis 28 Masalah 32
Manajemen Waktu 37 Membuat Keputusan 49 Sahabat 52 Musuh 55 Dalil-dalil 57
Bagian 2: Mengelola Orang Lain 65 Mengerahkan Tenaga Kerja 67 Perajurit dan Perwira 76 Consigliere 79 Sekretaris Direktur Personalia Akuntan
Gelar Pekerjaan Kenaikan Gaji Loyalitas Tipe-tipe Manusia Kepemimpinan Menangani Konflik Staf Memecat Orang Permalingan Mengetatkan Ikat Pinggang
Produktivitas Aturan Dalil-datil
Bagian 3: Lain-lain Sasaran Hakikat Bisnis
Kapitalisme Si Kaya Pergulatan dalam Persaingan Berunding Rap at
Memorandum Pemasok
Pembohong
Manajer Mafia
81 83 86
87
89
91 93 100 109
111 114
115 117 119 120
127
129 132 135 137 140 146 149 150 151
152
Xl
Daftar Isi
155Menyimpan Rahasia
Tokoh Teladan 159 162
Menata Rumah Tangga Datil-dalil 165

Pendahuluan

Apa pun juga pekerjaan mereka-tak peduli wiraswastawan atau karyawan yang bertekad mendaki anak tangga perusahaan-usaha maju ke depan dan mempertahankan tempat terdepan sudah lama menjadi salah satu masalah utama bagi semua orang yang tidak puas dengan sekadar mendapatkan penghasilan. Dalam usaha mereka umuk dengan penuh semangat dan mati-matian mengejar tahta emas (dan kekuasaan dan gengsi yang menyertainya), orang-orang ambisius, baik laki-Iaki maupun perempuan, belajar dari orang-orang lain yang pernah mencapai keberhasilan. Manajer Mafia menyajikan pengetahuan khusus yang bam pertama kali ini tersedia bagi banyak orang.
Dasar rahasia keberhasilannya bisa diringkas sebagai berikut: Carilah sebuah tempat dalam sistem di mana kamu berada dalam posisi mengelola orang lain. U muk menemukan tempat seperti ini, jika
XlV
Manajer Mafia
kamu tidak berbekal warisan kekayaan, kamu harus lebih cerdik, lebih ambisius, dan lebih tegar daripada para pesaing kamu. Dan jika kamu ingin sukses besar menurut pengertian dunia ini, nasibmu harus baik--dan kamu sendiri tak kenaI ampun. Hiduplah di antara serigala-serigala, dan niscaya kamu akan
bisa mengaum.
Sekali kamu menemukan tempatmu, kamu harus mampu mempertahankannya, membelanya dari serang an dan serobotan para pesaingmu, dan memperkuatnya. Banyak orang akan mengincar tempatmu karena tempat-tempat seperti itu sangat menguntungkan orang yang menguasainya. Untuk mempertahankannya, kamu harus berkepala jernih-dan
(sekali lagi) tak kenaI ampun. Kamu akan mengenal orang-orang yang harus kamu kenaI di duniamu, dan mereka akan mengenal
kamu dan mempercayai serta memanfaatkanmu, sebagaimana kamu memanfaatkan mereka. Hal-hal seperri ini harus dipahami benar: Kamu suka menolong dan melaksanakan tugas-tugas yang sudah ditetapkan; kamu tahu apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan, dan kamu tahu apa bagianmu kelak. Sebagai imbalan bagi pelayanan dan kemauan baikmu, kamu mendapatkan backing par~ sponsor yang mempunyai kekuasaan jauh lebih besar. Dan dengan itu kamu akan menanjak. Naik terus ke atas.
Pendahu/uan
Benang merah yang melilit sebagian besar kisah sukses besar di dunia bisnis potong leher yang kompleks ini begini: Mayoritas orang yang naik ke puncak adalah orang-orang yang terampil dalam seni mengelola orang lain. Sebagian dari bakat mereka sebagai manajer mungkin pembawaan sejak bayi, sebagian lagi mungkin diperoleh dari pengalaman, dan sebagian lagi jelas suatu pencerminan kecerdasan yang tajam yang dimiliki oleh hanya beberapa gelintir orang sukses, bukan semua.
Ada setumpuk buku yang meneliti dan menganalisis teknik-teknik manajemen dari para eksekutif perusahaan dan raksasa bisnis yang sukses. Tetapi kebanyakan buku itu hanya mengulang-ulang teoriteori yang dipercaya luas di kalangan perusahaan clan kaum akademis-yang merupakan bagian dari kurikulum standar MBA. Mereka memang penyambung lidah kebijaksanaan konvensional, yang semuanya keliru, sebagaimana dikenal luas di kalangan para manajer sukses. Buku-buku ini dari kulit luarnya saja bicara panjang lebar justru untuk memperdalam kekeliruan.
Yang tidak pernah diungkapkan oleh teks-teks ini adalah satu ini: endapan kebijaksanaan dari orangorang yang pernah mengelola salah satu kartel yang paling besar, paling menguntungkan, paling panjang lImur dalam sejarah kapitalisme dan kejahatan terorganisasi, atau yang urnurn dijuluki Mafia, La Cosa Nostra, The Syndicate, TEe Mob, The Outfit, dan setengah lusin julukan lain.
Manajer Mafia untuk pertarna kalinya rnengurnpulkan dalarn satu buku pengetahuan dan petunjukpetunjuk dari para bos yang tak kenaI arnpun, yang kejeniusannya dalarn organisasi dan rnanajernen rnenyurnbangkan keuntungan dan perturnbuhan jauh lebih besar daripada kekuatan otot wantah dan kekerasan gangster lurnrah yang tidak canggih, atau kebijaksanaan konvensional CEO yang syah.
Berbeda dari buku-buku lain rnengenai prinsipprinsip rnanajernen yang sehat, Manajer Mafia rne
~
ngesarnpingkan banjir kata-kata (dan contoh-contoh kasus yang rnenernaninya dan yang seringkali rnernbosankan dan tanpa juntrung), tetapi langsung menyajikan pragrnatisrne dan falsafah penuntun kepernirnpinan yang rnendasari dan rnengendalikan "Kekaisaran Bisu" untuk sukses dan berkernbang selarna berabad-abad ini. Dan daripada dipandang sebagai ekspresi apa yang disebut pikiran krirninal,
rencana-rencana tindakan dan mutiara-rnutiara
kebijaksanaan ini disajikan seperti apa adanya: pencerrninan dari suatu pernaharnan yang' tajam mengenai dinarnika sifat rnanusia.
Dalam Manajer Mafia ini, tentu saja orang rnendengar gaung Machiavelli, salah seorang teoretikus
Pendahuluan XVII
terbesar rnengenai pengerahan kekuasaan. Machiavelli adalah penulis buku paling terkenal mengenai kepemirnpinan dan kenegaraan, It PrinciPe (buku berbahasa Italia ini telah diterjernahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Grarnedia Pustaka Dtarna). Tokoh itu rnenasihati keluarga Medici sebagai berikut: "Orang yang ingin berbuat baik dalam segala hal pasti akan kecewa berada di antara begitu banyak orang yang tidak baik. Dengan dernikian adalah penting untuk belajar rnenjadi orang yang tidak Ilaik, dan belajar rnenggunakan atau tidak rnenggunakan pengetahuan ini sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada." Kita akan selalu rnengacu pada kcbijaksanaan Machiavelli sebagairnana dipaparkan d.darn It Principe dan dalarn Discorsi sewaktu kita
Ilanti menyelarni panduan rnenuju keberhasilan ini.
Sdarnilah Manajer Mafia di bagian mana saja, ka1'.111 saja, dan niscaya karnu akan rnendapatkan na"Ihat yang berguna. Atau bacalah secara berurutan ,Ltll pelan-pelan, dan juga sering, sarnpai dalil-dalil ,Ltll strategi-strateginya rnenjadi bagian instinktif .I.ui perangkat manajernenrnu-baik untuk rnendaki IlIlkit dunia usaha rnaupun untuk diterapkan dalarn dllliia luas yang sarna-sarna penuh khianat ini.
I)unia luas sekarang ini, begitu pula di rnasa lalu,
.Ilgnakkan oleh keserakahan dan ketakutan. Para
W.I rga negara Arnerika Serikat khususnya, dengan
XVll1 Manajer Mafia
menengok setengah abid ke belakang dan memandang ke abad mendatang, tahu betul tentang hal ini-atau seharusnya tahu. Jika kamu sudah menyerap pelajaran-pelajaran Mafia Manajer, kamu akan mengenali satu kebenaran yang sentral: J ika kamu berpikir dan bertindak semata-mata demi keuntungan bagi dirimu sendiri, kamu akan berhasil mencapai puncak. Dan sebagaimana diamati oleh filsuf
Nietzsche: "Udara di puncak lebih hangat daripada yang diduga oleh orang-orang lembah, khususnya pada musim dingin."
Sebagaimana kita semua ketahui, ruang di puncak itu luas, meskipun tidak cukup luas sehingga orang bisa duduk-duduk santai.
Bagian 1
Mengelola

Diri Sendiri

o
mu hanya mempunyai ~oneksi, afiliasi, dan bukan anggota penuh "Urusan Kami".
Sebagaimana mungkin sudah kamu ketahui, Urusan Kami (terjemahan harfiah dari Cosa N astra adalah Urusan Kami) adalah sebuah konfederasi keluargakeluarga kejahatan di seluruh dunia, dengan hierarki keanggotaan yang didefinisikan dengan jelas dan dengan satu tujuan tunggal: keuntungan, dan tidak sungkan-sungkan menggunakan segala macam cara untuk memastikan dan meningkatkan keuntungan itu. Mafia lahir di Sisilia sekitar lima abad yang lalu, dimulai sebagai sebuah organisasi nasionalis dan patriotik, tetapi kemudian dengan cepat berpaling ke dunia kejahatan. Di Amerika Serikat, bentuknya yang seperti sekarang ini mulai terwujud sekitar tahun 1930, digarap oleh bapak administrator dunia bawah tanah, Johnny "The Fox" Torrio. (Torrio adalah orang yang membawa Al Capone ke Chicago.)
Apa arti Mafia? Mafia berarti kehormatan, pembalasan, dan solidaritas. Dan sebagai singkatan dia bisa berarti Mothers And Fathers Italian Association. Cukup bagus, 'kan? Mungkin juga tidak.
Kami berspesialisasi dalam proteksi, pemutusan pertikaian, dan pengaturan pasar-pasar, khususnya dalam transasksi-transaksi di mana negara mungkin ingin campur tangan. Sekarang ini, secara internasional, kami tetap kuat di Sisilia, dan sedang mengem
;\;fe/SIlkke dalam Lingkungan
hangkan missi kami untuk menciptakan kesempatan (Ialam hubungan komersial dengan Rusia. Itulah lJrusan Kami. Sayangnya, hukum kadang-kadang II1cnganggap kegiatan-kegiatan kami tidak memihak lI1ereka, artinya kami dianggap melanggar hukum.
Sedangkan Keluarga Kamu itu~·-dunia usaha yang syah itu-sama sekali tidak berbeda dari Urusan KaIlli (kecuali bahwa orang pensiun dari Urusan Kami kalau dia pensiun dari kehidupan). Aturan-aturan dasarnya sarna persis. Jelas, pertama-tama kamu hams mendapatkan sebuah posisi di dunia dari mana kamu mulai merangkak ke atas-artinya mendapatkan jabatan yang tepat. Untuk mengamankan pekerpan seperti itu, analisislah titik-titik kekuatanmu: pcndidikan, pengalaman, keterampilan, kepribadian,
koneksi-koneksi. Kemudian daftarlah semua ini dalam
scbuah resume naratif, dengan menekankan baik kualitas maupun kuantitas dari prestasimu di masa lalu maupun watak (sebagaimana dibuktikan dengan pcnghargaan-penghargaan, pujian-pujian kehormatan, pcngangkatan ke dalam keanggotaan persaudaraan, dan kegiatan-kegiatan ekstra-kurikuler serta jabatanpbatan dan lain sebagainya, jika kamu baru saja luIus dari universitas). Sedikit membusungkan dada tidak jadi masalah.
Daftarlah untuk kamu sendiri titik-titik yang kamu pandang lemah. Ingat: itu hanya untuk kamu
Mengelola Diri Sendiri
sendiri. Siapkan dirimu l:lntuk mengubah kelemahankelemahan ini menjadi keutamaan-keutamaaan jika kebetulan hal-hal itu disinggung dalam wawancara. Secara mandiri berusahalah melenyapkan kelemahankelemahan itu. (Dalam U rusan Kami, kami sering membantu orang-orang melenyapkan cacat-cacat besar mereka langsung dengan melenyapkan sumbernya
sendiri. Dor!)
Pelajarilah segala sesuatu tentang calon majikan yang kamu incar, dan gunakan pengetahuan ini setiap kali kamu menyurati mereka, menghubungi
mereka lewat telepon, atau jika kamu diwawancarai secara tatap muka.
~
Rapikan surat-surat pengantar yang kamu kirim bersama-sama dengan resumemu; dandani surat-surat susulan yang kamu kirim setelah wawancara-artinya: gunakan jenis kertas yang bagus, dengan ketikan yang tajam dan bersih. Pada surat-surat susulan, tambahkan satu dua kalimat yang bersifat pribadi di bawah tanda-tanganmu.
Jika kamu kebetulan mengetahui sesuatu tentang
orang yang berpotensi menjadi pesaing dalam mem
perebutkan posisi yang kamu incar, usahakan untuk
menyingkirkan orang-orang ini dari pertimbangan
sang bos dengan pujian yang lamat-lamat, entah pu
jian itu berdasar atau tidak. Jika pesaingmu adalah
orang-orang yang kompeten, cukup berharga untuk
Masuk ke dalam Lingkungan
dijadikan bawahan kelak, kamu selalu bisa mempekerjakan mereka belakangan, setelah kamu mendaki satu dua tataran di atas mereka dalam piramida perusahaan.
Jika kamu berhasil mengamankan pekerjaan yang kamu incar, kirimlah surat-surat ucapan terima kasih kepada semua calon majikan lain yang pernah mewawancarai kamu. Bersikap manis tidak membutuhkan ongkos besar, lagi pula siapa tahu kelak ...
Aturan-aturan untuk pemula memang sederhana, baik di organisasimu maupun di organisasi kami: Tutup mulutmu rapat-rapat, buka matamu lebar-lebar, kencangkan kancing bajumu, dan kerjakan setiap perintah. Wajar, sebagaimana dalam setiap perusahaan, pemula dituntut untuk mencium pantat. Sebagaimana dikatakan oleh seseorang dalam kelompok lain, kamu harus memiliki moral seorang pelacur dan sopan santun seorang guru tari. Tetapi, sementara waktu berlalu, dan kamu menapak maju, kewajibankewajiban ini akan semakin sedikit, sampai akhirnya kamu menjadi orang yang menyodorkan pipimu untuk disun, yang (mungkin) memang tujuanmu, sebagaimana (sungguh) itu adalah tujuan kami semua, apa pun gaya yang kami pakai.
Mumpung kamu masih muda, didiklah dirimu sendiri dengan jalan mengamati dunia nyata, mempelajari bagaimana dunia nyata itu dan bagaimana
Mengelola Diri Sendiri
orang-orang nyata di situ bertindak dan bereaksi. Ingat: Buka matamu lebar-lebar, tutup mulutmu rapat-rapat. Bentuklah dirimu sendiri, lengkapi alatalatmu; lenyapkan sebanyak mungkin sifat-sifatmu yang akan menghalangi kemajuan. Ini memang menuntut perjuangan keras pada awal mula, tapi makin lama akan makin enteng.

Para Capo

Ietiap orang yang masih hijau dalam kariernya membutuhkan sponsor seorang capo-patron, pendeta, rabbi, mentor. Artinya, sebelum kamu memegang komando, kamu hams belajar patuh. (Jangan sekalikali menggunakan bawahan yang belum pernah belajar patuh, betapa pun kompetennya dia. Jangan sekali-kali! Apalagi kalau bawahan itu kompeten.)
J ika sang capo membentak, kamu membungkuk mengikuti kesiur anginnya, atau patah. Jika sang capo murka, kamu berdiri tegak dan mengucurkan keringat. Jika sang capo tertawa, kamu senyum (setidaktidaknya).
Dengan kata lain, jika kamu dalam posisi bawahan, kamu hams berperilaku seperti bawahan. Tetapi jaIlgan menggugah kecurigaan capo dengan bersikap kelewat penumt. Mencium pantat secara berlebihan
Mengelola Diri Sendiri
bisa menjadi ciuman malaikat maut. Artinya, sopan secara berlebihan adalah bentuk kekasaran yang paling menjengkelkan.
J ika bertemu dengan sang capo, bicaralah hanya jika kamu diajak bicara, dan itu pun sesuai dengan sudut pandangnya; kalau tidak, berdiri tegak dan tutup mulut. J ika diminta informasi tambahan mengenai sesuatu masalah, sodorkanlah jika kamu memang memilikinya-tapi hanya jika diminta atau informasi itu sang at vital. Dengan kat a lain, pada dasarnya, kamu adalah abdi bagi seorang junjungan, atau semacam itu, selama kamu masih menjadi ba
wahan.
Ada pepatah Italia yang mengatakan "Tratta con quelli che sono miglio di te efagli," yang artinya, kurang lebih, "Bergaullah dengan orang-orang di atasmu, dan lunasilah semua ongkosnya," 1ni mendefinisikan hubunganmu dengan mentor. Tidak satu pun tugas yang ia berikan padamu kelewat bengis ata,u berlumur darah (secara metaforis) sehingga kamu perlu merasa ragu untuk melaksanakannya. 1a penting bagi masa depanmu, dan kamu hams menunjukkan kepadanya bahwa kamu memahami dan menghargai hal itu. Kamu hams menunjukkan sikap hormat padanya.
Belakangan dalam kariermu, jika kebetulan saja mentor dari masa hijaumu di lingkaran itu menghalangi kemajuanmu, apa yang hams kamu lakukan?
Iha Capo
Singkirkan dia, tentu saja. Toh dia sudah mendapatkan kariernya, 'kan?
Para mentor memiliki otoritas dan kekuasaan (yang juga kamu incar). Tidak penting bagaimana mereka lI1endapatkan semua itu, atau apakah mereka pantas mendapatkannya. Yang penting adalah bahwa mereka sudah mendapatkannya. Mereka adalah orang-orang yang memiliki tamparan menyengat, dan mereka akan menggunakan tamparan itu demi kamu jika kamu mengerjakan tugas kotor mereka. Mentor Al Capone di Chicago adalah Johnny Torrio. (Mereka lI1asing-masing bisa mengatakan tentang kota yang mereka tempat-tinggali dengan ungkapan orang senegeri mereka yang paling terkenal: "Veni, vidi, vici,")
J ika capo di atasmu adalah seorang bu./fone, jangan lI1enonjol-nonjolkan dia. Itu akan ia lakukan sendiri. Scjauh menyangkut kepentinganmu, dia tidak selalu hcnar, tetapi yang penting sekarang ini dia adalah capomu.
Tunjukkan padanya bahwa kamu adalah seorang pcncuri yang cerdik dan bajingan yang berkembang dalam perpolitikan pemsahaan, tetapi jangan bermain {inta dengannya, dengan orang-orangnya, kenalankcnalannya, atau perusahaan-perusahaan dan Icmbaga-Iembaga yang ada di bawah perlindungannya. Cari tahu siapa adalah siapa dan apa adalah
12
Mengelola Diri Sendiri
apa, dan simpan informasi ini untuk kamu gunakan sendiri di masa depan. Dan yang terpenting, jangan sekali-kali mengambil daging dari tempat kamu
mengambil ratio
Jika atasanmu perkasa, ikuti petunjuknya, dukunglah dia, biarkan dia melindungimu, mendukungmu, membiayai kamu, menggendongmu sambil menapak ke jenjang atas, dan-sekali lagi-jangan mengusik wanita-wanitanya: isteri, gundik, anak perempuan, keponakan, babu, pelacur, sekretaris, atau apa pun juga yang menjadi miliknya. Tapi jika kamu cukup beruntung bisa mengawini anak perempuan seorang capo atau kerabat dekatnya-tentu saja setelah mendapatkan, jauh sebelum itu, ijin darinya, setelah sekian lusin kali anda menguji keadaan dan hanya memberikan lirikan sekilas pada si wanita dan sesekali meneleponnya-kamu boleh merrganggap diri beruntung. (Andaikata kamu bisa kawin dengan apa
yang disebut Puteri Mafia, itu adalah karunia Tuhan
bagi manusia pilihan; orang lain tidak akan pernah bisa.)
Pastikan agar kamu paham benar apa yang telah diperintahkan bos sebelum kamu bertindak melak
sanakannya. Bagaimana jika kamu keliru menyikat orang, at au keliru mendepak pegawai keroco di kantor cabang Kansas City? Pelajarilah seni mengajukan pertanyaan. lni mudah bagi sementara orang,
Para Capo 13
tetapi sulit bagi yang lain-tetapi ini selalu pen
tmg.
Juga, jangan sekali-kali menulis apa pun juga yang bisa menjebloskan kamu ke penjara: namanama, alamat-alamat, jumlah uang yang terhutang, persetujuan-persetujuan rahasia. Dokumen-dokumen seperti itu sering kali disuguhkan sebagai bukti utama di pengadilan orang-orang sial, dan kamu tidak akan senang menjadi orang semacam itu. Dan ingat, semua capo--persis seperti kamu-dulu hams mulai dari bawah, dan semuanya sekarang berdiri di atas bahu para raksasa. Juga di atas tulang belulang para raksasa. Jika kamu mendaki piramida itu, kamu mendaki bukit tulang. Tetapi dia yang ingin memetik buahnya memang harus mendaki. Ya 'kan?

Perpolitikan Kantor

8j dunia bisnis kita, perpolitikan dilakukan sambil minum kopi dan berbulan-bulan, kadang-kadang bertahun-tahun nyanyi-nyanyi dan berburu bersama, selama resepsi-resepsi perkawinan, pelayatan, main golf, mancing di laut dalam, atau berjudi, atau apa pun, di mana pun, yang kebanyakan cuma acara ramah-tamah-ya, kebanyakan begitu. Kemudian, ketika waktunya telah matang, atau ada orang yang rambutnya mulai awut-awutan, banyak hal lalu terjadi. Sebelum kamu sadar, sopir si anu, misalnya, telah pindah ke kursi penumpang dan memasuki posisi si anu dalam organisasi, dan si anu sendiri mundur ke suatu tempat, entah ke tanah milik pribadi seluas dua meter persegi atau, kalau beruntung, ke estat luar kota miliknya, di mana rumput dan halaman terbuka luas, untuk bermain-main dengan cucu-cucunya. Atau mungkin si anu lenyap begitu
f'(//I(I/itikan Kantor
',;lja seakan ditelan laut atau kepulan asap, bersama'..II11a dengan mobil dan beberapa compares' -nya.
Intinya, sebelum kamu memenuhi syarat untuk IIIl'njadi sopir si anu (dan dengan demikian memungkInkan kamu mengusahakan promosi lebih jauh), kalllu sudah harus menjadi anggota resmi Urusan ";lmi-dan untuk bisa mendapatkan hak untuk itu, k;lIIlU sudah harus mengerasJ<:an tulang belulangmu. 1\ rtinya, mengerjakan tugas berat, diikuti dengan knja lapangan dalam pembuangan sampah (kerja ..c1okan, kerja bangunan bawah laut, dan sebagainya
kerja pelenyapan, begitu sering kami sebut).
Itu kamu paharni, 'kan? Dan sebelurn karnu bisa IIll'ngatakan "Bukan untukku," percayalah, karnu k(·liru. Sebelurn karnu berhak akan prornosi-prornosi I)('sar dalam bisnisrnu, kamu sudah harus menguatkan I'llku-buku tulangmu, entah dengan cara apa, sarna Il{'rsis seperti yang lain-lain. Dan itu kernbali mengIllgatkan kita pada perpolitikan kantor, arena di Illana karnu akan menguatkan tulangmu, dan yang Illcrupakan satu-satunya kegiatan kantor paling penling jika karnu bertekad mendaki lebih tinggi.
Mungkin karnu percaya pada koran-koran Minggu .11 au majalah-majalah tabloid yang menyatakan dirinya
'( :l'cunguk.
mampu menguji apak~h kamu memiliki bakat untuk menjadi manajer; yang mengajukan pernyataan-pernyataan yang hams kamu tanggapi dengan "benar" atau "salah", seperti "Saya merasa santai dalam membuat keputusan," atau "Saya selalu menyambut gembira setiap ide bam," atau "Saya selalu belajar dari kesalahan-kesalahan saya," atau "Saya suka bertemu dengan orang-orang bam."
Lalu apa reaksimu? Lupakan saja. Dengan kuiskuis semacam itu, nenekmu yang cemerlang bisa saja mengalahkan Julius Caesar, dan rasanya tak mungkin nenekmu mengayunkan sebilah pedang dan bertempur, padahal sering kali mengelola memang hams seperti itu. Dia yang tidak tahan berurusan dengan si jahat juga tidak akan bisa menyaksikan si baik.
Untuk menjadi seorang manajer-di organisasimu maupun organisasi kami-hanya ada satu sikap yang penting: Dalam setiap hal, carilah kesempatan utama untuk dirimu sendiri, dan jika itu berarti hams menggorok leher orang lain, persis itulah yang hams
kamu lakukan.
All right, sekarang kita bicara perpolitikan kantor. Politik kantor itu rahasia dan kotor, dan itu tak
pernah berakhir. Dalam bisnismu, perpolitikan mungkin berawal di seputar kamar kecil atau kantin sebelah kantor-kebanyakan tempat orang banyak
l'i'lJ}()litikan Kantor
IllTkumpul-tetapi bentangan waktunya jauh lebih Ilcndek daripada di temp at kami. Tetapi hasilnya hisa sarna-sarna runyam.
Mengenai taktik, ada satu petunjuk umum, dan ltu hams kamu camkan dan siagakan setiap kali kamu sudah berhasil menapak dari perpolitikan tingkat paling bawah dan kemudian menilainya dari tempat yang lebih tinggi (dan mengusahakan agar itu pun bisa kamu manfaatkan): Untuk bertahan hidup, bersabarlah-pasang mata, pasang telinga, dan jangan banyak omong. Untuk menang, bersabarlah-bertahan hidup, mengatur rencana, dan menyerang dengan cepat. Kamu hams bisa mengoreksi atau meredam setiap gosip atau sindiran yang diarahkan padamu.
Mungkin pertama-tama kamu merasa berpartisipasi dalam perpolitikan kantor dari sudut pandang survival (dari sudut pandang pertahanan hidup) adalah hal yang sudah kelewatan. J angan naif. Setidaktidaknya selalu ada satu orang ternan kantor yang mengincar dan hendak menjegal kamu-selalu bcgitu, apa pun juga anggapanmu, dan kamu haws tahu tentang dia agar bisa mempertahankan dirilllll sendiri. Amatilah dia dari balik semak-semak, .1"11
bersiagalah; bersiaplah mengerjai dia sebagailll "11.1 dia mengerjai kamu, dan lakukan itu sebelulll dr.1 bergerak.
18 Mengelola Diri Sendiri
Tetapi sementara ini,. jadilah ternan bagi setiap pria, wanita, dan pengantar surat di setiap klik kantor yang ada, tapi jangan bergabung dengan siapa pun. J angan menjalin persahabatan jangka panjang dan erat dengan sembarang kolega, tapi ramahlah pada semua orang. Jangan berpakaian
kelewat beda dari rekan-rekan pekerja; jangan bertingkah aneh-aneh, sekalipun hanya kadang-kadang, dan jangan membual tentang kehidupan pribadimu yang liar dan gila-gilaan selepas jam kerja. Dengan
kata lain, jangan menonjolkan diri; ikutilah arus.
Dan jangan sampai terlibat dalam pertempuran politik kantor tanpa terlebih dulu menanyai dirimu sendiri, "Apa untungku dengan ini?" dan "Apa untung mereka di sini?" serta mendapatkan jawabanjawaban yang memuaskan. Kedua pertanyaan ini harus kamu jadikan provo dell'acido-yaitu batu ujian penentu-sehubungan dengan setiap keterlibatan. Dalam hal apa pun.
Sebagian besar pertempuran perlu kamu singkiri.
Bagaimana pun juga, apa yang bisa kamu lakukan
jika mereka berniat memotong jam makan siang
para sekretaris, lalu sekretaris-sekretaris itu meng
angkat senjata untuk melawan campur tangan yang
sewenang-wenang dalam kehidupan pribadi mereka
itu? Apa artinya bagimu? Kamu bisa menganggapnya
sebagai salah satu dari sekian banyak ketidak-adilan
Petpolitikan Kantor
hidup, tetapi dalam karier bisnismu pada tingkat ini camkanlah bahwa perusahaan tidak peduli padamu. Sebagaimana setiap sekretaris, kamu pun adalah onderdil yang mudah dibongkar-pasang. Tandalanganilah petisi atas nama para sekretaris itu, dan mungkin sekali kariermu yang menjanjikan masa depan cerah akan terpenggal sekarang juga-ka
riermu sendiri. Ingat, kunang-kunang itu tidak ber
apt.
Barangkali di tingkatmu yang sekarang ini kamu
helum cukup memergoki betapa sewenang-wenang
nya, betapa piciknya, betapa congkaknya, dan betapa
gobloknya kebanyakan manajer puncak sebagian be
sa!" perusahaan. Percayalah. Setiap hari kami berurusan
(Iengan mereka. Manajemen puncak. Yah! Semakin
tinggi si monyet naik, semakin blak-blakan dia me
l11amerkanbokong teposnya.
Biasanya, semakin besar dan tua perusahaannya,
';('makin tidak adil pula dia-dari sudut pandangmu.
I}ari sudut pandang kami, dan sudut pandang me
I(ka (perusahaan besar itu), apa hubungan keadilan
(kngan bisnis? Sungguh, kebanyakan para raksasa
Illl membuat Urusan Kami tampak seperti kongregasi
I'('flgikut Ibu Teresa. Satu contoh: Kami selalu mem
IJ( 'fitahu orang-orang kami mengenai risiko di per
,I:dhaan kami: membela gang, atau mati. Perp5ahaan
Iwrusahaan raksasa itu tidak mengatakan apa-apa
Mengelola Diri Sendiri
kecuali dusta. Jika mereka mengatakan kebenaran
pada orang-orang di bawah, itu terjadi s~cara tidak
sengaja. Yang bisa kamu lakukan jika kamu dipeker
jakan di salah sam perusahaan raksasa ini adalah
mentolerir apa yang kami sebut lingkungan palsu
yang sedang sekarat, dan waspada mengamati peluang
utama.
Mentolerir, bertahan hidup, tiarap. Kejatuhan para kaisar tua bangka selalu tinggal menghitung jari, dan selama dan setelah kejatuhan itu seribu kesem
patan menunggu untuk diraih. Ingat, senjata paling ampuh seorang pemburu adalah kesabaran.
Pasang telingamu, putar otakmu, dan tetaplah melangkah tegap dalam barisan. Terima saja kenaikan gaji yang cuma secui! itu (dibandingkan dengan bundelan yang digaruk oleh manajemen puncak) . Terimalah itu dengan senyum manis, atau-jika kamu ingin agak ndableg-buadah buku harian kerja (sebanyak yang direkomendasikan buku-buku penganjur sukses) dan gunakan itu untuk meminta
kenaikan lebih besar. Kamu tahu maksudnya: jurnal kerja, di mana kamu mencatat proyek-proyek yang kamu rampungkan, seberapa banyak bagian yang kamu kerjakan, dan seberapa banyak kamu menghemat uang perusahaan atau menghasi!kan uang bagi perusahaan melalui proyek-proyek itu.
Mungkin kamu akan mendapatkan kenaikan sedikit
f't'I/lIIlitikan Kantor 21
I('bih besar dengan jurnal kerja itu (tapi kamu tidak akan mendapatkan promosi besar-besaran dengan Illl); atau mungkin sepotong kaleng kosong malah diikatkan ke ekormu karena itu. Bagaimanapun Juga, apa sih arti jurnalmu selain cerminan atasanmu? Co Lu pikir gua nggak ngerti apa kerjaanmu selama sctengah tahun ini?") Setidak-tidaknya, kirimkan sehuah memo pad a atasanmu setiap kali kamu berhasil ll1erampungkan sebuah proyek, hanya untuk meIllasukkannya ke dalam arsip dan memberinya pujian (lengan menganggap bahwa dia tidak buta huruf ([entu saja, di Urusan Kami, tidak sam hal pun di(aruh di at as kertas kecuali kotoran pappagallo.)*
Sementara itu, lagi-lagi kita bicara perpolitikan kantor, kerjakan tugasmu seperti serdadu yang baik, .Ian tutup mulutmu rapat-rapat, sambi! memperkuat aliansi di mana saja hal itu dimungkinkan, menganlongi semua podot, menguasai lapangan rumput deIlgan jalan menguasai pekerjaan-kamu dan orangorangmu-pekerjaanmu sendiri dan pekerjaan orangorang lain ketika mereka terhambat atau ambruk schingga tugas mereka secara misterius dibelokkan
ke arahmu.
Makin banyak sekutu yang kamu miliki, makin
'Hurung kakaktua
besar sumber inform~si yang terbuka bagimu, dan informasi itu vital bagimu. Dan ingat, kamu selalu mendapatkan imbalan (atau kamu yang membayar, dengan uang reeeh) untuk mendapatkan informasi dari musuh, dari orang-orang netral, atau dari para bos. Dan yang tidak dapat kamu beli bisa kamu euri (asal jangan tertangkap), dan yang tidak dapat kamu beli atau kamu euri bisa kamu peras dari mulut orang lain, temu saja seeara metaforis.
Alasan kamu tidak menonjolkan diri dan orangorang lain adalah umuk memastikan arus informasi
yang mamap dari segala arah. Sulur-sulur jendela kamor adalah sumber informasi yang paling handal bagimu (temu saja setelah kamu merawat tanaman itu dengan penuh kasih sayang), sepuluh kali lebih bisa dipereaya daripada memo-memo amarkamor atau obrolan mesra dari manajemen atas. Manajemen puneak sering kali (tanpa alasan yang boleh dikuak) menutup-nutupi apa yang dia ketahui (bahkan sekalipun dia harus berdusta), tetapi lebih sering tidak mengetahui apa yang tengah dipikirkan oleh manajemen menengah (meskipun para sekretaris selalu tahu). Manajemen paling tinggi di kebanyakan perusahaan tersekat. dari para karyawan dan tidak mau mendengarkan bahkan sekalipun diberitahu apa yang akan terjadi. (Tidak memasang kuping, tidak mendengar, adalah watak tempaan manajemen puneak.
Perpolitikan Kantor
Mereka bahkan tidak mendengarkan suara mereka sendiri.)
Dalam perjalananmu menuju puneak, kamu akan disodori proyek bumu, proyek mati, yang tidak ada apa-apanya. Itu terjadi pada kami semua. Jika kebetulan kamu bisa menggeser proyek ini kepada orang lain ("Jim sudah lama tertarik pada hal ini. Dia malah bilang pad a saya bulan depan akan mengambil kursus malam dan mendalami masalah ini,") lakukanlah. Jika kamu tidak bisa melihat ujung jalannya, suruhlah orang lain melangkah ke sana. Tetapi jika hal itu ternyata tidak mungkin digoyang, kerjakan sebaik mungkin. Kamu akan mendapatkan keumungan, meskipun keeil: perasaan berhutang (ini perlu dieatat) dari orang atas yang mengonggokkan sampah itu ke pangkuanmu. (Kadang-kadang lebih baik menanggung kerugian daripada mendapatkan keumungan-khususnya jika kamu tidak mempunyai pilihan lain.)
Sememara itu, kamu harus memastikan agar pro,\uktivitas unitmu diperhatikan dalarn perusahaan. Usahakan agar eapomu berbieara tentang kamu dan kemampuanmu pada atasan-atasannya. Kamu menembus manajemen bawah dan menengah dengan memo-memo yang sepimas lalu sejalan dengan jalur tugasmu tetapi sebenarnya hanyalah press release yang menonjolkan sisi-sisibaikmu. Kamu berteman dengan
Mengelola Diri Sendiri
sebagian besar orang di kantor, dari atas sampai bawah, bersekutu dengan beberapa orang, bukan anggota klik mana pun tetapi simpatik pada semua orang-sekarang, setelah semua hal memuaskan, tiba saatnya kamu mencari tahu siapa musuh-musuh
mu.
Misalnya kamu sudah tiga bulan ditugaskan secara sementara di cabang Kansas City (KC), di mana kamu harus membereskan sebuah unit pemasaran yang dijejali orang-orang tak berguna yang sudah lama bekerja di situ dan karenanya digaji kelewat besar. Kalau bisa menghasilkan berondong jagung saja sudah lumayan, tetapi KC hanya dipenuhi para pensiunan yang makan gaji, dan memecat mereka begitu saja bisa mengakibatkan komplikasi hukum, di situ tugasmu adalah mengusahakan kepergian
mereka secara sukarela.
lni kamu lakukan dengan mengonggokkan pekerjaan pada mereka dan tidak memberikan lampu hijau pada permintaan bantuan tenaga tambahan, menyambut dengan muka cemberut komentar-komentar mereka yang ceria (tapi palsu) atas beban kerja itu, dan memping-pong instruksi dan deadline pada mereka. Mereka pasti akan tunggang langgang.
Beberapa yang masih bertahan skors (salah satunya sudah berdinas selama 30 tahun), dan bahkan jika ada yang masih nongkrong di perahu tetapi melepas
f'frpolitikan Kantor
kcdua dayungnya, kalau mendengar gemuruh jeram (Ii depannya dia pasti akan melompat ke pinggir kali (Ian mencari majikan lain.
Ketika kamu meninggalkan KC kamu kehilangan scmua ternan, tetapi kamu puas, sebab kamu sudah merampungkan tugasmu dengan gemilang. (Tug'as(ugas seperti itu mendekatkan kita pada Bos: memang mengesalkan, tapi imbalannya nanti besar. Di Urusan Kami, Bos membantu membentuk kamu-tentu saja dengan kerjasama aktif darimu-dan mengurusi kcsejahteraan keluargamu sementara kamu mengerjakan tugasnya dengan tegar; maksudnya, tidak mengelak, tidak mogok, tidak surut, atau tidak menginjak (Iia. Menjadi pembela yang tegar adalah keutamaan yang dijunjung tinggi oleh laki-Iaki terhormat.)
Ketika kembali ke pusat kamu mendapatkan dari llcrbagai informan bahwa karena kamu adalah bintang yang sedang menanjak, kamu membangkitkan sikap 11crmusuhan (biasanya bukan karena masalah pribadi) (Iari pesaing yang paling logis dalam departemenmu. (lnformasi ini tidak selalu disampaikan secara langsung, tetapi bahkan ketika si informan memutarhalik fakta, kamu bisa mendeteksi informasi yang hcrharga dari sifat dusta itu dan gaya penyajiannya.) Kamu sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi kcmungkinan ini dan sudah mengatur rencana untuk Inenghadapinya.
Hati-hati di sini: Rivalmu mungkin seorang kerdil
dan egomaniak yang pendek gempal, berkumis te
bal, bersuara keras, dan berkulit badak, tapi jangan
sekali-kali menunjukkan perasaanmu padanya.
Sebaliknya, suapilah egonya, bertindaklah seakan
akan kamu ingin menjadi sobatnya.
J alankan langkah tandinganmu sebelum rivalmu
mempunyai waktu umuk melangkah. Dekatilah su
lur-sulur di samping jendela kamor bos secara orang
per orang dan pelan-pelan serta hati-hati:
"Rasanya Jay akhir-akhir ini kok nampak loyo ya? J angan-jangan porsi yang harus dia makan kelewat besar."
''Tak tahulah, ini benar atau tidak, tapi kudengar Jay disodori tawaran empuk oleh XYZ. Wah, sulit mencari penggami orang seperti dia."
Dan pada supervisormu yang sehaluan: "Jelas sudah bahwa anak buah Jay menyabot dia dalam proyek yang terakhir itu. Tapi kagum juga saya melihat loyalitasnya pada anak buah."
Dan, akhirnya, umpan maut langsung ke moncong
kepercayaan Jay (si musang yang dulu berdusta padamu): "U7eIl, lihat nih, sudah di tangan. Jangan bilang pada siapa-siapa ya, bulan depan aku loncat
keXYZ."
Kemudian, Jay membawa kabar rahasia ini kepada kepala departemenmu, sebagai satu fakta yang telah
I'opolitikan Kantor 27
(crbukti. Sehari kemudian terjadi konfromasi di kamor pusat departemenmu, di mana kamu mengeluarkan sebuah salinan surat darimu untuk XYZ
yang isinya dengan tegas menolak tawaran mereka. (Uuatlah mereka menganggap XYZ memang mengajukan tawaran itu; bagaimana pun juga, kamu memiliki "salinan" surat penolakanmu.)
Beberapa hari kemudian kamu ketahui dari sekreraris kepala departemen bahwa Jay dipanggil ke kantor kepala departemen dan did amp rat karena tidak mampu membina "semangat kerjasama tim" dan bahwa si kerdil egomaniak yang suka menipu radi diberitahu bahwa tipe individu seperti dia tidak dikehendaki di perusahaan itu. "Bayangin ... karyawan kok tega-teganya mau menjerumuskan kawan sendiri, dan dengan fitnah seperti itu!" (Di Urusan Kami, biasanya kami tidak peduli pad.a dampratan kecuali si karyawan layak diselamatkan; kalau tidak, kami memotong langsung ke akar-akarnya.)
Kamu sudah memasang telinga, sudah tiarap, sudah berproduksi, sudah mengamongi catatan-catatan prestasi (yang akan selalu bagus), tetap berusaha menguasai medan, dan mengeraskan buku-buku tulangmu. Dengar: Segala macam hal bisa terjadi. II buon tiempo verra-saat baik pasti akan datang.
Tetapi sememara ini, jangan mempercayai apa pun dan tetaplah waspada menghadapi segala sesuatu.

Bisnis

isnis Mafia adalah bisnis.
Kami tidak suka melukai orang, mencongkel mata, mematahkan jempol, meremuk tempurung lutut, menendang pantat. Justru dalam banyak hal untuk mendapatkan ternan, kami memberikan banyak uang
pada orang-orang. Apa yang bisa lebih Amerika da
ripada itu? Kami cuma mendapatkan sesuatu dengan cara kami. Jika orangnya paham dan bekerja sarna, tidak akan ada masalah. Tetapi jika kamu main-main
dengan kami, tidak akan ada obatnya di pengadilan, lewat polisi, lewat Konggres, Senat, atau bagian lain mana pun dari cecunguk-cecunguk pemerintah itu. Kamu pernah mendengar Toys "R" Us? Well, the Government "R" Us. Kami memilikinya, dan mengen
dalikannya. Yang tidak kami miliki atau kendalikan
tak ada gunanya dipedulikan. Bertahun-tahun yang lalu salah saW orang bijak kami mengatakan: "Kita
Iiirnis 29
Icbih besar daripada U.S. Steel." Boleh kujamin, hung, sekarang kami jauh lebih besar lagi daripada
Ilu.
Bagaimana ini bisa terwujud? Dengan cara kuno. (hang-orang bekerja dengan dan untuk orang-orang lIlelalui nilai-nilai mapan-itu 'kan intinya? Syukur kLpada Allah, manusia tetap manusia. Sifat manusiawi lI1ereka bisa diduga. Mereka tanggap pada iminglining dan insentif. Mereka masih percaya pada nilai
Ililai mapan. Tentu saja yang paling utama di antara
Ililai-nilai mapan ini adalah keserakahan dan ke
'akutan.
Hcberapa Prinsip Dasar Bisnis:
Ialankan bisnis dengan orang-orang asing seakan.Ikan mereka adalah sanak saudara; dan jalankan bisIlis dengan sanak saudara seakan-akan mereka adalah orang asmg.
Hal terpenting dalam hubungan bisnismu adalah I('putasi akan kejujuran. ]ika kamu bisa dengan tuIlls dan murni memalsu kejujuran, kamu akan sukS<'s.Itu jangan kau ragukan.
Milik kit a adalah apa pun yang bisa kita ambil,Ian simpan. Meminta lebih mahal daripada membeli, .1.111membeli lebih mahal daripada mengambil. Satu k('pal kekuasaan adalah sepuluh kali lebih berharga
Mengelola Diri Sendiri
daripada satu truk hak. Dalam bisnis, dalil utamanya adalah: Yang memiliki kekuasaan terbesar adalah
yang menetapkan peraturan dan menguasai emasnya. Jika ketelnya mendidih dan menggelegak, gunakan sendok panjang. Jika rumahnya kebakaran, hangatkan
dirimu sendiri.
Urusi kepentinganmu sendiri, tetapi bukalah mata lebar-lebar untuk mengawasi perusahaan-perusahaan lain yang sukses. Jika tetanggamu bangun pagi-pagi,
kamu harus bangun lebih awal.
Jangan sekali-kali memberikan nasihat bisnis pada orang lain yang tidak menguntungkan kamu dan kepen tingan -kepentin ganmu.
Dan jangan sekali-kali menindak-lanjuti nasihat bisnis yang diberikan padamu tanpa mempertimbangkan pendapat kedua dan ketiga. Rekanan
rekanan dan kenalan-kenalan kepercayaanmu mung kin ingin melihatmu ambruk; jadi waspadalah. Memang cukup menyedihkan, jika kamu terlalu sukses, pemerintah akan memicingkan mata. Dan
jika kamu tidak sukses, akhirnya kamu masuk liang.
(Banyak orang sial dalam bisnis kami mulai menelusuri jalan menuju keberhasilan, dan akhirnya secara harfiah meringkuk di bawahnya.)
Trend dalam bisnis kami-persis sebagaimana dalam usaha kontemporer lain yang berwawasan ke
depan-adalah akuisisi atau merger dengan
Bisnis 31
perusahaan-perusahaan lain yang sukses. Dan sering kali hal ini bisa dicapai melalui pergulatan matimatian. Pernahkah kamu mendengar tentang pengalihan secara paksa? Itu kami yang merintis. Dalam sistem free enterprise, pencuri besar menggantung pencuri kelas teri. Selalu begitu.
Sayang, beberapa dari pengambil-alihan kami,
haik yang secara paksa maupun mangat persaudaraan, akhirnya Ilangkrutan perusahaan sasaran. kutif dari perusahaan-perusahaan scbagai korban.
yang diwarnai se
I'
membuahkan ke
,II
Dan beberapa ekseitu juga tumbang
Tetapi tah prinsip-prinsip kami tetap yang terluhur: kchormatan, pembalasan dendam, solidaritas. Kami I:11m tidak ada keadilan bagi kami kecuali seIii I':lgaimana kaini memberlakukannya. Respek kami .1<
Ialah hasil perjuangan.
Camkan semua hal ini sementara kamu menapaki ,lllak tangga keberhasilan. Selagi kamu mendaki, I..,IllS di punggungmu selalu ditandai sebagai sasaran. (lan ingat: Dia yang mencari akan menemukan ... 1('( api kadang-kadang malah bukan yang ia cari. Ya
'kan?
I~i
I
II
111
III
I:

Masalah

Ioi muogkin membutubkao wak,u paojang, ,e,api dengan kesabaran bahkan masalah yang benar-benar serius dan tak kunjung terpecahkan akhirnya lenyap dengan sendirinya.
Intinya, semua masalah terurai sendiri, jika diberi waktu. Tetapi sering kali-khususnya masalah-masalah besar-swa-penguraian ini begitu tidak menentu dan jauh di masa depan sehingga kamu perlu menghindarinya dan berusaha mengendalikan apa yang
terjadi.
Untuk masalah-masalah besar, tetapkan hasil-hasil terburuk yang mungkin terjadi. Jika itu bisa kamu tanggung, jalan terus; dan pada saat yang sarna usahakan untuk menekan hasil-hasil terburuk yang
mungkin tadi.
J angan sekali-kali mendasarkan rencana-rencanamu pada pencapaian hasil-hasil terbaik yang mungkin, tetapi jika hasil itu memang terwujud, sambutlah
Masalah
dengan baik-setelah kamu meneliti setiap slsmya. Bagaimanapun juga, jika langit menjatuhkan buah anggur, bukalah mulutmu.
Tentu saja, masalah-masalah ekstrem biasanya menuntut pemecahan yang ekstrem.
Masalah-masalahmu yang paling besar akan selalu muncul, sebagaimana selalu terjadi sejak zaman bapak-bapak pendiri, juga sejak Adam dan Hawa. Sungguh, pada dasarnya, sebenarnya hanya ada dua
..
macam manUSla: orang-orang yang menenma sogokan, dan orang-orang yang memberi sogokan. Jadilah pemberi-dalam berbagai jenis sogokan. Kamu
bisa membeli ternan dan sekutu dan serdadu dan let
nan; kamu tahu itu. Setidak-tidaknya, sampai sejauh
tertentu. (Musuh kamu dapatkan secara gratis.)
Banyak hal dalam hidup berada di luar kendali
kita, tetapi dengan orang biasanya tidak mustahil
untuk memainkan wayang, memanipulasi mereka.
Tetapi ini tidak selalu berhasil, dan jika tidak ber
hasil kadang-kadang justru mengarah pada kegagalan
kolosal. Kadang-kadang kegagalan seperti itu bisa
meruntuhkan seluruh keluarga atau lembaga. Ingatlah
apa yang terjadi pada Kenisah Allah ketika Samson
menumbangkan pilar-pilarnya.
Jadi, manajer yang cermat akan selalu mengkonsen
t rasikan usaha-usahanya untuk menjaga agar orang
orangnya mendapatkan sogokan yang membuat mereka bahagia, menjaga rilereka tetap dalam barisan, menjaga mereka tetap loyal, menjaga mereka tetap tuli, bisu, dan buta-tentu saja secara metaforis.
Masalah-masalah manusia kadang-kadang hams ditangani dengan keras. Pelajarannya ditujukan bukan hanya pada si karyawan yang nakaI, tetapi juga pada orang lain. ]ika kamu menjadikan satu orang sebagai bahan pelajaran, pastikan agar setiap orang lain tahu
persis apa isi pelajarannya. Menghukum satu, men
didik seratus.
Adalah hal yang benar untuk.membuai orang lain,
tetapi jangan dirimu sendiri. Maksudnya, selagi kamu menggarap manipulasi-manipulasimu, jangan sekali-kali terlamt di dalamnya sehingga kamu menipu dirimu sendiri. ] ika kamu sarapan dusta, jangan mengira kamu bisa memakannya lagi waktu makan siang. Memang dihiasi dengan mawar merah, tapi itu tetap tahi.
]ika terpojok sewaktu mencari pemecahan atas sesuatu masalah yang sangat sulit, berpalinglah ke masa lalu. Torrio, Capone, Costello, Genovese, Accardo, dan orang-orang kami yang lain-dan beberapa orang independen yang kami tolerir-adalah tukang sulap manajerial dan organisasional. Pelajarilah me
tode-metode mereka. Sesuaikan metode-metode itu
dengan tuntutan-tuntutan situasi dan kondisimu. (Cuma jangan mengulang kesalahan mereka.)
Masalah
Apa kunci kejeniusan manajerial dan organisasional mereka? Hanya satu hal, satu saja: Musuh-musuh maupun orang-orang mereka sendiri sarna takutnya pada mereka. Hampir setiap teks manajemen yang
kamu temui menandaskan dengan nada penuh wihawa bahwa "respek" adalah kunci mengelola orang. (Dan dengan demikian kunci pemecahan masalah.)Ihri satu sudut pandang, ini memang benar: Ke
Iakutan adalah bentuk tertinggi dari respek.
Tak lama sebelum ia masuk bui karena menghindari
Ilajak penghasilan, Al Capone menjelaskan pada se
llrang pewawancara bagaimana dia menjalankan Chi
(ago Outfit dengan begitu efisien: "Orang-orang
yang tidak menghormati apa pun takut pada keta
klilan. ]adi atas dasar ketakutan aku membangun
III ganisasiku. Tapi jangan salah paham. Orang-orang
y.lng bekerja untukku tidak takut pada apa pun
IIl!~a.Orang-orang yang bekerja untukku dijaga agar
J
f('l!j setia, bukan dengan bayaran mereka, tetapi
,kllgan pengetahuan mereka teritang apa yang mung
I.. III akan terj adi pada diri mereka jika mereka
Illl'langgar kepercayaan."
Kl'mbangkanlah suatu spektrum penanganan atas
lll.lsalah-masalah orang, yang berkisar dari pengarahan
I,d lapakan secara tatap muka hingga meludahi
1IIIIkasekuat-kuatnya, memangkas penghasilan, me
11I1I1J1l1hkan,dan yang final: membongkar masalah
Mengelala Diri Sendiri
dengan melenyapkan akar-akarnya sekalian. Tetapi hukuman sebagai solusi harus dilakukan dengan menahan diri. Kamu harus menahan diri agar tidak mempersulit masalah dengan menyorongkannya ke tangan pesaing atau polisi atau dewan komisaris.
Kesalahan yang dibuat oleh bapak-bapak pendiri itu adalah kekeliruan pertimbangan yang digerakkan oleh satu penyebab tunggal yang sepele, klasik, dan manusiawi: harga diri. Orang-orang tersandung batu, bukan gunung.

Manajemen Waktu

Itekerjalah lebih cerdik, bukan lebih keras. U sahakan orang-orang lain mengerjakan sebanyak mung kin Il1Itukmu.
'lbngkrongan dan obrolan iseng itu juga kerja, ,IIall sebagian dari itu bisa merupakan kerja. (Tapi, 1l\llIg, mari kita blak-blakan saja-kamu pernah IIll'l1dengarkanpita rekaman pemerintah yang mereka 1'111 ar dalam pengadilan kami? Coba, bagaimana ka11111 bisa mengartikan obrolan kami pada satu sarna 1.1111)sebuah kode sehingga Tuan Jaksa
Kembangkan
I" bk akan memahami apa yang kita katakan, kemu
01,.111 bicaralah sesukamu. Tapi pastikan bahwa kamu
\,.dlam.)
Mcmang, kami masih main pukul juga dalam bis
III', bmi, tapi kami tidak memukul jam tembok. Pe
l, l'll.lan kami sering menuntut kami menunggu ber
Ic'''' Ide di antara tug as yang satu dan tug as berikutnya. Mungkin pekerjaanmu juga begitu. Usahakan waktu tunggu itu ada imoalannya. Bacalah atau pelajari sesuatu, jangan cuma memelototi Teka Teki Silang. Dengarkan audio-tape tentang masalah-masalah bina swadaya. lntinya, kerjakan sesuatu, apa pun juga, selain duduk-duduk menggerombol sambil main kartu atau catur, membual tentang cewekcewek, ten tang hasil kompasan. Semua itu memang ada tempatnya, dan sopan santun memang menuntut agar kamu begini begitu dengan rekan-rekanmu, tetapi bukannya selama berbulan-bulan tanpa henti tanpa variasi. Tak usah kamu punya waktu luang kalau tidak bisa memanfaatkannya.
Mengingat lini kerja kami menarik banyak orang ambisius tapi malas, anak muda yang ingin menapak lebih tinggi akan menemukan pekerjaan yang produkrif untuk mengisi waktu senggangnya, menarik perhatian bos, menggemukkan kantungnya, memperkuat otot-ototnya, dan menyemarakkan kemuliaan para atasan. Carilah jalur samping seperti itu untukmu
sendiri.
Cari tahu jam berapa saja, baik siang maupun malam, ketika energimu paling tinggi, dan jalankan bisnismu pada waktu itu. Kami menerima rekananrekanan bisnis, pengadu petisi, dan tamu-tamu hanya pada waktu terbaik kami. Kesalahan dalam lini kerja kami bisa membawa maut atau mengarahkan
~liiiii·~ _
Manajemen Waktu
kami ke bui, jadi kami sangat hati-hati-kami berusaha mengerjakan berbagai hal pada saat yang tepat. Kami mengontrol berkeliling, mengambil tagihan, menyampaikan ancaman, menendang pantat, menjitak kepala, dan menyuguhkan senyum manis pada ternan atau musuh pada saat yang tepat. Tiru
lah itu. Bukan semenit lebih awal atau semenit lebih
lambat. Jika kamu terpaksa melakukan sesuatu pada saat yang kurang tepat bagimu, persingkat apa yang sudah singkat, jangan banyak omong, tampilkan dirimu-tidak lebih-dan aturlah jadwal ulang.
Tapi ingat, manajemen waktu yang efektif bukanlah penetapan hal-hal rutin secara kaku. Penjadwalan bukanlah tindak sekali jadi yang dimapankan, ataupun perencanaan jangka panjang. Bagaimanapun juga, siapa tahu apa atau siapa yang akan muncul, menggilas, atau ambruk? Plus segala macam gangguan sehari-hari yang tidak henti-hentinya membuat kita penasaran.
Hal terbaik untuk diinvestasikan dalam bisnismu
adalah waktumu. Untuk menjadwal, merencanakan, dan menggunakan waktumu dengan efektif, kenalilah medanmu dan ketahuilah sasaran-sasaranmu. Eva
luasilah kendala-kendala dan kesempatan-kesempatannya, dan aturlah strategimu.
Beberapa strategi dasar penghematan waktu:
Kami selalu parkir dobel.
Kami tidak membual1g-buang waktu dua jam untuk menggebuki orang hanya demi uang dua ratus dolar. Kami mempunyai pengacara yang menghasilkan jauh lebih besar daripada itu tanpa mengeluarkan
keringat. Kami tidak mengerjakan apa pun jika kami bisa membayar, memaksa, atau memerintah orang lain untuk melakukannya. Beberapa di antara kami memundurkan arloji sepuluh menit. Mengapa kami hams menampakkan diri secara dini pada suatu pertemuan dan terpaksa
menunggu orang lain? Kami biarkan mereka menunggu kami. Kecuali jika mereka atasan kami. Dalam hal ini, kami selalu tepat waktu, tentu saja.
Kami selalu berganti pakaian di mana pun kami menggerombol secara reguler-klub, pusat kebugaran, disko-disko favorit, mmah pacar, <;Iimana saja. Karena itu, kami selalu rnembawa pakaian bam dan tidak perlu membuang-buang waktu untuk membeli, mencuri, atau pulang ke mmah untuk mengambil
pakaian bersih untuk ganti.
Dalam bis.nis kami, khususnya jika kami masih bawahan, kami siap dipanggil 24 jam sehari. Telepon mungkin berdering kapan saja, siang atau malam, dan kami hams bergerak. Bahkan sekalipun waktu itu hari libur kami atau kami sedang pesiar; bisnis adalah nomor satu, di atas segala-galanya. Jika kami
Mclnajemen Waktu
IllLOjalankan bisnis sampingan secara mandiri, ltu lIIenjadi nomor dua. Tidak satu hal pun boleh menghalangi jalur antara kedua lini ini, sekalipun isteri atau pacar.
Ada banyak jenis waktu, termasuk waktu dinas di
Illarkas. Waktu markas kamu penuhi satu hari sekali datang. Kamu hams membangun waktu. Jika kamu Illengerjakan tug as seorang atasan, kerjakan itu deligan cepat. Jika kamu mengerjakan sesuatu untuk lIIembantu bawahan, kerjakan juga itu, tapi tidak !,crlu tergesa-gesa. Jika kamu terpaksa mengerjakan Sl'suatu untuk polisi atau pemerintah, kerjakan itu Lctika kamu tidak dapat mengerjakan apa pun juga yang lain untuk menghindarinya. Jika kamu terpaksa Illengerjakan sesuatu, tetapi bukan untuk atasan, bawahan, keluarga, ternan, rekanan bisnis, polisi, atau I'l'merintah, maka lakukan itu ketika kamu benar
Iwnar siap.
Setelah dalil-dalil dasar manajemen waktu yang
dcktif ini dikernukab.n, berikut ini ditunjukkan be
I'napa baut pengaman yang hams kamu gunakan di
Il'Inpat kerjamu. Tapi jangan lupa dasar-dasarnya.
Manajemen waktu yang efektif berarti mendapat
Lan hasil sebesar-besarnya dari setiap menit yang
kamu gunakan untuk bekerja-dan memastikan
,Ii',arkamu tidak perlu bekerja pada jam-jam tertentu
,,(,(iap hari, hari-hari tertentu setiap minggu, dan minggu-minggu serta bulan-bulan tertentu setiap tahun. Yang terakhir itu' adalah tujuan dari setiap manajemen waktu yang efektif bagi setiap orang kecuali mereka yang mabuk kerja. Bekerjalah dengan
lebih cerdik, bukan lebih keras. Itu sudah kami ka
takan.
Ketiga aturan dasar manajemen waktu yang efektif
adalah:
  1. ]adwalkan tugas-tugasmu.
  2. Delegasikan tugas-tugasmu.
  3. Delegasikan lebih ban yak lagi.
Para penceramah di seminar-seminar mengenai manajemen selalu menekankan penciptaan "ruang
kerja ideal" sebagai suatu alat bantu bagi manajemen waktu, menciptakan masa "tenang," menekan in terupsi dan pengalihan perhatian hingga sekecil mungkin, meningkatkan ketegasan dalam membuat
keputusan, merampingkan waktu, dan sebagainya. Strategi mereka menjadi semakin rumit sebab seakanakan mereka menawarkan teknik-teknik untuk menambah jam yang ke-25 pada hari yang kamu miliki. Intinya, bisa jadi kamu akan membuang waktu satu tahun penuh hanya umuk bersiap-siap memulai
strategi itu.
Tetapi sebagaimana dengan kebanyakan masalah
Mrtnajemen Waktu
manajemen, manajemen waktu bisa disederhanakan <lengan nalar lumrah. ]ika kamu tahu cara mengelola waktu, paling banyak kamu akan membutuhkan waktu hanya enam jam dalam sehari, dan itu pun Iidak setiap hari.
Ruang kerja ideal adalah di mana pun kamu merasa pekerjaanmu paling baik. Ini mung kin di salah satu meja sebuah warung kopi pojok, sebuah meja di <lapur rumahmu, atau kamor yang biasanya kosong di lingkung an perusahaanmu-di mana gangguan dan imerupsi paling sedikit dan kamu merasa nya
man.
Dengan melihat jam berapa, baik siang maupun malam, ketika energi kamu mencapai puncaknya, sebagaimana kami katakan tadi, kamu duduk di sana menghadapi secangkir kopi atau teh dan membiarkan benakmu mengembara. Itu dial Benakmu
akan mulai mengatur rencana dan memunculkan
solusi-solusi atas berbagai masalah. Kamu telah
mendapatkan-"menciptakan"-ruang kerja ideal
clan "masa tenangmu".
Ambillah sebuah buku notes dan buatlah garis di tengah-tengahnya, turun ke bawah. (Tanggali lembarannya di bagian kanan atas.) Dalam kolom sebelah kiri tulislah dengan huruf balok apa yang harus dilakukan (dengan tulisan steno yang hanya bisa dipahami oleh kamu sendiri). Tentukan peringkat tugas-tugas sesua.i dengan besarnya bayaran dan urgensi; pertimbangkan kedua hal itu setiap kali kamu menetapkan dan mengulas prioritas tugas
tugas.
Kamu sudah membuat jadwal.
Berikutnya, dalam kolom sebelah kanan, tunjuklah orang-orang yang akan melaksanakan tugas-tugas itu bilamana mungkin.
Kamu sudah mendelegasikan.
Kemudian evaluasi kedua kolom itu berulang
ulang, dengan menggeser-geser prioritas apabila di
anggap bijak atau perlu, dan. mengatur pendelegasian lebih lanjut.
Pikirkan masak-masak sampai benakmu tidak menyodorkan tambahan atau revisi lebih jauh.
Kamu sudah menetapkan tugas-tugas bagi dirimu sendiri, lebih banyak tugas bagi orang-orang lain, sesuai dengan urutan arti pentingnya. Besok kamu akan mencek apa yang sudah berhasil dirampungkan, dan kembali membuat lembaran kolom ganda untuk hari itu (sambil melumatkan lembaran yang lama), merevisi, menugaskan, menggeser penugasan. lnilah manajemen waktu yang efekti£ lni juga seni pen
delegasian.
Tetapkan lembaran serupa untuk minggu yang sedang berjalan, dan satu lagi untuk sasaran-sasaran
Manajemen Waktu
pngka-panjang. Mungkin ada baiknya mulai hari ini Juga; sekali dagingnya sudah dimakan akan terlambat untuk mengambil tambahan garam.
Tetapi ingat, sebagaimana tadi kami katakan: PenJ'ldwalan itu bukan tindak sekali jadi yang dibuat tctap, juga bukan perencanaan jangka-panjang. Keduanya adalah proses penyesuaian konstan, sesuai dcngan kodrat kehidupan yang memang tidak meIlcntu. Usahakan bersikap fleksibel. lni adalah hal yang dipahami betul oleh Petes si Kumis-mafioso Ilaling awal di Amerika Serikat, asli putera Sisilia. '(ctapi dia memahaminya hanya sampai titik tertentu, .Ian kemudian, selepas dari titik itu, kelewat puas (kngan jalannya segala sesuatu sehingga lupa diri ... Pctes si Kumis sudah lama mati dan dilupakan. I[ulah pelajarannya.
Untuk menjadwal dan merencanakan, kamu harus Illcngetahui sasaran-sasaranmu, baik secara kualitatif 111,lUpunkuantitatif. Misalkan kamu menetapkan sasaran jangka-panjang yang semuluk ini: Pensiun pada /Ilia 40 tahun dengan tunjangan 1juta dollar. Kemudian kamu harus mengevaluasi kendala-kendala dan kes(Ompatan-kesempatan yang ada, dan merancang strategi-strategi serta taktik-taktik, selalu dengan Illcmpertimbangkan berbagai sumber daya dan risiko yang terlibat di dalamnya. Dan kemudian kamu ren(anakan cara melaksanakannya: siapa mengerjakan
apa, dalam urut-urutan .bagaimana, di mana, dengan apa, dan bagaimana. lnilah rencana kerjamu, perangkat tugas-tugas yang harus dirampungkan dalam kerangka waktu tertentu.
Dan kemudian, seperti sebelum itu, kamu mendelegasikan tugas.
Nah, misalkan kamu bekerja di suatu organisasi
yang menuntut agar kamu nongol di kantor dari jam
sembilan sampai jam lima. Seni manajemen waktu di
sini adalah menjaga agar pintu kantormu selalu ter
tutup, mengijinkan masuk hanya orang-orang yang
ingin kamu temui, dan pada waktu kamu ingin menemui mereka.
Sekretarismu adalah si penjaga gerbang. Jika ada orang yang menyikut dia dan melongokkan kepalanya ke pintumu tanpa diundang, lalu bertanya, "Sibuk?" kamu harus menegaskan. "Ya!" dengan nada meng
ancam .
Jika kamu bertemu dengan seorang anggota staf di kantormu dan dia membawa banyak hal dalam benaknya, atau suka ngomang bertele-tele, atau ke
dua-duanya, tetapi kamu sudah tahu apa yang perlu kamu ketahui, maka tariklah beberapa lembar kertas ke arahmu, bungkukkan kepalamu kepadanya, dan katakan, "We!!, terima kasih. Aku harus merampung
b.n sesuatu sekarang juga." Pertemuan selesai.
Kecuali kamu tipe orang yang lebih suka menjawab
Manajemen Waktu
panggilan teleponmu sendiri (beberapa manajer memang melakukannya: informasi paling mutakhir langsung dari pesawat telepon), berikan pada sekretarismu nama-nama orang yang akan langsung kamu tanggapi jika mereka menelepon (usahakan daftarnya pendek) dan instruksikan padanya agar menerima pesan saja dari yang lain. Setiap hari, pada waktu yang kurang lebih sarna, duduklah dan balaslah panggilan-panggilan telepon yang penting dan yang kamu inginkan. Penelepon yang tidak mendengar slIaramu sendiri pasti akan mengontak lagi.
Jika kamu membalas panggilan telepon dan katakata dari ujung sana tidak kunjung berhenti, letakkan I'l'sawatnya dan putarlah namor berikutnya. Sedikit ·,(·kaliorang yang akan percaya bahwa kamu sengaja Illcletakkan pesawat; demi harga diri mereka sendiri, Illneka lebih suka mengkambing-hitamkan perusaha
111
telkom. Jika belum lama ini kamu sudah meng1',Il11akantaktik ini dan si penelepon ngotot meng1IIllmngi lagi, usahakan berdiam diri. Jangan meIl.IlIggapi.Diam saja. Tak lama kemudian si penelepon !"Isri akan dengan sukarela dan gemetaran mengakhiri 1111 lllolognya. J ika si penelepon orang sangat penting I('I Olpi kamu ingin mengakhiri percakapan, katakan 1',1<Ianya kamu mempunyai janji yang sudah dijadw,t1kan,persis pada saat itu.
Pll1tumu yang tertutup tidak baleh menjadi peng
Mengelola Diri Sendiri
halang sehingga kamu .tidak bisa mengembara ke semua mang kantor sekehendakmu, sesuai dengan keadaan, untuk menebarkan senyum ceria dan ketakutan di antara para anggota staf dan untuk mencari tahu siapa sedang mengerjakan apa kepada siapa dan mengapa dan apa saja yang sudah berhasil dirampung
kan.

Membuat Keputusan

Iebelum membuat sesuatu keputusan manajemen 1'l'llting, dapatkan informasi terbaik sebanyak mungkl11-bahkan sekalipun kamu hams memerasnya deligan menggencet mulut seseorang-dan ulaslah inlormasi itu dengan cermat. Bahaslah itu dengan I)rang-orang bijak yang lain, analisislah, gambarlah '.kcnario-skenario terburuk, masukkan faktor-faktor 1,llIsdan minusnya, bahaslah itu dengan penasihatmu, \..nnudian laksanakan sesuai dengan dorongan kebe1.lllianmu. Orang yang memiliki keberanian besar',('lara gampangnya, suatu instink untuk gerakan V,lllgtepat pada saat yang tepat-pasti akan melejit \..('puncak pemsahaan mana pun. Tetapi jika kamu I,Ikut mengambillangkah besar, itu bisa berarti mati ,IIau bui. (Catatlah bahwa ini adalah tema yang akan '.dalu muncul dalam bisnis kita, dan semua keputusan 1I,lrusdikalkulasikan dengan mempertimbangkan ke.\l1a faktor ini. Barangkali tepat juga menganggap
I
'\
I
Mengelola Diri Sendiri
bahwa hukuman bagi kegagalan dalam bisnis kita tidak sedrastis itu.)
Dengan keputusan-keputusan yang tidak begitu penting, identifikasikan masalahnya, kumpulkan faktafaktanya, sodorkan solusi-solusinya, dan usahakan meramalkan konsekuensi-konsekuensinya, dengan se
lalu mempertimbangkan bahwa setiap kemungkinan positif mempunyai kemungkinan negatif. Berkonsultasilah dengan orang-orang lain, termasuk kolsultan
mu.
Kemudian keluarkan masalah itu dari benakmu
selama sesaat. Alam bawah sadarmu akan menggarapnya, dan sering kali keputusan yang tepat akan keluar dengan sendirinya, tanpa kamu menggarapnya secara sadar. Ya, memang kedengarannya sarna jeleknya dengan mengatakan bahwa itu sarna dengan nasihat ramalan bintang di koran minggu. Tapi percayalah, itu akan berhasil, sebab memang sudah
sering terbukti berhasil. Kenyataannya, memang itu
lah yang diandalkan oleh orang-orang yang memi
liki keberanian besar untuk mendapatkan keputus
an.
Dntuk mengulas suatu keputusan, carilah informasi
terbaik dan masukkan ke benakmu. Cocokkan itu
dengan informasi-informasi lain. Pikirkan itu dengan
cermat. Kemudian buatlah keputusan berdasarkan
dorongan keberanianmu.
Membuat Keputusan
Maksudnya, untuk membuat sebuah keputusan, besar atau kecil, kuaklah, cermatilah, dan pertimbangkan hal-hal berikut ini:
  1. Sifat spesifik masalahnya
  2. Fakta-fakta yang ada (atau yang nampak seperti fakta)
  3. Alternatif-alternatif berikut konsekuensi atau hasil positifnya.
Kemudian mintalah pandangan orang lain, tetapi
Iliarkan alam bawah sadarmu melakukan tugasnya
(Ian buatlah keputusanmu.
Berpalinglah ke belakang hanya untuk mengeva
luasi hasil-hasil dan untuk mengumpulkan penge
Ialman tentang hal itu untuk digunakan di masa
l'lcndatang.
Dan jangan lupa menyimpan tiket lotremu.
Terakhir, jika setelah segala sesuatu yang dilakukan
Innyata tetap membuahkan hasil brengsek, lakukan
.Ipa yang kita semua lakukan, baik di organisasimu
.11 au organisasi kami: Kambing-hitamkan orang lain
11 as kegagalan itu dan cepatlah bergerak untuk 1IH'l1jatuhkankoreksi atau hukuman yang pas.

Sahabat

ieman tidak petnah sama pentingnya dengan ke
luarga. J angan mengacaukan loyalitas persahabatan dengan ikatan darah. Ternan bisa kamu beli dengan bermacam-macam uang logam. Keluarga itu abadi, kental atau encer, dalam pesta pora atau kelaparan, fino alIa Jescia, sampai ke akhir hayat-kecuali bagi orang-orang yang harus dikecualikan. Tetapi itu adalah masalah genetik; setiap keluarga dikaruniai idiot, anak-anak dungu, penipu, pembual, pemabuk, pecandu, dan pengkhianat. ltu tak terhindarkan. Tetapi mereka sudah bisa dikenali sejak awal, jadi ambillah langkah-langkah pengaman seperlunya. Maklukmakluk sial ini lebih baik dikasihani dan diurusi
sampai tuntas daripada dikhotbahi dan didamprat, karena biasanya langkah itu sia-sia. Masalah dengan ternan adalah ketulusan mereka.
Jika kamu biarkan, akhirnya mereka akan mengkhianatimu, dan kemudian mereka akan mengatakan
s"habat 53
padamu secara blak-blakan: "!ni bukan masalah pribadi lho, pokoknya cuma bisnis." Mereka akan selalu menandaskan loyalitas tertinggi mereka pada LIang dan kekuasaan dengan ungkapan yang sama: "Bukan masalah pribadi; sungguh, cuma bisnis
Illurni."
Teman sejati akan kamu ketahui, setelah mereka diuji. Sebelum itu jangan kelewat yakin. Selama segala sesuatu berjalan mulus bagimu, ujian itu mungkin tidak perIu. Prinsip mengenai ujian ini tidak bokh ditawar, tetapi harus diakui dan ditindak-Ianjuti. .Iangan sekali-kali percaya seratus persen pada siapa pun. Mafioso sejati tidak punya teman, melainkan hanya kepentingan.
Dapatkah kamu membeli persahabatan dan loyaliIas orang lain? Lima ratus tahun yang lalu, Machiavelli Icrpaksa mengatakan begini tentang ternan-ternan ,Ian nilai mereka bagi seorang pemimpin: "Boleh dikatakan bahwa manusia pada umumnya tidak tahu Icrima kasih, serakah, suka menyimpang, cenderung lIlenghindari bahaya, dan iri pada perolehan orang lain; selama kamu menguntungkan mereka, mereka scpenuhnya milikmu ... J angan mengandalkan persahabatan yang didapatkan lewat pembelian tetapi Iidak dimantapkan dengan cubitan."
Beberapa orang akan menasihati: J angan berbisnis ,kngan ternan atau anak-anak mereka. Beberapa
r
54
yang lain akan menasehati: Jangan memberi atau menerima pinjaman uang dari ternan. Meskipun begitu, kami mendorong sebaliknya, tetapi dengan sikap sangat hati-hati. Buat apa persahabatan kecil menghalangi bisnis? Dan jika kamu terpaksa bertindak kasar pada seorang ternan, dan kamu tahu kebiasaannya serta temp at-temp at tongkrongannya, itu akan mempermulus setiap tindakan yang perlu kamu ambil terhadapnya. Bukan masalah pribadi,
benar-benar bisnis murni.
J angan sekali-kali memberitahu temanmu betapa suksesnya kamu; mereka tidak akan percaya padamu, atau akan mencap kamu sebagai pembual. Juga jangan mengatakan pada temanmu betapa lesu usahamu sekarang; mereka akan bersorak-sorai dan membocorkan rahasia itu pada musuh-musuhmu, yang mungkin akan menganggap kesialanmu sebagai isyarat untuk bergerak menyikat kamu. Dan jangan terlalu cepat mempercayai kata-kata temanmu tentang
musuh-musuhmu.
Ketika kamu menduduki posisi manajemen yang lebih tinggi, kamu hams memiliki segala jenis ternan yang kamu butuhkan. Ternan yang diperoleh setelah kamu menjadi manajer puncak hams dicurigai dua kali. Yang lebih kamu butuhkan adalah sekutu. Kamu tidak hams menyukai sekutu-sekutumu; sejarah penuh dengan contoh yang mengena.

Musuh

8ekatilah teman-temanmu, tapi rangkullah musuh-musuhmu.
Musuh yang paling berbahaya adalah orang gila, seorang pazzo. Dia tidak dapat diajak berembug; dia tidak takut mati; dan dia tidak peduli betapa de
katnya orang-orang dengannya. Dia hams dihancurkan, dengan cepat dan tuntas.
Hal yang sarna juga berlaku pada setiap pertarungan besar dengan setiap musuh: Kamu hams menghancurkan dia; kalau tidak dia akan mulai merencanakan pembalasan. Apa yang terjadi pad a musuh-musuh yang tidak dilumatkan? Lihatlah Jepang dan Jerman.
Musuh hams kamu takuti; tidak takut pada musuh akan mengundang bencana. Kenalilah musuh di tempat-tempat yang tidak terduga: di bawah temp at tidur dan di balik selimutmu sendiri, dan dalam dirimu sendiri.
56 Mengelola Diri Sendiri
Musuh bebuyutan mempunyai satu kebaikan: Kamu tahu betul siapa dia.
Manusia tanpa musuh adalah manusia tanpa kualitas. Kamu kira tidak? Bahkan Yesus Kristus mem
punyai banyak musuh.
Harapkan hal-hal terburuk dari musuh-musuhmu; kamu tidak akan sering keliru. Tetapi ingat: pembalasan adalah hidangan yang paling enak disantap setelah dingin.

Dalil-dalil

[)unia ini milik si penyabar.
Banyak berpikir, sedikit bicara, lebih sedikit lagi mellulis.
.1ika kamu tidak bisa menang dengan bertarung secara fair, main kotor itu wajib. Atau usahakan pihak ketiga menjalankan pertarunganmu.
Ajari lidahmu untuk mengatakan "Aku tidak tahu."
.1ika kamu harus memukul orang selagi kamu marah, llsahakan jangan sampai mengenai diri sendiri.
Api bisa ditutup-tutupi, tetapi asap tidak.
.1auh lebih baik musuh-musuhmu mengira kamu gila daripada berpikiran waras dan jernih.
Sebutir gandum tidak memenuhi sebuah karung, telapi tetap berguna.
Mengelola Diri Sendiri
Orang yang meniup api mengkilat matanya.
Kelaparan mengubah roti tawar menjadi kue, mengubah jagung menjadi bistik.
Kesempatan menciptakan maling; maling yang tidak mempunyai kesempatan mencuri menganggap dirinya sendiri orang jujur.
Tak ada yang lebih enteng daripada sebuah janji.
Orang yang mengabdi dua majikan hams berdusta pada salah satunya. Guga bukan rahasia lagi bahwa seekor babi yang bermajikan dua cepat kelaparan.)
Jika kamu hams melukai orang, lakukan itu dengan sebmtal mungkin sehingga kamu tak perIu takut pada pembalasannya.
Bahkan tikus saja menyediakan tiga buah lubang.
Jika kamu membiarkan musuh-musuhmu-atau teman-temanmu-mengira mereka sederajat denganmu, tak lama kemudian mereka akan menganggap dirinya atasanmu.
Jangan mencoba mengubah musuh-musuhmu, usahakan saja mengendalikan mereka. Ketahuilah di mana mereka, apa yang mereka pikirkan, dan siapa yang mereka percayai.
I )alil-dalil
Bcrikan janjimu' dengan sepatah kata; penuhi janjiIl1U dengan sekuat tenaga.
.Iika kamu marah, tutup mulutmu tapi buka mata
Il1U lebar-lebar. Tetapi yang penting bukan marah,
lIlelainkan impas.
Katakan pada dirimu sendiri siapa dirimu kelak, kcmudian lakukan apa yang perIu.
Jangan sekali-kali meremehkan tiga hal ini: (1) keIllampuan-kemampuan musuhmu; (2) kelicikan musuhmu; (3) keserakahan musuhmu. Tetapi juga jangan Illcmandangnya kelewat tinggi.
I}ia yang mewakili orang lain hams membayar rekeIllngnya.
Saru-satunya cara menyimpan rahasia adalah membisu \nibu bahasa.
I,lpat-duakan perkiraan-perkiraan negatif dari prospek1'lOspekmu dalam usaha apa pun. Potong hingga "l'paroh perkiraan-perkiraan yang positif.
Irhih baik memotong sepatunya daripada menggencet kakinya.
Sl'lllua yang mendengkur tidak tidur.
III,akamu terpaksa berdusta, jangan bertele-tele.
Hal kebetulan itu tidak pernah ada . Bukalah mulut dan dompetmu dengan hati-hati. Pelajarilah kebijaksanaan konvensional, kemudian hindarilah . Si gagak mati tenggelam karena menganggap dirinya
seekor camar.
Yang tidak diketahui bisa dilupakan. Senjata yang tidak digunakan tidak akan meneteskan darah. Kehampaan melahirkan kehampaan.
Pertahanan terbaik melawan pengkhianat adalah pengkhianatan.
Beberapa jenis kekalahan adalah lebih baik daripada kem~nangan; beberapa jenis kemenangan lebih buruk daripada kekalahan.
Terimalah perin gat an dari orang lain mengenai apa yang mungkin akan menguntungkan kamu, tetapi jangan memberikan peringatan apa pun pada orang
lain.
Kepercayaan orang tidak setara dengan uang tunainya.
Ketika kamu berhasil menangkap ikannya, umpannya kamu lepaskan. lni kerugian yang perlu direlakan.
Ilalif-dalil 61
.Iangan menyogrok apel hijau; jika sudah masak ia akan jatuh sendiri.
Usahakan selalu menarik si ular dari lubangnya dellgan tangan orang lain.
.Iangan menggunakan kedua kakimu untuk mengukur dalamnya sungai.
Mereka yang tidak dapat bertindak sesuai keinginan harus bertindak sesuai kemampuan. Yang tidak dapat diobati harus ditanggung. Pastikan kamu mampu bertindak sesuai keinginan; kalau tidak, jangan tetapkan itu sebagai sasaranmu.
Tuhan akan memberikan karunia, tetapi sebelum itu kamu harus nombok.
Tergesa-gesa adalah ibu kesialan.
Orang yang ingin menggantung diri sendiri selalu bisa dituntun menuju tiang gantungan.
Semua hukum tidak berlaku di depan keperluan
yang mendesak.
Pentolan preman jalanan yang cerdik mengerjakan scbagian tugas kotor sendirian, dan memastikan agar anak buah tahu tentang itu.
J ika kamu dipaksa membungkuk, membungkuklah screndah mungkin. Dan tanamkan itu dalam ingat
Menge/o/a Diri Sendiri
anmu sampat kamu melampiaskan dendam kesumatmu.
Dibutuhkan seribu pukulan untuk menanam sebatang paku di kegelapan.
Jangan sekali-kali mempersulit kesulitan sampai kesulitan mempersulit kamu.
Pegang teguh apa yang paling kamu ketahui. Pohon yang dipindah-pindah tak pernah subur.
Jangan sekali-kali mengusik rampokan orang lain. (Suatu ketika itu bisa menjadi bumerang bagimu sendiri.)
Keberanian dalam bisnis adalah syarat nom or satu, nomor dua, dan nomor tiga.
Tetapkan pnontas: Jika kamu berada di tengahtengah gerombolan buaya, hal pertama yang hams kamu lakukan adalah mengeringkan rawanya.
Segala sesuatu di dunia ini menuntut imbalan.
Seribu teman tak pernah cukup; satu musuh sudah cukup. Musuh yang "jinak" tak pernah ada.
Biarkan musuh membantumu. (Salah satu cara musuh bisa membantumu adalah dengan membiarkan instinknya yang "lebih baik" mengkhianati dia sendiri. Silakan saja.)
f)alil-dalil 63
Buatlah rencana serumit mungkin, tapi berikan perintah sesederhana mungkin.
Jika kamu tidak bisa menang, buatlah agar harga kemenangan musuhmu setinggi langit.
Bersikaplah santun pada semua orang, ramah pada banyak orang, akrab dengan segelintir orang, dan bersahabat dengan satu dua saja.
Orang tolol tidak dapat menyembunyikan kebijaksanaannya.
(:ewek rumahan akan selalu menertawakan lelucon
lIlu.
Tameng yang terbaik adalah menjaga jarak pukulan.
Ketika tamhan dibuat, pastikan agar kamu sendiri yang memegang dadunya.
Musuhmu tak pernah sekuat yang kamu duga. Begitu pula kamu.
Sahabat kental seekor burung nazar yang kelaparan .Idalah bangkai seekor kuda. Dengan kata lain, bah\.;an anak haram jadah pun ada gunanya.
~
Bagian 2 Mengelola Orang Lain
o

Mengerahkan Tenaga Kerja

Ickali kamu mulai mengelol. orang, ccp.r arau lambat kamu hams mempekerjakan orang. lni bisa menjadi pembuka mata, sebab begitu mereka yang kamu pekerjakan mulai bekerja untukmu, kamu akan mendapatkan bahwa kebanyakan orang lebih Iidak kompeten daripada yang barangkali pernah kamu harapkan atau daripada yang pernah kamu yakini sendiri berdasarkan surat lamaran atau jawabanJ<lwabanmereka dalam wawancara. (Tentu saja, puJlan pada diri sendiri bukanlah rekomendasi; monyet yang berdasi masih tetap seekor monyet.) Meskipun I)('gitu, dengan orang-oranglah-dan dengan segala kckurangan mereka-kamu hams bekerja, dan pada IIll'reka kamu akan menggantungkan sebagian besar kchcrhasilanmu sebagai seorang manajer.
Tidak perlu memelihara keluarga besar dengan ba
lIyak preman jalanan. Kenyataannya, semakin sedikit
k.lryawan yang kau miliki, semakin sedikit pula kekecewaan atau pengkhianatan yang akan kamu hadapi. Banyak karyawan, banyak pengkhianatan dan kekecewaan-juga overhead yang lebih tinggi.
Tetapi stafmu harus memiliki kualitas setinggi mung kin dalam posisi-posisi kritis. Tentu saja satu orang yang baik jauh lebih baik daripada seratus orang dungu.
Untuk pekerjaan yang benar-benar menuntut tanggung jawab besar dan melibatkan orang-orang lain dalam unjuk kerjanya (dan kebanyakan pekerjaan memang seperti ini, bahkan yang menuntut keterampilan teknis tinggi), jangan mempekerjakan orang yang baru lulus sekolah, betapapun mengesankannya rapot nilai mereka. Pekerjakan orang yang sudah pernah mendemonstrasikan kemampuan untuk bekerja dengan orang-orang lain. Tetapi untuk pekerjaanpekerjaan yang tidak begitu menentukan keberhasilan organisasimu, kamu harus lebih mementingkan sikap yang baik daripada pengalaman. (Sikap bisa menampakkan diri dengan berbagai cara. Misalnya, jika seorang pelamar menanyakan gaji pada awal wawancara pertama, sikapnya jelek; selain itu, dia goblok.)
Untuk pekerjaan yang benar-benar vital, jangan mempekerjakan pakar yang bersemangat tinggi, betapapun mengesankannya tanda-tanda jasa yang dia sodorkan. Pakar-pakar hanya peduli pada tanda penghargaan dan bayaran mereka, tidak lebih.
'1111111
69
Ml'IIgerahkan Tenaga Kerja
Jangan mempekerjakan lebih dari dua orang dari Illlgkungan keluarga yang sarna (kecuali mungkin kcluargamu sendiri), dan jangan sekali-kali mempekl'fjakan kekasih, suami, atau isteri, betapapun penllllgnya keterampilan mereka bagi organisasimu.
Sebelum mempekerjakan orang, kamu harus mewawancarai mereka. Jika pelamar tahu keterampilanketerampilan apa dan kinerja yang bagaimana yang yang kamu inginkan dari orang yang hendak kamu
illllll111
pekerjakan, mereka mempunyai waktu untuk memikirkan pertanyaan-pertanyaanmu mengenai hal-hal Itu. Buatlah pertanyaanmu sespesifik mungkin. Generalisasi menghasilkan jawaban umum (yang karena Ilu tak berguna). Tegaskan agar pelamar menjawab secara spesifik. Susuli jawaban mereka dengan pertanyaan-pertanyaan "Mengapa?" dan "Bagaimana?"
Sedangkan mengenai strategi wawancaranya sendiri, dudukkan si pelamar di sampingmu, jika mungkin, dan bukan di seberang meja kerjamu, agar kamu hisa dengan lebih baik mengamati reaksi-reaksinya (menggeser-geser tubuh, mengelakkan tatapan mata, menelan ludah, dan lain-lain). Ambillah lampiran surat lamarannya, telitilah sambil sesekali mengernyitkan dahi seakan-akan sedang memergoki suatu penipuan yang blak-blakan. Seusai bermain drama ini, dan si pelamar sudah dibuat gelisah karenanya, mulailah menanyai dia mengapa ia menginginkan
'I
ili
Mengelala Orang Lain
pekerjaan yang lowong itu dan mengapa ia merasa memenuhi syarat untuk itu. Biarkan dia menjual diri sebanyak yang ia inginkan, tetapi sesekali selalah dengan pertanyaan-pertanyaan spesifik ("Bagaimana?", "Mengapa?"). Akhirnya, jika si pelamar sekarang ini sudah bekerja, tanyai dia mengapa ia ingin ganti
pekerjaan.
Ulangilah kalimat terakhir dari jawaban atas pertanyaan terakhir tadi, seakan-akan kamu dipenuhi teka-teki akibat adanya sesuatu yang meneurigakan, dan kemudian beberkan syarat~syarat untuk menda
patkan pekerjaan itu, dengan menekankan bag ianbagian yang sulit. Ketika kamu menggelar semua kesulitan itu, dan si pelamar mengernyitkan dahi, atau bahunya meringkus, atau mengusap-usap dagu
nya dengan perasaan gelisah, kamu sudah hams bersiap-siap meneoretnya. Dalam bahasa yang santun beberkan perasaanmu pada si pelamar. Kecuali jika dia bersikeras mengajukan dirinya kembali untuk
menghadapi tantangan itu (misalnya dengan mengatakan "Saya selalu sukses mengsarap tugas-tugas berat; memang itu yang saya earn, langsung eoret saja dia. Katakan padanya banyak orang lain menunggu untuk diwawanearai, dan kamu akan memberitahukan
hasilnya padanya dalam tempo satu dua hari, entah dengan eara apa. Jika kamu yakin benar tidak ingin melihat mukanya lagi, ketika mengueapkan selamat
Mengerahkan Tenaga Kerja
tinggal, mengomellah keras-keras seakan-akan dia kelewat memenuhi syarat untuk pekerjaan itu-dan jangan lupa mengatakan semoga dia sukses.
Coret juga setiap pelamar yang mengajukan banyak pertanyaan mengenai masa depan kariernya bersamamu. Jelas sudah bahwa masa depannya penuh dengan pertanyaan, dan kamu tidak membutuhkan orang
maeam itu.
Dalam kasus apa pun, tutuplah wawaneara ketika kamu sudah mengetahui apa yang perlu kau ketahui, cntah itu membutuhkan waktu lima atau lima puluh
menlt.
Jika si pelamar nampaknya perlu dilihat kembali, ccklah referensi-referensi dan sejarah masa kerjanya. Lupakan referensi-referensi pribadi. Dia tidak akan Illeneantumkan siapa pun yang akan meneoreng diIIlJya. Tetapi jika kamu kebetulan mengenal salah satu referensi pribadinya, teleponlah orang itu untuk Ilicudapatkan informasi orang dalam yang mungkin hlTharga.
Undanglah kandidat yang kuat untuk menghadapi wawaneara kedua, lebih baik waktu makan siang, .Ian dalam pertemuan ini eeearlah dia dengan hal ''I >apun yang mungkin akan terbukti palsu dalam rdncnsi pekerjaan maupun sejarah masa kerjanya. Ilka keraguan-keraguan itu, baik nyata maupun kIlayalan, bisa diatasi seeara memuaskan, juallah
pekerjaan itu pada si pelamar. Sekali lagi, jual pekerjaan itu; jangan memberi janji-janji tentang kenaikan gaji di masa depan, kenaikan pangkat, atau
perluasan tanggung jawab. Apa yang dia dapatkan adalah apa yang dia dapatkan; tidak seorang puntermasuk kamu sendiri-mempunyai bola kristal
yang bisa memastikan masa depan. Biarkan dia me ngerjakan pekerjaan yang dia lamar, kemudian li hatlah perkembangannya.
Setelah menjual pekerjaan itu, sodorkan beberapa masalah kerja hipotetis yang mungkin akan ditemui pelamar itu dan tanyai dia bagaimana dia akan mengatasi masalah-masalah itu. Jika pelamar itu
berhasil lolos dari ujian ini, ajukan tawaran dan pekerjakan dia. Jika tidak, kembalilah ke kantor dan jadwallah wawancara kedua dengan kandidat berikutnya. Kebanyakan pelamar a:kan lebih santai pada wawancara kedua dan lebih banyak menguak sifat-sifat mereka yang sebenarnya, khususnya karena kalian makan siang bersama. Sopan santun dan percakapan di meja makan mengungkapkan banyak hal tentang diri orang. (Anggur mengungkapkan segala-galanya.) Tentu saja kamu mencari kualitas, tetapi kadang
kadang secara tidak sengaja kamu mempekerjakan badut-badut. Sungguh, selalu ada pelamar yang bisa langsung dikenali sebagai badut. Meskipun begitu, 73
Mengerahkan Tenaga Kerja
tergantung pada sifat lowongan yang hendak kamu isi, mungkin kamu perlu menggarap orang-orang macam ini dengan wawasan panjang ke depanpersis sebagaimana kamu mungkin perlu mempromosikan beberapa badut kawakan menjadi ketua sektor. Dalam setiap organisasi selalu ada selot yang bisa diisi oleh orang-orang macam ini dengan sangat baik tanpa sangat merugikan organisasi jika mereka secara periodik melempem, dan itu pasti terjadi. (Lihat saja Dinas Pos Amerika Serikat. Separuh dari jajaran karyawan Pos AS adalah badut-persentase normal dalam setiap organisasi yang besar-<:lan 99 persen pelayanan kepada masyarakat diberikan sambil bersungut-sungut ... tetapi toh kiriman pos sampai juga ke alamat tujuan. Meskipun begitu, surat-surat sampai ke alamat tujuan bukan berkat para badut dalam organisasi "pelayanan" raksasa ini. Kuncinya terletak pada manajemen puncak Dinas Pos AS, yang seratus persen terdiri dari orang-orang gesit yang bergaji sangat tinggi.)
Jika badutmu sendiri benar-benar melempem, panggil dia ke dalam kantormu tanpa ada orang lain dan tumpahkan seluruh isi neraka ke kepalanya. Sesudah itu ia akan berjuang mati-matian untuk meIlingkatkan diri (sering kali dengan jalan mencari ;ltau merekrut seorang kroco tangguh umuk mengerJo,kantugasnya sendiri). Tetapi dalam keadaan biasa
J
74 Mengelo/a Orang Lain
seorang badut tidak akan lebih merugikan daripada seekor kuda buta di kandang kosong.
Tetapi mengapa kamu harus mempekerjakanbahkan mempromosikan dan menggaji tinggi-seorang buffone? Ada beberapa alasan: Orang seperti itu akan menjadi salah satu pengikut paling loyal. Loyal karena berterima kasih kepadamu karena telah memberinya pekerjaan (dan penghasilan), dan kemudian masih tetap mempekerjakan dia meskipun sudah nyata bahwa dia tidak becus bekerja. Orang seperti itu juga loyal karena takut jangan-jangan kamu suatu ketika akan menggorok dia karena ketidakbecusannya. U ntuk berdiri saja ia membutuhkan dukunganmu. Dia hidup hanya karena kamu mem
biarkannya.
Berkat loyalitasnya, si badut juga akan membuktikan diri sebagai wartawan paling handal mengenai perpolitikan kamor dan gosip-gosip lain yang bermanfaat, dan dalam bidang inilah mempekerjakan dia barangkali akan memberikan imbalan paling
besar.
Orang seperti itu juga gampang diajak melaksanakan operasi kilat ke mana-mana dan, tentu saja, bisa dikorbankan tanpa kerugian besar bagi organisasimu, andaikata pengorbanan seperti itu dalam suatu operasi kecil-kecilan terpaksa dilakukan. (Ingat: Bisnis murni, bukan masalah pribadi.)
Mengerahkan Tenaga Kerja
75
Tak usah diulang-ulang lagi: Jangan sekali-kali
mempekerjakan orang lain jenis dengan harapan akan mendapatkan imbalan erotis di masa depan, kecuali jika kamu hanya ingin cuci mata. Tetapi
siapa sih yang sudah puas hanya dengan cuci illata
itu?
I,/

Prajurit dan perwira

~ engkhianatan ada dalam hidup kebanyakan manusia; karena itu, jika semua hallain sederajat, 10
yalitas adalah kualitas paling luhur yang perlu dicari
dalam diri para kroco dan komandan sektor. Satusatunya orang yang bisa sepenuhnya kamu percayaidalam situasi dan kondisi apa pun-adalah dirimu 'sendit:i.aadi kamu bisa mempercayai dirimu sendiri
untuk mempercayai orang-orang lain secara bersyarat,
jika memang itu pilihanmu.) Setelah loyalitas, urutan berikutnya adalah kemam
puan, keterampilan, dan kompetensi. Promosikan
hanya orang-orang handal (dan kadang-kadang ba
dut). Kamu menemukan orang handal dengan jalan
menguji merek:;t. Mereka hams memperkuat tulang
belulang mereka dan kemudian menangani tugas
tug as lebih berat yang kamu berikan. Setelah menetapkan kompetensi segelintir orang
pilihan, beri mereka tugas-tugas yang semakin lama semakin sulit-tetapi tug as yang kamu yakini bisa
Prajurit dan Perwira
mereka tangani dengan sukses-dan kemudian pujilah keberhasilan mereka, persis sebagaimana kamu membangun kepercayaan dalam diri seorang anak kecil. Promosikan mereka pada tugas-tugas yang lebih berat lagi dan beri mereka imbalan lebih besar, dan kemudian tugas-tugas lebih berat lagi.
Jangan mengritik secara berlebihan dan jangan
mengritik di depan orang banyak. Dan jangan lupa mendahului kritikmu dengan sepatah dua patah san)ungan.
Kebanyakan kroco jalanan yang bekerja untukmu tidak memahami nilai positif (atau, sebaliknya, inferioritas) mereka sendiri. Kamu-khususnya melalui para perwira-hams memberi mereka ide bahwa mereka mempunyai nilai tersendiri. Kamu hams mengusahakan agar tugas yang kamu berikan pada mereka memang bermakna bagi mereka. Mereka hams bersemangat melaksanakan tugas yang kamu berikan pada mereka, dan mereka harus bisa merasa
bangga pada diri sendiri setelah mereka merampung
kan tugas-tugas itu. Mereka hams menyadari adanya
suatu makna dalam hidup mereka berkat tugas yang
mereka kerjakan bagimu.
Dengan demikian, kamu hams menyanjung ketika
sanjungan memang pantas diberikan (kadang-kadang
juga ketika tidak layak diberikan), dan niscaya me
reka akan berjuang kera~ demi keberhasilanmu.
r
78
Mengelola Orang Lain
Tunjuklah para perwiramu sebagai contoh kasus keberhasilan ketika orang-orang lain hadir. lni akan membuat para komandan sektor itu menganggap dirinya anak buah yang paling disayang. Biarkan para perwira menganggap mereka mengerjakan semuanya sendirian, tetapi jangan membiarkan mereka lupa bahwa kamulah yang memerintahkan mereka mengerjakannya.
Berikan pengarahan-pengarahan yang tegas dan spesifik pada para ketua sektor dan jelaskan apa imbalan mereka atas keberhasilan yang akan diperoleh. Tetapi jangan mengungkapkan pada mereka seluruh skenario operasimu. ]ika tak satu pun komandan sektor maupun kroco tahu segala-galanya, mereka akan sangat tergantung padamu.
j adikan para benggolan dan kroco itu anak-anak kandungmu.

Consigliere

Iiasilia' yang ,e,bail< membua,mu be'piki, un,uk dirimu sendiri. Dengan demikian, ketika memilih seorang consigliere-penasihat seniormu-pilihlah individu yang mempunyai pengalaman luas dan pandangan-pandangan praktis. Dan, tentu saja, orang yang kamu percayai.
Secara tradisional, consigliere adalah seorang pengamat keadaan, seorang penasihat, orang yang memberikan petunjuk, orang yang bisa diandalkan. venire a piu miti consigli berarti "menjadi lebih nalar." Seorang consiglieremembantumu mencapainya. la berdiri sambil mengambil jarak dari masalah-masalah yang
melekat di badanmu, dan dari keterlibatan emosio~ nalmu dengan masalah-masalah itu, sebab tanggung jawab finalnya tidak berada di pundaknya (sebagaimana kekuasaan dan otoritas tertinggi tidak di tangannya; itu semua ada di tanganmu.) Karena ia berjarak darimu, consiglieremu bisa membantumu
mengenali sifat masalah-masalah besar dan membantumu menganalisis dan meneari solusinya. (Sebagai salah satu dari tugasnya yang lebih rendah, ia bisa
menjadi perantara dalam pertikaian-pertikaian keeil dalam organisasi.)
ConsigW:re juga bisa menguraikan kamu dari jeratan asumsi-asumsi palsu sebab, dari sudut pandang tertentu, ia tidak berkepentingan langsung. Memang berkepentingan, tetapi tidak seeara langsung-lagilagi karena tanggung jawab final tidak berada di pundaknya.
Kamu bisa mendapatkan nasihat jelek dari teman
ternan baik, nasihat sangat jelek dari ternan-ternan
sangat baik. Sebaliknya, nasihat yang kamu peroleh
d;ui eonsiglieremu biasanya adalah nasihat yang sa
ngat baik, dan karena itu nasihat ini hams dipertim
bangkan masak-masak. Consigliere yang terbaik me
maksamu memeras otak dan mengajukan pertanyaan,
dan biasanya ia memberikan nasihat yang bertenta
ngan dengan kebijaksanaan konvensional karena
mengingat pengalamannya yang luas dan pandangan
pandangannya yang praktis-ia tahu persis bahwa
apa pun yang dianggap benar dan tepat oleh semua
orang tidak mungkin benar dan tepat.

Sekretaris

Ietid.k-tidaknya, sekretarismu seyogyanya adalab seorang bodyguard, seorang pengawal gerbang, seorang diplomat, seorang jenderal, yang kesejahteraan finansial serta psikologisnya sepenuhnya tergantung pada
kemurahan hati dan kehendak baikmu.
Sekretarismu hams lebih bisa dipereaya daripada suami atau isterimu. Ia hams mengetahui segala sesuatu yang kamu ketahui ten tang bisnismu-kecuali rencana-reneana jangka-panjang (seeara keselumhan) yang kau putuskan untuk tidak kau pereayakan padanya-dan banyak aspek bisnis hams lebih ia ketahui (seeara lebih rinci) daripada kamu sendiri. Selain itu, ia hams dekat dengan sumber-sumber gosip kantor yang bisa diandalkan dan benar-benar memahami mekanisme perpolitikan kantor, serta hams terbukti sebagai sumber informasi yang bagus dan akurat bagimu.
Jangan sekali-kali menyuruhnya membuatkan kopi. Suruhlah orang lain menyiapkan kopi sehingga kamu bisa minum-minum berdua dengan sekretarismu di kantor.
Sekretarismu sangat menentukan keberhasilan ren
cana-rencana bisnismu dan, kalau saja dia mau, bisa
saja dia menghancurkan kamu dengan lebih cepat
daripada para pesaing atau peraturan-peraturan ne
gara. Jagalah agar dia selalu bahagia. Jangan coba
coba membangkitkan sikap permusuhan dalam diri
nya. Jika situasinya pas, berilah dia sebuah gelar
yang manis dan tanggung-jawab serta otoritas yang
setara dengan gelarnya, selain gaji yang baik.
Tentu saja ikatan romantis dengannya benar-benar
tabu.

Direktur Personalia

~ .ft. tidak mempuny.i ditektut personali., j.di buat apa kamu memelihara orang seperti itu?
Ketika organisasimu menjadi begitu besar sehingga beberapa orang di dalamnya berpikir bahwa organisasi itu membutuhkan seorang direktur personalia, para kepala departemenmu akan kehilangan kontak dengan staf mereka. lni jelas merupakan situasi yang berbahaya. Para manajer harus merekrut dan mempekerjakan orang-orang mereka sendiri.
Jika kamu mempekerjakan orang untuk mengurusi mekanisme personel, pastikan dia hanya mengurusi mekanisme personel. Jangan sekali-kali membiarkannya menulis iklan-iklan perekrutan atau melakukan penyaringan perdana. Jangan sekali-kali membiarkannya mewawancarai para pelamar pekerjaan. Para manajer harus merekrut dan mempekerjakan orangorang mereka sendiri.
Mengelola Orang Lain
Jika kamu sendiri mempekerjakan seseorang untuk bekerja langsung untukmu-anak likuran tahun yang berangkat dari bawah-mungkin kamu perlu menegaskan padanya bahwa tugas-tugas pertamanya adalah bersih-bersih meja dan bahwa sebagian besar dari yang ia peroleh dari ruang kuliah tidak berlaku di situ. Nasihati dia agar melaksanakan tugas-tugas perdana ini dengan baik dan penuh semangat, meskipun dia merasa terlalu tinggi untuk itu. Setiap kali dia menyodorkan gagasan-gagasan cemerlang untuk perbaikan prosedur dan operasi, saat itu juga katakan padanya untuk menggunakannya sebagai alas pantat; katakan itu semua sudah pernah dicoba dan ternyata cacat. Tunjukkan padanya bahwa para sekretaris dan anggota staf lain dalam organisasimu termasuk di antara sekutu-sekutu paling penting yang bisa ia incar. Dan nasihati dia agar berusaha menyesuaikan diri, meskipun mungkin dia merasa bahwa sebagian besar rekan kerjanya menjalani kehidupan kerja yang pasti lebih membosankan dan menyakitkan daripada pekerjaannya sendiri. Dengan kata lain, perintahkan dia agar merendahkan nada bicaranya.
Andaikata kamu tidak berbicara pada seorang lulusan universitas yang masih hijau, tetapi pada orang yang sungguh-sungguh bertekad untuk memasuki Urusan Kita, kamu tidak akan terpaksa memberikan nasihat seperti itu. Semua pelajaran kit a peroleh di
Direktur Personalia
jalanan. Tetapi orang-orang yang berpendidikan universitas selalu memiliki cacat: mereka pernah cliberi tahu bahwa mereka mengetahui sesuatu, clan itu
mereka percayai.

Akuntan

nanya satu orang dalam organisasimu yang harus sepenuhnya jujur, sepenuhnya terbuka, sepenuhnya blak-blakan, dan sepenuhnya mustahil korupsi: orang yang mengurusi pembukuan perusahaanmu
(d3;npembukuan pribadimu juga). Gajilah dia dengan baik dan sering-seringlah memberinya hadiah---cukup dengan pujian saja kalau yang lain-lain tak ada.
J ika beban kerja membutuhkan dua orang untuk menyelesaikannya, pekerjakan para asisten yang akan menyukai pekerjaannya. Jika tidak ada cukup pekerjaan untuk digarap oleh satu orang, suruhlah agar
pembukuan perusahaan sering-sering diaudit.

Gelar Pekerjaan

Gdar pekerjaan sangat penting. Itulah sebabnya bank-bank dan agen-agen periklanan mempunyai begitu banyak vice presidents. Pelanggan-pelanggan penting ingin diladeni oleh "orang yang memegang otoritas." Begitu pula halnya para "orang dalam" penting dalam perusahaanmu. Kadang-kadang seorang karyawan yang ambisius rela menerima kenaik
an gaji kecil jika promosi itu di?arengi dengan pemberian embel-embel gelar pekerjaan. Kamu bisa memanfaatkan hal ini sebagai salah satu kekuatan dalam tawar menawar. Dunia ini hidup dari pretensi. Ikuti saja arusnya. Gelar pekerjaan juga bisa dipakai sebagai ungkapan penghalus bagi pekerjaan kasar atau pekerjaan yang tidak disukai tetapi hams dilakukan. (Seorang pemhersih selokan menjadi "pengurus sanitasi.") lni ll1engentengkan arus keringat dan pedihnya kehinaan yang melekat pada pekerjaan-pekerjaan seperti itu.
Beberapa orang pengamat Mafia menyatakan bahwa gelar "bos segala bos" dicoret karena hal itu menciptakan perasaan dengki dan permusuhan di antara para kepala keluarga. Semua bos itu ingin sederajat; tidak seorang pun ingin menjadi bawahan; karena
itulah diciptakan kebijaksanaan sam orang sam
suara. Dunia ini hidup dari pretensi. J angan lupa itu.

Kenaikan Gaji

Ietapkan suatu kebijaksanaan evaluasi tahunan di mana unjuk kerja dievaluasi berdasarkan batas persentase yang sudah ditetapkan untuk peningkatan maksimum. Jika anak buah pantas menerimanya, beri dia kenaikan gaji pada evaluasi tahunan itu.
Tentu saja kamu hams menghadiahi anak buah yang rajin, suka kerja keras, dan loyal. J adi dalam kasus-kasus khusus seorang pekerja yang menonjol mungkin diberi kenaikan di atas maksimum, atas kebijaksanaan pribadimu sendiri. Tetapi jangan lupa membuat si pekerja tahu persis betapa murah hatinya kamu karena telah melanggar pembatasan gaji yang telah ditetapkan oleh pengendali, penyandang dana, pemegang saham, dewan komisaris, atau apa pun kekuatan-kekuatan misterius yang sebenarnya mengendalikan bisnismu.
Beberapa jenis pekerja tidak akan pernah puas, betapapun besarnya uang yang mereka peroleh. Jika mereka mengeluh padamu mengenai gaji yang terlalu kecil, katakan pada orang-orang ini bahwa suatu kerja paruh-waktu-sebagai tambahan dari kerja penuh-waktu mereka untukmu-bisa membantu me
reka mencukupi semua kebutuhan mereka. Suruhlah
mereka mendorong kesempatan kerja seperti itu,
jika hal itu tidak mempengaruhi kinerja pekerjaan
penuh-waktu mereka.
Kenyataannnya, Urusan Kita biasanya tidak berkeberatan menjalankan bisnis sampingan kecil-kecilan untuk menunjang penghasilan mereka, asalkan bisnis seperti itu terlebih dulu mendapatkan restu dari manajemen puncak.

Loyalitas

Iemua orang berusaha bekerja di dalam kepentingan mereka dan kebanyakan orang percaya bahwa mereka tahu persis apa kepentingan itu (Sering kali secara keliru, tetapi tidak pernah ragu).
Tugasmu adalah membuat mereka mengidentifi
kasikan kepentingan mereka dengan kepentinganmu.
Ini kamu laksanakan dengan menghukum mereka
jika mereka gagal, menghadiahi mereka jika mereka
sukses. Kamu harus menanamkan loyalitas terhadap
orang-orang lain dengan jalan menunjukkan kepada
mereka bahwa keuntungan mereka berada dalam
keuntunganmu.
Identifikasi itu bersifat imbal balik, sebab mereka
bekerja menggarap tugas-tugas yang kamu sodorkan pada mereka.
Tetapi dalam memuji prestasi mereka, kamu hams
jujur. ]ika mereka "gagal" menjalankan tugas yang sudah kamu tetapkan, barangkali situasi dan kondisi
memang tidak terkendalikan; atau barangkali kamu keliru dalam mengevaluasi situasimu.
Sampai kamu memutuskan untuk memenggal dinas seorang bawahan karena alasan ketidak-sesuaian, tekanlah pertimbangan' ke arah yang menguntungkan si pekerja itu dan lakukan itu dengan pelan-pelan.
Satu hal penting terakhir: Siapa pun dalam organisasimu selalu benar jika dipertentangkan dengan orang luar. Bahkan sekalipun krocomu bersalah, dia tetap benar; belakangan itu bisa diluruskan berdua antara kamu dan dia. Dan kamu, sebagai bos, selalu benar bagi siapa pun yang ada dalam organisasimu, entah dipertentangkan denganorang luar atau tidak, atau ketika keputusan yang telah kamu buat ternyata dipertanyakan oleh seorang anak ingusan dalam organisasimu sendiri.

Tipe-tipe Manusia

Jika sifat manusia tidak membuatmu kadang~ kadang bingung, kamu tidak memahaminya. Manusia itu macam-macam. Tetapi ini tidak berarti manusia tidak dapat diklasifikasikan ke dalam tipe-tipe dasar tertentu jika kamu tidak terlalu risau dengan penyederhanaan, bias pandangan, atau kerancuan wawasan. Ada satu kategori manusia yang harus kamu hindari jauh-jauh, sekalipun orang itu juga termasuk ke dalam kategori lain: orang yang pintar bicara. Kamu tidak berkepentingan dengan omongan muluk-muluk dari para benggolan atau krocomu. Kamu berkepen
tingan hanya dengan hasil. Basil berbicara sendiri tanpa perwakilan.
Ada ban yak variasi tipe atau kategori-kategori kepribadian yang tidak perlu kamu dekati kecuali
jika mereka mempunyai keterampilan-keterampilan khusus untuk pekerjaan khusus, tetapi, setelah pekerjaan itu rampung orang-orang itu bisa disingkirkan: tukang rengek, si darah tinggi, si ring an tangan, si pengedar gosip, si egomaniak, dan sebagainya. Intinya, kamu tidak perlu mempekerjakan siapa pun yang sulit diatur atau menyisir rambutnya dengan arah yang tidak kamu sukai. Ikatkan sebuah kaleng pada buntut mereka. Ini adalah salah satu tugas
utama seorang manaler.
Ingat: (1) Tidak seorang pun mempekerjakan
siapa pun untuk apa pun juga kecuali mendapatkan
uang untuk diri mereka sendiri dari apa yang bisa
dilakukan si pekerja. Tak seorang pun. Dan (2)
setidak-tidaknya selalu ada selusin orang di luar sana
yang bisa mengerjakan hal yang sama dengan sama baiknya. Kamu punya banyak pilihan. Tidak perlu mempertahankan si mahatahu yang memijit badanmu dari arah yang kelim. (Dalil pasar ini berlaku pula dalam masalah perkawinan dan jalinan hati.) Kamu
...
mempunyal orang-orang yang urmg-urmgan, yang selalu bersungut-sungut, yang selalu menunda
pekerjaan, yang emosinya meledak-Iedak tetapi tidak
pernah merampungkan tugas? Tendang saja mereka.
Barangkali itu bagus bagi mereka kelak, dan paling
bagus bagimu sekarang ini.
Pendek kata, carilah empat tipe kroco dalam se
tiap organisasi:
  1. Goblok dan pemalas (artinya, tidak ambisius)
  2. Cerdas dan pemalas
Tipe-tipe Manusia 95
  1. Goblok dan ambisius
  2. Cerdas dan ambisius
Tipe yang pertama-tolol dan pemalas-biasanya tidak tahu apakah mereka hams mengelus pantat dulu lalu menggamk dagu atau sebaliknya. Ini adalah para tukang pukul, para badut, para pembual ceria, dan suatu ketika akan jelas bagimu bahwa tiga per empat dari krocomu mengelus-elus pantat mereka, tetapi itu jarang melebihi 50 persen dalam setiap organisasi, dan biasanya hanya mencapai 25 hingga 30 persen.
Jika diberi pengarahan sederhana dengan katakata yang jelas, badut-badut akan melaksanakan tugas sehari-hari dengan cukup baik. Mereka biasanya cukup puas dengan kenaikan gaji simbolis (paling banyak setengah dari kenaikan biaya hidup), dan mereka akan berada di antara para pengikutmu yang paling setia. Mereka mempunyai kegunaan tersendiri, sebab setiap organisasi harus mempekerjakan banyak orang seperti mereka karena langkanya manusiamanusia yang lebih baik.
Tipe yang kedua-cerdas dan pemalas-harus kamu onggoki dengan pekerjaan. Orang-orang ini tidak akan sudi meluangkan waktu untuk menonton seekor semut menumpuk satu ton jerami, tetapi mereka bisa menemukan sebatang' jarum dalam tum
pukan itu jika terpaksa. lntinya, mereka harus selalu ditunjuk jidatnya dan barulah mereka berproduksi. Kamu harus selalu
mengusahakan agar para benggolanmu terus menerus menunjuk jidat. Mereka-orang-orang cerdas tapi malas tadi-harus mengerjakan sebagian besar kerja
bersih-bersih tingkat atas dalam organisasimu.
Banyak manajer menganggap orang-orang cerdas tapi malas itu sulit diatur dan karenanya mereka enggan mempekerjakan atau mempertahankan orangorang macam itu. lni salah. Mereka hanya perlu di
motivasi dengan sebatang tongkat yang menyengat. Anehnya-barangkali tidak begitu aneh sebenarnya'consigliere sering kali berasal dari tipe ini. la tidak
memiliki greget batin untuk mengubah otaknya menjadi kekuasaan pribadi, tetapi dia memiliki otak bagus yang bisa menjadikannya seorang penasihat yang baik.
Tipe yang ketiga-tolOl dan ambisius-bisa dikenali dari fakta bahwa dia tidak henti-hentinya me
nyanjungmu. Orang tolol dan ambisius yakin benar bahwa strawberry paling enak dicampur dengan te
lepong sapi, sementara sebagian besar dari kita meramu strawberry dengan krim dan gula. Sampai titik tertentu, tipe ini bisa bermanfaat, sebab mereka be
kerja keras untuk mengambil hatimu. (Dengan de-
If
III
Tipe-tipe Manusia 97
mikian mereka bisa dimanfaatkan sebagai pencari berita yang efisien.) Titik di mana mereka tidak lagi bermanfaat tercapai ketika egoisme mereka membuat mereka mengaku sebagai pakar dan menerima tugastugas di luar kapasitas kerja keras dan ketololan mereka yang sudah mendarah daging.
Mereka juga begitu gelisah sehingga tidak bekerja dengan baik di bawah para benggolan yang kuat dan tangguh. Sebaliknya, kecongkakan mereka (yang biasanya tidak diselimuti dengan rapi) tidak memungkinkan mereka disenangi anak buah. Mereka ingin memegang kendali, memerintah, tetapi tidak memiliki alat-alatnya.
Terakhir, terlepas dari segala sanjungan yang mereka sajikan padamu, mereka juga tidak mempunyai loyalitas kekal. Tetapi hal ini tidak perlu diherankan, sebab setiap orang yang ambisius pada dasarnya tidak setia-ia ingin menggeser orang di atasnya. lni kamu pahami benar, sebab ini juga tentang dirimu sendiri. Sayangnya, orang tolol tapi ambisius tidak cukup cerdik untuk mengekang ambisi mereka sampai tiba saat yang tepat untuk mengambil langkah tanpa secara tidak perlu mengacaukan pekerjaan organisasi. Karenanya, sekali muncul masalah seperti ini, saat itu juga depaklah orang seperti itu.
Tapi awas: Kroco yang tolol dan ambisius (begitu Jllga kroco tolol dan pemalas, dan ini hams dicamkan) mungkin-terlepas dari ketololan bawaan mereka sejak lahir-sebenarnya memiliki kelicikan. Orang ] erman menyebut tipe ini dummsch/au, tolol tapi cerdik. Kroco seperti ini sang at berbahaya dalam organisasi, dan jika diketemukan harus dikepras, sebab kalau tidak akhirnya ia akan mengkhianatimu. Dummsch/au biasanya terkuak dalam masalah-masalah kecil, jika kamu beruntung dan dia sedang lengah. ]ika im terjadi, terapkan prinsip "Palsu sam, palsu
semua" dan ambillah tindakan yang tepat.
Keempat dan terakhir, tipe cerdik dan ambisius. Tipe ini adalah individu yang selalu kamu beri tugas yang semakin sulit dan yang selalu kamu hadiahi dan promosikan jika dia sukses. Sebagai pribadi, mereka bisa anteng atau cemberutan, mudah tersinggung atau santai, serius atau entengan, apa pun juga -tetapi mereka selalu berhasil merampungkan tugas yang dibebankan dan menciptakan keberhasilan bagi orgamsasl.
Tentu saja, kebanyakan pria dan wanita adalah campuran dari keempat tipe tadi. Kamu akan jarang menemui orang yang merupakan wakil murni dari salah sam tipe saja.
Idealnya, individu-individu yang bekerja untukmu seharusnya sangat loyal padamu: orang-orang yang terhormat, blak-blakan, pemberani, kreatif, berbakat, enerjik, tenang; yang menyandang rekor mampu
Tipe-tipe Manusia
memenuhi atau bahkan melebihi sasaran-sasaran
yang telah ditetapkan untuk mereka; yang menjaga agar diri serta tindakan-tindakan mereka tetap berada di latar belakang; yang seakan tidak memiliki kecemburuan; yang seakan tidak memikirkan kepentingan diri sendiri melainkan tujuan-tujuan organisasi (sebagaimana ditandaskan oleh kamu sendiri); yang seakan tidak siap meraih kekuasaan tetapi sanggup
menggunakan kewenangan ketika itu diberikan
kepada mereka.
Orang-orang tipe pramuka ideal seperti itu tidak akan kamu temukan, tetapi kamu harus membuka mata lebar-lebar untuk mencari orang yang mendekati tipe itu. Orang-orang yang nyaris memenuhi idealideal yang kamu tetapkan harus kamu promosikan.
Promosi itu sendiri akan menguak lebih banyak tentang diri orang itu, sebab kekuasaan bertindak
seperti kanker clalam diri manusia. Kekuasaan meng gembungkan nilai diri mereka sendiri dan menge sampingkan kualitas-kualitas lain yang lebih baik
clan yang mungkin mereka miliki, sampai akhirnyapada cliri beberapa orang-mereka tinggal menjadi anggapan-cliri, menjadi ego murni tanpa isi. Mereka yang tidak mengalami hal ini adalah orang yang benar-benar merupakan kekecualian. Tepat: Hanya kamu.

Kepemimpinan

~ enurut sebuah pepatah tua Sisilia, kenikmatan memerintah adalah lebih manis daripada kenikmatan sanggama. lni mungkin benar.
Bagaimanapun juga, orang-orang telah mencoba berbagai gaya memerintah-mengurusi para bawahan: dengan jalan menunjukkan, dengan jalan membiarkan bawahan berpartisipasi, dengan bertindak
sebagai sahabat para bawahan, dengan memandu, atau hanya dengan memberikan perintah. Yang terakhir itu adalah yang paling efektif dan handa!. Dalam memerintah-yaitu dalam perkara menangani orang-orang-ujian bagi keberhasilanmu adalah tidak membangun kepercayaan dan kredibilitas, ataupun membuat orang lain menyukaimu. Ujianmu adalah mencapai sasaran-sasaranmu. Ujian keberhasilan mereka terletak pada apakah mereka berhasil merampungkan tugas. Jangan bersikap lembek pada para anggota stafmu, apalagi pada dirimu sendiri.
Kepemimpinan
Sebelum memberikan tugas, pahamilah fakta-fakta situasinya dan fakta-fakta para anggota staf yang akan melaksanakan tugas. Buatlah rekomendasi-rekomendasi dan berikan pengarahan secara spesifik dan dengan sasaran-sasaran yang jelas. Berikan perintah seminim mungkin.
Pahamilah mengapa kamu berbicara-apa yang kamu ingin capai. Tanggapi pertanyaan-pertanyaan sampai jelas betul apa yang ingin kamu capai, dan jangan sekali-kali minta maaf.
J angan kelewat akrab dengan para bawahan. Mula-mula hal itu mungkin mengilhami rasa sayang, tetapi akhirnya, sebagaimana semua keakraban, itu hanya akan melahirkan sikap merendahkan.
Jangan sekali-kali menerima bisikan rahasia mengenai seorang atasan dari orang bawahannya. Mungkin kelak akan tiba masanya ketika si bawahan menjadi kepercayaan si atasan, dan kemudian-karena tahu apa yang telah ia katakan padamu-ia mungkin memutuskan untuk melindungi dirinya sendiri.
Bahkan kroco paling rendah dalam keluargamu mempunyai pengaruh atas seseorang. Untuk mendapatkan usaha maksimum dari mereka, tunjukkan respek pada mereka. Tetapi ingat, mereka bukan
tuan.
Terlepas dari kualitas stafmu, kamu harus selalu mengatakan pada para anggota staf betapa baiknya
mereka, atau sejauh mana mereka bisa menjadi baik. Kamu harus menekankan nilai· pribadi mereka dan
arti pekerjaan mereka bagimu; tetapi jangan terlalu sering memuji keberhasilan mereka. Dan jika kamu ingin mengritik kegagalan seeara terbuka, kritiklah mereka sebagai satu kelompok; jangan menyisihkan orang per orang. lni adalah orang-orang yang harus bertempur untukmu. Kamu tidak ingin mereka melempem. J adi kipasilah api mereka. Setiap hari, kipasilah api mereka.
Tetapi ingat, jika kamu memperlakukan para
kroeo dengan terlalu baik, akhirnya mereka akan
memberontak. Perlakukan kroco dengan kasar, dan
niseaya mereka akan mematuhi perintah-perintahmu
dengan penuh semangat.
.Sering kali wanita-sebagai bawahan-senang di
perlakukan lebih kasar daripada kroeo laki-laki. Ke
banyakan orang memandang kebaikan hati sebagai
suatu kelemahan, dan karena ini mereka lebih suka
diperintah dengan kata-kata yang langsung dan tegas. Mereka menghormati kekuatan. lni berlaku dua kali lipat pad a wanita, karena ayah mereka adalah sosok-sosok otoritas yang kasar bagi mereka, dan ke
banyakan gadis keeil menyayangi dan menghormati
ayah mereka bahkan sampai jauh sesudah mereka
tumbuh menjadi wan ita dewasa. Karena itu ...
Bersiaplah menghadapi pengkhianatan dari siapa
KepemimPinan 103
pun dalam jajaran stafmu, khususnya dari orang yang paling kamu pereayai. Setiap pengkhianatan harus dibalas dengan eepat dan sebaiknya seeara terbuka. Sekali saja kamu membiarkan pengkhianatan terjadi tanpa dihukum, pupus pula statusmu sebagai pemlmpm.
Terakhir, jika kamu tahu bahwa salah seorang kroeo atau benggolanmu sedang mengalami kesulitan rumah tangga-suami/isteri tidak setia, dipsomania, kleptomania, keeanduan apa pun, atau anak-anak mengalami beneana remaja maeam apa pun-lakukan pengawasan khusus pada orang itu maupun unjuk kerjanya. Pohon sering ambruk di dekat buahnya.
Adalah fakta bahwa kebanyakan manajer yang memiliki tugas berat dan yang sukses dalam jangka panjang seakan bieara dengan tenang, pelan, dan penuh pertimbangan. Berbieara pelan memaksa orang lain memasang telinga. Kemampuan ini bisa dipelajari, dan harus dipelajari. Tetapi ingat juga: Semakin banyak kamu bieara, semakin sedikit orang lain memasang telinga.
Akan ada saat-saat di mana kamu harus main
kepras, bahkan brutal, terhadap anggota-anggota stafmu. CHei kamu! Jika kamu sedang gua ajak omong, tutup mulutmu.") Jangan khawatir orangorangmu akan mengatakan hal-hal jelek mengenai
kamu karena hal ini. Itu' sudah mereka lakukan.
104 Mengelola Orang Lain
Tetapi, pada umumnya, usahakan bersikap menyenangkan dan menampung keluhan. Usahakan menyenangkan bagian terbesar orang yang bekerja untukmu; musuhilah jumlah yang terkeci!. Tiuplah api semangat mereka.
Usahakan sejujur mungkin dengan stafmu. Katakan pada mereka apa yang benar tentang rencana-rencanamu-atau sebanyak yang mereka perlukan untu1, melaksanakan tugas mereka. Kalau tidak, diamlah.
Biarlah mereka tahu bahwa kata-katamu selalu ter
wujud. (Harry Cohn, raja film yang dibenci di mana
mana itu, toh dikagumi sebagai salah seorang yang
kata-katanya selalu terwujud. Jika dia mengatakan
akan menghancurkan kamu, ia pasti melakukannya.)
Usah~kan konsisten, kecuah kadang-kadang. Dengan
demikian inkonsistensimu bermanfaat sebagai taktik
u~tuk mengguncang sikap puas diri di antara staf
mu. ]ika kamu orang puncak, segala sesuatu yang kamu lakukan akan dipandang oleh stafmu sebagai pertanda kejeniusan. Atau begitulah yang akan me
reka katakan, biasanya. Dan kebanyakan di antara
mereka tidak akan membuat namamu mengkilat.
Bagi mereka, suatu kepicikan akan menjadi kebijak
sanaan sebab kamulah yang mengemukakannya
sebab kamulah bosnya. Dengan demikian, jangan
mempercayai pujian apa pun dari bawahan. (Di sini
IOS
KepemimPinan
consiglieremu bisa bertindak sebagai kekuatan pengoreksi yang bagus.)
Dalam rapat-rapat, suruhlah orang lain memaparkan ide-idemu yang terbaru. Perhatikan reaksi stafmu yang lain. Catatlah siapa yang menentang, siapa mendukung, siapa bersekutu dengan siapa. lihatlah siapa yang menanggapi dengan pikiran terbuka, siapa yang pikirannya sudah bulat, apa pun yang ada di benaknya. Jika kamu perlu berjalan di atas air, kamu harus tahu batu karangnya ada di mana saja.
Khk-klik akan terbentuk dalam stafmu. Ada persaingan yang kontinyu untuk berebut kekuasaansiapa mendapatkan apa (anggaran lebih besar, kenaikan gaji atau promosi, ide-ide yang dipakai). Tugasmu adalah menjaga agar tidak satu pun pergulatan ini menghalangi pencapaian tujuan-tujuan organisasi.
Informasi adalah vital bagi kamu, dan gosip kantor yang mencerminkan perpolitikan kantor menyediakan informasi yang lebih baik daripada laporanlaporan resmi. Tetapi akan ada ban yak informasi yang tidak perlu kamu ketahui, setidak-tidaknya secara formal, jadi usahakan seminim mungkin menyimpan laporan yang disodorkan ke mejamu. Kecuali jika kamu ingin memihak dalam sesuatu masalah di antara berbagai klik, kamu tidak perlu menyatakan sikapmu jika kamu secara formal tidak mengetahui hal itu. Jika dibiarkan, masalah itu barangkali akan
terurai dengan sendirinya. Dari sudut pandang tertentu, yang perlu kamu lakukan adalah membiarkan arus mengalir terus.
]adi langkah terbaik adalah menghadapi segelintir masalah staf intern secara tatap muka. Bagaimanapun juga, kamu tidak selalu memerlukan "permainan tim" dari stafmu. Kamu ingin agar para krocomu bersaing melawan satu sarna lain untuk memperebutkan perhatian dan dukungan darimu. (Ini tidak berarti bahwa kamu harus mengadu mereka sampai semuanya babak belur.) ]ika mereka tahu bahwa mereka mendapatkan perhatian dan dukunganmu jika mereka berproduksi, itulah yang paling sering akan kau dapatkan dari persaingan antar staf: produksi yang lebih besar.
,]ika dalam stafmu ada satu kelompok yang secara konsisten berproduksi pada tingkat yang sang at tinggi, secara konsisten sukses melaksanakan tugastugasnya, demi Tuhan, jangan sampai kelompok ini retak. Keampuhan kombinasi-kombinasi seperti ini bisa lenyap seketika karena momentumnya sendiri. ]ika kamu mengendarai kuda yang cepat dan segar, jangan turun lalu menuntunnya. Pacu dia selama dia masih bisa ngebut.
Kalau kelompok seperti itu tidak ada, usahakan selalu menggeser bawahan dari tugas yang satu ke tugas lain, dari kelompok satu ke kelompok lainnya.
Kepemimpinan 107
]ika itu tidak kamu lakukan, orang-orang akan
berhenti berpikir dan bekerja dengan baik dan akan
menguras anggaranmu dengan imbalan kecil.
Berilah para pembuat onar tugas-tugas yang pa
ling berisiko dan biarkan mereka memamerkan atau
menelanjangi nilai diri mereka yang sebenarnya. Dan
jika kamu sedang menekan salah satu kelompok
stafmu, elus-ehls dan bantulah kelompok-kelompok lainnya sampai, tentu saja, tiba giliran yang lain untuk digencet.
]ika situasi memungkinkan, jangan memerintah orang untuk mengerjakan sesuatu tugas. Berikan tugas itu pada orang yang secara sukarela mengajukan diri untuk mengerjakannya. Dengan cara ini pekerjaan biasanya akan dilaksanakan dengan lebih baik, dan mungkin kamu menemukan seorang kroco bermasa depan yang tanpa proses itu mungkin akan terlewatkan dari perhatianmu.
]ika kamu memberikan tugas pada seseorang, berikan hanya pada dia seorang. ]angan mengikuti anjuran beberapa firmakonsultasi manajemen dengan mengadu dua orang melawan satu sarna lain untuk mencapai hal yang sarna. (Teori konsultan itu adalah bahwa mengadu dua orang melawan satu sarna lain akan merampungkan tugas dengan lebih baik dan mengungkapkan siapa yang lebih baik. Tetapi sebagaimana diamati oleh Napoleon, satu jenderal
yang jelek adalah jauh lebih baik claripacla dua jencleral yang mumpuni.)
Jadi, delegasikan tugas pada satu orang saja. Beberkan paclanya sasaran-sasaran tugas itu, kemudian berikan padanya kewenangan untuk mencapai sa
saran-sasaran ItU.
Usahakan acla kebijaksanaan clan pilihan sarana yang seluas mungkin, tetapi jangan sampai terjadi penyimpangan dari jaclwalmu-tanpa alasan yang kuat-ataupun penyimpangan dari tujuan-tujuan.
Hakimilah berdasarkan hasil.
Menangani Konflik

Staf

IIfIIisalkan kamu mcmpekerjakan orang yang memiliki keterampilan khusus yang kamu butuhkan. Dalam satu atau dua bulan kemudian, seorang anggota staf yang sudah lebih lama berdinas clan yang harus bekerja bersama orang tadi mendatangi kamu untuk mengajukan keluhan mengenai orang
baru itu.
Evaluasilah dalam benakmu nilai keclua orang itu bagi bisnismu. Jika nilai mereka tidak seimbang, suruhlah si pelapor untuk mengatasi masalahnya sendiri.
]ika waktu membuktikan bahwa keduanya tidak dapat hidup berdampingan, depaklah orang yang nilainya lebih rendah.
]ika nilai mereka seimbang, ceritakan pada si rukang keluh tentang seorang laki-laki yang membawa pulang seekor monyet yang akan disuruhnya membantu pekerjaannya memintal benang. Isteri orang itu menyarnbutnya dengan mengatakan bahwa suarni
nya edan. "Kita tidak bisa memelihara seekor monyet di dalam rumah. Di mana dia akan tidur?"
"Dengan kita."
"Dengan kita!? Bagaimana dengan baunya?"
"Dia tah akan terbiasa."
Pembahasan lebih lanjut seharusnya tidak diperlukan lagi-tetapi jika si tukang keluh itu tidak tersenyum, sekalipun dengan muka kecut, depaklah dia. Kalau tidak, masalahnya akan berlarut-larut.

Memecat Orang

i jaman dulu, sato kalimat saja sudah culmp: "Kami tidak lagi membutuhkan jasa-jasamu." Kamu tidak perlu memberikan alasan apa pun untuk mengeluarkan secarik kertas merah mawar.
Sekarang hal itu sedikit lebih rumit. Karyawankaryawan yang dipecat memperkarakan mantan majikan mereka dengan tuduhan pemutusan hubungan kerja yang tidak adil dan sewenang-wenang. Pengadilan telah menegaskan konsep pekerjaan sebagai hak milik, yang berarti bahwa selama unjuk kerjanya bagus, seorang karyawan tidak bisa dipecat secara
sah.
Jika kamu ingin memecat orang, mulailah mendokumentasikan kinerja buruk orang itu secara tertulis. Jika dan ketika pemecatan itu diperkarakan, kamu akan bisa membenarkan pemecatan itu di pengadilan. Jika kamu bersiap untuk mendepak orang, kirimlah memo-memo yang perlu mengenai ketidak-becusan si subyek dalam menangani tugas, dan pastikan agar semua orang yang tepat-termasuk karyawan yang ditargetkan, jika perlu-mendapatkan salinannya. Beberapa pengadilan telah memperingatkan bahwa orang-orang tidak dapat dipeeat karena kinerja buruk kecuali jika mereka telah diperingatkan sebelumnya. Jadi sebelum kamu melakukan "soft hit" itu, adalah bijaksana untuk menyekors si korban. Dengan eara itu ia tidak akan bisa mengatakan bahwa ia tidak diperingatkan. Pada akhir masa sekors tadi-dua minggu, sebulan, 90 hari-biasanya kamu bisa membuka pintu lebar-lebar dan mengueapkan selamat jalan.
Cara yang jauh lebih mudah tetapi sama efektifnya untuk melenyapkan orang tanpa harus memeeatnya adalah dengan teknik "inear-dan-permalukan". Kritik terbuka yang keras dan didengar banyak orang (sehingga para kolega orang itu bisa mendengarnya) digabungkan dengan perintah-perintah dan tugastugas yang mempermalukannya dengan eepat membuat orang yang merasa punya harga diri mundur
seeara sukarela.
Jika tak satu pun dari pendekatan-pendekatan tadi ternyata efektif, entah karena alasan apa, kamu selalu bisa mengundang pihak yang diinear ke kantormu untuk diajak ngobrol seeara pribadi. Tentu saja apa yang kalian obrolkan hanya kamu yang
Memecat Orang
tahu. Tetapi jika orang yang kamu inginkan agar pergi itu kembali ke meja kerjanya, duduk, mengeluselus dengkulnya dengan was-was-tapi masih penuh rasa syukur-serta mengetik surat pengunduran dirinya, barangkali maksudmu sudah dia pahami. Dengan itu dia bisa 1010stanpa susah-susah. Andaikata dia sudah dilaporkan ke Urusan Kita dan masih
ogah-ogahan pergi, dengkulnya pasti sudah eopot.
Tentu saja.
r

Permalingan

&eberapa di antara para karyawanmu pasti akan mencuri darimu. Itu kodrat manusia. Percayalah.
Tetapi ada orang-orang yang beranggapan bahwa mengantongi jepetan kertas, pena dan pensil, perangko, dan sebagainya dari kantor justru meningkatkfln kepuasan kerja, mendongkrak produktivitas, dan bahkan membantu penghematan. Jadi jangan
penasaran jika ada segelintir maling kelas teri mini
dalam organisasimu. Tetapi selidiki siapa mereka dan
awasi mereka dengan ketat. Kadang-kadang maling
kecil, jika dibesarkan nyalinya oleh keberhasilan,
akan berusaha menjadi maling besar.
J ika dan ketika kamu menangkap basah seorang
maling besar dalam organisasimu, jadikan dia teladan
publik. Tidak ada penangkal kejahatan yang lebih
baik daripada pengetahuan yang pasti bahwa hu
kuman yang cepat dan menyengat akan dijatuhkan
pada si pelanggar.

Mengetatkan Ikat Pinggang

Jika organisasimn perin mengetatkan ikat pinggang, kamu dan para bawahanmu pasti sudah lama teledor. Tetapi jika kamu terpaksa memo tong ongkosongkos, mulailah dengan dirimu sendiri. Lebih mudah bagi para karyawan untuk memberikan beberapa pengorbanan jika mereka tahu bos melakukan hal yang sama. Penggallah gaji dan tunjangan-tunjanganmu, dan usahakan agar bagian keuangan "membocorkan" berita itu, sampai akhirnya seluruh organisasi mendengar tentang hal itu.
Mulailah mengurangi ongkos-ongkos operasi dengan secara pribadi meneliti dan menganalisis seluruh organisasi. Kemudian mulailah dengan tanpa ampun menyerang pemborosan dan pengulangan. KonsoliI dasikan beberapa pekerjaan, coret pekerjaan-pekerjaan lain. Tetapkan inventarisasi dan pengendalian ongkosongkos secara tegas, bahkan sampai ke perbekalan
kantor.
Mengelola Orang Lain
Gambarlah sebuah program tahap demi tahap untuk menjadi organisasi yang lebih ramping dan lebih pelit, kemudian jalankan program itu secara religius.
Tempelkan program yang sama (dengan coretan di sana sini seperlunya) di tempat yang mudah terlihat orang banyak di kantor, sehingga semua karyawanmu bisa melihatnya dan akan diilhami oleh semangat pe
ngetatan ikat pinggang itu. Terakhir, pastikan agar setiap orang tahu persis prinsip dasar tujuan program pemotongan ongkos: Jika kamu tidak bisa mewujudkannya, berarti mereka gaga!.

Produktivitas

~ roduktivitas yang meningkat tidak hams beratti bekerja lebih cepat dan memasukkan lebih banyak jam kerja. Menurut perkiraan, inefisiensi pekerja bisa mencapai 50 persen. Dengan kat a lain, karyawankaryawanmu berangan-angan dan bermalas-malasan selama tiga puluh menit dari setiap jam kerja.
Kamu bisa meningkatkan produktivitas organisasimu dengan memastikan agar hari-hari kerja para karyawan benar-benar terorganisir, tugas mereka terencana, dan sasaran kerja mereka dipahami dengan gamblang-dan dengan program menendang pantat di seluruh perusahaan.
Tetapi ingat, mesin saja tidak bisa 100 persen efisien. J angan berharap manusia yang bekerja untukmu efisien 100 persen.
Jika karyawanmu terlalu banyak bekerja lembur, alasannya mungkin untuk mencari perhatian darimu, atau mereka tidak mampu merampungkan tugas mereka selama jam kerja reguler. Cari tahu yang mana yang sesungguhnya terjadi. Mungkin kamu bisa menemukan bahwa para eksekutif manajemen menengah tengah berusaha memajukan peruntungan mereka sendiri dengan jalan memberikan beban berlebihan pada personel mereka. Ini bisa menjadi bumerang, dan semua pihak dirugikan, termasuk kamu.
Jangan mendorong kerja lembur. Katakan pada orang-orangmu bahwa cara terbaik untuk mencari perhatian darimu adalah bekerja sebaik-baiknya dengan jangka waktu yang sudah ditetapkan untuk itu dan kemudian pulang ke rumah untuk bersantai.

Aturan

rganisasimu memburuhkan seperangkar aruran tertulis untuk kebijaksanaan perhitungan biaya. Setelah itu, semakin sedikit aturannya, semakin baik. Setiap aturan hanyalah batas yang semena-mena, yang menunggu untuk dilanggar oleh orang-orang yang suka bertualang. Orang-orang yang berani melanggar aturan mungkin terbukti sebagai orang
orangmu yang terbaik.

Dalil-dalil

Lebih baik seekor keledai yang mengangkut beban daripada seekor kuda yang melemparkan tuannya.
Di negeri terjanji yang subur ban yak orang mati kelaparan. Si ikan tewas karena mulutnya yang menganga.
Setiap kacung menyimpan jas sutera seorang capo dalam almari pakaiannya.
Genderang besar hanya terdengar bagus dari kejauh an.
Baja jelek tidak mungkin kamu buat tajam.
Sesekali dengarkanlah badut-badut; mungkin kamu bisa menarik pelajaran berharga. Tetapi jangan sekali kali mendebat mereka.
Wanita melawan agar dikalahkan; begitu pula laki laki tertentu.
Datil-datil 121
] angan menghakimi orang lain berdasarkan apa yang kamu dengar tentang mereka. Sabaran untuk sementara; nyaman untuk sepuluh tahun. Minuman keras menghancurkan peramunya.
Rajawali tidak berburu lalat. ]ika main skating di atas es tipis, meluncurlah cepat cepat.
]ika anak panah lepas dari busurnya, dia tak pernah kembali. ]ika kamu tidak meminta bantuan mereka, semua orang akan santun. Yang membayar banyak dilayani dengan baik. Seluruh kehidupan adalah peruntungan yang buta, bahkan ketika kamu mengira tengah mengubahnya. U ang curian dua kali lebih nikmat daripada uang yang bersimbah keringat. Persiapan adalah ibu nasib baik. Kekurangan uang atau kasih sayang ada di dasar se mua pelanggaran kita.
Tidak ada lelaki yang senang keutamaan sebagaimana dia senang wanita.
Dang disambut hangat bahkan sekalipun ia datang dengan bungkus kotor.
Jika kamu tidak bisa melihat bercak dalam setengah jam pertama menghadapi meja makan, berarti semua
beres.
Sepuluh negeri dikenal dengan lebih cepat daripada beberapa orang.
Lelaki yang jatuh cinta-pada apa pun-akan kehilangan harga dirinya dan, bersamaan dengan itu, nalar sehatnya. Pengetahuan mengenai hal ini membantu menangani bawahan dan musuh.
Biarawati yang minggat selalu menjelek-jelekkan
biaranya.
Badut yang membisu akan dianggap orang bijak; maling yang kaya akan dianggap priyayi.
Satu kepalan nasib baik adalah lebih berharga daripada satu truk kebijaksanaan.
Apa yang berputar akan sampai ke Si£;Uga, tetapi tidak pernah tepat waktu.
Da/i/-da/i/
Dalam badai, berdoalah pada Tuhan tetapi kayuhlah
dayung menuju pantai.
Serigala kehilangan taring mereka tetapi bukan sifat mereka.
Dari lima belas orang yang menyanjung, setidaktidaknya empat belas berdusta.
Jika suatu masalah terasa tidak terpecahkan, carilah wanitanya, atau pejantannya.
Tanganilah fakta-fakta dari suatu situasi buruk seakan
akan fakta-fakta itu lebih parah daripada yang kamu
ketahui. Fakta-fakta situasi yang baik jangan sekalikali kamu usik.
Yang tersedia selalu cukup: cukup untuk disimpan, cukup untuk dihadiahkan, cukup untuk dicuri, asalkan kamu terlebih dulu mendapatkan semuanya.
Setiap obat untuk situasi yang butuk mempunyai efek samping. Pilihlah obat dengan efek samping paling kecil.
Percayailah orangnya, bukan sumpahnya.
Lebih daripada cinta, rasa ingin tahu mengakibatkan banyak orang kehilangan keperawanan mereka.
Banyak yang akan memancing tetapi sedikit yang akan membawa umpan.
Serdadu yang baik hanya bisa karpu kenali ketika dia menjadi seorang perwira.
Tidak ada solusi yang memuaskan setiap orang.
] ika kamu terpaksa mengiris, yakinkan korbanmu bahwa kamu seorang ahli bedah.
Banyak omong, banyak dusta.
Sang capo mengungkapkan sebagian rencananya pada satu orang, sebagian lagi pada orang lain, tetapi takpernah utuh.
Ijinkan pemerintahan mayoritas hanya dalam kelompok-kelompok yang terdiri dari satu orang, yaitu kamu sendiri.
Memanipulasi orang-at au peristiwa-tidak cukup. Yang paling penting adalah pilihan waktu.
Gbat yang mujarab selalu pahit.
]angan sekali-kali merisaukan hari esok. Beso~ kamli mungkin mewarisi sejuta dolar atau digilas sebuah truk. Atau mewarisi sejuta dolar dan digilas sebuah
truk.
Sentimen adalah untuk bayi yang masih menyusu.
]ika diberi waktu cukup, tidak satu tugas pun akan rampung.
Da/il-datil 125
Ada 2.598.960 kemungkinan untuk pasangan kartu poker di tangan, tetapi kamu hanya akan diberi satu. Dntung kamu tidak perlu mempunyai tang an terbaik untuk menang.

Bagian 3 Lain-Lain

o

Sasaran

Jika kamu tidak tahu ke mana kamu betjalan, kamu tidak akan sampai ke sana, atau ke tempat mana pun. Tetapi ungkapan ini dicamkan benar hanya oleh segelintir orang. ] ika kamu membiarkan masa depanmu di tangan nasib, kemungkinan sang at besar hal itu akan mengarah pada kekacauan dan mala pet aka. Tanpa pengarahan, organisasi akan terjerembab ke dalam kekacauan dan anarki-dan kegagalan.
Kediktatoran adalah satu-satunya pemerintahan organisasi yang efektif secara total. Tidak ada patungpatung komite di taman-taman umum.
lni berarti bahwa kediktatoran yang terdiri dari satu orang penguasa-yaitu kamu-dibutuhkan untuk menjadikan organisasi efektif Semangat sukarela, klik-klik, beraneka kepribadian, interaksi sosial yang bahagia di antara para bawahan, semua itu tidak mampu. Komite-komite' juga tidak mampu.
130 Lain-lain
Sejak awal mula, sasaran objektif pribacli kamu aclalah menguasai, menapak ke puncak, menuju kenclali total. Artinya, sasaranmu aclalah kekuasaan. lni juga sasaran organisasi yang kamu kelola: kenclali total, clominasi total.
Untuk mencapai sasaran ini, tergantung pacla kamu untuk mengevaluasi berbagai masalah clan risiko serta kesempatan yang acla clan kemuclian merancang strategi untuk memecahkan masalah itu, menekan risiko seminim mungkin, clan meraih kesempatan. Kamu harus menggelar rencana cli haclapan para bawahanmu clan menetapkan tugas-tugas: siapa mengerjakan apa, kapan, clan cli mana clan clengan urut-urutan bagaimana clan clengan apa; lengkap clengan batas waktu akhir.
Meskipun begitu, jaclwal yang kamu gariskan jangan kaku. J aclwal akan sering climoclifikasikan sesuai clengan perubahan-perubahan sumber claya organisasimu clan clengan keberhasilan-keberhasilan serta kegagalan-kegagalanmu. Jaclwal juga akan berubah sesuai clengan geliat kekuatan lawanmu clan surut-naiknya gelombang pasang perjuangan. Kamu ticlak akan pernah kecewa jika kamu ticlak mengharapkan bantuan clari musuh-musuhmu. Kamu beracla cli meclan perang. Kamu harus merencanakan menjatuhkan pihak sana terlebih clulu, clan men un
taskan rencana itu.
Sasaran 131
Menang bukan sasaran yang terbaik; menang adalah satu-satunya sasaran. Kalau ticlak, ticlak seorang pun akan menjaga skor. Untuk memenangkan perang, kamu harus memegang kenclali. Kamu harus menetapkan sasaran-sasaran organisasi, menetapkan rantai komanclo, menetapkan kebijaksanaankebijaksanaan, menetapkan kisi-kisi kenclali, menclelegasikan tugas-tugas, mengevaluasi unjuk kerja, membuat penyesuaian, clan beraksi lagi. Penclek kata, kamu harus mengelola.
1

Uakikat Bisnis

Itisnis Organisasi Kami adalah meraup uang. Meraup uang dengan cara apa pun yang mungkin, tidak peduli yang mana, tidak peduli apa pun. Begitu pula bisnismu, meskipun bisnismu sah.
Sebagaimana Al Capone katakan pada tahun 1926: "Aku sarna persis dengan setiap orang lain. Yang kulakukan hanya memenuhi permintaan." Dalam dunia bisnis sah, menipu pelanggan tidak
akan ditanggapi dengan kernyitan dahi selama kamu tidak ketahuan. Begitu pula membelejeti klien, ;,,'berdusta, menguras bank-bank dan koperasi simpan..•. pinjam, menipu janda-janda dan anak-anak mereka, menggelapkan real estat, mengerek saham, meno
dongkan pinjaman lintah darat, pokoknya apa saja. Cuma: jangan sampai tertangkap.
Itu pula yang kami rasakan di Urusan Kami. Kami identik dengan dunia bisnis sah dalam setiap bidang penting. Artinya, blak-blakan saja, kami
Hakikat Bisnis 133
adalah organisasi maling. Seperti dunia bisnis yang sah, tujuan utama kami adalah melenyapkan pesaing, menghancurkan pesaing. Jika itu ternyata mustahil, kami akan bersepakat dengan para pesaing untuk membagi pasar ke dalam monopoli-monopoli teritorial yang terpisah, persis seperti para eksekutif di dunia bisnis legal. Sistem harga kapitalistis bekerja melalui permintaan dan penawaran dalam pasar-pasar yang kompetitif. Dengan demikian, jika kamu ingin mendongkrak harga produkmu, kamu harus berusaha melenyapkan pesaing. Ciri-ciri utama dari kekaisaran finansial dan industrial yang dibangun oleh ].P Morgan lebih dari seabad yang lalu adalah organisasi yang ketat dan efisien dan yang terkendali dari pusat, digabungkan dengan pengembangan pembagian kepentingan di antara para pesaing, yang mengarah pada suatu sindikat yang memainkan hargaharga dan hasil. lni pula ciri-ciri utama kekaisaran Mafia yang dibangun oleh Johnny Torrio di Amerika Serikat pada dasawarsa 1930-an dan yang tumbuh berkembang hingga sekarang. Kejahatan sindikat dan kapitalisme kartel (termasuk versi praktek megakonglomerat) adalah satu benda dengan nama ganda.
Semua hal mengenaikarni dan hakikat bisnis yang sejati ini hams ka~u ingat dan camkan, sebab memahami hal-hal itu akan membantumu menying
~ r
134 Lain-lain
kirkan pertimbangan tentang masalah-masalah teri yang akan merintangi aksimu dalam mencapai keberhasilan. Dalam setiap organisasi, di masa damai maupun perang, kebebasan dari gelitikan hati nurani memberikan keuntungan-keuntungan besar.

Kapitalisme

Iebagaimana d;ka,akan oleh Big AI pada ,ahun 1929, "Sistem Amerika kita-entah itu Amerikan
isme, entah itu Kapitalisme, atau apa pun juga sebutan yang kau berikan-memberikan pada setiap orang kesempatan yang besar hanya jika kita meraihnya dengan kedua tangan dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya."
Jika penegasan dari Al Capone itu tidak kamu sukai, berikut ini adalah pandangan dari seorang juru bicara yang sarna-sarna terkemuka dari dunia sah, yaitu Abraham Lincoln, pada 1837: "Para kapitalis ini pada umumnya bertindak secara harmonis, dan padu, untuk membelejeti publik."
Membelejeti publik, tentu saja, adalah hakikat sejati bisnis, meskipun isi pikiran itu barangkali bisa diutarakan dengan tidak sedemikian telanjang. Tetapi siapa berani mendebat Lincoln? Membelejeti publik? Tentu saja. Bukankah sasaran kapitalisme adalah
Lain-lain
untuk semakin memperkaya orang yang mempunyal
uang untuk diinvestasikan (dengan kata lain, orang
f
yang memang sudah kaya). ,.
l, Si Kaya
Itulah sebabnya anak-anak kaya biasanya merasa enak mempunyai ayah yang mewariskan jackpot pada mereka. 1tu juga alasan mengapa lebih baik menjadi kaya daripada miskin di bawah sistem kapitalisme.
Di Urusan Kami, kami mencintai kapitalisme.
Kami juga anak-anak yang manis dari sudut pan dang nukum-ya hukum yang agung dan tidak me
lain, sungguh. Asal kamu tidak utang uang pada mihak itu, kata mereka-melarang baik si kaya
kami. maupun si miskin untuk tidur di bangku-bangku taman. Dalam semua hal lain, meskipun tidak ada warta berita mengenai hal ini (tetapi kita bisa menyaksikannya setiap hari), hukum memihak harta. Artinya, uang tidak pernah masuk bui. Kamu bisa kaya tanpa tahu bagaimana menjadi berkuasa (tetapi kamu tidak bisa menjadi berkuasa tanpa uang). Hampir semua orang kaya adalah kaya karena warisan, dan mereka percaya mereka mendapatkan kekayaan itu sebagai karunia Dahi. Mereka dibesarkan dengan kepercayaan yang mendalarn pada (dan dengan "menghayati") superioritas kodrati mereka (karena Tuhan mengatakannya demikian), dan, dengan demikian, mereka nyaris tidak memiliki simpati sarna sekali (dan empati sarna sekali) bagi mereka yang harta duniawinya jauh di bawah mereka.
138 Lain-lain
11
Mereka pereaya bahwa kemiskinan, misalnya, adalah juga karunia Tuhan, persis sepertiharta mereka, dan dengan demikian adalah nalar bahwa orang-orang yang hartanya jauh di bawah mereka adalah makluk
makluk rendahan.
Gagasan menipu, mengakali, atau mencuri dari mereka biasanya tidak melintas di benak orangorang kaya. (Uang dan harta mereka adalah milik mereka berdasarkan hak Ilahi.) Dengan demikian mereka merupakan rekanan-rekanan yang menarik, bahkan musuh-musuh yang menarik.
Kamu bisa meneukur gundul seekor domba berkalikali; tetapi kamu hanya bisa satu kali mengulitinya tetapi orang kaya adalah makluk yang aneh: Kamu bisa menggunduli sekaligus menguliti dia berkali
kali ..
Ini dikatakan untuk membuatmu waspada pada fakta bahwa kamu akan selalu senewen pada firma yang dipimpin oleh orang yang dilahirkan kaya, bahwa kamu akan berhubungan dengan jenis binatang yang ganjil, yang berbeda jauh dari musuh bebuyutanmu, dan kamu harus bertindak dengan taktik yang sesuai. Dia-si kaya tadi-sering kali tidak lebih dari sebatang permen Kojak jika sudah terpojok. Sepanjang hidup dia bermain sepakbola seakan-akan itu adalah olahraga yang tak perlu berbenturan dengan lawan. Paham?
Si Kaya 139
Apa pun juga yang terjadi, ingatlah selalu bahwa peluang utamanya ada dalam bisnis-bisnis yang menguliti kaum miskin, atau setidak-tidaknya bukan kaum ultrakaya. Seeara total ada ratusan juta orang tak begitu kaya dan jauh lebih banyak lagi bisa diraih dari jutaan orang ini. Ingat saja keberhasilan jangka panjang dari perusahaan-perusahaan seperti Firestone, Ford, General Motor's, Du Pont, Union
Carbide.

Pergulatan dalam Persaingan

rI
Ieluruh kariermu akan berkutat dengan dua pergulatan persaingan, satu dalam organisasimu sendiri-yaitu menentang saingan-saingan dan musuh
I musuh di sana. Yang lain di luar organisasi-yaitu menentang rival-rival dan musuh-musuh. Kamu ada di tengah-tengah kehidupan, compare, dan sekali kamu berada di sana, kamu tidak bisa mengelak pergi.
Dalam kedua pergulatan hadiah yang diperebutkan adalah kekuasaan. Bukan uang, tetapi kekuasaan. Dalam setiap pergulatan kamu mencari kemenangan dalam apa yang pada dasarnya merupakan peperangan. Di sini kata-kata teoris militer Prusia von Clausewitz sang at pas:
"Orang-orang yang baik hati mungkin berpikir ada sesuatu cara yang sangat cerdik untuk melucuti atau mengalahkan musuh tanpa terlalu banyak mengucurkan darah, dan mungkin membayangkan
Pergulatan dalam Persaingan
bahwa inilah tujuan sejati seni perang. Meskipun ini kedengaran menyenangkan, ini adalah kesalahan berpikir yang harus dikuak: Perang adalah urusan yang sangat berbahaya sehingga kekeliruan yang berasal dari kebaikan hati adalah sangat buruk."
Orang Prusia ini juga mengatakan: "Pertarungan adalah satu-satunya kekuatan efektif dalam perang; tujuannya adalah menghancurkan kekuatan-kekuatan musuh sebagai salah satu sarana menuju tujuan yang lebihjauh ... Dengan demikian penghancuran kekuatan-kekuatan musuh mendasari semua aksi militer; semua rencana didasarkan pada hal ini."
Terakhir, terimalah nasihat Machiavelli mengenai masalah yang sarna: "Kamu harus tahu bahwa ada dua cara untuk melangsungkan suatu pertarungan: yang satu dengan hukum, dan yang lain dengan kekuatan. Yang pertama dipraktekkan oleh manusia, dan yang lain oleh manusia biadab; dan mengingat yang pertama itu sering kali tidak memadai, mengambil yang kedua menjadi perlu."
Perilaku biadab dan berdarah yang demi penghancuran total oposisi-mungkinkah itu bukan harga yang mau kamu bayar untuk meraih keberhasilan? Well, menjadi anak baik dan manis tidak pernah memungkinkanmu memasang karpet merah di lantai kantormu. Dan jika kamu ingin dicintai, belilah seekor anjing.
142 Lain-lain
Hai, ini satu rahasia lagi yang harus kamu ketahui: Adalah mustahil untuk menemukan moralitas dalam pergulatan mere but kekuasaan. Musuhmusuhmu di dalam dan di luar organisasi memandangmu sebagaimana kamu memandang mereka, dan kemungkinan besar menganggap diri mereka orang saleh dalam usaha mereka untuk menghancurkanmu. Dalam pergulatan merebut kekuasaan, pertimbangan-pertimbanganmu harus sepenuhnya didasarkan atas kepentingan pribadi dan usaha menemukan rute yang paling langsung dan ekonomis menuju tujuanmu. ]ika rute itu barbar dan penuh lumuran darah, lebih buruk pula bagi orang-orang yang menentangmu. Bagi mereka yang berada di luar konDik, apa yang benar di matamu mung kin mereka anggap keliru, tetapi kamu hanya bisa melangkah searah dengan pandanganmu. lnilah yang dimaksudkan dengan
ungkapan "Kerjakan apa yang harus kamu kerjakan," dengan tekanan pada apa yang wajib menurut pandanganmu sendiri.
Sebelum setiap pertempuran dalam setiap peperangan, anggarkan kerugian-kerugian yang bisa kamu tanggung. ]ika kerugianmu mendekati plafon dalam pertempuran itu sendiri, coretlah sekalian. Orang militer mengatakan, "] angan memperkuat kegagalan." Pepatah pemain poker mengatakan "]a-
Pergulatan dalam Persaingan
ngan menggandeng tangan pecundang." Apa pun yang terjadi, pemenang bukanlah pemain yang paling sering menggaruk taruhan. Pemenang adalah pemain yang akhirnya mengantungi uang paling banyak.
Dalam merancang strategi-strategimu dan mengambil tindakan-entah kekerasan atau penipuankamu harus berusaha agar musuh kehilangan keseimbangan. Keuntungan yang bisa kamu peroleh dari hal ini terutama adalah membuat musuh takut padamu. la tidak tahu seberapa berbahaya atau efektifnya kamu, dan dia akan meraba-raba. Gertaklah dia untuk memberinya bahan pemikiran.
Biarkan musuhmu mengerjakan sebagian dari pekerjaanmu sesukanya. ]ika kamu melakukannya sehingga seakan-akan dia akan mendapatkan keuntung an dari tindakan-tindakan tertentu-yaitu aksiaksi yang kamu inginkan agar menjebak dan menghancurkan dirinya sendiri-ia akan bekerja untukmu dalam menghancurkan dirinya sendiri. ] ika kamu terpaksa menggunakan tipu daya, berdusta untuk melakukan itu, tipulah dan dustalah. Sebagaimana telah kami katakan, tidak ada moralitas dalam pergulatan berebut kekuasaan.
Meskipun tujuanmu dalam setiap peperangan adalah menghancurkan musuhmu secara total, ini kadangkadang mustahil; kadang-kadang ini ternyata tidak
,
I
,
144 Lain-lain
Pergulatan dalam Persaingan
145
dikehendaki. Tetapi jika musuh· kalah, kamu hams membuat perdamaian yang tegas dengan dia atau sisasisa laskarnya. lni adalah tugas paling berat bagi seorang pemenang.
Dalam menciptakan perdamaian yang harmonis dan menguntungkan, akan penting untuk menemukan di antara para pecundang itu orang yang kelak akan menuntut balas. Telanjangilah dia dari segala. kekuasaan atau lemahkan dia sehingga kelak tidak akan bisa berdiri tegak sebagai ancaman bagimu.
Beberapa di antara para pecundang itu dengan cara yang konyol akan merasa bersyukur padamu, bahkan mungkin berterima kasih padamu karena telah membuat pertamngan berakhir. Mereka akan tunduk tanpa syarat dan bahkan secara sukarela mengajukan diri untuk menyumbangkan tenaga
atau memberikan konsesi-konsesi lebih besar melebihi
apa yang dulu kamu tuntut. Manfaatkan sepenuhnya kelemahan ini sebelum reaksinya mengendap.
Dua hal hams kamu waspadai jika kamu telah memenangkan perang: (1) mabuk kemenangan; jangan membuat rencana atau klaim muluk-muluk ketika penalaranmu diubah oleh perasaan-perasaan yang diilhami oleh kemenangan; dan (2) kecenderung an komp dari tambahan kekuasaan yang telah kamu menangkan. Cobalah untuk tidak merasa tidak begitu bertanggung jawab karena kamu telah mendapatkan kekuasaan jauh lebih besar. Kamu masih hams bertanggung jawab terhadap dirimu sendiri dan kamu masih hams memimpin melebihi yang sudah-sudah-artinya, mengelola.
Berunding
Ituatlah perundingan berlarut-larut selama kamu yakin mempunyai kesempatan untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan. Musuhmu mungkin akan
kecapaian setelah sekian lama dan bersedia memberikan konsesi-konsesi. Bersabarlah. J angan menatap mata musuhmu dalam pertemuan tatap muka. Sesekali lihatlah ke dalam matanya ketika kamu hendak menandaskan maksudmu, tetapi
jangan melotot. Memelototkan mata, bagi kebanyakan manusia (dan semua anjing) dianggap sebagai
perilaku yang tidak ramah, bahkan penuh ancaman.
Jika kamu didesak pada salah satu titik lemah, ge
serlah pokok pembicaraan. Gunakan setiap argumen
yang bisa kamu kerahkan dalam benakmu ketika
kamu menandaskan maksudmu dan sodokkan itu
berulang-ulang. Dengan begitu kamu akan melelahkan musuhmu. Selain itu, kamu tidak pernah tahu
Berunding
argumen mana atau konsesi mana akan bisa menemukan titik lemah dalam tameng musuhmu.
Mainkan orangnya, bukan kartu di tangannya. Artinya, apa pun juga kekuatan posisi musuhmu (kartu di tangannya), mainkanlah kelemahan-kelemahan musuhmu sebagai seorang individu (orangnya). Jangan sekali-kali membeberkan kartu-kartu yang akan kamu mainkan, sebab sebagaimana dinyatakan oleh Machiavelli: "Jangan sekali-kali menunjukkan maksud-maksudmu, tetapi berusahalah mencapai keinginanmu dengan cara apa pun. Sebab adalah cukup untuk meminta orang mengangkat tangannya tinggi-tinggi, tanpa mengatakan padanya bahwa kamu bermaksud membunuhnya dengan kedua tangannya sendiri. Setelah kamu menguasai tangantang an itu, kamu bisa berbuat semaumu dengan
mereka."
Pasanglah taruhan tinggi dan bertahan di sana. lni akan menghasilkan tawaran final lebih tinggi oleh lawanmu, termasuk tawaran membagi selisih.
Lepaskan pasangan teri, garuk pasangan lain. J angan berkeringat hanya untuk melepas taruhan kecil.
Berikan banyak jalan ke luar bagi musuhmu. Aturan paling mendasar dalam berunding adalah: Kamu harus seakan-akan mengijinkan setidak-tidaknya satu jalan ke luar bagi musuhmu-yaitu jalan
,I
148 Lain-lain
untuk menyelamatkan mukanya-sementara menyumhnya melakukan apa yang kamu inginkan agar dia lakukan. Jika kamu tidak memberinya jalan ke luar -at au jalan yang nampaknya ke luar-akan sangat sulit untuk membuatnya bertindak, bahkan secara tidak sadar, dengan cara yang menguntungkan ka
mu.
Jangan sekali-kali mengkhianati konsesi, dan jangan banyak-banyak membuat konsesi. J angan sekali-kali mengancam. Sebagaimana Machiavelli katakan: "Adalah sang at bijaksana bagi orang-orang untuk tidak melontarkan ancaman atau kata-kata penghinaan pada siapa pun, sebab ancaman maupun penghinaan tidak mengurangi kekuatan musuh. Ancaman hanya membuatnya lebih waspada, dan penghinaan memperbesar kebenciannya padamu, serta memperkuat tekad dan usahanya untuk menghancurkanmu."
Bersyukurlah pada Tuhan atas watak manusia; jika kamu memahaminya, semua perundingan-ya, semua hubungan bisnis-menjadi jauh lebih mudah. Orangorang memberikan tanggapan dari keserakahan; orang-orang memberikan tanggapan dari ketakutan.
ltulah watak manusia.
Kapat
Kecuali rapat pada tingkat paling tinggi, semua rapat hams diselenggarakan dengan para pesertanya berdiri, dan pada akhir jam kerja.
Jika kamu mengetuai rapat, dengarkan hanya selama si pembicara mengatakan sesuatu. Ini tidak akan lama. Ketika pembicara kehabisan bahan pembicaraan, potonglah dia dengan tandfls.
Rapat selesai ketika para peserta mulai mengulangulang omongan. Suruhlah sekretarismu membuat catatan pada ra
pat-rapat yang kamu hadiri, dan bagikan pada semua orang yang telah membuat komitmen atau harus mengambil tindakan. Dia akan tahu kapan me
mintamu memeriksa catatan-catatan itu untuk mencek hasil-hasil.
'I
rl
Memorandum
Iembilan puluh sembilan dari setiap setatus memorandum yang tertulis tidak mengandung informasi yang layak diketahui. Setengah dari sisanya ditulis
secara bertele-tele.
Sebagai salah satu aturan umum, jangan menuliskan apa pun yang tidak umum. Dan jangan sekalikali menuliskan memo rahasia.
,
Pemasok
~ erintahkan bawahan-bawahanmu untuk sering mengubah pemasok perusahaan. Berhubungan dengan orang-orang yang sarna untuk mendapatkan barang dan jasa membuat mereka gampang puas diri dan membuat dirimu sendiri tergantung.
Keuntungan lain dari mengubah pemasok secara teratur adalah bahwa perusahaanmu mendapatkan keuntungan dari tawaran rendah pemasok baru yang mengincar bisnis itu. lni juga menjaga agar agen pembelianmu tidak mengatur kesepakatan-kesepakatan gelap yang hanya menguntungkan dirinya sendiri.
1
...
Pembohong
~ embohong yang baik akan menatap matamu
tajam-tajam dan berbicara dengan suara yang keras
dan jelas. ]angan mengharapkan manifestasi "sin
droma Pinokio" dalam diri pembohong yang baik:
mata berkedip-kedip, wajah memerah, suara gagap,
kerongkongan tercekat, dan sebagainya.
Pembohong-pembohong terbaik adalah sosiopat, orang-orang tanpa hati nurani. Tes-tes poligraf dan voice-stress analyzer (alat-alat pelacak kebohongan) ti
dak berguna jika dihadapkan pacla mereka. Sebaliknya, orang-orang yang emosional dan tidak bisa merekayasa masih bisa "gagal" dalam menjalani tes poligraf padahal mereka mengatakan yang benar. Kecemasan dan kemarahan bisa mengakibatkan coretan yang keliru pada grafiknya clan ditafsirkan sebagai
dusta.
Menyaring calon karyawan dengan jalan menyuruh mereka menjalani tes detektor kebohongan bukanlah
Pembohong 153
ide yang baik. Tes itu juga tidak efektif untuk penyelidikan-penyelidikan intern.
Beberapa orang memang dilahirkan sebagai pendusta, dengan dorongan patologis untuk menjungkirbalikkan kebenaran. Jika diberi cukup waktu, orangorang ini akan menguak diri mereka sendiri. Waspadailah orang-orang yang banyak omong. Sering kali ini adalah gejala pendusta bakat alamo Pendusta yang jelek akan mengulang-ulang frasa-frasa tertentu seakan-akan itu dipelajari lewat hapalan; dan kenyataannya memang begitu.
Pendusta yang baik bisa dilahirkan dengan bakat berdusta, atau bisa mengembangkan seni dusta setelah bertahun-tahun belajar, praktek, dan melakukan kerja lapangan tanpa henti dalam berbagai situas dan kondisi. Pada spektrum dusta, di satu sisinya ada dusta yang disiapkan dengan baik, sedangkan di sisi lainnya ada dusta spontan. Pendusta yang baik lihai dalam kedua jenis dusta itu. Ada juga berbagai derajat kebenaran dan kepalsuan. Seniman dusta tahu persis berapa banyak fakta yang harus diramu dengan fiksi. Pelajarilah para pakar dusta: para negarawan dan politisi, baik asing maupun dalam negeri, pengacara tertentu, salesman tertentu, anak-anak tertentu-mereka mengandung petunjuk mengenai gaya dan isi dusta. Periklanan juga perlu dipelajari, bukan hanya dalam penegasan-penegasannya yang
Lain-lain
mempedayai, tetapi juga penghapusan-penghapusan_ nya yang dilakukan dengan cerdik. Anggaplah musuhmu selalu berdusta. Ujian apakah ia berdusta atau tidak adalah: siapa yang untung?
Menyimpan Kahasia
Iegala sesuatu bocot. Tidak seorang pun, tidak satu pun perusahaan atau pemerintah bisa menjaga rahasia.
Orang-orang membuka mulut--di kereta, di dalam elevator, di warung pojok, di ruang tunggu doher, di tempat tidur, dan dalam tidur mereka. Apa konsekuensi dari semua omongan yang ceroboh ini? Kemungkinan terungkapnya rahasia-rahasia perusahaanmu yang paling dalam-yang bisa mengorbankan banyak uang.
Rahasia ditumpahkan juga dengan cara-cara lain. Kadang-kadang rahasia perusahaan digelar secara blak-blakan bagi setiap pengunjung: di papan-papan buletin, di mesin kopi, di atas potongan-potongan kertas dalam keranjang sampah atau di atas lantai.
Kamu tidak bisa melenyapkan kebocoran secara total, tetapi ada beberapa cara untuk menekannya hingga serendah mungkin:
Lain-lain
J angan mengatakan apa pun pada isteri, at au
suami, atau kekasihmu. Satu dari setiap tiga pasangan
yang menikah jaman sekarang ini akhirnya cerai.
Dan tidak ada keberingasan yang mampu menandingi
keberingasan seorang mantan isteri (atau suami, atau
kekasih) yang bertekad untuk menuntut balas.
J angan mengatakan apa pun pada anak-anak.
J angan mengatakan apa pun pada siapa pun lebih dari apa yang perlu mereka ketahui.
Jangan membuat kunci duplikat menuju arsip-arsip dan almari-almari besi yang sangat penting. Simpanlah sendiri semua kunci ekstra, dalam kantong
mu sendiri, dan di rumahmu sendiri.
Jangan menjalankan bisnis di temp at-temp at ter
buka.
Bell dan gunakan mesin penghancur kertas yang baik; keranjang sampah tidak aman.
Jika kamu mempunyai rahasia-rahasia perusahaan yang harus kamu lindungi-rencana-rencana pemasaran, formula-formula, teknik-teknik manufaktur, daftar nama dan alamat, dan sebagainya-perintahkan kar
yawan-karyawanmu menandatangani kontrak kesepakatan untuk tidak mengungkapkan rahasia-rahasia
itu kepada pesaingmu. Kesepakatan menjaga rahasia memang tidak bisa diperkarakan sarna sekali di be
berapa negara, tetapi tetap berguna sebagai penangkal. Dalam beberapa tahun terakhir ini, makin ba
1~7
Menyimpan Rahasia
nyak jumlah majikan yang memperkarakan mantan karyawan ke pengadilan dengan tuduhan melanggar kepercayaan implisit dengan jalan menyalahgunakan informasi rahasia. Yang penting dalam kasus-kasus ini adalah bahwa majikan harus menyeret si mantan karyawan ke meja hijau, dan dengan publisitas seluas mungkin, sehingga pencurian potensial lain atas rahasia-rahasia perusahaan bisa ditangkal.
Carilah sebuah almari besi dengan nomor kombinasi yang bisa diubah-ubah. Jangan menggunakan tanggal ulang tahunmu, atau tanggal ulang tahun orang lain yang dekat denganmu, sebagai nomor kombinasi. Juga jangan menggunakan angka ukuran-ukuran vital Dolly Parton. Sering-seringlah mengubah kombinasi, tetapi secara tidak terduga dan
acak-acakan.
Jangan memberikan informasi terlalu banyak pada orang luar dengan siapa kamu menjalin bisnis. Setiap orang suka bergosip, clan sekalipun orang-orang yang kamu ajak menjalin bisnis mungkin tidak memiliki informasi yang kritis, para pesaing yang cerdik-persis seperti ahli paleontologi-bisa menyatukan kembali sebuah rahasia besar dari serpih-serpih yang cerai-berai.
Awasi orang-orang yang memasuki temp at bisnismu untuk memenuhi panggilan jasa atau perawatan, atau untuk menghantarkan barang. Ini adalah metode
Lain-lain
penetrasi klasik, dan musuh-musuhmu akan berusaha
menggunakannya.
Jika rahasia-rahasia perusahaanmu dibocorkan se
cara reguler dan sistematis, dan kamu belum berhasil
mengungkap sumbernya, mungkin kamu membutuh
kan detektif swasta untuk menyelidiki hal itu. J angan mengatakan apa-apa mengenai kecurigaanmu; kamu akan memberi waktu pada si mata-mata un
tuk mengambil langkah-langkah tandingan. Tutup
mulutmu, dan pergilah langsung ke detektif terbaik yang bisa kau temukan. Mereka akan menyadap kantor-kantormu, membantumu membangun sebuah ling kung an kedap intrusi, melacak para pengkhianat dalam perusahaanmu (jika ada), dan menguak musuhmusuh luarmu. Mungkin itu membutuhkan waktu dan'liang, tetapi kamu berada dalam suasana perang.
Tentu saja kamu bisa memilih membiarkan para mata-mata musuh melanjutkan spionase mereka dan menyuapkan informasi palsu pada mereka. Dan satu
hallagi: Jika salah seorang tangan kananmu mengen
dalikan jaringan mata-matamu sendiri, pastikan agar intelijen~ia yang ia sampaikan padamu tidak dia manfaatkan untuk menggerakkan proyek-proyek sampingannya sendiri, apa pun caranya.
Tokoh Teladan
Iebagaimana sudah kukatakan, pam petajutit Mafia percaya pada kehormatan, pembalasan, dan solidaritas. Pengejawantahan dari ketiga keutamaan ini dalam Urusan Kami tetap Johnny Torrio. Herbert Asbury, pengamat dunia kejahatan Chicago yang paling mahatahu itu, membeberkan pribadi tokoh ini sebagai berikut: "Sebagai organisator dan administrator dunia kejahatan, Johnny Torrio tidak tertandingi dalam sejarah kejahacan Amerika; barangkali dia adalah satu-sacunya orang yang paling mendekaci perwujudan master mind sejati yang pernah dihasilkan oleh negeri ini."
Pertama-cama Johnny Torrio adalah seorang uomo di panza (secara harafiah berarti "manusia perut"), orang yang menyimpan segala sesuatu untuk dirinya sendiri (dalam ususnya); kemudian uomo segreto (seorang yang miscerius dan penuh rahasia); tetapi terutama dia adalah uomo di pazienza (orang sabar).
Lain-lain
Manusia sabaran adalah manusia yang memegang
kendali. Dia tegas; dia tak bergeming dalam segala
halo Dia tetap menjaga jarak dari masyarakat luar
dan biasanya tidak selaras dengan masyarakat luar.
Dia tidak memiliki pretensi. Yang dia miliki adalah
suatu kekuatan batin yang membuatnya selalu di
perhitungkan orang dan dirasakan kehadirannya, ka
rena dia menunggu, dia merencanakan, dan dia me
nyerang hanya pada saat ada peluang terbaik untuk
sukses.
Dia selalu ingat pada apa pun juga yang bisa dimanfaatkan dengan mempelajari apa yang harus dibayar oleh orang-orang lain. Dia mempelajari perilaku mereka, mengevaluasi apa yang bisa berhasil diterap
kan pada mereka dan apa yang mungkin tidak. Se
menrara lawan-Iawannya menghentak-hentakkan kaki
dan meradang dalam ketidak-sabaran, dia menunggu sambil mengukur kelemahan-kelemahan mereka. Ia
tahu persis bahwa kehormatan dicapai dengan jalan bersikap membumi, licik, cerdik, dan mengutamakan kepentingan diri sendiri, bukan dengan jalan menjadi orang baik atau menaruh kepercayaan atau berbudi
luhur.
Sepanjang hidup dia dipenuhi kerja dan pengingkaran diri, pengandalan diri, dan kendali-diri. Dia tidak mengundang konfrontasi; dia menghindari konfron
tasi, kecuali jika sesuatu yang sangat penting diper-
Tokoh Teladan 161
taruhkan. Kalau tidak, ia mengambil manuver kc arah sasarannya. Dia licin dan cerdik. Dan yang paling penring, dia tahu persis apa yang penring, dan hal ini memberinya harkat diri dan respek.
Semua kualitas ini, ditambah dengan kejanranan dankecerdasan, dimiliki oleh Johnny Torrio sampai tingkat yang sangat tinggi. Ia belajar dari kegagalan dan kesalahan yang begitu sedikit ia buat di Chicago, dan ketika ia meninggalkan-kota itu ia telah mendapatkan cukup banyak respek di anrara orang-orang yang sederajat, sehingga ketika ia, tahap demi tahap, mengusulkan langkah-Iangkah yang dalam waktu sangat pendek mewujudkan "Mafia" Nasional Amerika, maka secara de fakro dia menjadi consigliere organisasi itu. Pada usia tujuh tahun Johnny Torrio bertugas memandikan seekor babi buta milik ayah tirinya di Brooklyn; setengah abad kemudian--dengan diam-diam-ia menjadi salah satu or~ng paling kaya dan paling penting dalam suatu jaringan kejahatan skala nasional, yaitu suatu jaringan yang diciptakan dengan ide-ide dan energinya: Mafia Amerika.
Kamu tidak akan keliru jika kamu mengambil teladan Johnny Torrio untuk gaya kepemimpinanmu. Dia memang tidak terkenal seperti Al Capone yang flam boyan itu, tetapi sebagai seorang pemimpin dia jauh lebih efektif dan jauh lebih sukses.
Menata Kumah
Tangga
Aa hubungan antara perkawinan dan bisnismu?
Segala-galanya berhubungan, atau tidak ada yang
berhubungan, tergantung pada wawasan dan ke
terarnpilanmu. Tetapi sebaiknya perkawinan tidak
dihubungkan sarna sekali dengan bisnismu. Tergantung padarnu dan pengacaramu untuk mengatur agar kedua hal itu terpisah sarna sekali.
Sebelum mengucapkan sumpah perkawinan, carilah
seorang pengacara yang ahli dalam hukum perkawinan dan perceraian. Suruh dia menyusun kontrak pranikah yang membeberkan secara rinci siapa akan mendapatkan apa jika karnu berpisah dari pasanganmu (dan kemungkinan karnu akan cerai memang lebih besar). Suatu pembagian dalam jumlah kecil, yang disetujui terlebih dahulu, akan menjaga agar suami atau isterimu dan pengacaranya yang serakah tidak merusuhi bisnismu, pembukuanmu, dan re
kening bankrou.
Menata Rumah Tangga 163
Jika kekasihmu mengatakan padarnu: "Karnu ini kok materialistis banget, sarnpai tega-teganya menyuruhku menandatangani persetujuan seperti ini? Apa kamu nggak cinta sarna aku?" jawab saja: "Lho, tentu saja aku cinta padarnu, sayang. Tapi para kreditor dan pengacaraku bersikeras menghendaki pengaturan ini. Jangan lupa menandatangani keempat salinannya."
Tentu saja perkawinan Mafia tidak pernah menawarkan pembagian 50-50. Si isteri tidak tahu sarna sekali mengenai bisnis suaminya. Dia hanya sarnarsamar saja tentang penghasilan tahunan si suarni, hampir tidak tahu sarna sekali rekanan-rekanan bisnisnya, tidak pernah mengharapkan si suami membiarkan masalah rumah tangga lebih diutarnakan daripada kepentingan-kepentingan bisnis. Tentu saja perkawinanmu akan berbeda. Kamu sah. Karena itu akan cukup nalar jika karnu dan suarni atau isterimu mempunyai pengaturan yang lebih beradab. Tet~pi
toh ....
Meksipun begitu, demi kariermu sendiri, aku anjurkan agar, sebagaimana dalam perkawinan Mafia, pasangan hidupmu seyogyanya orang yang mau percaya bahwa apa pun yang karnu lakukan adalah demi yang terbaik, yang dengan demikian tidak akan ingin terlibat dalarn keputusan-keputusan, tetapi akan menerima apa pun yang kamu putuskan, me
164 u;n-lain
I
j
ngerjakan apa pun yang kamu nyatakan harus di
kerjakan-tanpa bertanya. Adalah rumah tangga yang ganjil jika si betina berkokok sedangkan si
Dalil-dalil
jantan membisu dengan patuh.
Pasanganmu satu kali pun tidak boleh bertanya dari mana saja kamu, apa saja yang kamu kerjakan, apa saja yang kamu pikirkan. Isteri hanya boleh tahu apa yang kamu inginkan agar dia ketahui dan seSetiap masalah mempunyai dua macam penanganan.
kaligus menyukainya. Isteri tidak boleh bersikap asertif, tidak boleh marah padamu. Dunia isteri Agar selesai lebih cepat, bersabarlah.
adalah rumah dan anak-anak, tidak lebih. Selesai!
Jika satu-samnya alat yang kamu miliki adalah sebuah palu, semua masalah akan nampak seperti paku.
Perjanjian dibuat untuk dilanggar.
Selalu ada saat untuk menimbang utang-piutang.
Jika kamu berkompromi, kamu kalah. Jika kamu nampak seakan telah berkompromi, kamu telah mengambillangkah menuju kemenangan.
Kesulitan menunjukkan watak orang yang sebenarnya.
Persiapan adalah ibu peruntungan, keberanian adalah bapaknya.
Isteri lelaki yang ceroboh adalah calon janda.
166 Lain-lain
Lama sesudah dosa-dosa lain menua, keserakahan tetap awet muda.
Jika kamu menjadi alas tempa, bersabarlah; jika kamu menjadi palunya, seranglah.
Jika rencana-rencanamu terwujud, setiap orang akan menjadi sahabatmu; jika gagal baru sesudah itu kamu menemukan sahabatmu yang sejati.
Kesialan selalu datang berpasangan; sesudah itu beranak-pinak.
Jangan sekali-kali mengharapkan logika dan nalar untuk mengatur masalah manusia.
Peruntungan selalu senyum, dan sesudah itu berkhianat.
Pilihan yang salah biasanya terasa lebih nalar.
Ketika situasi sedang buruk-buruknya, satu-satunya perkembangan adalah menjadi lebih baik.
Demi perdamaian, bersiaplah untuk bertempur.
Jangan sekali-kali menciptakan musuh secara tidak perIu.
Jangan mengajarkan semua jurus tipu dayamu pada para perajuritmu; kalau tidak, senjata bisa makan tuan.
;1
II
I
Dali/-datil
Lebih baik musuh-musuhmu terlalu besar menilai kebodohanmu daripada kecerdikanmu. U ntuk mempedayai musuh, berpura-puralah takut
padanya. Seekor kecoak yang dibungkus kobis adalah lebih baik daripada tidak ada daging sama sekali.
Masa depan dibeli dengan masa kini. Setelah perang, banyak pahlawan menampilkan diri. Kesialan selalu datang melalui pintu yang dibiarkan
terbuka untuk mereka. Setelah kemenangan, asahlah pisaumu.
Jika kamu belum pernah di jalanan, kamu tidak dapat mengenalinya.
Jika musuh mundur setiap kali kamu memainkan kartu yang bagus, bermainlah dengan menatap mata mereka.
Seranglah lebih dulu, dan niscaya itu akan menjadi serangan terakhir.
Krisis khayalan selalu lebih buruk daripada krisis
nyata. Biarkan anjing-anjing yang sedang tidur menggeletak, kecuali jika kamu menggiring seekor singa.
Lain-lain
Tidak seorang pun mati dua kali. Kemenangan selalu bersifat sememara; begitu pula
kekalahan.
Teori-teori yang terbaik biasanya menghasilkan praktek paling buruk. Kebisuan tidak pernah membuat kesalahan. Biarkan musuhmu berbicara. Jika dia sudah selesai bicara, biarkan dia bicara lagi. Orang bisa dibeli dengan berbagai uang logam. Perlakukan orang tak dikenal sebagai sahabat; percayai dia sebagaimana kamu l11empercayai orang tak
dikenal.
Air tenang mungkin menyembunyikan hiu.
Tidak ada yang disebut politikus murahan.
Hidup sesuai kemauan orang lain adalah penderitaan bagi segelintir orang, perlu bagi banyak orang, dan membahagiakan bagi kebanyakan orang. Terapkan
....
prlOslp 101.
Kemarahan adalah angin yang bertiup dan mematikan lilin penalaran.
Cukup bukanlah pesta; cukup hanyalah cukup.
Dahl-dalil 169
Di tengah lautan semua orang bersaudara, tetapi mereka yang memegang pelampung mungkin tidak mau berbagi.
Hanya orang bodoh memalingkan punggung ke arah tujuan.
Banyak perbedaan bisa diatasi dengan menyelipkan
nya pada serbet.
Jangan sekali-kali mengikat seekor anjing dengan usus seekor babi.
Ketakutan sering kali ditptup-tutupi dengan keberaman.
Musuh paling berbahaya adalah ketika dia nampak kalah.
Tipulah si kaya, tetapi jangan menghina mereka. Jika kamu berburu, biarkan si buruan mendatangimu. Masa tua seekor rajawali sarna seperti masa remaJanya:
penuh mara bahaya.
... Dan palungan seorang laki-laki teronggok di ku burnya. Ke mana kamu melangkah, di situ kamu berada. Cukup! Selesai!